Showing posts with label evakuasi. Show all posts
Showing posts with label evakuasi. Show all posts

Sunday, 7 May 2023

Patroli Polsek Pengadegan Bantu Evakuasi Truk Terperosok Selokan


Kabar Ngetren/Purbalingga – Polisi dari Polsek Pengadegan Polres Purbalingga menunjukkan kepedulian dan respon cepat saat melakukan patroli malam Sabtu (6/5/2020). Saat melintas di jalan raya Desa Tegalpingen, anggota polisi mendapati truk terperosok masuk selokan di pinggir jalan. Tanpa ragu, polisi segera membantu evakuasi truk bersama warga agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.


Kapolsek Pengadegan AKP Susilo mengatakan bahwa evakuasi dilakukan dengan cara truk ditarik mundur oleh kendaraan lain. Selain itu, pada bagian bak sebelah kanan juga dipasang tali tambang untuk menahan gerak truk saat ditarik mundur. Setelah ditarik perlahan-lahan akhirnya kendaraan truk tersebut dapat dievakuasi dan arus lalu lintas berjalan lancar.


Truk yang terperosok tersebut adalah merk Hino dengan nomor polisi B-9891-NDD. Pengemudi truk bernama Ifwan Dwi Nuryawan (23) mengatakan bahwa truk bermuatan sparepart pom mini berikut perlengkapannya melaju dari Tangerang dengan tujuan Desa Pepedan, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Namun karena tidak bisa melewati jembatan merah, akhirnya truk putar balik mencari jalan lain.


Saat melintas di lokasi kejadian, dengan posisi menanjak, truk dengan muatan seberat 2,5 ton berpapasan dengan kendaraan yang tidak diketahui identitasnya. Karena kaget, pengemudi truk banting stir ke kiri untuk menghindari kecelakaan, namun truk justru terperosok masuk selokan.


Pengemudi truk Ifwan Dwi Nuryawan mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pengadegan dan warga Desa Tegalpingen. Dengan bantuan yang diberikan, truk yang sempat terperosok ke selokan dapat dievakuasi dan bisa melanjutkan perjalanan.


Keberhasilan polisi membantu evakuasi truk terperosok ini merupakan contoh tindakan positif yang patut dicontoh oleh seluruh anggota kepolisian. Kita patut mengapresiasi kepedulian dan respon cepat dari polisi dalam membantu masyarakat yang sedang memerlukan bantuan. (eFHa)

Monday, 1 May 2023

Kecelakaan Bus di Tanjakan Objek Wisata Golaga Purbalingga



Kabar Ngetren/Purbalingga –  Insiden kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten PurbaIingga pada hari Minggu (30/4/2023) yang melibatkan sebuah bus pariwisata dengan nomor polisi G-7060-QB. 


Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, tetapi enam orang dilaporkan mengalami luka. 


Empat orang menjalani rawat jalan di Puskesmas Karangreja, sedangkan dua orang lainnya dirawat dan diobservasi di RSUD Goeteng Taroenadibrata PurbaIingga.


Personel TNI-Polri yang bertugas di Pos Pengamanan Objek Wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga) turut membantu evakuasi para penumpang yang terjebak dalam bus yang terguling tersebut. 


Dibantu oleh warga setempat, para penumpang berhasil dievakuasi melalui pintu belakang bus yang berhasil dibuka. 


Setelah berhasil dievakuasi, para penumpang dikumpulkan di sekitar lokasi kejadian dan dibantu oleh personel TNI-Polri dan warga untuk diangkat dan dibawa ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.


Menurut data yang diperoleh dari Satlantas Polres Purbalingga, kecelakaan ini terjadi sekitar jam 11.00 WIB ketika bus pariwisata sedang dalam perjalanan dari Kabupaten Pekalongan menuju Objek Wisata D'las Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. 


Saat melintas di tanjakan depan Objek Wisata Golaga, bus tidak mampu menanjak dan akhirnya mundur dan terguling.


Kecelakaan ini menunjukkan betapa pentingnya keselamatan dalam berkendara. 


Kami menghimbau kepada semua pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari kelelahan saat berkendara. 


Semoga semua korban kecelakaan ini bisa segera pulih dan semoga tidak ada lagi kecelakaan serupa yang terjadi di masa depan. (eFHa)

Saturday, 18 March 2023

Kandang Sapi Roboh dan Rumah Rusak Akibat Hujan Angin di Kutasari

 


Kabar Ngetren/Purbalingga – Kamis (17/3/2023) sore, hujan deras disertai angin kencang terjadi di Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Akibatnya, satu kandang sapi roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan.


Menurut Kapolsek Kutasari, AKP Tedy Subiyarsono, hujan deras disertai angin kencang telah terjadi sejak siang hari. Hal ini menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan dan satu kandang sapi roboh.


"Data yang kami dapatkan, satu kandang sapi roboh, satu rumah tertimpa pohon, dan delapan rumah mengalami kerusakan pada bagian atapnya," jelas Kapolsek.


Kandang sapi yang roboh diketahui milik Purwanto Kiswanto (50), sedangkan rumah yang tertimpa pohon dimiliki oleh Teti (40). Keduanya berada di wilayah Desa Karangreja RT 21 RW 11. Delapan rumah yang rusak atapnya berada di wilayah RW 11.


"Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai belasan juta rupiah," kata Kapolsek.


Kapolsek menambahkan bahwa setelah kejadian, petugas gabungan dari Polsek Kutasari, Koramil, BPBD, PMI, BAZNAS, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan warga melakukan evakuasi.


"Kami melakukan evakuasi untuk pohon yang tumbang dan dua ekor sapi yang terperangkap di dalam kandang yang roboh, serta perbaikan atap rumah yang rusak," pungkasnya. (eFHa)

Friday, 17 March 2023

Kejobong Dilanda Hujan dan Angin Kencang, 3 Pohon Tumbang dan Merusak Rumah Warga

 


Kabar Ngetren/Purbalingga – Wilayah Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, dilanda hujan deras disertai angin kencang pada Kamis (16/3/2023) sore. Peristiwa ini mengakibatkan tiga pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Gumiwang dan Desa Sokanegara. Selain itu, jalan dekat SMA Negeri 1 Kejobong juga ditutup oleh pohon yang tumbang.


Menurut Kapolsek Kejobong, Iptu Supriyanto, pohon yang tumbang menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan sempat mengganggu arus lalu lintas. 


Salah satu pohon yang tumbang menimpa rumah milik Harso Kasir di wilayah RT 1 RW 1 di Desa Gumiwang, sementara pohon yang lain menimpa rumah milik Yasun di wilayah RT 2 RW 3 di Desa Sokanegara. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian mencapai total Rp. 17 juta.


Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan warga segera melakukan evakuasi setelah kejadian. Pohon yang menutup jalan langsung dievakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas, sedangkan pohon yang menimpa rumah warga dievakuasi dari rumah dan dilakukan pembersihan.


Hujan dan angin kencang seringkali menjadi penyebab kerugian dan bahkan korban jiwa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi sekitar saat cuaca buruk. Kita juga harus siap sedia dalam menghadapi bencana alam dengan persiapan yang matang. (eFHa)

Trending