Showing posts with label Bencana Tanah Bergerak. Show all posts
Showing posts with label Bencana Tanah Bergerak. Show all posts

Saturday, 22 November 2025

Bupati Fahmi Pastikan Relokasi Rumah Warga Terdampak Tanah Bergerak di Desa Maribaya


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kamis, (20/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati bersama Ketua TP PKK Purbalingga, Syahzani Fahmi M Hanif, memberikan dukungan kepada warga terdampak sekaligus memastikan langkah relokasi hunian yang rusak akibat pergerakan tanah.


Seperti diketahui, bencana tanah bergerak yang terjadi Kamis, (13/11/2025), di RT 04 dan 05 RW 03 Dusun Karangtengah menyebabkan tanah ambles sedalam 2 hingga 3 meter. Sebanyak 23 rumah milik 27 kepala keluarga (KK) dengan total 85 jiwa terdampak kerusakan cukup berat.



“Berdasarkan rekomendasi tim geologi, kondisi tanah di lokasi tersebut tidak lagi aman untuk dijadikan tempat tinggal karena sangat berisiko. Oleh karena itu pemerintah terus mencari solusi untuk merelokasi rumah-rumah yang terdampak,” ujar Bupati Fahmi.


Upaya relokasi akan memanfaatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 2026, sebanyak 8 unit rumah akan dibangun menggunakan anggaran Pemprov, ditambah 3 unit rumah melalui anggaran Perubahan APBD Pemprov Jateng.


Sementara untuk rumah lainnya, Pemkab Purbalingga tengah menyiapkan skema bantuan termasuk melalui APBD Kabupaten yang akan dikolaborasikan bersama Baznas.



“Untuk sisa rumah terdampak sudah kami anggarkan di APBD Kabupaten. Kami akan bekerja sama dengan Baznas agar pembangunan rumah bagi warga terdampak dapat segera direalisasikan,” jelas Bupati.


Dalam masa tanggap darurat, Pemkab Purbalingga telah mendirikan dapur umum dan posko penanganan bencana. Bupati Fahmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan pihak terkait yang bergerak cepat membantu warga.


“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan stakeholder yang sudah turut membantu penanganan bencana tanah bergerak di Maribaya,” katanya.



Kepala Desa Maribaya, Sutarso, mengungkapkan bahwa dari 23 rumah yang terdampak, 19 sudah memiliki calon lahan pengganti, sementara 4 rumah masih dalam proses pencarian lokasi. Melalui posko dan relawan desa, penggalangan dana dilakukan untuk memastikan semua warga mendapatkan lahan relokasi.


“Harapan kami, relokasi bisa dilakukan di satu kawasan agar 27 KK terdampak tetap dapat tinggal bersama dalam satu lingkungan baru,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purbalingga juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak, antara lain, bantuan dari Baznas sebesar Rp 500 ribu, bantuan dari Forum BUMD sebesar Rp 500 ribu, bantuan sembako dari Pemkab Purbalingga. Dengan berbagai dukungan tersebut, pemerintah berharap proses relokasi dapat segera terealisasi, sehingga warga Maribaya dapat kembali memiliki hunian yang aman dan layak. 


Sumber: tha/prokopim.

Wednesday, 19 November 2025

Bawakan Selimut dan Sembako, Polres Purbalingga Kembali Hadir di Lokasi Bencana


Kabar Ngetren/Purbalingga - Polres Purbalingga terus memberikan layanan sosial di lokasi bencana tanah bergerak, Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Rabu (19/11/2025). Kali ini kegiatan dilaksanakan bersama Bhayangkari Cabang Purbalingga dan Polwan. 


Dipimpin Kasat Samapta AKP Tri Haryanto, puluhan personel Polres Purbalingga melaksanakan berbagai kegiatan sosial mulai dari pemberian bantuan sembako, pelayanan kesehatan gratis dan trauma healing terhadap warga terdampak bencana. 


Selain itu, menyerahkan bantuan selimut bagi warga yang masih mengungsi di rumah-rumah penduduk. Sedangkan Polwan membantu memasak makanan di dapur umum yang didirikan BPBD Kabupaten Purbalingga. 



Kasat Samapta mengatakan hari ini kami melaksanakan bakti sosial memberikan bantuan sembako dan selimut untuk warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Maribaya. 


"Selain itu, kami juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis dan trauma healing bagi warga terdampak bencana tanah bergerak," ucapnya. 



Disampaikan bahwa, Polres Purbalingga juga menyiagakan personel di lokasi bencana alam. Mereka standby di lokasi bencana secara bergantian, untuk melaksanakan perbantuan apabila dibutuhkan dalam penanganan lanjutan. 


"Kami juga mendirikan posko komando pengendali lapangan yang fungsinya siap diperbantukan apabila ada situasi yang perlu cepat mendapatkan penanganan," ucapnya. 


Kades Maribaya, Tarso Dwi Cahyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Purbalingga yang telah tiga kali melaksanakan pemberian bantuan untuk warga terdampak bencana. Termasuk kehadiran anggota yang standby di lokasi untuk menjaga keamanan dan siap diperbantukan. 



"Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban warga kami yang sedang terkena musibah," ucapnya. 


Kades menyampaikan sampai saat ini, total ada 22 KK terdampak rumah bergerak. Dengan kondisi 19 rumah rusak berat dan tiga rumah rusak sedang. Untuk warga terdampak, sudah mengungsi di rumah orang tua, keluarga maupun sanak saudaranya. 


"Rekomendasi tim geologi, lokasi tanah bergerak sudah tidak layak untuk ditempati. Nantinya akan diupayakan relokasi untuk para warga terdampak," pungkasnya. 


Sumber: Humas Polres Purbalingga.

Sunday, 16 November 2025

Kembali Hadir, Polres Purbalingga Bantu Evakuasi Barang Warga, dan Berikan Layanan Kesehatan serta Bantuan Sosial


Kabar Ngetren/Purbalingga – Puluhan personel Polres Purbalingga kembali diterjunkan ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Minggu, (16/11/2025). 


Mereka membantu kerja bakti membersihkan rumah roboh, mengevakuasi barang-barang warga, melokalisir area, menyalurkan bantuan sosial, memberikan layanan kesehatan (Yankes) gratis, serta melakukan trauma healing bagi warga terdampak.



Kasi Humas Polres Purbalingga AKP Setyo Hadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polres terhadap warga yang terdampak bencana. Personel turut membersihkan puing-puing rumah yang roboh dan mengevakuasi barang-barang bersama warga setempat serta melokalisir area.


"Kami juga menyerahkan bantuan logistik dan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak," ujarnya.



Selain itu, Polres Purbalingga menghadirkan konselor psikologi untuk memberikan pendampingan warga khususnya kepada anak-anak. Kegiatan trauma healing dilakukan dengan cara bermain, bernyanyi, mewarnai, serta menampilkan pertunjukan wayang lalu lintas.


"Pendampingan psikologis ini penting untuk membantu warga khususnya anak-anak mengatasi rasa takut akibat bencana," tambahnya.



Kasi Humas berharap kegiatan ini dapat bermanfaat meringankan beban warga terdampak bencana alam. Selain itu, menjaga kondisi psikologis mereka, terutama anak-anak, agar tetap semangat menjalani aktivitas. 


Warga terdampak menyambut baik kegiatan tersebut. San Tohid (75), salah satu warga Desa Maribaya, mengaku bersyukur atas layanan kesehatan gratis yang diberikan.



"Alhamdulillah, senang bisa diperiksa kesehatan oleh bapak polisi," ucapnya.


Sementara itu, Nafi (5), anak warga setempat, tampak antusias dengan kehadiran polisi di desanya. Ia mengaku bercita-cita menjadi polisi dan senang karena mendapat susu kotak serta biskuit.


"Senang ada polisi, Soalnya aku mau jadi polisi. Tadi dikasih susu kotak dan biskuit," katanya sambil tersenyum.


Sumber: Humas Polres Purbalingga.

Saturday, 15 November 2025

Tanggap Bencana, Polres Purbalingga Berikan Bantuan dan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Maribaya


Kabar Ngetren/Purbalingga – Polres Purbalingga menggelar kegiatan tanggap bencana di Desa Maribaya, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga, Sabtu, (15/11/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas bencana tanah bergerak yang melanda wilayah tersebut.


Puluhan personel Polres Purbalingga diterjunkan ke lokasi untuk menyalurkan bantuan sosial. Selain itu, melalui Dokter Polres Purbalingga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga terdampak. 



Kasi Humas Polres Purbalingga, AKP Setyo Hadi mengatakan hari ini Polres Purbalingga melaksanakan kegiatan patroli dan sambang ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Maribaya. 


"Dalam kegiatan diserahkan bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak tanah bergerak," ucapnya. 


Disampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak dan mie instan. Sedangkan layanan kesehatan meliputi pemeriksaan tensi, konsultasi kesehatan gratis serta pemberian obat dan vitamin. 



"Kami berharap apa yang sudah diberikan bisa bermanfaat dan meringankan beban warga terdampak tanah bergerak di Desa Maribaya," katanya. 


Kasi Humas menambahkan kegiatan tanggap bencana ini merupakan bagian dari komitmen Polres Purbalingga dalam penanggulangan bencana. Selain itu, wujud kepedulian sosial bagi masyarakat. 


Kades Maribaya, Tarso Dwi Cahyanto menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan oleh Polres Purbalingga. 



"Kami dari pemerintah desa menyampaikan terima kasih kepada Polres Purbalingga atas bantuan yang diberikan kepada warga Desa Maribaya yang sedang terkena musibah bencana alam," ucapnya. 


Tarso berharap ke depan bantuan bisa kembali disalurkan bagi warga Desa Maribaya. Hal tersebut dikarenakan warga masih mengungsi sementara di rumah warga lain yang lebih aman memerlukan berbagai macam kebutuhan. 


Sebelumnya akibat hujan deras mengakibatkan bencana alam tanah bergerak di Desa Maribaya, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga. Akibatnya dua rumah mengalami kerusakan dan warga 20 KK mengungsi di rumah warga yang lebih aman, Jumat, (14/11/2025), sore. 


Sumber: Humas Polres Purbalingga.

Trending