Showing posts with label BPBD Kebumen. Show all posts
Showing posts with label BPBD Kebumen. Show all posts

Sunday, 7 December 2025

Pelatihan Tanggap Bencana Digelar Polres Kebumen, Warga Diminta Kompak Siaga


Kabar Ngetren/Kebumen - Polres Kebumen mengadakan pelatihan tanggap bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam, Jumat, (5/12/2025). Kegiatan berlangsung di Kantor Kecamatan Karanganyar dan dipimpin oleh Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri.


Pelatihan diikuti Basarnas, BPBD Kebumen, Muspika Karanganyar, serta warga setempat. Dalam sambutannya, Kompol Faris menyebut pelatihan ini penting karena Kebumen termasuk wilayah rawan bencana, terutama banjir yang kerap terjadi di Kecamatan Karanganyar. 


Ia berharap peserta dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat lain, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.



Wakil Sekretaris BPBD Kebumen, Luhur, menjelaskan bahwa Kebumen memiliki potensi bencana hidrometeorologi yang tinggi berdasarkan informasi BMKG. 


“Ada sepuluh potensi bencana yang kami data, mulai dari longsor, banjir, hingga tanah bergerak. Pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya. 


Ia juga menyampaikan bahwa empat rumah di Sampang, Kecamatan Sempor, baru direlokasi akibat pergerakan tanah.



Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Camat Karanganyar, Kabag PK Ahmad Sobirin, Danramil Karanganyar Kapten Inf Catur Teguh Widodo, serta perwakilan Basarnas Unit Kebumen, R. Alianto. Mereka berharap kolaborasi lintas instansi dapat memperkuat sistem penanganan bencana di wilayah kecamatan.


Kasat Samapta Polres Kebumen, AKP Edy Winawan, memberikan materi tentang dasar-dasar tanggap bencana, termasuk penjelasan jenis bencana sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, yang membagi bencana menjadi tiga kategori: alam, non-alam, dan sosial.


Pelatihan juga memuat materi trauma healing bagi korban bencana dan ditutup dengan simulasi penanganan bencana. Melalui simulasi ini, peserta diajak memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi keadaan darurat.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Tuesday, 25 November 2025

Polsek Jajaran Polres Kebumen Sisir Sejumlah Lokasi Longsor, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan


Kabar Ngetren/Kebumen — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kebumen sejak Minggu malam, (23/11/2025), memicu serangkaian peristiwa longsor di sejumlah kecamatan. Polres Kebumen melalui Polsek jajaran bergerak cepat mendatangi berbagai titik terdampak, melakukan pengecekan, hingga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan BPBD untuk upaya penanganan awal.


Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, curah hujan tinggi dalam dua hari terakhir membuat struktur tanah di beberapa wilayah labil. 


“Kami menerima laporan beruntun dari masyarakat sejak dini hari. Polsek jajaran langsung turun, memastikan situasi aman dan melakukan tindakan awal yang dibutuhkan,” ujarnya, Selasa, (25/11/2025).



Di Kecamatan Alian, talud sungai di Dukuh Wanasara, Desa Kemangguan, longsor sepanjang sekitar 15 meter dengan ketinggian dua meter. Peristiwa yang terjadi Minggu malam itu dilaporkan ke Polsek Alian pada Senin pagi. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp18 juta. Petugas memasang terpal darurat, untuk menghindari longsor susulan. 


Masih di Kecamatan Alian, talud pondasi rumah warga di Dukuh Tinatah, Desa Wonokromo, roboh sepanjang 12 meter. Meski tidak menimbulkan korban, kerugian ditaksir sekitar Rp5 juta. Polsek Alian bersama Koramil, BPBD, dan perangkat desa membantu pemasangan pembatas sementara serta memberikan imbauan kepada pemilik rumah agar mengungsi sementara jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.


Longsor juga melanda Kecamatan Karanggayam. Talud penahan tebing SDN Glontor di Desa Giritirto ambruk setelah hujan semalaman, Senin subuh. Meski material sempat mengenai tembok rumah warga, tidak ada kerusakan berarti. Kerugian pada talud sekolah mencapai puluhan juta Rupiah. Polsek Karanggayam segera melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan untuk penanganan lanjutan sekaligus memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berlangsung aman.



Masih di Karanggayam, bahu jalan penghubung Kabupaten Kebumen–Banjarnegara di Dukuh Kalipranji longsor dengan kedalaman hingga 12 meter. Jalan hanya dapat dilalui separuh badan sehingga petugas memasang rambu peringatan rawan longsor. Talud penahan pagar SDN 3 Giritirto di Dukuh Tedunan juga runtuh dan menimpa area Mushola Al Mutaqin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.


Di Kecamatan Sadang, dua rumah warga di Dukuh Gentan dan Banjaran rusak setelah tertimpa longsoran tanah sekitar pukul 23.30 WIB. Pemilik rumah sempat mendengar suara gemuruh dari belakang bangunan sebelum tanah runtuh menghantam dinding samping. Warga kemudian mengungsi ke rumah tetangga untuk menghindari longsor susulan.


Kompol Faris Budiman menegaskan seluruh laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti. Polsek jajaran telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, hingga memastikan lokasi sudah dipasangi tanda bahaya. 


“Cuaca ekstrem masih mungkin berlanjut. Kami meminta warga yang tinggal di sekitar tebing, bantaran sungai, atau lereng curam untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.


Ia juga menyisipkan pesan kamtibmas agar masyarakat segera melapor ke Polsek terdekat bila melihat tanda-tanda pergeseran tanah, retakan baru, atau aliran air yang berubah. 


“Keselamatan adalah prioritas. Segera cari tempat aman bila hujan turun deras dalam waktu lama. Jangan menunggu hingga situasi memburuk,” kata Faris.


Polres Kebumen memastikan pemantauan terus dilakukan, serta bekerja sama dengan BPBD, Koramil, perangkat desa, dan relawan setempat. 


“Upaya penanganan dini dapat mencegah korban. Kolaborasi masyarakat sangat penting,” ujarnya.


Hingga Selasa siang, seluruh titik longsor telah ditangani sementara dan tetap dalam pengawasan. Petugas mengimbau pengguna jalan terutama di jalur pegunungan agar mengurangi kecepatan dan memperhatikan tanda-tanda rawan longsor di sepanjang rute.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Sunday, 9 November 2025

Polda Jateng Asistensi Kesiapsiagaan Bencana di Polres Kebumen


Kabar Ngetren/Kebumen – Polda Jawa Tengah menurunkan melaksanakan Asistensi Tanggap Bencana di Polres Kebumen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi potensi bencana alam di wilayah selatan Jawa. 


Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Karoops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda yang didampingi Tim Asistensi, Sabtu, (8/11/2025).


Selain Polres Kebumen, kegiatan asistensi juga diikuti personel Polres Purworejo. Sejumlah instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kebumen turut hadir, memperlihatkan sinergi lintas lembaga dalam menghadapi ancaman bencana.



Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya strategis Polda Jateng untuk memastikan kesiapan Polri di wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana. 


“Kebumen memiliki topografi yang kompleks, dari dataran tinggi, perbukitan, hingga dataran rendah. Saat musim hujan seperti sekarang, kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi hal utama,” ujar AKBP Eka Baasith Syamsuri. 


Dalam kegiatan itu, Tim Asistensi meninjau langsung peralatan Search and Rescue (SAR) dan kendaraan dinas milik Polres Kebumen. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan operasional dalam kondisi laik pakai. 



“Jika terjadi bencana, kita harus segera membentuk satuan tugas (satgas) tanggap bencana agar penanganan di lapangan cepat dan terkoordinasi sesuai arahan Polda Jateng,” kata Kapolres.


Karoops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda juga memberikan pembekalan terkait dasar hukum penanganan bencana, merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Ia menegaskan bahwa dalam setiap tindakan, Polri memiliki pedoman hukum yang jelas.


“Dalam penanggulangan bencana, kita harus berpegang pada prinsip cepat dan tepat, humanis, objektif, transparan, serta akuntabel,” tegas Kombes Pol Basya Radyananda.


Kegiatan asistensi juga menjadi upaya sinergi antara Polri, BPBD, Damkar, dan instansi lain dalam menyiapkan langkah-langkah antisipatif menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kebumen dan sekitarnya.


Sumber: Humas Polres Kebumen.

Sunday, 2 November 2025

Polres Kebumen Gelar Apel Tanggap Bencana, Antisipasi Peralihan Musim


Kabar Ngetren/Kebumen — Menandai datangnya musim penghujan, Polres Kebumen menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana di tingkat kabupaten yang berlangsung di Alun-alun Pancasila, Kebumen, Jumat, (31/10/2025).


Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri, dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI, BPBD, serta berbagai komunitas relawan.



Dalam arahannya, AKBP Eka Baasith menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang kerap muncul saat peralihan musim. Ia menyebut Kebumen memiliki karakter geografis yang kompleks perpaduan antara pegunungan dan dataran rendah yang menjadikannya rawan terhadap sejumlah bencana alam.


“Dengan meningkatnya curah hujan, risiko bencana perlu kita waspadai bersama. Kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana menjadi hal yang mutlak. Lalu masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan bencana yang terjadi di wilayahnya agar lebih peka terhadap tanda-tanda bencana dan mengambil langkah antisipasi,” ujar AKBP Eka Baasith di hadapan peserta apel.


Menurutnya, apel kesiapsiagaan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari tahapan penting dalam manajemen penanggulangan bencana. Langkah ini, kata dia, memastikan seluruh unsur gabungan baik Polri, TNI, maupun pemerintah daerah siap bertindak cepat bila bencana terjadi.



“Semakin cepat kita merespons, semakin kecil risiko korban dan kerugian material,” tambahnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menuturkan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah mitigasi bencana dengan memasang alat deteksi pergerakan tanah di sejumlah titik rawan longsor. Selain itu, pelatihan relawan tanggap bencana juga terus dilakukan untuk memperkuat kesiapan masyarakat.


Senada, Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko M. Prihantono menegaskan dukungan penuh TNI terhadap langkah Polres dan Pemkab Kebumen. Ia menyebut para Babinsa bersama Bhabinkamtibmas sudah disiagakan di tingkat desa untuk mempercepat laporan dan tindakan mitigasi jika bencana mulai mengancam.



Apel tersebut juga digunakan untuk melakukan pengecekan peralatan SAR milik Polres Kebumen, Kodim 0709, dan BPBD. Hasilnya, seluruh perlengkapan dinyatakan dalam kondisi siap pakai.


Beberapa relawan turut hadir dalam kegiatan ini, termasuk komunitas komunikasi Track and Jack Kebumen, yang selama ini aktif membantu dalam operasi pencarian dan penyelamatan di wilayah bencana.


Apel kesiapsiagaan ini digelar menyusul maraknya peristiwa longsor di sejumlah titik di Kebumen dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi sepanjang musim penghujan.


Sumber: Humas Polres Kebumen.

Friday, 15 September 2023

BPBD Cilacap Berikan Bantuan Air Bersih


Kabarngetren/Cilacap - Sejumlah Daerah di Wilayah Kabupaten Cilacap. Jawa Tengah dilanda kekeringan. Hal itu disebabkan oleh Musim Kemarau yang terjadi saat ini. Seperti yang terjadi di Desa Purwodadi. Kecamatan Nusawungu. Kabupaten Cilacap.


Akibatnya, sebagian warga di Desa tersebut terdampak kesulitan mengakses air bersih. Adapun wilayah lainnya juga mengalami hal yang sama, Bantuan Air Bersih Dari BPBD di barengi dengan pendampingan Caleg, Rusli Munandar dari Partai Gerindra Dapil 5, dan Air Bersih diterima Kades Sakam, Kadus Heny serta Kadus Handoyo dan didampingi oleh Babinsa Setempat.


Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Cilacap merespon cepat dengan menyalurkan Bantuan Air Bersih untuk warga terdampak di Wilayah tersebut sebagai upaya membantu Pemerintah mengatasi dampak Kekeringan di Daerah. 


"Sebanyak 10.000 Liter Air Bersih kami salurkan untuk warga Desa Purwodadi. Kecamatan Nusawungu. Kabupaten Cilacap, Rusli Munandar. 13/09/2023.


Rusli Munandar Berharap, Bantuan Air Bersih ini dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci dan lainnya. 


"BPBD siap menyalurkan Air Bersih kepada warga, khususnya yang membutuhkan dimanapun dan kapanpun. Bantuan ini gratis". Tandasnya. red.

Wednesday, 6 September 2023

Aksi Cepat Tanggap Koramil 21 Dan BPBD Kebumen Salurkan Air Bersih

Aksi Cepat Tanggap Koramil 21 Dan BPBD Kebumen Salurkan Air Bersih

Kabarngetren/Kebumen - Kekeringan melanda di sejumlah Daerah di Wilayah Kabupaten Kebumen. Hal itu disebabkan oleh musim kemarau yang terjadi saat ini. Seperti yang terjadi di Desa Rowokele Kecamatan Rowokele. Kebumen. Rabu. 6/9/2023.

Akibatnya, sebagian warga di Desa tersebut yang terdampak kekeringan, kesulitan air bersih. Adapun wilayah lainnya juga mengalami hal yang sama.

Menyikapi hal itu, BPBD Kabupaten Kebumen dibantu oleh Babinsa Koramil 21, Sertu Ahmad Riswanto, bersama Koptu. Joko Kuswanto, merespon cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak di wilayah tersebut sebagai upaya membantu pemerintah mengatasi dampak kekeringan di daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, pihak Pemdes Rowokele, Sumarni dan bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Kebumen, di motori oleh Edi dan Budi, bantuan sebanyak 5000 liter air bersih kami salurkan untuk warga Desa Rowokele pada hari Rabu.

Aksi Cepat Tanggap Koramil 21 Dan BPBD Kebumen Salurkan Air Bersih

Sementara itu, Pelaksana BPBD Kebumen, Edi, berharap bantuan air bersih ini dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci dan lainnya.

"BPBD dan Koramil 21 Rowokele siap menyalurkan air bersih kepada warga, khususnya yang BB membutuhkan dimanapun dan kapanpun. Bantuan ini gratis". Tutupnya

Trending