Showing posts with label LDII Purbalingga. Show all posts
Showing posts with label LDII Purbalingga. Show all posts

Saturday, 29 November 2025

Pengurus LDII Purbalingga Dilantik, Wabup Dimas Ajak Perkuat Sinergi dan Kerukunan Umat


Kabar Ngetren/Purbalingga – Sebanyak 38 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purbalingga periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua DPW LDII Jateng Prof Dr Singgih Tri Sulistiyono M.Hum di Pendapa Dipokusumo, Jumat, (28/11/2025). Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani.


Dalam sambutannya, Wabup Dimas menyampaikan selamat kepada ketua dan seluruh pengurus LDII yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat membawa semangat dan motivasi untuk terus berperan dalam pembangunan sosial kemasyarakatan dan keagamaan di Kabupaten Purbalingga.



“Semoga pelantikan ini menjadi momentum bagi pengurus LDII untuk terus bersama-sama membangun Purbalingga, khususnya di bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan,” ujar Wabup.


Tak lupa, Wabup Dimas juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada ketua serta pengurus LDII periode sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi mereka selama ini. Ia menegaskan bahwa kiprah LDII telah memberi warna positif dalam upaya memajukan organisasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah.



Sebagai salah satu organisasi keagamaan, LDII dinilai memiliki peran penting dalam membina umat, memperkuat nilai moral, dan merawat kerukunan antarumat beragama. Karena itu, Wabup Dimas mengajak LDII untuk terus menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.


“Saya berharap di bawah kepemimpinan yang baru, LDII dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan baik, serta menyempurnakan hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Selain itu, LDII juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga toleransi dan harmoni antarumat beragama di Purbalingga,” tuturnya.


Menjelang peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purbalingga pada Desember 2025, Wabup juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan Purbalingga agar semakin maju dan sejahtera. Ia berharap momentum tersebut dapat mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat.



“Semoga Hari Jadi ke-195 Purbalingga menjadi pemersatu dan penguat kolaborasi untuk mewujudkan Purbalingga yang lebih baik,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Purbalingga terpilih, Kusno Raharjo, menyampaikan harapannya agar sinergi antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus terjalin dengan baik. 


Ia menegaskan komitmen LDII untuk mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program dakwah, pendidikan, dan pembinaan masyarakat. 


Sumber: tha/prokompim.

Saturday, 27 January 2024

Bertemu Keluarga Besar LDII Purbalingga, Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan Indonesia Bukan Negara Sekuler ataupun Agama


PURBALINGGA - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan sebagai negara yang Berketuhanan Yang Maha Esa, agama menduduki peran penting dan strategis dalam kehidupan berbangsa. 

Rumusan sila pertama Pancasila, pada prinsipnya menegaskan bahwa bangsa Indonesia mengakui adanya Tuhan. 

Indonesia bukanlah negara sekuler yang sama sekali tidak melibatkan unsur agama dalam urusan negara, namun juga tidak dimaknai sebagai negara agama yang melandaskan salah satu agama sebagai dasar konstitusi.

"Negara menjamin kemerdekaan setiap individu untuk memeluk agamanya masing-masing, dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya. Serta menjalankan ajaran agamanya dengan cara yang berkeadaban, yaitu hormat-menghormati satu sama lain," ujar Bamsoet dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI hari ke-9 dalam kunjungannya ke Dapil-7 Jawa Tengah bersama DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah, Jumat (26/1/24).

Hadir antara lain Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR Hentoro Cahyono, Wakil Ketua DPW LDII Jawa Tengah Khotikul Husen, serta Ketua DPD LDII Purbalingga Kusno Raharjo.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini memaparkan, selaras dengan peran agama yang begitu sentral kedudukannya dalam kehidupan berbangsa, maka eksistensi organisasi keagamaan juga memiliki peran yang signifikan. 

Baik sebagai entitas kelembagaan yang menaungi berbagai aktivitas umat beragama, maupun sebagai mitra strategis pemerintah dalam urusan keagamaan. 

"Salah satu peran penting ormas keagamaan dalam kehidupan berbangsa adalah membangun cipta kondisi untuk mewujudkan harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini penting, karena selain isu agama memiliki sensitivitas tinggi, jika kita merujuk pada ribuan kasus kekerasan dan diskriminasi, tidak sedikit yang ditengarai berlatar belakang persoalan agama, atau disangkutpautkan dengan agama," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini memaparkan, fenomena aksi kekerasan dan radikalisme yang mengatasnamakan agama, serta pecahnya konflik sosial dengan latar belakang agama, mengindikasikan bahwa masih ada sebagian kelompok masyarakat yang memaknai ajaran agama secara sempit. 

Masih ada fanatisme berlebihan dalam menjalankan ajaran agama yang dapat menjadi ancaman dan mencederai semangat persatuan dan kesatuan. 

"Di sinilah makna penting kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang kita selenggarakan pada hari ini. Pembangunan karakter dan jatidiri bangsa melalui pemasyarakatan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI diharapkan mampu mengatasi fenomena melemahnya wawasan kebangsaan," pungkas Bamsoet. (*)

Trending