Showing posts with label Irjend Pur Ike Edwin. Show all posts
Showing posts with label Irjend Pur Ike Edwin. Show all posts

Saturday, 19 July 2025

Gelar Sutan Raja Diraja Ike Edwin Sudah Sesuai Aturan Adat Lampung

Gelar Sutan Raja Diraja Ike Edwin Sudah Sesuai Aturan Adat Lampung

 

Bandarlampung - Sutan Ratu Adil dari Buat Pemuka Pangeran Ilir Negara Batin, Kabupaten Waykanan, H.Damhir Idris, SH Mengatakan pemberian gelar bangsawan Irjen Pol (P),DR.H.Ike Edwin, S.Ik,SH, MH, sudah sesuai aturan adat Lampung.


"Mengenai gelar adat Dang Ike, Sutan Raja Diraja Lampung pemberian dari Buay Pemuka Pangeran Ilir Negara Batin, pada saat beliau menikah. Kenapa diberikan, karena orang tua perempuan beliau adalah anak tertua Pemangku Adat Negara Batin Buay Pemuka Suttan Mangkubumi dan semua persyaratan tata titi adat sudah terpenuhi,"Tegas Damhir, saat dimintai tanggapan terkait berita yang menyoroti penyematan gelar Adat Sutan Raja Diraja Lampung yang diberikan kepada Dang Ike, pada Jum'at (18/7/2025) 


Damhir panggilan akrab H. Damhir Idris.SH menjelaskan, bahwa setiap kebuaian atau marga berhak memberikan gelar adat, terhadap siapa pun juga, asal sesuai sama tata titi adat lampung.


"Jadi tidak perlu lagi di pertanyakan atau di permasalahkan terkait gelar adat Dang Ike karena semua sudah cukup jelas dan sudah mengikuti aturan adat Lampung,"pungkas Damhir.


Terpisah, dilansir dari laman Axelerasi.id, Penyematan gelar adat Sutan Raja Diraja Lampung yang digunakan oleh Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, menuai sorotan dari Pemuda Adat Buay Pemuka Bangsa Raja Hendri Gama.


Pasalnya pria yang akrab dipanggil Dang Ike tersebut bukan lah masyarakat asli pepadun, melainkan dari adat Saibatin.


Hendri mengatakan, dalam adat pepadun terdapat dua cara untuk memperoleh gelar Sutan, yakni melalui cakak pepadun atau begawi, dan juga maccang atau nabuh canang di acara adat yang sudah begawi yang diterangkan didepan para penyimbang yang sudah begawi.


“Setau saya untuk memperoleh gelar Sutan di adat pepadun khususnya Buay Pemuka Bangsa Raja, jika dia memang orang asli masyarakat Lampung Pepadun dia harus begawi atau cakak pepadun serta dia harus menyembelih kerbau,” ujarnya.


“Sedangkan jika dia orang luar dari adat pepadun dia bisa memperoleh gelar sutan dengan cara angkon muaghi atau angkon bapak/anak tapi tetap harus melewati prosesi adat begawi,” sambungnya.


Adapun terkait Gelar Sutan Raja Diraja Lampung yang digunakan Ike Edwin, Hendri mengaku, dirinya tidak pernah mengetahui adanya prosesi begawi yang dilakukan Ike Edwin.


“Sehingga itu lah yang jadi pertanyaan saya, dari mana gelar Sutan itu diperoleh? Soalnya setau saya beliau bukan orang Way Kanan, dan belum pernah maccang,” kata Hendri.


Hendri menyebut, secara pribadi dirinya sangat mendukung jika ada klaim bahwa Dang Ike merupakan Sutan di adat pepadun. Sebab hal itu merupakan salah satu cara dalam melestarikan adat.


Namun kata dia, gelar tersebut harus lah ditempuh melalui prosesi yang benar. Karena jika tidak, hal itu merupakan sebuah pengingkaran terhadap adat.


“Sebetulnya sangat mendukung dalam rangka melestarikan adat, tapi tidak bisa menyampingkan prosesnya karena itu sebuah pengingkaran terhadap adat,” tuturnya.


“Karena berdasarkan informasi yang saya ketahui di beberapa pemberitaan ataupun medsos, gelar yang diberikan pada Dang Ike sebatas pejuluk dari kelama saja,” jelasnya.


Ia berharap, sebagai masyarakat beradat hal-hal prinsip dalam adat juga tetap terjaga.


“Karena adat ini kebanggaan kita yang harus kita jaga. Jadi ketika ada hal-hal yang keliru harus kita luruskan jangan sampai menyeleweng,” tandasnya.


Diketahui, rencananya Irjen Pol (Purn) Ike Edwin bakal menggelar acara ‘Rencana Pertemuan Silaturahmi Pemangku Adat Lampung Pesisir dan Pepadun Adat Budaya sebagai Pemersatu Orang Lampung’.


Dalam undangan yang tersebar, Irjen Pol (Purn) Ike Edwin menyematkan Gelar Sutan Raja Diraja Lampung yang diakuinya diperoleh dari Way Kanan (Tim Media Group PWDPI)

Friday, 11 July 2025

Ketua Dewan Pembina PWDPI, Ike Edwin Sambut Kunjungan Danlanud M.Bun Yamin, Letkol Pnb, Oktav

Ketua Dewan Pembina PWDPI, Ike Edwin Sambut Kunjungan Danlanud M.Bun Yamin, Letkol Pnb, Oktav

 

Lampung - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Lamban Gedung Kuning (LGK), kediaman milik Ketua Dewan Pembina, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Irjen Pol (Purn) Drs. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M., atau yang akrab disapa Dang Ike, di Jalan Pangeran Suhaimi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Kamis malam (10/7/2025).


Kehadiran Danlanud (Komandan Lapangan Udara) Pangeran M. Bun Yamin, Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha, S.M., beserta istri, Ny. Rissa Oktav, yang baru menjabat dua minggu, menjadi momen istimewa. Kunjungan ini diterima secara adat dan penuh penghormatan oleh keluarga besar Lamban Gedung Kuning dalam tradisi anjausilau, penyambutan kehormatan khas Lampung.


Dalam sambutannya, Dewan Benina DPP PWDPI, Dang Ike membagikan kisah personal yang menyentuh. Ia mengenang masa kecilnya bersama adik-adiknya yang tumbuh besar di lingkungan Lanud Bun Yamin, Menggala, Tulang Bawang. Lanud tersebut, menurutnya, bahkan mengambil nama dari ayah kandungnya, H. Bun Yamin, seorang pahlawan Lampung yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan tanah kelahirannya.


“Kunjungan ini bukan hanya menyambut seorang pejabat militer, tapi juga menyambut keluarga. Saya merasa tersentuh karena Lanud Bun Yamin punya nilai historis yang mendalam dalam hidup saya,” ujar Dang Ike, yang juga dikenal sebagai tokoh adat dan mantan Kapolda Lampung fenomenal.


Dalam kesempatan Penyambutan ini turut hadir, Ketua Uumum dan bendahara Umum DPP PWDPI, M.Nurullah RS-Rosita Gosi serta sejumlah tokoh perwakilan organisasi masyarakat, media, advokad serta profesi lainnya.


Dalam kesempatan itu, Dang Ike memperkenalkan organisasi wartawan yang hadir seperti, PWDPI, Komite Pewarta Independen (KoPI) serta organisasi masyarakat Laskar Lampung Indonesia (LLI), Organisasi Advokad, IPHI dan Gham Baylam.Paket liburan keluarga


Dang Ike yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat di berbagai organisasi tersebut, menyebut kehadiran para tokoh ini sebagai bentuk solidaritas dan penghargaan terhadap tamu kehormatan dari militer.


Dalam sambutannya, Letkol Pnb Oktavianus Olga Satya Nugraha menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan penuh adat dan kehangatan tersebut. Ia mengaku tidak menyangka akan disambut dengan sedemikian megah dan penuh makna.


"Saya sangat tersentuh. Sambutan ini menunjukkan betapa kuatnya akar budaya dan nilai kekeluargaan di Lampung. Ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan dalam pengabdian saya,” kata Danlanud.


Ia juga menyampaikan komitmennya untuk terus membangun sinergi antara TNI AU dengan masyarakat Lampung, khususnya dalam mendukung ketahanan wilayah udara dan peran sosial kemasyarakatan.


“Ini adalah bentuk sinergi antara adat, masyarakat sipil, dan institusi pertahanan. Sebab dalam membangun daerah, semua unsur harus bergerak bersama,” ujarnya.


Sebagai penutup, Letkol Oktavianus memberikan cinderamata berupa miniatur pesawat tempur kepada Dang Ike sebagai bentuk penghormatan dan simbol persaudaraan.


Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang memperlihatkan suasana akrab antara pejabat militer, tokoh adat, organisasi wartawan, dan organisasi lainnya yang hadir. Momentum ini memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, budaya, dan kehormatan sebagai jati diri bangsa. ( Tim Media Group PWDPI).

Monday, 5 February 2024

Irjend Pur Ike Edwin Sik SH MH msc Nyaleg Untuk DPR RI Dari Partai Demokrat


Lampung - Sosok pemimpin Lampung yang di lahirkan di Jl. M. Thamrin Gotong-royong ini bukan orang sembarangan ,ia pernah menduduki jabatan strategis di korp polisi.

Saat ini beliau sudah memasuki masa pensiun setelah lama mengabdi di kepolisian kini ia kembali Lagi ke kampung halaman yaitu Lampung, Senin (05/02/24).

Sepuluh provinsi telah di lalui dalam jabatannya,mulai dari Kapolsek, Kapolres dan, Kapolda.

"Meski saat ini bukanlah usia yang muda namun semangatnya masih berapi api terlihat dari cara berbicara yang masih lantang dan tegas."Ujarnya

Saat bersilaturahmi dengan sanak famili dan Jiran tetangga di mana beliau lahir dan di besarkan di kawasan gotong royong."Singkatnya.

Dulu di kenal dengan sebutan Anak Gotro,
Setelah beranjak dewasa beliau menempuh pendidikan AKABRI setelah selesai mengabdikan diri di korp Polri.

"Saat silaturahmi beliau berpesan kepada keluarga besar gotong royong agar dapat mendukung pencalonan Beliau sebagai anggota DPR RI melalui partai demokrat no 4 dari dapil satu yang juga meliputi kota Bandarlampung."Sambungnya.

"Banyak suka duka yang di lalui di kampung halaman gotong royong jadi sudah selayaknya harapan beliau bisa di dukung oleh keluarga besar gotong royong, Ada harapan besar yang di pundaknya terhadap pembangunan dan pengabdiannya untuk warga Lampung,
selagi saya masih sehat maka akan saya wakafkan jiwa raga ini untuk masyarakat Lampung." Ucapnya

"Jika kalian merasa memiliki Lampung maka mari sama-sama kita bahu membahu Berjuang untuk bumi Lampung, saya anak Lampung lahir di Lampung dan mengabdi di Lampung,dukung saya
Dang Ike sapaan sehari harinya,
Sebaik baiknya manusia adalah yang berguna untuk orang banyak."Pungkasnya. (Red)

Trending