Thursday, 8 January 2026

Ady Setiawan Dilantik Jadi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang

Ady Setiawan Dilantik Jadi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang

Semarang – Pemerintah Kota Semarang resmi melantik DR. Ir. Ady Setiawan, SH, MH, MM, MT sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Rabu (07/01/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di lingkungan Balai Kota Semarang.


Dalam sambutannya, Agustina menegaskan bahwa Ady Setiawan langsung dihadapkan pada sejumlah agenda strategis, terutama percepatan proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Semarang Barat serta rencana pengembangan SPAM Semarang Timur.


“Kondisi pelayanan air masih perlu dilancarkan. Ini menjadi pekerjaan besar. Selain itu, SPAM Semarang Timur diharapkan segera dimulai agar jaringan pelayanan air bersih bisa menjangkau lebih banyak warga,” ujar Agustina Wilujeng.


Tak hanya soal air minum, Agustina juga menyampaikan bahwa Asian Development Bank (ADB) akan memberikan dukungan pembangunan SPALDT (Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat). Dalam proyek tersebut, PDAM Tirta Moedal akan menjadi mitra utama pelaksana di daerah.


“Tantangannya tidak ringan karena bukan hanya mengelola air bersih, tapi juga pengolahan limbah domestik. Dua tugas besar ini menuntut fokus dan manajemen yang kuat,” tegasnya.


Fokus Efisiensi dan Peningkatan Pelayanan


Usai pelantikan, Ady Setiawan yang akrab disapa Mas Wawan atau Pakde Air menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan nyata di tubuh PDAM Tirta Moedal, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Kota Semarang.


“Dalam waktu dekat, kami akan memprioritaskan efisiensi teknis dan pelestarian lingkungan. Penanganan pengaduan pelanggan harus cepat dan responsif. Di sisi lain, efisiensi biaya operasional menjadi kunci untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” kata Ady Setiawan.


Selain itu, Ady juga menyoroti persoalan serius terkait penggunaan air tanah yang masif di Kota Semarang. Menurutnya, eksploitasi berlebihan berkontribusi langsung terhadap penurunan muka tanah.


“Pengambilan air tanah secara berlebihan memicu degradasi lingkungan. Penegakan Perda Pengendalian Air Tanah harus diperkuat. Kami akan mengimbanginya dengan percepatan suplai air melalui optimalisasi SPAM Semarang Barat dan pengembangan SPAM Semarang Timur atau Jragung,” jelasnya.


Rekam Jejak di PDAM


Sebelum dipercaya memimpin PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Indramayu. Ia dilantik oleh Bupati Indramayu, Nina Agustina, pada Kamis, 4 November 2021, di Pendopo Kabupaten Indramayu.


Meski memiliki rekam jejak tersebut, Ady Setiawan memilih mengundurkan diri beberapa bulan sebelum masa jabatannya berakhir di Indramayu. Kini, ia kembali dipercaya memegang peran strategis di sektor layanan air bersih ibu kota Jawa Tengah.



Penulis: Thoha

Editor: Maz Friend

Trending