Showing posts with label Idulfitri 1444 Hijriah. Show all posts
Showing posts with label Idulfitri 1444 Hijriah. Show all posts

Thursday, 11 April 2024

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Anjangsana Silaturahmi Idul Fitri di Palembang


Kabar Ngetren/Palembang - Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Tyas Fatoni beserta kedua putranya melaksanakan anjangsana silaturahmi Idul Fitri 1445 H ke berbagai tempat penting di Palembang. Rabu, 10/4.

Mereka memulai perjalanan dari Griya Agung Palembang menggunakan bus menuju rumah dinas Ketua DPRD Provinsi Sumsel. Di sana, mereka disambut oleh Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati dan keluarga.

Rombongan kemudian melanjutkan anjangsana ke rumah dinas Pangdam II Sriwijaya, disambut oleh Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil beserta keluarga. Kunjungan berlanjut ke rumah dinas Kasdam II Sriwijaya dan rumah dinas Danrem 044 Garuda Dempo.

Tak hanya itu, mereka juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke rumah pribadi mantan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan rumah pribadi mantan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya yang juga mengadakan open house Idul Fitri.

Seluruh rangkaian anjangsana silaturahmi Idul Fitri berlangsung dengan keharmonisan, diwarnai dengan saling memaafkan serta bersantap hidangan lebaran bersama.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel, Drs. H. Edward Chandra, MH, serta para kepala OPD Provinsi Sumsel. eFHa. 

Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto Ajak Warga Rayakan Idul Fitri dengan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan


Kabar Ngetren/Bojonegoro - Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto, mengawali hari Idul Fitri 1445 H dengan melaksanakan sholat di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro pada Rabu, 10/4. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengharapkan bahwa momen Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan kepekaan sosial dan mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Setelah sholat Idul Fitri, Adriyanto menyampaikan pesan bahwa hari ini, 1 Syawal 1445 H / 2024 M, umat Islam di seluruh Indonesia mengumandangkan Takbir, Tahlil, dan Tahmid sebagai ungkapan rasa syukur atas datangnya hari yang mulia ini. Puasa Ramadan menjadi waktu yang bermakna sebagai permohonan ampunan dan pemurnian jiwa.


"Melalui kesucian hati, kita dapat menciptakan energi dan pola pikir positif yang mendorong semangat persatuan dalam keragaman," ujar Adriyanto.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam melanjutkan pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, permukiman, lingkungan, serta kesejahteraan sosial. Tujuan utamanya adalah terwujudnya ketentraman dan ketertiban masyarakat serta pembangunan yang merata bagi semua.

Adriyanto juga menyoroti upaya pemerintah dalam menggerakkan sektor ekonomi produktif guna menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perlindungan bagi pekerja rentan. "Kami berharap ada peningkatan produktivitas dan pendapatan per individu," tambahnya.

Pj Bupati Bojonegoro mengajak seluruh warga untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk merajut tali silaturrahim, memaafkan satu sama lain, dan berbagi kasih sayang. Dia berharap semangat baru ini akan mendorong semua pihak untuk bersama-sama membangun dan menjadikan Bojonegoro sebagai tempat yang lebih baik untuk semua. Redho. 

Wednesday, 10 April 2024

Polres Purbalingga Siapkan Pengamanan Salat Idul Fitri 1445 Hijriah


Kabar Ngetren/Purbalingga - Polres Purbalingga telah mempersiapkan personelnya untuk mengamankan pelaksanaan salat Idul Fitri 1445 Hijriah di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga. Rabu pagi, 10/4.

Kompol Tri Arjo Irianto, Kabag Operasi Polres Purbalingga, menyatakan bahwa pengamanan akan dilakukan oleh personel dari Polres Purbalingga dan seluruh polsek di wilayah tersebut.


"Pengamanan salat Idul Fitri 1445 Hijriah dilaksanakan oleh Polres Purbalingga dan seluruh polsek jajaran. Hal ini bertujuan untuk menjamin pelaksanaan ibadah berlangsung dengan aman dan lancar," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, memastikan mereka dapat melaksanakan ibadah dengan tenang di lokasi masing-masing.

"Selain itu, polisi juga akan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi salat Idul Fitri untuk mencegah kemacetan," tambahnya.

Tidak hanya itu, Polres Purbalingga juga telah menyiapkan personel patroli untuk memantau situasi keamanan di perumahan penduduk yang ditinggalkan saat melaksanakan salat Idul Fitri.

"Dengan upaya ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Purbalingga tetap aman dan kondusif tanpa gangguan keamanan," pungkas Kompol Tri Arjo Irianto. eFHa. 

Tuesday, 25 April 2023

Muhammadiyah mengalami perlakuan negatif dari orang yang mungkin berilmu



Kabar Ngetren - Warga Muhammadiyah diminta untuk tidak terpancing dan tetap hati-hati terkait viralnya pernyataan yang mengancam keselamatan mereka. Hal ini terkait dengan komentar yang disampaikan oleh Andi Pangerang Hasanuddin, seorang tokoh peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang memposting kolom komentar salah satu Professor mantan Ketua BRIN Thomas Djamaluddin.


Andi Pangerang Hasanuddin menyampaikan bahwa warga Muhammadiyah, meskipun masih dianggap sebagai saudara seiman dan rekan diskusi lintas keilmuan, telah dianggap sebagai musuh bersama dalam hal anti-TBC (takhayul, bidah, churofat) dan keilmuan progresif yang masih egosektoral. Dia juga mengatakan bahwa meskipun warga Muhammadiyah memiliki banyak masjid, panti, sekolah, dan rumah sakit, hal tersebut tidak memiliki arti jika hanya berdasarkan egosentris dan egosektoral saja.


Andi Pangerang Hasanuddin juga melanjutkan statusnya yang mengancam setelah berdebat dengan warganet lain. Dia mengancam akan menghalalkan darah semua warga Muhammadiyah, terutama mereka yang disusupi oleh Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan. Dia bahkan menyatakan kesiapannya untuk dipenjara, jika ada yang melaporkan komentar yang mengancam tersebut.


Oleh karena itu, warga Muhammadiyah diimbau untuk tidak terpancing oleh pernyataan tersebut dan tetap waspada terhadap ancaman yang mungkin terjadi. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain serta untuk memastikan bahwa keamanan dan kedamaian tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat.


Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, mengimbau warga Muhammadiyah untuk tetap bijak dan dewasa merespons ancaman dari peneliti BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin atau AP Hasanuddin, di media sosial. "Kami mengimbau agar warga tidak terpancing dengan berbagai cemoohan, sinisme, tudingan, hujatan, kritik yang menyerang, hingga ada oknum yang mengancam secara fisik terkait perbedaan pelaksanaan Idulfitri 1444 Hijriah," ujar Dadang Kahmad kepada wartawan pada Senin (24/4/2024).


Menurut Dadang, Muhammadiyah sudah pernah mengalami perlakuan negatif dan buruk seperti itu. Dahulu, ketika Kiai Ahmad Dahlan memelopori arah kiblat yang benar secara syariat dan ilmu, hal tersebut disikapi dengan serupa. Ahmad Dahlan dituduh kafir dan masjid yang dibangunnya di Kauman dirusak.


"Kini, perangai serupa tertuju ke Muhammadiyah oleh orang-orang yang mungkin berilmu, mungkin karena merasa benar sendiri atau memang bersikap kerdil yang tentu tak sejalan dengan khazanah dunia ilmu dan akhlak Islam," tegas Dadang.


Hingga berita ini diturunkan, AP Hasanuddin telah meminta maaf kepada warga Muhammadiyah atas komentarnya di media sosial. AP mengaku bahwa saat itu ia sedang marah dan gusar. (Maulana Yusuf)

Trending