Showing posts with label May Day 2024. Show all posts
Showing posts with label May Day 2024. Show all posts

Wednesday, 1 May 2024

Ribuan Buruh Surabaya Kritik Kinerja Gubernur Khofifah dalam Aksi May Day


Kabar Ngetren/Surabaya - Ribuan buruh dari berbagai organisasi di Jawa Timur menggelar aksi dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya. Rabu, (1/5). Dalam aksi tersebut, Sekretaris Komite Eksekutif Partai Buruh Jawa Timur, Fajar Rubiyanto, mengekspresikan kekecewaannya terhadap Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa.

Salah satu kritik utama yang disampaikan adalah kegagalan Khofifah dalam menangani persoalan ketenagakerjaan, terutama terkait dengan tidak terwujudnya Perda Jaminan Pesangon. Fajar menyebut bahwa janji tersebut sudah diutarakan sejak 2019 namun tidak terlaksana dengan baik, meninggalkan banyak pekerja tanpa perlindungan saat terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Fajar, yang juga merupakan anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), menjelaskan bahwa penyelesaian masalah pesangon dan PHK di Jawa Timur seringkali memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun karena proses mediasi yang rumit.

Dia menambahkan bahwa meskipun banyak kejadian terkait masalah pesangon dan PHK di Jawa Timur, harapan untuk adanya badan hukum dan aturan yang melindungi pekerja tidak kunjung terealisasi.

Sebagai perwakilan massa buruh dan Partai Buruh, Fajar menegaskan bahwa mereka tidak akan mendukung Khofifah untuk menduduki jabatan Gubernur Jawa Timur dua periode. Menurutnya, dengan banyaknya masalah ketenagakerjaan yang belum terselesaikan dan janji yang tidak terealisasi, Khofifah tidak layak untuk memimpin Jawa Timur kembali. 

Sumber: Redho, editor: eFHa. 

Kapolri Pastikan Pengamanan May Day Berjalan Aman dan Damai


Kabar Ngetren/Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung memastikan pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Rabu, (1/5). Dalam tinjauannya, Sigit memastikan bahwa seluruh kegiatan penyampaian aspirasi buruh di seluruh Indonesia berlangsung aman dan damai.

"Saya berterima kasih kepada semua serikat buruh yang telah ikut serta dari pagi hingga sore ini. Semuanya berjalan lancar, aman, dan tertib," kata Sigit kepada wartawan yang mendampinginya bersama petinggi Polri dan elemen buruh Indonesia.


Sigit juga menegaskan komitmen Polri dalam memperjuangkan hak-hak buruh dengan membentuk tim khusus yang fokus melindungi mereka. Pembelaan dan perlindungan hak juga diperluas untuk buruh migran di luar negeri.

"Demi memantapkan komitmen mengawal hak buruh, Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, akan diangkat sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Ketenagakerjaan," ujar Sigit.

Sigit juga mengapresiasi komitmen buruh yang merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta membuka ruang investasi dan lapangan kerja.

"Stabilitas kamtibmas yang baik adalah kunci untuk pertumbuhan ekonomi dan investasi yang berkelanjutan. Terima kasih atas kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas kamtibmas," tambahnya.

Sumber: Lp. Muh. Rusmin, editor: eFHa. 

Mayday 2024 di Banyumas: Sinergi Antara Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah


Kabar Ngetren/Banyumas - Ketua SPSI Kabupaten Banyumas, Drs. Haris Subiyakto, yang juga merupakan ketua panitia perayaan Hari Buruh Internasional atau Mayday tahun 2024 tingkat kabupaten Banyumas, menyatakan bahwa ribuan buruh berkumpul di kompleks kantor Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas untuk mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari senam sehat bersama, donor darah, pameran UMKM, hingga panggung hiburan musik dan undian doorprize. Hadiah utamanya adalah 11 sepeda motor yang membuat total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut Haris, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara panitia, Apindo, para pengusaha, Forum HRD, dan didukung oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas, serta berbagai pihak lainnya seperti BPJS, PMI, dan para dermawan. 

Tujuannya adalah untuk memfasilitasi hubungan yang positif antara buruh dan pengusaha dalam upaya menciptakan hubungan industrial Pancasila yang dinamis, kondusif, dan harmonis, serta meningkatkan daya saing tenaga kerja.


Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Daerah, Apindo, SPSI, Forum HRD, BPJS, dan para pekerja. Dia menyebut Mayday di Banyumas sebagai bukti kebersamaan yang luar biasa, menggambarkan sinergi yang baik antara buruh, pengusaha, dan Pemerintah Daerah.

Kegiatan Mayday di Banyumas dipuji karena berlangsung dengan semarak dan aman. Ada pula kegiatan donor darah sebagai upaya deteksi dini HIV/AIDS, serta berbagai hadiah yang didanai oleh para pengusaha, perbankan, dan Apindo Banyumas. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto, menyebutkan bahwa acara ini bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah, serta menghimbau pengusaha untuk terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam hubungan industrial mereka.

Dalam kesimpulannya, Mayday 2024 di Banyumas dianggap sebagai peristiwa yang sukses, di mana tidak ada tuntutan yang bersifat anarkis, tetapi justru dipenuhi dengan semangat apresiasi terhadap sejarah buruh dan kerja sama yang harmonis antara semua pihak terkait.

Sumber: Djarmanto-YF2DOI, editor: eFHa. 

Aksi Solidaritas Putra Ketum PWDPI Lampung dalam Peringati May Day 2024


Kabar Ngetren/Lampung - Ratusan orang berkumpul di Tugu Adipura dan depan DPRD Provinsi Lampung pada Rabu (1/5) untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day dengan aksi unjuk rasa. 

Para demonstran menuntut pencabutan UU Cipta Kerja dan PP turunannya serta menolak politik upah murah, sambil mendesak perlindungan yang adil bagi buruh migran.

Di antara peserta aksi, hadir Putra Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah Roni Salim, dan Ahmad Fauzun Arrasyid, mahasiswa Fakultas Hukum Pidana di Perguruan Tinggi Malahayati Lampung.


Fauzan, sapaan akrab Ahmad Fauzun Arrasyid Nurwansyah, menyatakan bahwa kehadiran mereka adalah bagian dari partisipasi untuk mendukung buruh.

"Kami di sini bersama mahasiswa lainnya untuk turut serta dalam aksi damai memperjuangkan nasib para buruh," ujar Fauzan.

Tuntutan para demonstran meliputi berbagai hal, termasuk ratifikasi konvensi ILO 190, penghentian union busting, pengesahan RUU PRT, pencabutan UU KUHP no 1 tahun 2023, pencabutan UU ASN, pendidikan gratis, reforma agraria, hingga penyelesaian pelanggaran HAM.

Fauzan menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk menyuarakan aspirasi, tetapi juga untuk melakukan bakti sosial seperti konsultasi hukum dan kesehatan gratis, serta pembagian baju layak pakai kepada yang membutuhkan.

"Kami mulai beralih ke kegiatan yang bermanfaat, seperti konsultasi hukum gratis, konsultasi kesehatan gratis, dan pembagian pakaian layak pakai kepada yang membutuhkan," tambahnya.

Aksi ini menunjukkan semangat solidaritas antara mahasiswa dan buruh dalam memperjuangkan hak-hak yang adil.

Sumber: Tim/*, editor: eFHa. 

Trending