Showing posts with label Nasionalisme. Show all posts
Showing posts with label Nasionalisme. Show all posts

Saturday, 20 December 2025

Bahar Buasan: Siswa Berprestasi Garda Terdepan Pengamalan Empat Pilar Kebangsaan

Bahar Buasan: Siswa Berprestasi Garda Terdepan Pengamalan Empat Pilar Kebangsaan

Bangka Belitung – Anggota DPD RI dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bahar Buasan, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Acara ini berlangsung di Tomoro Coffee Pangkalpinang pada Sabtu (13/12/2025) pagi, dengan melibatkan para siswa berprestasi beserta orang tua sebagai peserta utama.


Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan MPR RI dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi penerus. Empat Pilar MPR RI yang menjadi pondasi kebangsaan Indonesia meliputi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika. Seluruh nilai tersebut ditegaskan penting dalam memperkuat persatuan dan nasionalisme, terutama di era perubahan global.


Dalam sambutannya, Bahar Buasan menyampaikan pentingnya keseimbangan antara akademik dan karakter nasionalisme yang kuat.


“Generasi muda, khususnya para siswa berprestasi, harus memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan. Prestasi akademik perlu diimbangi dengan karakter kebangsaan yang kokoh agar mereka tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berjiwa nasionalis dan berakhlak,” ujar Bahar Buasan.


Ia menambahkan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar bukan hanya sekadar teori, melainkan harus dipraktikkan dalam kehidupan nyata, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Nilai seperti toleransi, gotong royong, hingga semangat persatuan harus tetap dijaga meskipun tantangan teknologi, sosial, dan globalisasi semakin pesat.


Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, menciptakan suasana interaktif antara Bahar Buasan dan para siswa berprestasi. Mereka menyampaikan berbagai pandangan terkait pengamalan Pancasila dan peran generasi muda dalam mempertahankan keutuhan bangsa di era digital.


Melalui acara ini, Bahar Buasan berharap para siswa Bangka Belitung dapat menjadi contoh penerapan Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi generasi cerdas, cinta tanah air, memiliki daya saing global, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional.


Upaya ini sejalan dengan misi membentengi generasi muda dari ancaman disinformasi, paham intoleransi, dan degradasi moral. Dengan penguatan nilai kebangsaan sejak dini, generasi pelajar diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan menjunjung tinggi spirit nasionalisme.



Penulis: Amsori

Editor: Maz Friend

Tuesday, 28 October 2025

Semangat Pemuda, Semangat Polri: Polres Kebumen Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97


Kabar Ngetren/Kebumen — Polres Kebumen menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman Mapolres, Selasa, (28/10/2025). Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman bertindak sebagai inspektur upacara, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri yang pada saat bersamaan menghadiri upacara peringatan di Pendopo Kabupaten bersama jajaran Forkopimda.


Upacara diikuti oleh para pejabat utama (PJU) Polres, seluruh personel, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Kebumen. Suasana khidmat menyelimuti apel pagi itu, diiringi pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan ikrar Sumpah Pemuda yang menggema di halaman markas.


Dalam amanat yang dibacakan Wakapolres, Kapolres Kebumen menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tahun ini membawa pesan penting tentang kolaborasi lintas elemen bangsa. 



Dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” ia menekankan bahwa kejayaan Indonesia di masa depan hanya bisa diwujudkan melalui sinergi antara pusat dan daerah, masyarakat, dan pemerintah.


“Gerakan kepemudaan yang inklusif dan integral harus mencerminkan gerakan moral, intelektual, dan semangat membangun harapan bersama,” ujar Kompol Faris saat membacakan amanat Kapolres.


Kapolres juga mengaitkan semangat Sumpah Pemuda dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menempatkan generasi muda sebagai subjek utama pembangunan manusia unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.


Menurutnya, semangat pemuda bukan hanya milik mereka yang masih muda usia, melainkan juga setiap insan yang memiliki jiwa perubahan. Dalam konteks tugas kepolisian, semangat itu harus diwujudkan melalui pengabdian yang jujur, berani, dan penuh tanggung jawab kepada masyarakat.



“Polri dituntut untuk tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak moral dan inspirasi bagi masyarakat. Itulah bentuk aktualisasi semangat Sumpah Pemuda dalam tugas Kepolisian,” lanjutnya.


Amanat tersebut juga mengajak seluruh anggota Polres Kebumen untuk terus menanamkan nilai-nilai persatuan, sebagaimana dicontohkan oleh para pemuda tahun 1928. Tiga ikrar Sumpah Pemuda dibacakan kembali dengan lantan mengingatkan bahwa cinta tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia harus menjadi napas dalam setiap langkah pengabdian.


Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan pesan agar seluruh anggota Polri menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai refleksi untuk memperkuat komitmen pelayanan publik dan profesionalisme institusi.


“Bangsa ini menanti kebangkitan anak-anak mudanya. Mari kita menjadi bagian dari perubahan itu,” pungkasnya.


Sumber: Humas Polres Kebumen.

Bupati Fahmi Ajak Pemuda Purbalingga Jadi Penentu Sejarah Baru Indonesia


Kabar Ngetren/Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di halaman Pendopo Dipokusumo, Selasa, (28/10/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif bertindak sebagai Inspektur Upacara.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam sambutannya, Menpora mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk terus menyalakan semangat perjuangan dalam bentuk yang relevan dengan zaman.



“Hari ini kita berdiri di bawah langit merah putih, langit yang dulu menaungi para pemuda 1928. Mereka tidak banyak bicara, mereka berani, mereka bersumpah, dan menepatinya dengan darah dan nyawa,” demikian dikutip dari sambutan Menpora.


Lebih lanjut, pesan tersebut menekankan bahwa perjuangan pemuda masa kini tidak lagi menggunakan bambu runcing, melainkan melalui ilmu pengetahuan, kerja keras, dan kejujuran.



“Kita hidup di zaman yang berat, dunia bergerak cepat. Namun kita tidak boleh takut, karena di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa kita,” lanjutnya.


Menpora juga menegaskan pentingnya semangat patriotisme, kegigihan, dan empati sebagai nilai dasar yang harus dimiliki generasi muda untuk menjaga kejayaan bangsa.


“Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya,” tegasnya.



Upacara berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan. Para peserta dari unsur Forkopimda, ASN, TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan.


Sebagai penutup, Bupati Fahmi mengajak seluruh pemuda Purbalingga untuk terus berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.


“Mari kita jaga api perjuangan ini, kita buktikan bahwa bangsa Indonesia, termasuk pemuda Purbalingga, adalah bangsa yang besar dan pantang menyerah,” ujar Bupati.


Sumber: tha/prokompim.

Trending