Showing posts with label Partai Nasdem. Show all posts
Showing posts with label Partai Nasdem. Show all posts

Monday, 7 August 2023

Bacaleg Dewi Artiati Blusukan Lewat Budaya

Bacaleg Dewi Artiati Blusukan Lewat Budaya

Kabar Ngetren/CILACAP - Dewi Artiati, seorang Bacaleg dari Partai Nasdem, melaksanakan blusukan ke rumah warga di Desa Widarapayung Wetan. Dalam kunjungannya, ia bertemu dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan mendiskusikan program-programnya. Ketua KWT, Rasmi, menyatakan kesiapannya untuk mendukung program Bacaleg Dewi Artiati dari Partai Nasdem, yang mencalonkan diri di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 dengan nomor urut dua. Kunjungan tersebut dilakukan pada Sabtu, 5 Agustus 2023.

Kegiatan blusukan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengumpulkan dukungan bagi Partai Nasdem dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Selain itu, Dewi Artiati ingin mendapatkan pemahaman langsung tentang kondisi di lapangan serta kebutuhan dan keluhan warga.

Dalam dialog dengan warga, terungkap bahwa para petani dan pedagang menghadapi keluhan terkait stabilitas harga bahan pokok, infrastruktur, dan akses permodalan.
Dewi Artiati menyampaikan keluhan-keluhan tersebut kepada wartawan saat ditemui selama blusukan.

Selain melakukan blusukan, Dewi Artiati juga berpartisipasi dalam acara di Desa Widarapayung Wetan yang dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit. Acara ini menampilkan Ki Dalang terkenal, Ogi Titis Sabdo Carito, yang merupakan putra daerah. Acara tersebut diadakan pada malam hari.

Sebelum pentas pagelaran wayang kulit, malam sebelumnya, acara budaya tradisional Gunungan telah dilakukan oleh warga setempat sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya tradisional nenek moyang. Antusiasme warga sangat tinggi dalam mengikuti acara syukuran Mentri Bumi yang diadakan setiap tahun. Acara berjalan lancar, kondusif, aman, dan sukses.

Kegiatan blusukan Dewi Artiati dan acara budaya ini menjadi bukti komitmen untuk mendengarkan dan mewakili aspirasi masyarakat dalam upaya memajukan daerah. (red)

Saturday, 10 June 2023

Perpecahan Koalisi, Nasib Anies Terancam?

Perpecahan Koalisi, Nasib Anies Terancam?

Kabar Ngetren - Partai Demokrat dan Nasdem sedang mengalami perpecahan, dan hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai nasib Anies Baswedan, yang awalnya didukung oleh kedua partai sebagai calon presiden potensial dalam pemilihan 2024. 

Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, membantah tuduhan bahwa partainya memaksa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, untuk menjadi pasangan cawapres Anies Baswedan.

Andi menyatakan bahwa Partai Demokrat tidak pernah memaksa AHY menjadi cawapres Anies Baswedan, dan ia menyarankan untuk mengajukan pertanyaan tersebut kepada Anies Baswedan sendiri, serta kepada Ketua Umum Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Ia juga menekankan bahwa keputusan mengenai calon cawapres harus dibuat oleh calon presiden sesuai dengan Piagam Koalisi.

Penyangkalan ini dilakukan sebagai respons terhadap pernyataan Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai Nasdem, yang mengklaim bahwa Partai Demokrat terus mendorong AHY menjadi pasangan Anies. 

Sahroni menyebut bahwa Partai Demokrat bersikeras agar AHY menjadi kandidat, tanpa mempertimbangkan opsi lain.

Perbedaan pendapat antara kedua partai ini telah menyebabkan kebingungan di kalangan publik. Publik telah melihat adanya pertukaran argumen dan kritik halus antara Nasdem dan Partai Demokrat di media. 

Akibatnya, banyak yang menjadi skeptis apakah Partai Demokrat akan terus mendukung Anies sebagai calon presiden jika pilihan mereka untuk cawapres, yaitu AHY, tidak dipilih.

Selain itu, kekhawatiran juga timbul dari relawan Anies Baswedan, yang mengungkapkan kekhawatiran di media sosial. 

Mereka khawatir tentang kemampuan Anies untuk tetap menjadi calon yang layak hingga proses pendaftaran pada Oktober 2024. Relawan khawatir bahwa jika Partai Demokrat menarik dukungannya, baik PKS maupun Nasdem mungkin kesulitan mencapai ambang batas electoral 20% yang diperlukan. 

Hal ini bisa memaksa mereka untuk membentuk koalisi baru atau mencari dukungan dari partai lain untuk bergabung dalam Koalisi Perubahan.

Dinamika politik seputar Anies Baswedan sebagai calon yang didukung telah menjadi topik yang menarik perhatian publik.

Masih ada harapan di kalangan netral bahwa Anies akan tetap menjadi calon presiden, karena hal ini akan memungkinkan adanya tiga atau bahkan empat calon yang beragam dalam pemilihan 2024 mendatang. (my)

Sunday, 14 May 2023

Peran Artis dalam Pemilu: Kontribusi atau Kepentingan Politik?




Kabar Ngetren/Jakarta - Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru-baru ini telah mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) mereka ke Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) untuk Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2024. 

Terdapat berbagai nama artis Tanah Air yang mendaftar sebagai bacaleg dari kedua partai tersebut, menandakan bahwa para artis semakin tertarik untuk terjun ke dunia politik.

Nasdem memiliki sejumlah artis yang akan berkontestasi dalam Pileg 2024, seperti Choky Sitohang, Annisa Bahar, Reza Artamevia, Ali Syakieb, Didi Riyadi, Nafa Urbach, Diana Sastra, dan Ramzi. 

Mereka memiliki latar belakang yang berbeda, namun memiliki satu tujuan yang sama yaitu memperebutkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Sementara itu, PKS memiliki satu artis yang mendaftar sebagai bacaleg, yaitu Narji eks anggota grup komedian terkenal Cagur. 

Narji maju sebagai bacaleg untuk daerah pemilihan Jawa Tengah dan menyatakan fokusnya pada pengembangan pertanian di daerah tersebut.

Pemilu 2024 masih jauh, namun para elit partai politik telah mempersiapkan diri dengan menunjukkan visi dan misi mereka. 

Kedua partai tersebut berkomitmen untuk memenangkan Pemilu 2024 dengan menawarkan para bacaleg yang berkualitas dan memiliki integritas tinggi.

Bagi para artis yang mendaftar sebagai bacaleg, terjun ke dunia politik merupakan tantangan yang besar namun juga merupakan kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. 

Bagi masyarakat, Pileg 2024 akan menjadi pesta demokrasi yang penting untuk menentukan arah kebijakan publik selama lima tahun ke depan. 

Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama memilih dengan bijak pada Pileg 2024 nanti. (Maulana Yusuf)

Trending