Showing posts with label Toleransi Beragama. Show all posts
Showing posts with label Toleransi Beragama. Show all posts

Saturday, 10 January 2026

Melangkah Bersama dalam Damai, Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Warnai HAB Kemenag Ke-80


Kabar Ngetren/Purbalingga – Semangat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Purbalingga kian menguat melalui kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Sabtu, (10/1). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, sekaligus menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-80.


Jalan sehat dimulai dari halaman Kantor Kemenag Purbalingga dan menempuh rute Jalan Pujowiyoto, Jalan Kapten Sarengat, Jalan Letkol Isdiman, Jalan Pierre Tendean, Lingkar Alun-alun, sebelum kembali ke Kantor Kemenag di Jalan DI Panjaitan. 



Kegiatan ini diikuti sekitar delapan ribu peserta yang terdiri dari masyarakat umum, keluarga besar Kemenag, organisasi keagamaan, serta komunitas lintas umat beragama. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, hingga kambing.


Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga, H. Zaid Khasani, menegaskan bahwa jalan sehat ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan.


“Jalan sehat ini menjadi komitmen kami Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis,” ujarnya.



Selain itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk sosialisasi program Gerakan Sadar (Gas) Pencatatan Nikah. Melalui program ini, Kemenag mengingatkan pentingnya pernikahan yang sah di tengah tantangan modernitas agar praktik hidup bersama tanpa ikatan pernikahan tidak membudaya di masyarakat.


Kegiatan jalan sehat juga dirangkaikan dengan program Sukses Eko Teologi melalui pembagian 5.000 bibit pohon tahunan kepada peserta. Bibit yang dibagikan antara lain kopi, durian, alpukat, jabon, albasia, dan jenis tanaman lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan HAB Kemenag ke-80 yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Menuju Indonesia Damai dan Maju.”



Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkokoh persaudaraan lintas iman di Purbalingga.


“Mari melalui jalan sehat ini kerukunan antar umat beragama semakin diperkokoh, silaturahmi terus terjalin, dan toleransi semakin kuat demi Purbalingga yang rukun dan sejahtera,” imbuhnya.


Ia juga mengapresiasi pembagian lima ribu bibit pohon untuk konservasi. Wabup mengajak dengan cintai alam maka alam akan mencintai kita. 



"Ini langkah konkret Kemenag agar alam tetap lestari dan udara yang segar menjadi warisan bagi anak cucu kita,” katanya.


Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Deklarasi Kerukunan Antar Umat Beragama Kabupaten Purbalingga yang dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga, KH Nurcholis Masrur. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh jajaran Forkopimda serta perwakilan berbagai komunitas keagamaan.


Secara ringkas, deklarasi itu memuat empat komitmen utama, yakni memperkuat komitmen kebangsaan dalam merawat kebhinekaan, mengukuhkan gerakan moderasi beragama untuk mewujudkan kehidupan sosial yang rukun dan harmonis, menolak segala bentuk ujaran kebencian, hoaks, dan tindakan pemecah belah, serta berkomitmen menjaga rumah ibadah agar tidak digunakan untuk kepentingan politik praktis.


Sumber: Gn/Prokompim.

Saturday, 27 December 2025

Polda Jateng Apresiasi Masyarakat dan Petugas, Perayaan Natal di Jawa Tengah Berlangsung Aman dan Kondusif


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah mengapresiasi seluruh elemen masyarakat atas terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) selama pelaksanaan ibadah Natal 2025 di wilayah Jawa Tengah. Seluruh rangkaian ibadah Natal yang digelar di berbagai gereja berlangsung aman, khidmat, dan penuh toleransi.


Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang turut menjaga kondusivitas lingkungan, serta kerja keras seluruh personel Operasi Lilin Candi 2025 yang bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, dan stakeholder terkait lainnya.


Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menciptakan rasa aman selama perayaan Natal.



“Polda Jawa Tengah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan damai, serta kepada seluruh petugas pengamanan dan stakeholder yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga ibadah Natal dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif,” ujar Kombes Pol Artanto. Jum'at, (26/12/2025). 


Ia menambahkan, situasi yang aman ini menjadi cerminan kuatnya toleransi dan kebersamaan masyarakat Jawa Tengah dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama.


Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan akhir tahun, Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan agar senantiasa mengutamakan keselamatan.



“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima, serta memeriksa kelayakan kendaraan sebelum bepergian demi keselamatan bersama,” jelasnya.


Di sisi lain, Polda Jawa Tengah juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Candi 2025 untuk tetap menjaga konsistensi pelayanan yang humanis, meningkatkan kewaspadaan tanpa mengurangi empati, serta mengutamakan keselamatan diri dan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Personel di lapangan diharapkan tetap profesional, menjaga stamina, dan terus memperkuat sinergi lintas sektor agar pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal hingga berakhirnya Operasi Lilin Candi,” pungkas Kombes Pol Artanto.


Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga seluruh rangkaian libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan.


Sumber: ***

Hadiri Perayaan Natal, Bupati Ajak Umat Kristiani Kolaborasi Bangun Purbalingga


Kabar Ngetren/Purbalingga - Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif didampingi Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD terkait menghadiri perayaan Natal bersama Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) di Pendopo Dipokusumo, Jum'at, (26/12/2025). Ini merupakan kali pertama bagi Bupati dan Wakil Bupati setelah dilantik Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 yang lalu.


Dalam kesempatan terebut, Bupati atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat merayakan Natal bagi jemaat dari berbagai Gereja Kristen dan Katholik yang ada di Kabupaten Purbalingga. 



"Semoga Perayaan Natal tahun ini membawa kesukacitaan dan pengharapan baru bagi umat Kristen dan Katholik," ujar Bupati Fahmi.


Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Purbalingga siap mendukung berbagai kegiatan keagamaan dari berbagai agama dan kepercayaan, salah satunya dengan memberi izin dan memfasilitasi berbagai kegiatan keagamaan di Pendopo Dipokusumo. 



Bupati juga menegaskan komitmennya untuk menjadi Bupati bagi seluruh warga Kabupaten Purbalingga.


"Kehadiran saya sebagai Bupati Purbalingga pada perayaan Natal ini adalah salah satu bukti nyata komitmen saya menjadi milik seluruh warga kabupaten purbalingga tanpa terkecuali, tanpa memandang suku, agama, dan ras," tegas Bupati yang disambut tepuk tangan meriah oleh para jemaat. 



Seluruh masyarakat Purbalingga termasuk umat Kristiani, lanjut Bupati diminta untuk berkolaborasi bersama-sama membangun Kabupaten Purbalingga dan terus merawat toleransi antar umat beragama.


Sementara itu Ketua BKSAG Purbalingga, Pendeta Bagus Imam Cahyono mengungkapkan tema Natal tahun ini yakni Natal adalah Allah, hadir bersama keluarga. 


Pendeta Bagus berharap komunikasi, kerjasama terjalin semakin erat dan perbedaan yang ada dapat dirajut menjadi kekuatan demi kebaikan bersama. 



"Kami meyakini bahwa Gereja memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk ikut serta menjaga persatuan, meneguhkan nilai-nilai toleransi, keadilan dan perdamaian serta mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan bermartabat," terang Pendeta Bagus.


Tak lupa ia juga mengucapkan terimaksih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan perayaan Natal bersama. Acara dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja.


Rangkaian kegiatan diawali dengan open gate dan musik penyambutan, dilanjutkan pujian pembuka, doa, serta sambutan Ketua Panitia. Nuansa Natal semakin terasa melalui penampilan vokal grup dan paduan suara dari GKJ Purbalingga serta Gereja Katolik yang membawakan lagu-lagu rohani bertema Natal.



Memasuki acara inti, opening ceremony ditandai dengan lagu-lagu pujian Natal. Momen sakral tercipta saat penyalaan lilin Malam Kudus yang diiringi pujian.


Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan solo vokal keroncong, drama musikal Natal oleh komisi anak, serta ibadah Natal yang diisi dengan pujian, doa, dan pesan Natal. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize kepada peserta.


Acara ditutup dengan doa berkat dan lagu Selamat Hari Natal, menandai berakhirnya perayaan yang berlangsung dalam suasana aman, damai, dan penuh toleransi, sebagai wujud nyata sinergi BKSAG, TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menjaga harmoni kehidupan beragama.


Sumber: Prokompim.

Friday, 26 December 2025

Polisi Bagikan Bunga dan Cokelat Usai Misa Natal di Kebumen


Kabar Ngetren/Kebumen — Pemandangan tak biasa terlihat di depan Gereja Katolik Santo Yohanes Maria Vianney, Kebumen, seusai pelaksanaan Misa Natal pagi, Kamis, (25/12/2025). Sejumlah personel Satuan Lalu Lintas Polres Kebumen yang sebelumnya bertugas mengamankan jalannya ibadah tampak membagikan bunga dan cokelat kepada para jemaat.


Aksi sederhana itu disambut antusias oleh jemaat. Banyak di antara mereka yang tersenyum, bahkan mengabadikan momen tersebut bersama petugas kepolisian.



Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Kebumen untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. 


“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya soal pengamanan, tetapi juga membawa pesan kehangatan dan kebersamaan,” kata Kompol Faris.



Menurut Wakapolres, bunga dan cokelat memiliki makna simbolis. Bunga melambangkan kedamaian dan penghormatan, sementara cokelat menjadi simbol kehangatan serta ungkapan kebahagiaan dalam perayaan Natal. Pesan yang ingin disampaikan, kata Wakapolres, adalah Natal sebagai momentum berbagi rasa aman, kasih, dan persaudaraan.


Langkah Polres Kebumen tersebut mendapat sambutan positif dari pihak gereja. Pastor Paroki Gereja Katolik Santo Yohanes Maria Vianney, Romo Stefanus Heriyanto, menilai kehadiran dan pendekatan humanis polisi membuat jemaat merasa lebih nyaman dalam beribadah.



“Kami terima kasih sekali kepada Polres Kebumen yang telah ambil bagian dalam pengamanan Natal di gereja kami. Kami sangat senang dengan kehadiran bapak-bapak polisi di gereja kami,” ujar Romo Stefanus.


Ia menambahkan, pengamanan yang berjalan baik dan suasana yang hangat membuat pelaksanaan Misa Natal berlangsung lancar, aman, dan penuh rasa damai.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Thursday, 25 December 2025

Polda Jateng Bersama Forkopimda Laksanakan Silaturahmi Natal, Perkuat Harmoni dan Kebersamaan



Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan kunjungan Natal kepada para tokoh dan pemuka agama Nasrani di Kota Semarang, Kamis, (25/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan lintas sektor sekaligus menjaga suasana damai dan kondusif pada perayaan Hari Raya Natal 2025.


Dalam kegiatan tersebut hadir Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Usman Latif, Irwasda Polda Jateng Kombes Pol. Andi Azis Nizar, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, beserta jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah.


Rombongan Forkopimda Provinsi Jawa Tengah mengunjungi sejumlah lokasi sebagai rangkaian silaturahmi Natal, dimulai dari Wisma Uskup Agung Semarang yang berlokasi di Jalan Pandanaran Nomor 17, Kota Semarang. 



Di lokasi tersebut, rombongan disambut langsung oleh Uskup Agung Semarang Romo Agung Robertus Rubiyatmoko, Pr. (Romo Rubi). Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, kunjungan ini menjadi simbol penghormatan serta komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.


Usai dari Wisma Uskup Agung, rombongan melanjutkan kunjungan ke Rumah Difabel di Jalan Untung Suropati Kavling 14 Nomor 56, Kapuran Manyaran, Kota Semarang. Di lokasi ini, Forkopimda memberikan perhatian dan dukungan moril sebagai wujud kepedulian sosial serta semangat kebersamaan di momen Natal.


Kunjungan berikutnya dilaksanakan di Panti Asuhan Kristen Eunike yang beralamat di Jalan Puri Anjasmoro Nomor 7, Kota Semarang. Kehadiran Forkopimda disambut dengan penuh sukacita oleh pengurus dan anak-anak panti, sekaligus mempertegas pesan bahwa negara hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.



Rangkaian silaturahmi kemudian dilanjutkan ke Gereja PGPI (Persekutuan Gereja Pantekosta Indonesia) di Jalan Gajahmada, Kota Semarang, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan ibadah Natal yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian.


Sebagai penutup, rombongan mengunjungi LKSA Lima Roti Dua Ikan yang berlokasi di Jalan Gaharu Raya Nomor 30 B, Banyumanik, Kota Semarang. Di tempat ini, Forkopimda kembali menegaskan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama lintas agama serta lintas sektor demi terwujudnya Jawa Tengah yang rukun dan harmonis.


Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi Natal ini mencerminkan sinergitas kuat antara Polda Jawa Tengah dan Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan para pemuka agama. 



“Melalui kegiatan silaturahmi ini, kami ingin menegaskan bahwa Polda Jawa Tengah bersama Forkopimda selalu hadir untuk merawat kebersamaan, memperkuat toleransi, serta memastikan perayaan Natal berlangsung aman, damai, dan penuh sukacita,” ujar Kombes Pol. Artanto.


Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk terus menjaga sikap saling menghormati, memperkuat toleransi, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keharmonisan sosial. 


“Mari kita jadikan momentum Natal ini sebagai penguat persaudaraan dan semangat kebhinekaan demi terwujudnya Jawa Tengah yang aman, rukun, dan sejuk,” pungkasnya.

Safari Natal 2025, Bupati–Wabup Purbalingga Pastikan 22 Gereja Kondusif


Kabar Ngetren/Purbalingga – Menjelang perayaan Natal 2025, Pemerintah Kabupaten Purbalingga kembali menggelar Safari Natal sebagai wujud perhatian, kepedulian, dan komitmen menjaga kerukunan umat beragama. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengunjungi 22 gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Purbalingga. Rabu, (24/12/2025). 


Safari Natal 2025 dilakukan secara maraton oleh rombongan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga yang terbagi menjadi dua tim, guna memastikan seluruh gereja dapat terjangkau.


Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menjelaskan bahwa Tim I terdiri dari Bupati Fahmi, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. 



Tim ini mengunjungi 13 gereja, yakni GKI Purbalingga, Gereja Bethel Indonesia, GKJ Purbalingga, Gereja Santo Agustinus Purbalingga, Gereja Sidang Jemaat Pentakosta di Indonesia “Kristus Tabib”, Gereja Filadelfia, PIBI, Gereja Pantekosta Indonesia, GPdI, GKI Bobotsari, Gereja Sidang Pentakosta di Indonesia Bobotsari, serta GKJ Desa Pengalusan.


“Melalui Safari Natal ini, selain menyapa para jemaat, kehadiran kami juga untuk memastikan kondisi dan seluruh persiapan perayaan Natal berjalan aman dan lancar. Harapannya, Natal 2025 dapat dirayakan dengan penuh damai, aman, dan kondusif,” ujar Bupati Fahmi.


Dalam setiap kunjungan, Bupati Fahmi juga menyampaikan ucapan Selamat Merayakan Natal 2025 serta menitipkan salam kepada seluruh jemaat. 



Ia turut mengapresiasi sinergi dan kolaborasi semua pihak dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan ketenteraman dalam keberagaman. 


Di sejumlah gereja, bupati juga menyempatkan untuk menyerahkan bingkisan kepada petugas keamanan yang bertugas.


Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani memimpin Tim II mengunjungi gereja-gereja lainnya, antara lain GKJ Penaruban, GKPI Masa Depan Cerah, Gereja Pantekosta Indonesia Ebenhaezer Bukateja, Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Yesus Juruselamat Kedunglegok, Gereja Baptis Rahmani, GSJA El Shaddai, GBT Purbalingga, serta GBT Yesus Juruselamat Candinata.



“Kami titip kepada jajaran keamanan, termasuk Pak Kapolsek, agar seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi jemaat,” kata Wabup Dimas.


Pendeta GSJA El Shaddai Purbalingga, Pdt Doni Saputro, menyampaikan bahwa Safari Natal ini menjadi bukti nyata indahnya kerukunan antarumat beragama serta semangat gotong royong yang terus terjaga di Purbalingga.


“Safari Natal menunjukkan perhatian dan kepedulian pemerintah kepada gereja dan umat Kristiani. Kami berkomitmen terus mendukung program pemerintah dalam membangun Purbalingga yang aman, damai, dan maju. Kami percaya doa-doa gereja menjadi bagian dari kekuatan kemajuan daerah,” ujarnya.



Hal senada disampaikan Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) Purbalingga, Pdt Bagus Imam Cahyono. 


Ia mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda yang telah memberikan semangat dan sukacita Natal bagi jemaat di gereja-gereja Kristen maupun Katolik.


“Semoga damai Natal senantiasa menyertai Purbalingga, Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat kebersamaan umat,” tuturnya.


Sumber: tha/gan/prokompim.

Friday, 19 December 2025

Sambut Natal, Polsek Bukateja Gelar Bakti Religi di Gereja Santo Theodorus


Kabar Ngetren/Purbalingga – Polsek Bukateja, menggelar kegiatan bakti religi di Gereja Santo Theodorus, Kecamatan Bukateja, Jumat, (19/12/2025). Kegiatan dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada umat Kristiani agar dapat menjalankan ibadah Natal dengan aman dan nyaman. 


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Bukateja bersama jemaat gereja melakukan kerja bakti membersihkan area dalam dan luar gereja. Selain itu, Polsek Bukateja juga menyerahkan bantuan alat kebersihan. 



Kapolsek Bukateja AKP Dono Hendarto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan suasana yang kondusif menjelang Natal. Pihaknya memberikan pelayanan bakti religi di gereja yang ada di wilayah Kecamatan Bukateja. 


“Kami berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi umat Kristiani, sehingga mendukung ibadah Natal tahun ini dengan aman dan nyaman,” ujar AKP Dono.



Kapolsek menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan di sejumlah tempat ibadah lainnya. Selain untuk menjalin komunikasi juga sebagai bentuk sinergi dan upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.


Ketua Stasi Gereja Santo Theodorus, Marlina Indah Lestari, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan bakti religi yang telah dilakukan Polsek Bukateja di gereja. 


“Terima kasih atas bantuan dan kegiatan bersih-bersih di Gereja Santo Theodorus. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam menyambut perayaan ibadah Natal,” ucap Marlina.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Monday, 15 December 2025

Jelang Nataru, Polsek Kutasari Gelar Silaturahmi dan Baksos di Gereja


Kabar Ngetren/Purbalingga – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polsek Kutasari menggelar kegiatan silaturahmi dan bakti sosial (baksos) di Gereja Bethel Tabernakel Yesus Juruselamat, Desa Candinata, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Senin, (15/12/2025).


Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Kutasari menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan alat kebersihan kepada pihak gereja. Selain itu, usai silaturahmi personel Polsek Kutasari melaksanakan kerja bakti membersihkan gereja dan lingkungannya. 



Kapolsek Kutasari Iptu Heru Riyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga hubungan baik dengan tokoh agama serta mendukung kelancaran ibadah umat Kristiani menjelang Nataru.


“Kami memberikan sedikit bantuan dan dukungan untuk kegiatan di gereja yang ada di wilayah Kecamatan Kutasari menjelang peringatan Natal dan Tahun Baru,” ujar Iptu Heru.



Kapolsek menambahkan, Polsek Kutasari siap mengamankan seluruh rangkaian ibadah Natal agar berjalan aman, nyaman, dan khusyuk. Pihaknya juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar gereja serta lokasi-lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.


Sementara itu, Pendeta Paulus Suparno menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari jajaran Polsek Kutasari. 



Ia menilai kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan memberikan rasa aman bagi jemaat.


“Kegiatan ini sangat positif. Kami merasa aman dan nyaman dalam beribadah karena Polri selalu hadir mengamankan kegiatan ibadah kami,” kata Pendeta Paulus.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Saturday, 13 December 2025

Seni Budaya Satukan Pemuda Lintas Agama, Bupati Fahmi Kukuhkan Pelita


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menghadiri pagelaran seni budaya lintas agama yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kabupaten Purbalingga periode 2025–2029, Sabtu, (13/12/2025), di Pendopo Dipokusumo. Pelita yang digawangi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga tersebut secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Purbalingga.


Bupati Fahmi Muhammad Hanif menyambut baik kegiatan ini sebagai tonggak penting dalam upaya memperkokoh harmoni antar umat beragama dan toleransi di Purbalingga. Ia mengucapkan selamat kepada pemuda Pelita yang telah dikukuhkan.



“Semoga Pelita ini menjadi energi dan harapan pada anak-anak muda di Purbalingga yang mampu menjadi jembatan antar umat, perekat sosial dan penggerak kegiatan-kegiatan positif lintas keagamaan,” kata Bupati.


Ia berharap Pelita bukan hanya menjadi wadah, tetapi menjadi gerakan yang membangun komunikasi sehat, kegiatan sosial bersama, dialog lintas iman, serta kreativitas seni budaya yang mencerminkan kedamaian. 



Pemerintah Kabupaten Purbalingga, lanjutnya, berkomitmen berkolaborasi dengan FKUB, organisasi kepemudaan, dan komunitas keagamaan untuk menjaga situasi masyarakat yang kondusif dan harmonis.


“Mendorong peran generasi muda, sebagai pelopor persatuan dan menjaga nilai nilai kebangsaan. Serta menguatkan literasi keberagaman agar masyarakat semakin siap menghadapi tantangan radikalisme, intoleransi dan disinformasi,” imbuhnya.



Pagelaran seni budaya lintas agama yang mengiringi pengukuhan Pelita menampilkan beragam kesenian dari berbagai unsur keagamaan. Penampilan diawali seni musik keroncong oleh perwakilan Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPdI) Filadelphia Kalimanah, dilanjutkan paduan suara kontemplatif dari Gereja Katolik Paroki Santo Agustinus Purbalingga. 


Selanjutnya ditampilkan Tari Saman dari Aceh oleh pelajar SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga, seni pencak silat Persinas Asad dari ormas LDII, dan ditutup dengan Tari Barongsai dari Klenteng Hok Tek Bio.



“Kami harap pagelaran seni budaya lintas agama ini tidak hanya jadi tontonan, tapi tuntunan yang mengingatkan kita bahwa perbedaan anugerah dan toleransi adalah jalan menuju kemajuan,” katanya.


Ketua FKUB Kabupaten Purbalingga, KH Nurcholis Masrur, menyampaikan bahwa Pelita dibentuk untuk meningkatkan kerukunan dan toleransi di Purbalingga melalui hubungan yang saling menghargai dan menghormati agar tidak terjadi konflik yang berkaitan dengan agama.


“Mudah mudahan adek adek yang dikukuhkan langsung oleh Mas Bupati akan bisa bekerja sebaik mungkin untuk menyebarkan virus positif di antara kita jangan sampai saling benci memusuhi,” kata Ketua FKUB KH Nurcholis Masrur.


Sumber: Gn/Prokompim.

Friday, 5 September 2025

IPARI Banyumas Gelar Doa Kebangsaan Lintas Iman, Rawat Harmoni Persatuan Bangsa


Kabar Ngetren/Banyumas - Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banyumas menggelar Doa Kebangsaan Lintas Iman di Kantor Kemenag Banyumas, Kamis, (4/9/2025). 


Acara ini menghadirkan para penyuluh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang bersatu dalam doa untuk keselamatan dan kemajuan sert persatuan bangsa.


Ketua IPARI Banyumas, H. Lubab Habiburrohman, kepada awak media melalui jaringan telpon Jum'at pagi, (5/9/2025), menuturkan kegiatan berlangsung khidmat, dipimpin para penyuluh dengan penuh keikhlasan. 


“Doa lintas iman ini menjadi wujud nyata toleransi dan semangat persatuan dalam keberagaman. Semoga Indonesia senantiasa diberkahi kedamaian, kemakmuran, dan terhindar dari bencana,” ujarnya.


Menurutnya, doa bersama juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarumat beragama serta menguatkan peran penyuluh dalam merawat keharmonisan masyarakat multikultural di Banyumas. 


“Kami berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai ikhtiar menjaga persatuan bangsa di tengah keragaman,” imbuhnya.


Di tempat terpisah, salah satu pemerhati IPARI Banyumas, LD, menekankan pentingnya komitmen memperkuat kapasitas penyuluh agar lebih peka terhadap problem sosial masyarakat. 


“Solidaritas bukan hanya wacana, tetapi harus turun menjadi program konkret yang dirasakan umat,” tandasnya.


Ia menutup dengan harapan. “Penyuluh agama bersama umat pasti mampu menjaga bangsa ini melalui doa, kerja nyata, serta kepedulian sosial kemanusiaan yang berkelanjutan.”


Sumber: Djarmanto – YF2DOI.

Monday, 7 July 2025

Polresta Surakarta Kerahkan Ratusan Personel Amankan Kegiatan Dr Zakir Naik Tour Indonesia 2025 di UMS


Kabar Ngetren/Surakarta - Polresta Surakarta mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Dr. Zakir Naik Tour Indonesia 2025 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Laweyan, Surakarta, pada Selasa, (8/7/2025).


Kegiatan akbar ini diprakarsai oleh Yayasan Garda Mualaf Indonesia dengan Dondi Eko Putro Susanto sebagai penanggung jawab dari panitia pelaksana. Acara ini mendapat antusiasme besar dari masyarakat lintas agama, dengan jumlah peserta yang telah terdaftar melalui sistem registrasi online mencapai 5.830 orang.


Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kabagops Kompol Engkos Sarkosi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem pengamanan secara maksimal demi menjamin kelancaran dan keamanan selama kegiatan berlangsung.


"Open gate akan dibuka pada pukul 17.00 WIB dan kegiatan diperkirakan selesai pada pukul 24.00 WIB. Untuk itu, kami telah menyiapkan 112 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Surakarta," ujar Kompol Engkos, Senin, (7/7/2025).


Selain pengamanan dari unsur aparat, panitia juga mengerahkan 50 orang guard serta 30 personel pengamanan internal dari Edutorium UMS yang telah memahami lokasi dan teknis pelaksanaan kegiatan.


Kompol Engkos menambahkan bahwa tidak ada pejabat pemerintah yang diundang secara khusus dalam acara ini, karena sifat kegiatan bersifat umum dan terbuka untuk masyarakat melalui sistem registrasi online berbasis barcode.


Dengan sinergi pengamanan yang ketat antara aparat dan panitia, Polresta Surakarta berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara.


Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengapresiasi langkah antisipatif Polresta Surakarta dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut. Dirinya menghimbau seluruh masyarakat menjaga ketertiban dan saling menghormati dalam menyikapi kegiatan tersebut.


“Polri hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan aman dan damai. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk senantiasa menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas demi kelancaran acara serta menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Mari kita bersama-sama menjaga suasana kondusif di Kota Surakarta dan sekitarnya,” tandasnya.


Sumber: Bid humas Polda Jateng.

Monday, 30 June 2025

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jateng Gelar Doa Bersama Lintas Agama Bersama Forkopimda dan FKUB se-Jawa Tengah


Kabar Ngetren/Semarang - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jateng menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan pada hari Senin, (30/6/2025) pagi di Gedung Borobudur Mapolda Jateng. Kegiatan ini menjadi momen reflektif sekaligus simbol harmoni antarumat beragama dalam mendukung peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Acara ini dihadiri oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo beserta jajaran Pejabat Utama Polda, Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Ketua MUI Jateng, serta tamu undangan dari FKUB Provinsi dan FKUB Kota Semarang. Secara keseluruhan, kegiatan diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari tamu undangan VIP, anggota Mapolda Jateng, dan panitia.


Dalam sambutannya, Kapolda Jateng mengungkap bahwa peringatan Hari Bhayangkara di Polda Jateng tahun ini tidak diisi dengan kegiatan meriah dan suasana gegap gempita. Namun menggelar kegiatan yang bersifat internal dan berbagai kegiatan sosial yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


"Kami menggelar upacara dan beberapa kegiatan yang bersifat kemasyarakatan seperti bakti sosial dan lainnya. Kegiatan ini lebih bermanfaat bagi masyarakat sesuai tema kita Polri Untuk Masyarakat," ujar Kapolda.



Irjen Pol Ribut Hari Wibowo turut memohon doa restu dari seluruh tokoh agama dan masyarakat Jawa Tengah agar Polri dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.


"Kami mohon doa agar ke depan Polri bisa menjadi institusi yang betul betul bisa memenuhi harapan masyarakat. Doa ini bagi kami menjadi tambahan spirit untuk lebih berbakti melayani masyarakat, bangsa dan negara," tuturnya.


Dalam kegiatan ini, enam tokoh lintas agama tampil secara bergantian untuk memanjatkan doa yang mewakili semangat toleransi dan persatuan bangsa. Mereka adalah Prof. Dr. K.H. Imam Yahya, M.Ag (Islam – Ketua FKUB Provinsi Jateng), Ws. Andi Gunawan, ST (Kong Hu Chu), Tanto Soegito Harsono (Budha), Drs. I Dewa Made Artasya, M.Pd.H (Hindu), Pdt. Yosua Wardaya, S.Th (Kristen Protestan), dan Sr. Yulia Silalahi, SDP (Katholik).


Pembacaan doa dari keenam tokoh ini menjadi simbol bahwa dalam keberagaman, masyarakat Indonesia dapat bersatu demi cita-cita bersama kehidupan yang damai, aman, dan saling menghormati satu sama lain.



Usai pembacaan doa lintas agama, selanjutnya digelar tausiah yang disampaikan oleh KH Supandi, ulama karismatik asal Kota Semarang yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang hangat dan humoris dengan logat Jawa yang khas. Dalam tausiahnya, KH Supandi mengajak jajaran Polri untuk menjadikan Hari Bhayangkara ke-79 sebagai momentum introspeksi dan peningkatan kualitas pelayanan.


"Polri harus terus mendewasakan diri, menjadi contoh dan panutan yang baik di tengah masyarakat. Kalau ingin dicintai rakyat, ya harus melayani dengan hati," pesan KH Supandi di akhir ceramahnya.


Menanggapi kegiatan ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang mencerminkan wajah humanis Polri di tengah keberagaman bangsa.


"Doa lintas agama ini bukan sekadar seremoni, tapi bentuk komitmen kami untuk terus merawat kebhinekaan dan menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Semangat Bhayangkara adalah semangat untuk melayani tanpa memandang latar belakang," ujarnya.


Di akhir, Kombes Pol Artanto juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan mendukung peran Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


"Mari kita jadikan momen Hari Bhayangkara ke-79 ini sebagai refleksi bersama, bahwa Indonesia yang damai dan kuat hanya bisa terwujud jika kita terus bersatu dalam perbedaan. Polri hadir untuk masyarakat, dan masyarakat adalah mitra utama kami," pungkasnya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng.

Trending