Showing posts with label Papua Pegunungan. Show all posts
Showing posts with label Papua Pegunungan. Show all posts

Tuesday, 23 April 2024

KOOPS TNI HABEMA Gelar Kegiatan Teritorial di Enam Wilayah Nduga Papua Pegunungan


Kabar Ngetren/Nduga - Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA telah menggelar kegiatan Teritorial sejak tanggal 3 April 2024 hingga saat ini di 6 wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Keenam wilayah tersebut meliputi Distrik Mbuwa, Distrik Yigi, Distrik Dal, Distrik Mugi, Distrik Mapenduma, dan Distrik Paro. Selasa, 23/4.

Kegiatan Teritorial dilaksanakan oleh Satgas Teritorial yang dipimpin oleh Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan. Kegiatan ini mencakup bagi-bagi Sembako, bantuan kesehatan gratis, bantuan belajar kepada siswa-siswi setempat, pembagian perlengkapan sekolah, dan dukungan playgroup anak-anak asli Papua. 


Hal ini merupakan realisasi dukungan TNI dalam pemberian pelayanan dasar terhadap masyarakat Papua sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua.

Dalam tindaklanjut terhadap Inpres tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah menegaskan strategi "smart power" yang melibatkan soft power, hard power, dan diplomasi militer. Implementasi strategi ini dilakukan melalui pembentukan Komando Operasi HABEMA.

Pangkoops HABEMA menyatakan bahwa kegiatan Teritorial di enam wilayah Nduga adalah wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat setempat, sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan Papua. eFHa. 

Friday, 19 April 2024

Operasi TNI Berhasil Menangkap Anggota OPM dan Sita Senjata


Kabar Ngetren/Nduga - Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dipimpin oleh Kodap III/Ndugama di bawah kepemimpinan Egianus Kogoya, telah beberapa kali melakukan serangan terhadap Pos TNI di Kampung Paro, Distrik Kenyam, Nduga, Provinsi Papua Pegunungan sejak awal 2024. Penyerangan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya OPM untuk mengganggu keamanan wilayah Papua.

Menghadapi aksi tersebut, Komando Operasi TNI (Koops TNI) HABEMA telah meluncurkan Operasi Penindakan OPM selama 5 hari, dimulai pada Senin, 15/4, di wilayah Paro. Operasi ini berhasil dalam melumpuhkan kekuatan OPM di wilayah tersebut.

Dalam operasi penindakan tersebut, Koops HABEMA berhasil menemukan sejumlah hasil yang signifikan. Dua anggota OPM berhasil ditangkap, meskipun beberapa anggota lainnya berhasil melarikan diri. Beberapa barang bukti yang berhasil disita antara lain sebuah pucuk pistol FN beserta magazen, sebuah magazen senapan SS-2, 27 butir munisi 5.56 mm, sebuah bendera Bintang Kejora OPM, sebuah busur beserta beberapa anak panah tradisional, sebuah parang, dan sebuah Noken.

"Keberhasilan Prajurit TNI melumpuhkan kekuatan OPM di Paro merupakan bagian dari upaya untuk menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran proses percepatan pembangunan di Papua," ucap Letkol Arh Yogi Nugroho, Penerangan Koops HABEMA pasca operasi penindakan.

Operasi ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Papua, serta menghadapi ancaman dari kelompok bersenjata separatisme seperti OPM. Pen KOOPS HABEMA. 

Trending