Showing posts with label Polda Jateng. Show all posts
Showing posts with label Polda Jateng. Show all posts

Wednesday, 14 January 2026

Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng, Dorong Mobil Mogok Selamat Dari Tertabrak Kereta Api


Kabar Ngetren/Semarang - Sebuah aksi heroik di lakukan  Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto di tengah perlintasan kereta api Jalan Madukoro Raya, Semarang, Selasa, (13/1), siang. Di tengah perjalanan dinas, dirinya sigap mendorong mobil yang mogok tepat di atas lintasan rel kereta api, sesaat sebelum kereta melintas.


Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 WIB saat Kombes Pol Artanto tengah melaksanakan perjalanan dinas dan berhenti di balik palang pintu perlintasan karena ada kereta api yang akan melintas. Pada saat yang sama, sebuah mobil minibus bertuliskan “Belajar Mengemudi” terlihat terhenti di tengah rel dan tidak dapat bergerak.


Mobil tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang pria yang sedang menjalani latihan mengemudi dengan didampingi instruktur. Diduga pengemudi mengalami kepanikan sehingga kendaraan mendadak mogok tepat di area perlintasan.



Melihat kondisi berbahaya tersebut, Kombes Pol Artanto bersama pengemudi mobil dinasnya secara spontan turun dari kendaraan dan segera bergegas mendorong mobil mogok tersebut keluar dari lintasan rel kereta api.


Berkat kesigapan mobil berhasil dipindahkan dari jalur rel hanya sekitar 20 detik sebelum kereta api melintas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu, dan seluruh pengguna jalan di sekitar lokasi berada dalam kondisi aman.


Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada, khususnya saat melewati perlintasan kereta api.


“Perlintasan kereta api adalah titik rawan yang membutuhkan kewaspadaan penuh. Pengendara harus memastikan kondisi kendaraan prima dan tetap tenang, agar tidak terjadi situasi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.


Aksi tersebut mendapat apresiasi dari petugas perlintasan kereta api maupun warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Kejadian ini menunjukkan pentingnya kepedulian bersama dan kesiapsiagaan dalam mencegah potensi kecelakaan di jalan raya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng. 

Tuesday, 13 January 2026

Pelantikan Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jateng, Tegaskan Komitmen Perlindungan Perempuan dan Anak


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jateng  menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap hak asasi perempuan dan anak melalui pelantikan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) Polda Jateng, Senin, (12/1).


Pengukuhan jabatan Dirres PPA dan PPO tersebut dilaksanakan dalam rangkaian upacara serah terima jabatan dan pelantikan yang dipimpin Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jateng. Jabatan Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jateng kini dijabat oleh Kombes Pol. Nunuk Setiyowati, S.I.K., M.H.


Dalam keterangan, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa pembentukan dan pengukuhan Ditres PPA dan PPO merupakan langkah strategis dalam memperkuat penegakan hukum yang berperspektif perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.


“Direktorat Reserse PPA dan PPO memiliki tugas pokok melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak, kejahatan seksual, eksploitasi, serta tindak pidana perdagangan orang. Direktorat ini juga mengedepankan pendekatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan korban,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Selasa, (13/1).



Lebih lanjut dijelaskan, fungsi Ditres PPA dan PPO tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya perlindungan, pendampingan, serta koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait, lembaga perlindungan perempuan dan anak, serta unsur masyarakat. Hal ini dilakukan guna memastikan hak-hak korban terpenuhi secara menyeluruh, baik secara hukum, psikologis, maupun sosial.


Menurut Kabid Humas, pelantikan Direktur Reserse PPA dan PPO menjadi wujud komitmen Polda Jateng dalam menempatkan isu perlindungan perempuan dan anak sebagai prioritas penegakan hukum.


“Polda Jateng berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia, dengan memastikan korban mendapatkan perlindungan maksimal,” tegasnya.


Kombes Pol Artanto menambahkan, keberadaan Ditres PPA dan PPO diharapkan mampu meningkatkan kualitas penanganan perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


“Dengan struktur dan fungsi yang semakin kuat, kami optimistis Ditres PPA dan PPO Polda Jateng dapat menjalankan tugas secara optimal, responsif, dan berintegritas dalam memberikan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak di wilayah Jawa Tengah,” pungkasnya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng. 

Wednesday, 31 December 2025

Malam Pergantian Tahun, Polda Jateng Himbau Warga Tertib Berlalu Lintas


Kabar Ngetren/Semarang - Menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026, Polda Jateng mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan, baik di jalan raya maupun di ruang publik, agar perayaan malam tahun baru dapat berjalan aman dan kondusif.


Imbauan tersebut disampaikan Kabid Humas Kombes Pol Artanto selaku Kasatgas Humas Operasi Lilin Candi 2025 pada Rabu pagi, 31 Desember 2025, di Mapolda Jawa Tengah. Ia mengajak masyarakat untuk merayakan malam tahun baru secara sederhana dan penuh makna, dengan mengedepankan kepedulian serta empati terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di berbagai wilayah.


Bagi masyarakat yang berencana mendatangi pusat-pusat keramaian, ia mengimbau agar tetap tertib serta mematuhi arahan petugas di lapangan, demi kenyamanan dan keselamatan bersama.



“Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan kantong parkir yang telah disediakan dan tidak memarkirkan kendaraan secara sembarangan agar tidak berpotensi menimbulkan kemacetan dan mengganggu kelancaran lalu lintas,” lanjutnya.


Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan konvoi kendaraan, menghindari konsumsi minuman keras, serta tidak mengemudi dalam kondisi kelelahan fisik atau saat berada di bawah pengaruh alkohol.


“Patuhi peraturan lalu lintas dan utamakan keselamatan di jalan raya. Keselamatan diri dan orang lain jauh lebih penting daripada sekadar merayakan pergantian tahun,” tegasnya.


Kabid Humas berharap, dengan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, malam pergantian Tahun Baru 2026 di Jawa Tengah dapat berlangsung aman, tertib, dan lebih bermakna.


"Bagi masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan situasi darurat, jangan ragu untuk menghubungi Call Center Polri 110, yang siap melayani masyarakat selama 24 jam," tandasnya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng

Tuesday, 30 December 2025

Polda Jateng Paparkan Capaian Kinerja 2025 dalam Press Release Akhir Tahun


Kabar Ngetren/Semarang - Kepolisian Daerah Jawa Tengah menggelar kegiatan Press Release Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk keterbukaan informasi publik dan pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat, Senin, (29/12/2025), pukul 13.00 WIB di Gedung Borobudur Mapolda Jateng.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, didampingi Dirresnarkoba, Dirreskrimum, Dirlantas, dan Dirsamapta Polda Jateng. Press release ini dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media nasional dan lokal, serta petugas PPID dari berbagai satuan kerja di Mapolda Jateng.



Dalam paparannya, Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, TNI, pemerintah daerah, serta insan pers atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin sehingga situasi kamtibmas di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 tetap aman dan kondusif.


“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Namun kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugas Polri. Hal ini menjadi bahan evaluasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik ke depan,” ujar Kombes Pol Artanto.


Lebih lanjut disampaikan bahwa secara umum gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Jateng mengalami penurunan, khususnya pada kejahatan konvensional yang turun signifikan disertai tingginya tingkat penyelesaian perkara. 



Di bidang pemberantasan narkoba, Polda Jateng berhasil mengungkap ribuan kasus dengan barang bukti narkotika dalam jumlah besar serta menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus mengedepankan pendekatan rehabilitasi dan pencegahan.


Di bidang lalu lintas, meskipun jumlah kecelakaan mengalami peningkatan, angka korban meninggal dunia justru menurun, seiring dengan penguatan upaya preventif melalui edukasi, sosialisasi, serta optimalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).


"Hal ini sekaligus bukti meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengutamakan keselamatan berlalu lintas," lanjutnya.



Kabid Humas juga juga menegaskan komitmen Polda Jateng dalam penegakan hukum yang profesional dan transparan, termasuk penanganan sejumlah kasus berprofil tinggi serta kasus internal sebagai wujud akuntabilitas institusi. 


Selain itu, peran Polri dalam mendukung program pemerintah, seperti ketahanan pangan, penanganan bencana, pembangunan jembatan penghubung di daerah terpencil, serta pelayanan sosial kemasyarakatan turut menjadi bagian penting dari capaian kinerja tahun 2025.


“Ke depan, Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menghadirkan Polri yang presisi, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkas Kombes Pol Artanto.


Kegiatan press release ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama awak media, sebagai wujud keterbukaan dan komitmen Polda Jateng dalam membangun komunikasi publik yang transparan dan konstruktif.


Sumber: ***

Thursday, 25 December 2025

Polda Jateng Bersama Forkopimda Laksanakan Silaturahmi Natal, Perkuat Harmoni dan Kebersamaan



Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan kunjungan Natal kepada para tokoh dan pemuka agama Nasrani di Kota Semarang, Kamis, (25/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan lintas sektor sekaligus menjaga suasana damai dan kondusif pada perayaan Hari Raya Natal 2025.


Dalam kegiatan tersebut hadir Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Usman Latif, Irwasda Polda Jateng Kombes Pol. Andi Azis Nizar, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, beserta jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah.


Rombongan Forkopimda Provinsi Jawa Tengah mengunjungi sejumlah lokasi sebagai rangkaian silaturahmi Natal, dimulai dari Wisma Uskup Agung Semarang yang berlokasi di Jalan Pandanaran Nomor 17, Kota Semarang. 



Di lokasi tersebut, rombongan disambut langsung oleh Uskup Agung Semarang Romo Agung Robertus Rubiyatmoko, Pr. (Romo Rubi). Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, kunjungan ini menjadi simbol penghormatan serta komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.


Usai dari Wisma Uskup Agung, rombongan melanjutkan kunjungan ke Rumah Difabel di Jalan Untung Suropati Kavling 14 Nomor 56, Kapuran Manyaran, Kota Semarang. Di lokasi ini, Forkopimda memberikan perhatian dan dukungan moril sebagai wujud kepedulian sosial serta semangat kebersamaan di momen Natal.


Kunjungan berikutnya dilaksanakan di Panti Asuhan Kristen Eunike yang beralamat di Jalan Puri Anjasmoro Nomor 7, Kota Semarang. Kehadiran Forkopimda disambut dengan penuh sukacita oleh pengurus dan anak-anak panti, sekaligus mempertegas pesan bahwa negara hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.



Rangkaian silaturahmi kemudian dilanjutkan ke Gereja PGPI (Persekutuan Gereja Pantekosta Indonesia) di Jalan Gajahmada, Kota Semarang, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan ibadah Natal yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian.


Sebagai penutup, rombongan mengunjungi LKSA Lima Roti Dua Ikan yang berlokasi di Jalan Gaharu Raya Nomor 30 B, Banyumanik, Kota Semarang. Di tempat ini, Forkopimda kembali menegaskan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama lintas agama serta lintas sektor demi terwujudnya Jawa Tengah yang rukun dan harmonis.


Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi Natal ini mencerminkan sinergitas kuat antara Polda Jawa Tengah dan Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan para pemuka agama. 



“Melalui kegiatan silaturahmi ini, kami ingin menegaskan bahwa Polda Jawa Tengah bersama Forkopimda selalu hadir untuk merawat kebersamaan, memperkuat toleransi, serta memastikan perayaan Natal berlangsung aman, damai, dan penuh sukacita,” ujar Kombes Pol. Artanto.


Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk terus menjaga sikap saling menghormati, memperkuat toleransi, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keharmonisan sosial. 


“Mari kita jadikan momentum Natal ini sebagai penguat persaudaraan dan semangat kebhinekaan demi terwujudnya Jawa Tengah yang aman, rukun, dan sejuk,” pungkasnya.

Wednesday, 24 December 2025

Wakapolda Jateng Tinjau Pospam Rest Area Jalur Pantura, Pastikan Pengamanan Humanis dan Arus Nataru Terkendali


Kabar Ngetren/Brebes - Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Latif Usman melaksanakan peninjauan langsung Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Terpadu di sejumlah rest area sepanjang jalur Pantura Jawa Tengah, Rabu, (24/12/2025). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta kelancaran arus lalu lintas selama Operasi Lilin Candi 2025 menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Peninjauan dimulai sejak pagi hari dengan menyasar seluruh rest area di jalur A dan B mulai dari Kendal hingga Brebes. Pengecekan ini dilakukan mengingat Jalur Pantura menjadi salah satu pintu utama pergerakan masyarakat selama libur Nataru.



Dalam kunjungannya di Pos Terpadu Exit Tol Pejagan Brebes, Wakapolda berpesan pada seluruh personel yang bertugas untuk mengedepankan startegi Hospitality dan Safety dalam pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025.


“Tingkatkan kehadiran Polri dan berikan pelayanan dengan cara yang humanis. Pastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik selama masa libur Nataru,” tegas Wakapolda.



Wakapolda juga menginstruksikan agar personel memperbanyak sarana edukasi publik seperti spanduk imbauan dan media visual lainnya sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Selain itu, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.


“Jika terjadi situasi darurat, seluruh personel harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat. Kesehatan anggota juga harus dijaga agar pelayanan tetap optimal,” tambahnya.



Menjelang malam pergantian tahun, Wakapolda menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pesta dan perayaan secara berlebihan sebagai bentuk empati terhadap korban bencana alam di sejumlah wilayah. Kegiatan perayaan Tahun Baru akan difokuskan pada doa bersama secara religius dan sederhana.


Terkait kondisi lalu lintas, Wakapolda menyampaikan bahwa hingga Rabu siang terjadi peningkatan volume kendaraan di ruas tol maupun jalur arteri Pantura. Namun berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan, arus lalu lintas masih terpantau lancar, aman, dan terkendali.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda juga menekankan pentingnya penegakan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama masa libur Nataru. Ia memastikan penindakan dilakukan secara tegas namun tetap terukur.



“SKB sudah kita sosialisasikan sejak awal. Jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, akan dilakukan tindakan tegas sesuai aturan,” pungkasnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan libur Nataru serta memanfaatkan fasilitas pos pelayanan yang telah disiapkan Polri.


“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian darurat, silakan menghubungi Call Center Polri 110 yang siap melayani 24 jam. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada, patuhi aturan lalu lintas, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh lelah,” tutupnya.


Sumber: ***

Kapolda Jateng Tinjau Pos Pelayanan Tawangmangu, Pastikan Pelayanan dan Keamanan Warga Optimal


Kabar Ngetren/Karanganyar – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. melakukan kunjungan ke Pos Pelayanan (Posyan) Tawangmangu dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025, Selasa, (23/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan optimal selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Setibanya di Posyan Tawangmangu sekitar pukul 12.50 WIB, Kapolda Jateng didampingi Kapolres Karanganyar AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M. dan pejabat terkait langsung meninjau kondisi pos, kesiapan personel, serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan. 


Tak hanya itu, Kapolda juga menyempatkan diri berinteraksi dengan petugas Jasa Raharja dan tenaga kesehatan yang berjaga, termasuk melihat langsung layanan bengkel siaga gratis yang disediakan untuk membantu masyarakat pengguna jalan.



Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jawa Tengah memberikan arahan kepada seluruh personel yang bertugas agar senantiasa menjaga keselamatan, tetap waspada, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. 


Kapolda menekankan pentingnya peran perwira dalam mengingatkan dan mengarahkan anggota di lapangan, sekaligus menjaga sikap tampang dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolda juga mengingatkan agar patroli rutin ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tengah beraktivitas maupun berwisata di kawasan Tawangmangu selama libur akhir tahun.



“Laksanakan tugas dengan ikhlas, tetap solid dan kompak. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesan Kapolda kepada seluruh personel Posyan Tawangmangu.


Menanggapi kegiatan ini, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa pengecekan langsung Kapolda merupakan upaya memastikan seluruh pos pelayanan berfungsi optimal dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama Operasi Lilin Candi 2025.


"Kehadiran pimpinan di lapangan sekaligus untuk memberikan motivasi bagi seluruh personel di lapangan. Melalui kunjungan ini, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Tengah selama Operasi Lilin Candi 2025, " tandasnya.


Sumber: ***

Monday, 22 December 2025

Peduli Kelestarian Alam di Masa Depan, Polda Jateng Tanam 11 Ribu Bibit Pohon di Ungaran


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jateng menunjukkan aksi nyata kepedulian menjaga kelestarian alam dan lingkungan dengan menggelar penanaman pohon bertemakan “Menanam Kebaikan untuk Masa Depan”. Kegiatan ini digelar di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanadipa Universitas Diponegoro (UNDIP), Ungaran Timur, Senin (22/12) pagi.


Dengan semangat gotong royong, Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama sivitas akademika UNDIP, kelompok tani, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melakukan penanaman 11 ribu bibit pohon di lahan seluas 99,65 hektare.


Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa gerakan menanam pohon harus menjadi budaya dan gaya hidup yang dimulai sejak dini. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya berupa imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan.



“Saya mengajak seluruh jajaran, khususnya para Kapolres, untuk mengambil langkah inisiatif menanam pohon di wilayah masing-masing. Ini juga pesan untuk generasi muda, bahwa menanam pohon adalah investasi jangka panjang bagi kehidupan,” tegas Kapolda.


Kapolda Jateng juga menyampaikan apresiasi pada Universitas Diponegoro atas dukungan lahan dan sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.


Senada dengan Kapolda, Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Suharnomo menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini sejalan dengan nilai-nilai akademik UNDIP dalam riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. 



Ia menekankan bahwa tantangan utama dari gerakan penghijauan bukan hanya pada proses menanam, tetapi pada konsistensi merawat dan menjaga pertumbuhannya.


“Setiap pohon yang ditanam hari ini harus terus dipantau. Jadikan pohon-pohon ini sebagai saksi kontribusi sivitas akademika dalam menjaga bumi dan membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujar Rektor Undip.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jawa Tengah dan jajaran Polda Jateng atas kolaborasi yang dinilainya membawa manfaat luas, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat Jawa Tengah secara keseluruhan.


Sementara itu, Kepala Kantor KHDTK Undip Prof. Dr. Ir. Sri Puryono KS menjelaskan bahwa KHDTK Wanadipa memiliki luas sekitar 99,65 hektare dan didukung penuh oleh pimpinan universitas sebagai kawasan hutan pendidikan dan riset. 



Ia menyebut kegiatan penanaman pohon ini sebagai gagasan luar biasa yang memperkuat upaya pemulihan fungsi ekologis kawasan.


“Beberapa hari sebelumnya, kawasan ini juga telah dilakukan penanaman ribuan bibit dengan tujuan yang sama. Kami optimistis, dengan dukungan lintas sektor, KHDTK akan terus tumbuh menjadi hutan yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolda bersama para pimpinan dan peserta secara simbolis melakukan penanaman pohon serta menyerahkan bantuan sosial berupa 40 paket kepada Kelompok Tani Wanadipa Undip. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, dunia akademik, mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


"Kami harap kegiatan ini bisa menjadi komitmen bersama untuk menanam kebaikan hari ini demi masa depan Jawa Tengah yang lebih hijau dan berkelanjutan," tandas Kapolda.


Sumber: ***

Sunday, 21 December 2025

Awali Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jateng Pastikan Pos Pengamanan Siap Layani Masyarakat


Kabar Ngetren/Semarang - Memasuki hari pertama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, Kepolisian Daerah Jawa Tengah memastikan kesiapan seluruh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan Terpadu (Pospam Terpadu) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta mekanisme pelayanan publik berjalan optimal. Keberadaan pos-pos pengamanan tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah, melakukan perjalanan, maupun berlibur di momentum akhir tahun.


“Pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat sejak awal pelaksanaan Operasi Lilin Candi. Seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan kami siapkan untuk melayani masyarakat selama 24 jam, dengan mengedepankan aspek keselamatan dan pelayanan humanis,” ujar Kombes Pol Artanto saat meninjau kesiapan Pos Media Center di GT Kalikangkung pada Sabtu, (20/12/2025), pagi.



Pengecekan kesiapan pengamanan juga dilakukan di jajaran kewilayahan. Di Kabupaten Sragen, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melakukan pengecekan Pos Terpadu yang berlokasi di Alun-alun Kota Sragen. Pos Terpadu tersebut menjadi pusat kendali pengamanan Natal dan Tahun Baru sekaligus titik koordinasi lintas sektor dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa libur.


Sementara itu di Kota Semarang, Polrestabes Semarang melaksanakan pengecekan di sejumlah titik strategis, di antaranya Posko Terpadu Simpang Lima serta Pos Pelayanan di Stasiun Tawang Semarang. Kedua lokasi tersebut berperan penting dalam pengamanan pusat keramaian dan pintu masuk jalur laut selama perayaan Natal dan Tahun Baru.


Selain menjalankan fungsi pengamanan, pos-pos tersebut juga difungsikan sebagai pusat informasi, pelayanan kesehatan, serta tempat masyarakat mendapatkan bantuan apabila menghadapi kendala atau keadaan darurat selama perjalanan.


"Kami menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan Pospam dan Posyan yang telah disiapkan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," tandasnya.


Sumber: ***

Saturday, 20 December 2025

Puncak Arus Mudik Natal Diperkirakan Akhir Pekan Ini, Polda Jateng Imbau Utamakan Keselamatan dan Manfaatkan Rest Area


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jateng memprediksi puncak arus mudik Natal terjadi pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 20-21 Desember 2025. Menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat jelang perayaan Natal 2025, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menghimbau seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.


“Momentum akhir pekan ini perlu menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik serta tidak memaksakan diri saat kondisi fisik mulai lelah,” ujarnya pada Sabtu, (20/12/2025), pagi.


Dirinya turut menghimbau para pengendara memanfaatkan rest area secara optimal sebagai bagian dari manajemen perjalanan, terutama bagi pengemudi jarak jauh dan pengguna jalan tol. Istirahat yang cukup dinilai menjadi kunci untuk mencegah kelelahan dan microsleep yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.



"Jangan berhenti dan beristirahat di bahu jalan tol. Karena sangat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kami himbau jangan membiarkan mesin menyala saat berisirahat dan pastikan kaca mobil sedikit dibuka agar ada sirkulasi udara dan mencegah terjadinya keracunan gas beracun seperti karbon monoksida (gas CO)," lanjutnya.


Selain kesiapan pengemudi, Kombes Pol Artanto juga mengingatkan agar kondisi fisik penumpang serta kendaraan yang digunakan benar-benar dipastikan dalam keadaan prima sebelum dan selama perjalanan. Pemeriksaan kendaraan, mulai dari rem, ban, hingga kelengkapan keselamatan, menjadi langkah penting demi menjamin perjalanan yang aman.


Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara. 


"Dengan disiplin berlalu lintas dan kesadaran bersama untuk menjaga keselamatan, diharapkan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat hingga tiba di tujuan," tandasnya.


Sumber: ***

Friday, 12 December 2025

Polda Jateng Antisipasi Kerawanan Bencana Hidrometeorologi di Solo Raya Jelang Nataru 2025–2026


Kabar Ngetren/Karanganyar - Polda Jawa Tengah menggelar Latihan Manajemen Penanggulangan Bencana di Aula Wira Pratama I Polres Karanganyar pada Kamis, (12/12/2025). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah proaktif untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 - 2026, terutama di wilayah Solo Raya yang memiliki beragam kerawanan hidrometeorologi.


Pelatihan dipimpin langsung oleh Karoops Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Basya Radyananda, S.I.K., M.H., dan dihadiri Kapolres Karanganyar AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M., Wakapolres Kompol Miftakul Huda, serta para pejabat utama dari Polres Karanganyar, Sragen, Wonogiri, dan Sukoharjo. Hadir pula para Kapolsek dari wilayah rawan bencana seperti Tawangmangu, Jenawi, dan Ngargoyoso.



Dalam sambutannya, Kombes Pol. Basya menekankan bahwa pelaksanaan latihan ini adalah bentuk kesiapan nyata Polda Jateng dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem yang kerap muncul di akhir tahun. 


Ia mengajak seluruh peserta untuk memahami karakteristik bencana di wilayah masing-masing sehingga mampu mengambil keputusan cepat dan tepat saat terjadi keadaan darurat.


"Kita berkumpul di sini bukan sekadar memenuhi amanat aturan, tetapi untuk benar-benar menyiapkan diri. Di setiap wilayah, ancaman bencananya berbeda-beda, dan itu harus kita pahami agar langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat dan humanis," ujar Kombes Pol. Basya.



Dalam pemaparannya, ia menguraikan berbagai kerawanan bencana di wilayah Solo Raya. Kabupaten Karanganyar disebut memiliki risiko longsor yang tinggi, terutama di kawasan lereng Gunung Lawu seperti Tawangmangu, Jenawi, dan Ngargoyoso. 


Untuk Kabupaten Sragen, potensi banjir dan angin puting beliung menjadi perhatian utama. Di Kabupaten Wonogiri, curah hujan tinggi kerap memicu longsor dan puting beliung, sementara Sukoharjo menghadapi ancaman banjir dan angin puting beliung yang perlu diantisipasi secara serius.


"Setiap daerah punya tantangannya masing-masing. Karanganyar rawan longsor, Sragen sering dilanda banjir dan puting beliung, Wonogiri menghadapi ancaman longsor dan angin kencang, sementara Sukoharjo juga berisiko banjir dan puting beliung. Semua ini harus kita antisipasi bersama," tegas Karoops.



Karo Ops juga menegaskan bahwa kegiatan ini sesuai dengan amanat UU Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana dan Perkap Nomor 17 Tahun 2009 yang mewajibkan lembaga negara mempersiapkan diri melalui latihan pra-bencana.


Latihan ini diharapkan dapat menciptakan kesamaan persepsi di antara para perwira, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta membentuk pola tindak cepat dalam penanganan kondisi darurat selama Nataru. 


Dengan kesiapsiagaan yang lebih matang, Polda Jateng berkomitmen menjaga agar rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jawa Tengah dapat berlangsung aman, lancar dan terlindungi dari ancaman bencana alam.

Tuesday, 9 December 2025

Polda Jateng Gelar Pelatihan Manajemen Penanggulangan Bencana di seluruh jajaran


Kabar Ngetren/Banjarnegara – Biro Operasi (Roops) Polda Jateng menggelar Latihan Manajemen Penanggulangan Bencana dalam rangka mendukung pengamanan natal 2025 dan tahun baru 2026 di Aula Samgraha Marga Rupa Mapolres Banjarnegara, Selasa, (9/12/2025).


Hadir dalam kegiatan sebagai berikut Karoops Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Basya Radyananda, SIK, MH beserta anggota, Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska, SIK, MM, Para Wakapolres/ta Jajaran Rayon Banyumas, Para PJU Jajaran Rayon Banyumas, Kapolsek Punggelan, Pandanarum dan Pejawaran Polres Banjarnegara serta perwakilan anggota Polres Banjarnegara.



Karoops Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Basya Radyananda, SIK, MH dalam sambutannya mengatakan, latihan ini akan kita laksanakan di 35 Satwil jajaran Polda Jateng dan merupakan amanah Undang-undang no 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan bencana, serta Perkap No 17 tahun 2009 tentang Manajemen Penanggulangan Bencana.


Dimana latihan ini bertujuan untuk melatih para pejabat satuan wilayah agar mampu menjadi manajer dalam tugas-tugas penanggulangan bencana, serta mengaktifkan kolaborasi dan integrasi antar fungsi saat bekerja dilapangan



Selain itu, lanjut dia, ini merupakan sarana berlatih bagi para manajer, jika terdapat adanya masalah bisa dapat mengatasi dan dapat mengendalikan anggotanya.


"Sebagai upaya peningkatan kemampuan tindakan Polisi sebagai pelayan dan pelindung masyarakat, sebagai seorang manajer tahu apa yang harus dikerjakan," ucap dia.



"Sehingga sebagai seorang manajer paham bahwa saat bekerja ada dasar atau pedoman kerja yang harus di patuhi dalam bertindak," tuturnya.


Sementara itu, Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska, SIK, MM mengatakan, suatu kebanggaan dan kehormatan karena Banjarnegara dipilih sebagai tuan rumah dalam latihan ini.


"Semoga dengan kegiatan ini dapat mendukung pelaksanaan tugas keseharian kita sebagai anggota Polri," tutup dia.


Sumber: ***

Friday, 5 December 2025

Polda Jateng Gelar Rakor Lintas Sektoral, Matangkan Kesiapan dan Perkuat Sinergi Pengamanan Nataru 2025-2026


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan diselenggarakan pada Jumat, (5/12/2025), pagi di Aula Lantai 2 Mapolda Jateng ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jateng (Dirlantas), Kombes Pol Pratama Adhyasastra.


Rakor dihadiri seluruh Pejabat Utama Ditlantas, para Kasat Lantas dan KBO dari 35 Polres jajaran, serta perwakilan instansi terkait. Dalam sambutannya, Dirlantas menegaskan bahwa Rakor Linsek digelar untuk menyatukan persepsi dan merumuskan langkah-langkah komprehensif di lapangan. 


Sinergi antarpihak disebutnya sebagai kunci terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) selama libur Nataru di seluruh wilayah Jawa Tengah. 


“Rapat ini sebagai langkah awal kita melaksanakan pengamanan Nataru melalui Operasi Lilin Candi 2025 yang rencananya akan digelar pada tanggal 19 Desember hingga 4 Januari mendatang. Pengamanan ini untuk memastikan masyarakat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman, nyaman, dan lancar. Ini bukan hanya tugas kepolisian, melainkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya. 



Paparan teknis mengenai strategi dan kesiapan Polda Jateng menghadapi Nataru disampaikan Kaur Bin Ops Ditlantas, AKBP Aidil, yang menguraikan berbagai potensi permasalahan serta strategi penanganannya. Ia menjelaskan kondisi jalur tol, arteri, hingga akses menuju objek wisata, termasuk indikator permasalahan serta pentahapan cara bertindak yang telah dipetakan.


Dalam paparannya, disebutkan bahwa puncak arus mudik Natal diprediksi terjadi pada 20 Desember, dengan arus balik pada 28 Desember 2025. Sementara puncak arus mudik Tahun Baru diperkirakan berlangsung pada 24 Desember, dengan arus balik pada 4 Januari 2026.


Polda Jawa Tengah juga akan menyiapkan 219 Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah. Kegiatan operasi seluruh pos tersebut akan dikendalikan secara terpusat melalui Posko Terpadu GT Kalikangkung.


Wilayah Jawa Tengah merupakan salah satu propinsi yang menjadi tujuan destinasi Masyarakat selama masa liburan Nataru. Propinsi ini memiliki lima jalur utama yang siap dilalui Masyarakat dan pengguna jalan, yaitu Jalur Tol Trans Jawa, Pantura, Jalur Tengah, Jalur Selatan, dan Pantai Selatan. 


Jalur tol tetap menjadi favorit mobilitas, sehingga berbagai langkah antisipasi disiapkan: penambahan gardu tol, pengadaan SPBU mobile, penyediaan mobil dan truk derek setiap 15 km, hingga ketersediaan crane untuk mempercepat evakuasi kendaraan saat terjadi kecelakaan.


Di jalur arteri, Ditlantas bersama instansi terkait juga menyiapkan langkah serupa, termasuk melakukan ramp check di sejumlah terminal dan pangkalan untuk memastikan kendaraan umum seperti bus dan travel dalam kondisi layak jalan.


Rakor turut membahas pembatasan operasional kendaraan bersumbu tiga sebagaimana teruang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga kementerian. Pembatasan ini berlaku pada 19–20 Desember, 23–28 Desember, serta 2–4 Januari. Selama masa tersebut, kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya pengangkut BBM, sembako, komoditas pertanian dan peternakan yang dilengkapi stiker khusus (barcode) dari Dinas Perhubungan.


Perhatian khusus juga diarahkan pada pengamanan 227 objek wisata di Jawa Tengah. Polda Jawa Tengah juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna mencegah kepadatan arus kendaaan yang menuju sepuluh obyek wisata favorit seperti Dieng, Kota Lama Semarang, Borobudur, Prambanan, Pantai Karangjahe, Guci, Masjid Agung Demak, Masjid Syeikh Zayed, Waduk Gajah Mungkur, dan Pantai Menganti.


Selain itu, upaya penanganan dan mitigasi bencana alam secara sinergi dan kolaboratif turut menjadi pembahasan serius mengingat potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun. 


Polda Jawa Tengah telah memetakan beberapa wilayah yang berpotensi rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor serta menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan bila terjadi situasi darurat.


Mengakhiri kegiatan, Dirlantas menegaskan kembali bahwa keberhasilan operasi pengamanan Nataru bergantung pada sinergi dan kolaborasi yang baik dari seluruh instansi terkait. 


“Mewujudkan kamseltibcar adalah tugas bersama. Sinergi yang kuat dari seluruh stakeholder merupakan kunci keberhasilan dalam kegiatan operasi. Kehadiran kita di tengah masyarakat adalah untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan mereka dapat berkendara dengan aman serta nyaman selama masa libur Nataru,” tutupnya.


Sumber: ***

Tuesday, 18 November 2025

Kapolda Jateng Tinjau Lokasi Pengungsian Longsor Banjarnegara, Pastikan Kesiapan Anggota Tangani Bencana


Kabar Ngetren/Banjarnegara - Upaya penanganan bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, terus dikebut. Pada Senin, (17/11/2025), sore, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi serta jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah meninjau langsung posko pengungsian warga di Kantor Kecamatan Pandanarum.


Kedatangan rombongan diawali dengan mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana yang dipimpin Gubernur Jawa Tengah. Rapat tersebut membahas langkah mitigasi, penanganan darurat, hingga percepatan pencarian warga yang masih hilang.



“Dalam rapat tersebut, Bapak Kapolda bersama Gubernur, Pangdam, Kepala BPBD, dan seluruh unsur terkait membahas upaya tanggap bencana yang dilakukan. Termasuk mengecek kesiapan anggota di lapangan dalam proses evakuasi, pencarian korban, hingga pelayanan terhadap warga terdampak,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, yang turut mendampingi Kapolda dalam kegiatan tersebut, Senin, (17/11).


Usai rapat, Kapolda bersama Gubernur dan rombongan bergerak menuju posko pengungsian. Mereka menyapa warga satu per satu, mendengarkan keluhan, serta menyerahkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama berada di pengungsian. Sentuhan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana.



Bencana longsor pada Minggu, (16/11/2025), pukul 14.30 WIB berdampak cukup luas. Sebanyak 981 jiwa terdampak, 876 warga mengungsi (719 di posko kecamatan, 157 di rumah warga). Sekitar 30 rumah rusak atau terancam longsor. Sebanyak 27 warga masih hilang dan dalam pencarian, sementara dua korban meninggal dunia telah ditemukan.


Situasi lapangan masih rawan akibat kontur tanah labil dan hujan yang terus mengguyur. Tim gabungan bekerja ekstra hati-hati untuk menghindari longsor susulan. Polri mengerahkan Unit K9 dari jajaran Satwa Polri untuk mempercepat pencarian korban.



“Kami memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada demi mempercepat pencarian warga yang hilang,” jelas Kabid Humas.


Hingga saat ini, seluruh unsur gabungan masih bekerja di lokasi. Polri bersama pemerintah daerah memastikan bahwa warga mendapat perlindungan, layanan, dan dukungan penuh hingga keadaan pulih.


Sumber: Bidhumas Polda Jateng.

Monday, 10 November 2025

Polda Jateng Gelar Upacara Hari Pahlawan, Teladani Semangat Juang Kepahlawanan dalam Tugas Sehari-hari


Kabar Ngetren/Semarang - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025, pada hari Senin, (10/11/2025), pagi, di Lapangan Upacara Mapolda Jateng. Kegiatan yang diikuti sekitar 250 personel perwakilan dari seluruh Satuan Kerja (Satker) ini menjadi momentum refleksi bagi jajaran kepolisian untuk meneladani semangat juang dan nilai kepahlawanan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Upacara dipimpin oleh Waka Polda Jateng Brigjen Pol Latif Usman selaku Inspektur Upacara, mewakili Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan pesan-pesan perjuangan para pahlawan bangsa.



Dalam kesempatan tersebut, Waka Polda membacakan amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang menekankan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus ditransformasikan menjadi aksi nyata di masa kini.


“Perjuangan hari ini tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian tulus. Namun semangatnya tetap sama, yakni membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” ujar Brigjen Pol Latif Usman saat membacakan amanat.



Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan keadilan sosial dan pelayanan prima sebagai bentuk nyata meneladani semangat kepahlawanan.


Dalam amanatnya, disebutkan tiga nilai utama kepahlawanan yang wajib diteladani oleh aparat penegak hukum:

Kesabaran, yakni sabar dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, membangun kebersamaan, dan menghindari sikap tergesa-gesa dalam bertindak.

Mengutamakan Kepentingan Bangsa, dengan menempatkan kehormatan sejati bukan pada jabatan yang diemban, melainkan pada manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Pandangan Jauh ke Depan, menjalankan tugas dengan visi untuk generasi mendatang, menjadikan pengabdian sebagai ibadah, dan pantang menyerah dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan.


Semangat perjuangan tersebut, terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang mencakup penguatan ketahanan nasional, pemerataan pendidikan, keadilan sosial, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan berdaya.



Menutup amanatnya, Brigjen Pol Latif Usman mengajak seluruh jajaran Polda Jateng untuk menjaga api perjuangan para pahlawan melalui dedikasi dalam tugas.


“Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Caranya dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” tegasnya.


Polda Jateng berkomitmen terus bergerak, bekerja, dan berdampak positif bagi keamanan dan ketertiban masyarakat Jawa Tengah, menjadikan semangat “Pahlawanku Teladanku” sebagai energi dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.


Sumber: Bidhumas Polda Jateng.

Sunday, 9 November 2025

Polda Jateng Asistensi Kesiapsiagaan Bencana di Polres Kebumen


Kabar Ngetren/Kebumen – Polda Jawa Tengah menurunkan melaksanakan Asistensi Tanggap Bencana di Polres Kebumen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi potensi bencana alam di wilayah selatan Jawa. 


Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Karoops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda yang didampingi Tim Asistensi, Sabtu, (8/11/2025).


Selain Polres Kebumen, kegiatan asistensi juga diikuti personel Polres Purworejo. Sejumlah instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kebumen turut hadir, memperlihatkan sinergi lintas lembaga dalam menghadapi ancaman bencana.



Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya strategis Polda Jateng untuk memastikan kesiapan Polri di wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana. 


“Kebumen memiliki topografi yang kompleks, dari dataran tinggi, perbukitan, hingga dataran rendah. Saat musim hujan seperti sekarang, kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi hal utama,” ujar AKBP Eka Baasith Syamsuri. 


Dalam kegiatan itu, Tim Asistensi meninjau langsung peralatan Search and Rescue (SAR) dan kendaraan dinas milik Polres Kebumen. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan operasional dalam kondisi laik pakai. 



“Jika terjadi bencana, kita harus segera membentuk satuan tugas (satgas) tanggap bencana agar penanganan di lapangan cepat dan terkoordinasi sesuai arahan Polda Jateng,” kata Kapolres.


Karoops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda juga memberikan pembekalan terkait dasar hukum penanganan bencana, merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Ia menegaskan bahwa dalam setiap tindakan, Polri memiliki pedoman hukum yang jelas.


“Dalam penanggulangan bencana, kita harus berpegang pada prinsip cepat dan tepat, humanis, objektif, transparan, serta akuntabel,” tegas Kombes Pol Basya Radyananda.


Kegiatan asistensi juga menjadi upaya sinergi antara Polri, BPBD, Damkar, dan instansi lain dalam menyiapkan langkah-langkah antisipatif menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kebumen dan sekitarnya.


Sumber: Humas Polres Kebumen.

Trending