Indramayu – Objek wisata Pantai Balongan Indah (BALI) 2 di Kabupaten Indramayu kembali menjadi primadona wisata saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Destinasi favorit para pemburu healing ini terus menunjukkan daya tariknya dengan menghadirkan wahana baru yang unik dan berbeda dari pantai lainnya, yakni wahana mandi salju.
Setiap musim liburan, Pantai BALI 2 selalu berinovasi demi memanjakan pengunjung, khususnya wisatawan keluarga. Pada libur Nataru tahun ini, pengelola menghadirkan wahana mandi salju yang dirancang khusus untuk anak-anak, sekaligus menjadi satu-satunya wahana sejenis di Indramayu.
Wahana mandi salju Pantai BALI 2 berlokasi di Blok Balongan 2 RT 05 RW 02, Desa Balongan 2, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, dan mulai beroperasi penuh sejak Minggu, 28/12/2025. Kehadiran wahana ini langsung menyedot perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah.
Inovasi ini dihadirkan sebagai bentuk pelayanan maksimal bagi para pengunjung yang sengaja datang berlibur bersama keluarga dan kerabat, agar seluruh anggota keluarga dapat menikmati liburan dengan penuh kesan dan kepuasan.
Wahana mandi salju di Pantai BALI 2 dioperasikan setiap hari dengan jadwal khusus pada jam ganjil, yaitu pukul 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, dan 15.00 WIB. Sementara itu, seluruh aktivitas wisata pantai berakhir pada pukul 17.00 WIB, di mana pengunjung anak-anak maupun dewasa sudah harus meninggalkan area pantai.
Tak hanya wahana mandi salju, Pantai BALI 2 juga menawarkan beragam spot foto menarik yang menjadi favorit pengunjung. Mulai dari panorama pantai yang memanjakan mata, spot foto bertuliskan “BALI 2” di bibir pantai, hingga ornamen seni budaya khas Bali yang menyambut pengunjung di area pintu masuk dekat loket tiket. Nuansa Pulau Dewata yang kental membuat pengalaman berwisata semakin berkesan dan Instagramable.
Untuk urusan kuliner, Pantai BALI 2 tetap menyajikan menu khas Nusantara Indonesia. Pengunjung dapat menikmati aneka hidangan seperti ikan bakar, seblak, siomay, bakso, kerang hijau, hingga minuman favorit tahun ini, yakni es kelapa muda yang menjadi primadona di tengah cuaca pantai.
Ketua Pengelola Objek Wisata Pantai BALI 2, Akso Surya Darmawangsa, dalam wawancaranya bersama awak media menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen pengelola dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.
“Alhamdulillah, untuk musim Nataru tahun ini kami dari pihak pengelola memberikan yang terbaik buat para pengunjung, khususnya untuk anak-anak, yaitu wahana mandi salju yang hanya ada satu-satunya di Pantai BALI 2. Bahan salju yang digunakan aman untuk anak, aman untuk kulit, dan aman untuk mata. Intinya, kami ingin memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung yang datang ke Pantai BALI 2,” ujar Akso.
Ia juga mengungkapkan bahwa wahana tersebut telah melalui tahap uji coba sebelum resmi dioperasikan saat libur Natal.
“Untuk pertama kali kami lakukan uji coba pada hari Rabu sebelum Natal, karena Natal jatuh pada hari Kamis. Mulai hari Kamis kami resmi beroperasi. Alhamdulillah, pengunjung yang datang cukup banyak dan setiap harinya terus mengalami peningkatan, terutama wisatawan yang datang khusus untuk menikmati mandi salju busa ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Akso menambahkan bahwa jadwal operasional wahana dibuat fleksibel sesuai kondisi di lapangan.
“Pengoperasian mesin salju kami jadwalkan setiap 2 jam sekali di jam ganjil, yaitu jam 9, jam 11, jam 1, dan jam 3. Namun pada dasarnya waktu operasional bersifat kondisional. Jika ada permintaan dari pengunjung, kami bisa menambah sesi lagi,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa bahan salju yang digunakan sangat aman.
“Bahan salju ini terbuat dari liquid foam, yaitu sabun khusus yang biasa digunakan di waterboom-waterboom. Kami mencoba menghadirkan sensasi mandi busa ini di pantai. Dan hari ini, jumlah pengunjung yang masuk sudah mencapai sekitar 2.000 orang per hari,” pungkas Akso.
Dengan berbagai inovasi dan fasilitas yang terus dikembangkan, Pantai BALI 2 Indramayu semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata keluarga unggulan yang wajib dikunjungi saat libur panjang.
Editor: D-Nss
Penulis: Thoha

