Showing posts with label Kemangkon. Show all posts
Showing posts with label Kemangkon. Show all posts

Thursday, 18 April 2024

Puluhan Pemudik Motor di Purbalingga Alami Kecelakaan Akibat Serangga Lembayang


Kabar Ngetren/Purbalingga - Pada Selasa malam, 16/4, sebanyak 20 pemudik motor mengalami kecelakaan di jembatan Sungai Klawing, Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Jawa Tengah. Kecelakaan ini disebabkan oleh keberadaan serangga lembayang yang membuat permukaan jalan menjadi licin.

Para pemudik terpeleset dan jatuh karena tumpukan jutaan serangga lembayang yang tiba-tiba muncul di ruas jalan di atas jembatan. Meskipun telah diberikan peringatan oleh tim gabungan BPBD, Damkar, pramuka, dan relawan, banyak pengendara yang kurang memperhatikan imbauan tersebut.

Arif Wahyudi, Kasi Damkar Purbalingga, menjelaskan bahwa serangga lembayang memiliki minyak licin di tubuhnya, sehingga membuat permukaan jalan menjadi sangat licin jika terkena kendaraan. Petugas dari Damkar dan BPBD segera bertindak dengan melakukan penyemprotan jalan untuk membersihkan serangga lembayang dan mencegah kecelakaan lebih lanjut.

Kecelakaan ini menyebabkan sejumlah pemudik mengalami luka-luka dan kerusakan pada sepeda motornya. Arif Wahyudi juga mengimbau para pengguna jalan agar lebih waspada dan hati-hati saat melintas di tempat-tempat di mana serangga lembayang muncul, guna mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

Dengan meningkatnya kehati-hatian dan kesadaran para pengguna jalan, diharapkan insiden serupa dapat diminimalisir. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan dan kewaspadaan saat berkendara, terutama di kondisi jalan yang tidak biasa seperti saat terjadi kemunculan serangga lembayang. eFHa. 

Friday, 1 September 2023

Diduga Mengantuk, Pemotor Tabrak Tiang Listrik Di Kemangkon

Diduga Mengantuk, Pemotor Tabrak Tiang Listrik Di Kemangkon

Kabarngetren/Purbalingga - Kecelakaan tunggal menimpa pengendara sepeda motor di Jalan Desa Senon, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Akibat pengendara mengantuk, sepeda motor keluar jalur dan menabrak tiang listrik di pinggir jalan hingga masuk ke aliran irigasi. Kamis malam. 31/8/2023.

Kapolsek Kemangkon, Iptu. Heri Iskandar., menuturkan, kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi R-6263-YG. Sepeda motor dikendarai oleh Fito Fauzan (35) warga Desa Gumiwang RT 1 RW 5, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara.

"Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung dibawa anggota Polsek Kemangkon ke Rumah Sakit untuk mendapat pertolongan medis". Ucapnya.

Sementara itu, menurut keterangan korban, sebelum kejadian sepeda motor melaju dari arah Purwokerto menuju Banjarnegara. Sesampainya di Desa Senon, pengendara mengaku mengantuk dan kemudian hilang kendali kendaraan.

"Akibatnya sepeda motor keluar jalur dan sempat menabrak tiang listrik hingga masuk ke saluran air". Ujarnya.

Peristiwa tersebut diketahui warga yang kemudian memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian ke Polsek Kemangkon. Polisi yang datang kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Hasil pemeriksaan korban mengalami patah tulang punggung, luka lecet pada tangan dan kaki serta luka robek pada bibir. Korban mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Harapan Ibu Purbalingga.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara. Apabila merasa mengantuk, lebih baik menepi dan beristirahat. Sehingga bisa menghindari terjadinya kecelakaan akibat mengantuk. Red.

Galian C Di Desa Kemangkon Resahkan Warga

Galian C Di Desa Kemangkon Resahkan Warga
Galian C Di Desa Kemangkon Resahkan Warga

Kabarngetren/Purbalingga - warga masyarakat Desa Kemangkon, Kecamatan Kemangkon mulai resah dengan adanya Pertambangan pasir yang akan beroperasi kembali. Keresahan ini di picu adanya alat pemilah pasir yang sudah datang di area Pertambangan pasir. Purbalingga. 1/9/2023.

Kepala Desa Kemangkon, Sarengat, Amd., mengatakan, hari ini kami mendapatkan surat edaran tentang adanya Pertambangan pasir yang ada di Desa kami, surat tertuju untuk Kades, Ketua BPD Desa Kemangkon, Perwakilan warga masyarakat dan juga Forkompimcam Kecamatan kemangkon, dari pihak penambang.

"Perlu diketahui, Pertambangan pasir di Desa kemangkon sudah tidak boleh beroperasi, di bulan kemarin disaksikan seluruh warga masyarakat Desa Kemangkon, Forkompimcam, dan Kepala SDA (Sumber Daya Air) Kabupaten Purbalingga untuk tidak boleh beroperasi kembali, serta pertanggal 25 September 2023 ini untuk perijinan sudah berakhir". Imbuhnya.

Sementara itu, saat ditemui awak media, selaku warga masyarakat Kemangkon, sangat jelas merasa terganggu keberadaan penambangan tersebut yang menyebabkan jalanan di Desa Kemangkon rusak, apalagi di musim kemarau seperti ini debunya mengganggu kesehatan dan lingkungan terdampak.

Harapan kami kepada Pemerintah desa dan Forkompimcam Kemangkon untuk penambangan perlu di kaji ulang kembali jika ingin beroperasi, dan segera tindaklanjuti adanya galian C yang ada di Dusun Kemojing Desa Kemangkon yang mengakibatkan mengganggu aktifitas warga setempat. Pungkasnya. Red.

Wednesday, 30 August 2023

AKBP Hendra Irawan Mutasi 3 Kapolsek Di Purbalingga

AKBP Hendra Irawan Mutasi 3 Kapolsek Di Purbalingga

Kabarngetren/Purbalingga - Kepolisian Resort Kabupaten Purbalingga menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) di halaman Mapolres Purbalingga. Jabatan yang diserahterima yaitu Kapolsek Pengadegan, Kapolsek Kemangkon dan Kapolsek Bukateja. Rabu Pagi. 30/8/2023.

Kapolres Purbalingga, AKBP Hendra Irawan, S.I.K. yang memimpin upacara menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang akan memasuki masa pensiun. Dimana saat menjabat telah memberikan dedikasi yang baik dalam bertugas.

"Kepada para pejabat kapolsek yang baru saya ucapkan selamat bertugas. Segera kuasai wilayah agar bisa maksimal dalam bertugas". pesannya.

Kepada pejabat yang mendapat tugas baru di luar Polres Purbalingga, kapolres juga menyampaikan ucapan selamat. Diharapkan saat bertugas di tempat yang baru akan terus mendapatkan kesuksesan. Tambahnya.

Untuk Jabatan Kapolsek Pengadegan diserahterimakan dari AKP Susilo kepada Iptu Wahyudi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kemangkon. AKP Susilo selanjutnya memasuki masa purnatugas.

Kapolsek Kemangkon selanjutnya dijabat oleh Iptu Heri Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Purbalingga.

Sementara untuk Jabatan Kapolsek Bukateja diserahterimakan dari Iptu Rohmat Setyadi kepada Iptu Dono Hendarto. Iptu Rohmat Setyadi selanjutnya menjabat sebagai Kasat Samapta Polres Banjarnegara. Sedangkan Iptu Dono Hendarto sebelumnya menjabat PS Kasubbag Dalpers Bag SDM Polres Purbalingga. Pungkasnya.

Upacara sertijab diisi dengan pengambilan sumpah jabatan pejabat baru oleh Kapolres Purbalingga. Dilakukan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah jabatan dan pakta integritas. MRA

Tuesday, 18 April 2023

Bahaya Bermain Petasan: Anak di Purbalingga Terluka Akibat Ledakan


Kabar Ngetren/Purbalingga - Polisi sedang menyelidiki ledakan petasan yang menyebabkan luka pada tangan seorang anak di wilayah Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. 


Informasi tersebut menyebar melalui pesan di aplikasi WhatsApp, tetapi tidak ada laporan kejadian tersebut ke Polsek Kemangkon.


Namun, hasil penyelidikan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pemerintah desa setempat, menegaskan bahwa kabar tersebut benar. Peristiwa anak terkena ledakan petasan terjadi pada hari Minggu (16/4/2023) sekira jam 05.00 WIB. 


Anak tersebut berinisial A (10) warga Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka pada tangan sebelah kiri.


Menurut kronologis peristiwa yang didapat dari keterangan para saksi dan sejumlah pihak, usai salat Subuh sekitar pukul 05.00 WIB, korban kembali ke rumahnya mengambil petasan yang sebelumnya telah dibuatnya. 


Selanjutnya berangkat jalan-jalan bersama sembilan temannya. Sesampainya di jalan penghubung Desa Kedunglegok – Desa Kemangkon, mereka menyalakan petasan. Petasan punya teman korban meletus, sedangkan punya korban usai dinyalakan tidak meletus.


Korban kemudian mengambil petasan itu dengan tangan kiri untuk dilakukan pengecekan. Namun, petasan tersebut kemudian meledak dan menyebabkan korban menderita luka-luka pada telapak tangan sebelah kiri.


Polisi dari Polsek Kemangkon kemudian mencari tahu apakah masih ada petasan dan bahannya di rumah korban maupun teman-temannya. Polisi berhasil mendapatkan 2 bungkus bubuk mesiu dan tongkat rotan yang diduga digunakan untuk alat membuat petasan dari rumah korban. 


Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti seperti 225 bungkus petasan cengis, 1 buah toples diduga bekas menyimpan bahan bubuk mesiu, 1 bungkus plastik kosong bekas bubuk petasan, dan 8 selongsong petasan jenis Leo dari tempat penjualnya.


Kapolsek Kemangkon, Iptu Wahyudi, menghimbau kepada warganya agar mengawasi putra-putrinya untuk tidak bermain petasan karena dapat berakibat fatal. 


Selain itu, ia juga mengimbau untuk segera melaporkan apabila ada penjual petasan maupun bahan pembuatannya di lingkungan tempat masing-masing. (eFHa)

Trending