Showing posts with label Jogjakarta. Show all posts
Showing posts with label Jogjakarta. Show all posts

Wednesday, 31 January 2024

Silaturahmi dengan Peserta JKN-KIS, Presiden Ingatkan Masyarakat Rutin Cek Kesehatan


Yogyakarta - Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Taman Budaya Gunungkidul, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa, 30 Januari 2024. 

Dalam sambutannya, Presiden mengingatkan masyarakat untuk rutin mengecek kesehatan masing-masing, seperti tensi, gula darah, dan kolesterol.

"Tolong sering dicek yang namanya tensi, kalau tensi kita normal baik tidak di atas 90 tidak di atas 140, artinya kita sehat. Cek juga gula darah, penting ini karena 15 persen dari penduduk kita itu terkena diabetes, terkena gula, karena kita senangnya manis-manis," ucap Presiden.

Selanjutnya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa saat ini setiap puskesmas telah memiliki alat USG (ultrasonography) untuk membantu pemeriksaan kehamilan. 

Presiden pun mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan kesehatan diri dan kandungannya.

"Dulu USG itu satu kota hanya satu, sekarang puskesmas sudah dikirim oleh Pak Menteri Kesehatan untuk diberi USG. Ini juga untuk ibu-ibu saya ingatkan agar waktu hamil jangan lupa gizinya jangan lupa vitaminnya karena itu menyangkut stunting, menyangkut kepandaian anak kita ke depan. Atos-atos yang berkaitan masalah gizi," tutur Presiden.

Kepala Negara pun memastikan bahwa masyarakat mendapatkan banyak manfaat dari keberadaan KIS, seperti masyarakat yang pernah menjalani operasi katarak dan pasien cuci darah.

"Katarak Ibu, sampun nggih operasi? Operasi katarak? Ditarik biaya? Mboten nggih, katarak juga tidak ditarik biaya apapun alias gratis. Bahkan yang namanya kalau mata kita diperiksa minus, kacamatanya juga gratis," ucap Presiden.

Rp820 ribu sekali cuci darah, kalau tipe A Rp1,2 juta bayangkan seminggu dua kali, setahun berapa, sepuluh tahun berapa. Itulah tugas pemerintah, tugas negara memberikan jaminan kepada rakyatnya yang sakit," lanjutnya.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengaku senang atas pelayanan rumah sakit yang berjalan dengan baik. Presiden pun mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan menjalankan pola hidup yang sehat.

"Saya cek ke rumah sakit pelayanannya juga cepat, memang antre ada yang kadang-kadang 1 jam, 1,5 jam, karena yang ingin dilayani banyak memang harus antre. Di puskesmas juga penuh yang paling penting memang sekali lagi kita jaga kesehatan kita masiing-masing, jaga pola makan," ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Bupati Gunungkidul Sunaryanta.

Rasakan Manfaat KIS, Masyarakat Berharap Program Terus Dilanjutkan


Yogyakarta - Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat. Dengan KIS masyarakat bisa menikmati berbagai layanan kesehatan secara gratis.

Saat acara Silaturahmi Presiden Joko Widodo dengan Peserta JKN-KIS di Taman Budaya Gunungkidul, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa, 30 Januari 2024, sejumlah masyarakat mengungkapkan pengalamannya sebagai peserta KIS.

Rina Ery Maryanti, warga asal Kecamatan Wonosari, merasa sangat terbantu dengan hadirnya KIS. Tak hanya dirinya, keluarganya pun terbantu dan terlayani dengan baik.

"Saya dan keluarga terbantu sekali. Pengobatan mulai dari kakek saya waktu itu di rumah sakit juga sudah menggunakan BPJS. Ibu saya juga. Terus waktu saya hamil sampai melahirkan juga di rumah sakit menggunakan BPJS. Imunisasi lengkap untuk anak balita saya yang sekarang juga sudah menggunakan BPJS," ungkapnya.

Ia merasa pelayanan dari BPJS Kesehatan yang diterima sangat memuaskan. Ia pun berharap agar program jaminan sosial kesehatan bisa terus dilanjutkan untuk menjamin kesehatan masyarakat Indonesia.

"Saya mohon untuk Bapak Jokowi untuk melanjutkan semua programnya kemarin dilanjutkan lagi saja karena itu sangat membantu masyarakat Indonesia mulai dari BPJS Kesehatan, PKH, juga jaminan pendidikan untuk anak-anak," jelasnya.
 
Suprihono, warga lainnya juga merasakan manfaat besar KIS, utamanya untuk pengobatan cuci darah. Ia mengaku telah 14 tahun melakukan cuci darah.

"Alhamdulillah saya dari awal sebelum sakit saya sudah dibikinin KIS. Jadi saya dari awal sampai sekarang belum pernah pakai uang," ucapnya.

Dia pun berharap program KIS bisa dilanjutkan terus ke depannya, terutama untuk membantu masyarakat kurang mampu. Selain itu, ia juga berharap agar bantuan sosial lainnya juga tetap ada.

"Menurut saya harus dilanjutkan karena untuk rakyat yang miskin-miskin ini butuh sekali BPJS Kesehatan, termasuk kebutuhan pokok sembako untuk rakyat miskin," tandasnya.

Sagitarini, warga lainnya juga merasakan mudahnya mendapatkan layanan pengobatan secara gratis melalui KIS. 

Selain pernah menggunakannya untuk rawat inap saat sakit, ia juga memanfaatkan KIS untuk membiayai persalinan.

"Alhamdulillah banyak sekali ya, dari sakit misalnya opname-opname gitu. Terus kemarin baru saja operasi caesar untuk melahirkan anak ter-cover BPJS, alhamdulilah untuk anak juga langsung ter-cover juga oleh BPJS," ungkapnya.

Dia pun menyampaikan apresiasi atas program KIS dan berharap program tersebut bisa terus berlanjut. Ia juga berharap masyarakat Indonesia makin sehat, maju, dan kemiskinan bisa terentaskan.

"Saya menyampaikan sangat terima kasih dan bangga karena rakyat kecil seperti saya benar-benar merasakan efek BPJS ini, keuntungan menggunakan BPJS ini," ucapnya.

Presiden Jokowi Resmikan 7 Ruas Jalan Daerah di DIY


Yogyakarta - Presiden Joko Widodo meresmikan tujuh ruas jalan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang merupakan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023. Peresmian tersebut dipusatkan di Kabupaten Gunungkidul, DIY, pada Selasa, 30 Januari 2024.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim 7 ruas jalan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sore hari ini saya nyatakan diresmikan,” ucap Presiden dalam sambutannya.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim 7 ruas jalan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sore hari ini saya nyatakan diresmikan,” ucap Presiden dalam sambutannya.

Melalui Inpres tersebut, pemerintah berkomitmen untuk tidak hanya membangun infrastruktur jalan tol. Pemerintah juga berkomitmen untuk mempercepat peningkatan konektivitas jalan daerah.

“Melalui Inpres ini kita akan menangani jalan-jalan non-nasional yang rusak,” ungkap Presiden.

Presiden juga menjelaskan bahwa di DIY, pemerintah telah menangani 7 ruas jalan dan satu jembatan. Penanganan ruas jalan tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp162 miliar.

“Di Kabupaten Kulonprogo satu ruas, di Kabupaten Gunungkidul dua ruas, di Kabupaten Bantul dua ruas, di Kabupaten Sleman dua ruas,” ujar Presiden.

Presiden pun berharap seluruh ruas jalan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Salah satunya adalah untuk meningkatkan mobilitas, baik orang maupun barang.

Dan mendorong pemerataan serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Presiden.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, diketahui tujuh ruas jalan dan satu jembatan yang diresmikan adalah sebagai berikut:

1. Jalan Wonosari-Mulo (Kabupaten Gunungkidul)
2. Jalan Semanu-Karangmojo (Kabupaten Gunungkidul)
3. Jalan Prambanan-Gayamharjo (Kabupaten Sleman)
4. Jalan Gejayan-Manukan (Kabupaten Sleman)
5. Jalan Patuk-Terong (Kabupaten Bantul)
6. Jalan Imogiri-Dodogan (Kabupaten Bantul)
7. Jembatan Pandansimo (Kabupaten Bantul)
8. Jalan Brosot-Toyan (Kabupaten Kulon Progo)

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian ini adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Bupati Gunungkidul Sunaryanta.

Ngopi di Malioboro, Presiden Jokowi Jadi Rebutan Selfie


Yogyakarta - Presiden Joko Widodo mendadak keluar dari Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Selasa malam, 30 Januari 2024. 

Rupanya Presiden Jokowi mengajak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk ngopi di sekitar Malioboro.

Suasana Plaza Malioboro yang sedang ramai oleh pengunjung menjadi makin meriah dengan kehadiran Presiden Jokowi yang tiba sekitar pukul 20.45 WIB. Dari pintu masuk, masyarakat telah memadati mal tersebut dan menyambut Presiden Jokowi.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi! Foto, Pak," seru masyarakat yang hadir.

Mendengar hal tersebut, Presiden Jokowi pun melayani permintaan swafoto alias selfie dari masyarakat. Sambil berjalan, satu per satu warga pun berfoto bersama, salah satunya Olanato, seorang ibu asal Manokwari yang tengah berlibur di Yogyakarta.

"Aduh seperti jantung ini berdebar. Seumur hidup baru kali ini foto dengan Presiden. Kebanggaanku. Biasanya nonton di televisi, kali ini secara langsung foto dengan Pak Jokowi," ungkapnya.

Presiden Jokowi kemudian menuju lantai dua pusat perbelanjaan tersebut dan mampir ke salah satu kedai kopi lokal. Bersama kedua menterinya, Presiden pun duduk semeja dan memesan makanan dan minuman.

Sambil menunggu pesanan datang, Presiden Jokowi pun kembali menjadi sasaran selfie para pengunjung. Banyak dari mereka yang datang dari luar kota merasa beruntung bisa berjumpa Kepala Negara di Yogyakarta, salah satunya Jesa Stefani, mahasiswi asal Provinsi Bangka Belitung.

"Ketemunya sangat wah, seperti dikasih hadiah karena jarang-jarang kita orang jauh ketemu Bapak Jokowi Presiden nomor satu di Indonesia," ungkapnya.

"Kepada Bapak Jokowi dari kita rakyat Indonesia semoga ke depannya lebih baik dan tetap bersemangat, selalu menjadi panutan kita," lanjutnya.

Kegembiraan juga dirasakan oleh Alia dan Dea, dua siswi kelas XI asal Sukabumi yang sedang melakukan widyawisata atau study tour di Yogyakarta. Keduanya tidak menyangka bisa bertemu dengan Presiden Jokowi.

"Kita lagi study tour. Enggak menyangka banget tiba-tiba ketemu Pak Jokowi. Buat Bapak sehat selalu, panjang umur, sukses," ujarnya.

Berbeda dengan Menteri PUPR, momen ini merupakan kali pertama bagi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ikut Presiden ke mal. 

Melihat warga yang sangat antusias bertemu Presiden Jokowi, Menkes pun menyebut bahwa Presiden Jokowi adalah sosok yang dicintai rakyatnya.

"Saya baru pertama kali bersama Pak Jokowi ke mal. Rakyat cinta beliau, rakyat sayang sama beliau. Mudah-mudahan beliau sehat selalu," ungkap Menkes.

Presiden Jokowi dan Pak Bas--sapaan akrab Menteri PUPR--tampak menikmati coklat almon hangat berikut dengan kudapan singkong krispi dan pisang coklat. Sementara, Menkes memilih untuk memesan kopi. Ketiganya tampak berbincang akrab.

"Kita ngobrolin wah banyak anak-anak muda di sini, masa depan Indonesia cerah. Sukses selalu dan sehat selalu masyarakat," ucap Menkes.

Sekitar pukul 22.10 WIB, Presiden Jokowi meninggalkan mal tersebut dan kembali ke Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta. 

Presiden Jokowi Terima Laporan dan Undangan Hadiri Kongres XVI GP Ansor


Yogyakarta - Presiden Joko Widodo menerima rombongan Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa malam, 30 Januari 2024. 

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menerima laporan sekaligus undangan terkait Kongres XVI GP Ansor yang akan digelar pada Jumat (02/02/2024).

"Kami membicarakan atau melaporkan lebih tepatnya bahwa GP Ansor, Gerakan Pemuda Ansor akan melakukan kongres nanti di hari Jumat tanggal 2 bulan 2 tahun 2024, besok lusa, dan tentu kami berharap kehadiran beliau untuk memberikan arahan, wejangan kepada seluruh kader Gerakan Pemuda Ansor," ujar Menteri Agama sekaligus Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya selepas pertemuan.

Menurut Yaqut, Kongres GP Ansor kali ini lebih istimewa karena akan digelar di laut, lebih tepatnya di atas Kapal Pelni KM Kelud. 

Setelah dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Pelabuhan Tanjung Priok, selanjutnya Kapal Pelni KM Kelud akan bergerak menempuh perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

"Kita melakukan kongres di dua lokasi, baik di darat maupun di laut, dan tentu ini menjadi momentum yang luar biasa sekaligus hal baru bagi ormas pemuda keagamaan melakukan kongresnya bukan di darat, tetapi di kapal," jelasnya.

Presiden Jokowi pun berharap kongres tersebut akan berjalan dengan baik, lancar, dan mulus. Jika ada perbedaan, maka diharapkan sudah diselesaikan secara musyawarah.

"Insyaallah semua akan berjalan smooth karena sebelumnya kami Ansor itu sudah melakukan pra-kongres, jadi hal-hal krusial sudah kita selesaikan di pra-kongres dan kongres nanti tinggal penetapan saja," ungkap Yaqut.

"Insyaallah nanti Presiden akan hadir memberikan arahan kepada kami semua di hari Jumat tanggal 2 bulan 2 tahun 2024," tutupnya.

Monday, 1 January 2024

RUMAH BARU DI JUAL MURAH DAN SANGAT PAS UNTUK KELUARGA ANDA



KABAR NGETREN - Rumah Seorang Bp yadi karna ingin Memenuhi kebutuhan untuk keluarga sehari-harinya dia ingin menjual Rumahnya Dengan Bentuk Yang Minimalis Di jual Murah pas bangat untuk keluarga loh.(01Januari 2024).

"Tempat sangat strategis untuk berbagai macam jenis usaha Dengan luas tanah 100m, Surat SHM,Alamat :PURI LANGGENG WONOSARI SIYONO LOGANDENG KEC-PLAYEN KAB,GUNUNG KIDUL -JATENG.

"Bagi siapa pun ,Yang ingin berminat  Dan ingin bertanya -tanya dulu.bisa Hubungi: HP :089677142706 (Yadi) Tanpa perantara.

Trending