Showing posts with label penyelidikan. Show all posts
Showing posts with label penyelidikan. Show all posts

Thursday, 1 June 2023

Keluarga Korban Tidak Percaya, Polisi Sebut Pelajar SMP Meninggal Bunuh Diri di Makassar



Kabar Ngetren/Makassar - Sebuah peristiwa tragis terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, ketika seorang pelajar SMP ditemukan meninggal dunia. 

Namun, keluarga korban tidak percaya dengan kesimpulan kepolisian yang menyatakan bahwa kematian tersebut adalah hasil bunuh diri.

Ayah korban, Benny Yusuf Nurdin, dengan tegas mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap kesimpulan kepolisian. "Hingga sampai hari ini, saya masih meyakini bahwa anak saya tidak bunuh diri," kata Benny dengan penuh keyakinan.


Menurut Benny, putranya yang bernama BSN (15) tidak memiliki masalah dengan siapapun, baik itu keluarga maupun teman sekolah. Ia menyatakan bahwa sebagai orang tua, ia sangat mengenal karakter anaknya.


Untuk memastikan kebenaran mengenai lokasi jatuhnya pelajar tersebut, keluarga korban telah mendatangi sekolah SMP Islam Athirah yang terletak di Jalan Kajoalido, Makassar. 


Informasi yang diterima Benny menyebutkan bahwa putranya ditemukan tergeletak di lapangan voli saat jam pelajaran berlangsung. Benny juga mengetahui bahwa sepatu dan tas anaknya ditemukan terpisah di lokasi yang berbeda.


Benny merasa keberatan dengan dugaan bunuh diri anaknya dengan cara melompat dari lantai 8 gedung sekolah hingga jatuh di lapangan. 


Menurutnya, tidak mungkin anaknya melakukan hal tersebut karena tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut. 


Ia menjelaskan bahwa di lantai 8 tidak ada tempat yang memungkinkan untuk melompat. 


Benny mencatat bahwa ia melihat adanya tangga di rooftop, namun sulit dipercaya bahwa anaknya melompat dari sana karena tidak ada yang menyaksikan kejadian itu.


Benny juga menyoroti bahwa rekaman CCTV tidak dapat membuktikan bahwa anaknya naik ke lantai atas dengan maksud bunuh diri. 


Ia berharap kepolisian dapat melakukan penyelidikan yang lebih mendalam terkait penyebab kematian putranya. 


Keluarga korban tidak puas dengan kesimpulan polisi yang menyatakan BSN meninggal bunuh diri dengan cara melompat.


Dalam beberapa waktu terakhir, kasus pembunuhan, baik yang disebabkan oleh pembunuhan sebenarnya maupun dugaan bunuh diri, sedang marak terjadi di Indonesia. 


Oleh karena itu, penting bagi keluarga korban dan kepolisian untuk bekerja sama secara kolaboratif guna mengungkap kebenaran dalam kasus ini. 


Upaya ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dan risiko dari tindakan-tindakan yang dilakukan, sehingga dapat lebih meningkatkan kesadaran dan keamanan bagi semua. (Maulana Yusuf)

Sunday, 21 May 2023

Penemuan Mengerikan: Mayat Perempuan Terapung di Sungai Bukateja, Kabupaten Purbalingga



Kabar Ngetren/Purbalingga - Seorang perempuan ditemukan tewas di aliran sungai Bandjar Tjahjana Werken (BTW) Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga pada Sabtu (20/5/2023) pagi. 

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang hendak membuang sampah.

Kapolsek Bukateja, Iptu Rohmat Setyadi, menjelaskan bahwa mayat ditemukan oleh Tumini (70), seorang warga setempat. 

Ketika akan membuang sampah, saksi melihat mayat mengapung di sungai dalam keadaan telanjang.

"Saksi segera melaporkan temuannya kepada perangkat desa dan kemudian dilaporkan kepada Polsek Bukateja," ujar kapolsek.

Petugas dari Polsek Bukateja dan Inafis Polres Purbalingga tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Bersama dengan personel BPBD, mereka mengevakuasi jenazah korban dari sungai. Kemudian, jenazah diperiksa oleh dokter dari Puskesmas Bukateja.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka robek di dahi dan pengelupasan kulit, luka memar di mata, luka lecet di mulut, benjolan di bagian belakang kepala, pendarahan dari hidung dan mulut. Terdapat robekan di pelipis kiri dan lecet di pipi kiri.

"Diduga korban telah meninggal lebih dari 6 jam sebelum ditemukan," jelas kapolsek.

Kapolsek menambahkan bahwa berdasarkan hasil identifikasi, korban bernama Satinem (55) dan berasal dari Desa Gelang, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

"Penyebab kematian perempuan ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (eFHa)

Tuesday, 2 May 2023

Rumah di Desa Brobot Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik



Kabar Ngetren/Purbalingga –  Sebuah rumah di Desa Brobot, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga terbakar pada Selasa (2/5/2023) dini hari. Rumah milik Imam Sudrajat (48) itu ludes terbakar, meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 60 juta.


Menurut keterangan Kapolsek Bojongsari AKP Edi Surono, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Pujianto (42) pada pukul 04.00 WIB. Ia melihat kobaran api di atap rumah Imam Sudrajat.


Korban beserta istri dan anaknya berhasil menyelamatkan diri setelah melihat api. Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya kejadian dilaporkan ke Polsek Bojongsari.


Dua mobil pemadam kebakaran kemudian didatangkan untuk membantu memadamkan api yang berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu.

Hasil pemeriksaan Inafis Polres Purbalingga diduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di rumah korban. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini. (eFHa)



Trending