Showing posts with label Polri Humanis. Show all posts
Showing posts with label Polri Humanis. Show all posts

Tuesday, 30 December 2025

Polres Purbalingga Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Psikologi Lansia di Gereja


Kabar Ngetren/Purbalingga - Polres Purbalingga menggelar pelayanan kesehatan dan psikologi gratis bagi orang lanjut usia (lansia) di Gereja Santo Agustinus Purbalingga, Senin, (29/12/2025), malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Candi 2025.


Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purbalingga. Sedangkan layanan psikologi, diberikan oleh konselor dari Polres Purbalingga. 



Kepala Seksi (Kasi) Dokkes Polres Purbalingga Ipda dr. Henri mengatakan pihaknya kembali melaksanakan kegiatan sosial dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025 berupa pemeriksaan kesehatan dan layanan psikologi gratis bagi lansia. 


"Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan psikologi bagi lansia ini dilaksanakan di Gereja Santo Agustinus Purbalingga," jelasnya. 



Disampaikan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tensi, pembagian obat-obatan dan laboratorium sederhana meliputi pengecekan asam urat, gula darah dan kolesterol. Selain itu, disediakan juga konseling psikologi. 


"Seluruh layanan kesehatan yang diselenggarakan Polres Purbalingga bagi lansia di Gereja Santo Agustinus ini gratis tidak dipungut biaya," tegasnya. 



Kasi Dokkes menambahkan dari data kegiatan, total ada 54 lansia yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologi. Semoga kegiatan bisa bermanfaat bagi lansia jemaat Gereja Santo Agustinus Purbalingga. 


Salah satu lansia bernama Sayudi menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan Polres Purbalingga. Menurutnya kegiatan ini sangat baik bagi lansia di Gereja Santo Agustinus yang membutuhkan layanan kesehatan. Dengan harapan kegiatan bisa berkelanjutan. 


"Kegiatan pemeriksaan ini sangat baik bagi kami lansia yang membutuhkan layanan kesehatan. Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan," ucapnya. 


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Saturday, 27 December 2025

Salah Jurusan Saat Perjalanan, Lansia Asal Magetan Diantar Polisi Kembali ke Keluarga


Kabar Ngetren/Karanganyar - Kepedulian dan kehadiran Polri yang humanis kembali dirasakan masyarakat. Berkat bantuan masyarakat dan koordinasi lintas wilayah jajaran kepolisian, seorang pria lanjut usia asal Kabupaten Magetan, Mbah Subianto, akhirnya dapat kembali ke pangkuan keluarganya dengan aman setelah mengalami salah jurusan saat perjalanan pulang dari Kalimantan. 


Mbah Subianto diketahui baru saja kembali dari Kalimantan Tengah, tempat ia mengunjungi anak dan cucunya. Pada Rabu, (24/12/2025), ia tiba di Surabaya melalui jalur laut dan melanjutkan perjalanan darat menggunakan bus. Namun karena keterbatasan informasi dan kondisi usia lanjut, Mbah Subianto tanpa disadari salah menaiki jurusan bus yang seharusnya menuju wilayah Ngawi, hingga akhirnya tiba di Terminal Tirtonadi, Kota Solo.



Dalam kondisi kebingungan, Mbah Subianto kemudian menyewa ojek dan meminta diantarkan ke Desa Junkie. Kesamaan nama wilayah membuat pengemudi ojek mengira tujuan yang dimaksud adalah Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Mbah Subianto pun diantarkan ke lokasi tersebut.


Setibanya di Kelurahan Jungke, warga setempat yang melihat kondisi Mbah Subianto segera menunjukkan kepedulian dengan menanyakan tujuan dan kondisi yang bersangkutan. 


Dari komunikasi tersebut, diketahui bahwa desa yang dimaksud adalah Desa Junkie di Kabupaten Magetan. Tanpa ragu, warga kemudian berinisiatif mengantarkan Mbah Subianto ke Pos Pengamanan Terpadu Alun-Alun Karanganyar untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.



Petugas Pos PAM Terpadu dengan sigap memberikan pendampingan dan melakukan koordinasi lintas wilayah. Mbah Subianto selanjutnya diantar ke Polsek Karangpandan, kemudian dilanjutkan ke Polsek Tawangmangu yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan. 


Dari titik perbatasan tersebut, Mbah Subianto diserahkan kepada Polsek Plaosan, Polres Magetan, hingga akhirnya dapat dipulangkan dan kembali bertemu keluarganya dalam keadaan aman dan sehat.



Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk kelompok lanjut usia.


Ia menambahkan, Polri akan terus berkomitmen memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Untuk Masyarakat.


“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Melalui koordinasi lintas wilayah serta dukungan dan kepedulian masyarakat, alhamdulillah Mbah Subianto dapat kembali ke keluarganya dengan aman dan selamat,” tandasnya.


Sumber: ***

Wednesday, 17 December 2025

Polda Jateng Gelar Latpraops Lilin Candi 2025, Siap Strategi Hospitality dan Safety Sebagai Paradigma Baru Pola Pengaman Nataru


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah menerapkan paradigma baru dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui Operasi Lilin Candi 2025. Kegiatan operasi tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menciptakan rasa aman, nyaman, damai serta keharmonisan sosial dan spiritual di tengah masyarakat selama pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru.


Hal ini disampaikan Waka Polda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dalam sambutannya saat membuka kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin Candi 2025 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada Rabu, (17/12/2025), pagi. 


Kegiatan ini diikuti oleh para Kasatgas Operasi, seluruh personil satgas yang terlibat serta dihadiri oleh para Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasat Intel, Kasi Humas dan Kasi Dokkes dari 35 polres jajaran di Jawa Tengah.


Latihan pra operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel serta menyamakan persepsi cara bertindak di lapangan sesuai dengan potensi ancaman dan tingkat kerawanan yang dihadapi selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025. 



Tema yang diusung dalam Latpraops ini yakni “Melalui Latihan Pra Operasi Kita Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Polri dalam Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 guna Memelihara Keamanan Dalam Negeri.”


Dalam arahannya saat memberikan sambutan, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman menekankan bahwa Operasi Lilin kali ini memiliki perbedaan paradigma dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 


Pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada pemberian pelayanan yang humanis dan penuh keramahan kepada masyarakat.


“Tujuan Operasi Lilin adalah agar pengamanan Nataru mampu memberikan pelayanan terbaik dan rasa nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal, para pemudik, serta wisatawan yang datang ke Jawa Tengah,” tegasnya.



Seluruh personel diminta mengedepankan sikap humanis, ramah, serta memastikan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama dua momentum besar tersebut. Dengan demikian kehadiran personil dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beribadah di gereja maupun yang merayakan Tahun Baru di tempat wisata.


“Kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga, tetapi untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan tentram. Tampilkan wajah humanis Polri dalam setiap interaksi dan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.


Wakapolda juga mengingatkan agar seluruh jajaran mengantisipasi potensi bencana, melakukan mitigasi serta pengamatan situasi di lingkungan sekitar, memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, dan selalu memberikan informasi terkini kepada masyarakat.


Selain itu, ia memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini di wilayah masing-masing dan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, lancar, tanpa gangguan, serta bebas dari aksi intoleransi. 


Upaya preemtif harus dikedepankan demi menjaga kondusivitas situasi kamtibmas selama Nataru, serta mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan pergantian tahun.



Sementara itu, Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda menjelaskan bahwa sebagai implementasi paradigma baru selama gelaran Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jateng mengusung strategi hospitality dan safety. 


Operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada lalu lintas, tetapi juga menciptakan kenyamanan sosial dan spiritual selama ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru.


“Tugas kita bukan hanya menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi menjaga kedamaian sosial serta keharmonisan spiritual di tengah masyarakat,” ujarnya.


Dirinya berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti dan menyerap materi yang disampaikan selama pelatihan ini sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personil dalam mengamankan nataru 2025-2026.


“Dengan pemahaman yang sama dan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jawa Tengah dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta mampu mewujudkan keamanan dalam negeri,” pungkasnya.


Sumber: ***

Saturday, 22 November 2025

Tim Trauma Healing Pulihkan Tawa Anak-Anak di Pengungsian di Cilacap dan Banjarnegara


Kabar Ngetren/Banjarnegara - Suasana berbeda nampak di tengah pengungsian warga yang terdampak bencana tanah longsor di Cilacap dan Banjarnegara pada Jumat, (21/11/2025). Keceriaan dan tawa anak-anak kembali pecah mewarnai halaman balai desa dan sejumlah tempat yang menjadi lokasi pengungsian warga.


Keceriaan itu hadir berkat kegiatan pendampingan psikologis yang digelar Tim Trauma Healing Polda Jateng bersama konselor Polresta Cilacap, Polres Banjarnegara, dan Polres Pekalongan Kota. Tawa anak-anak ini menjadi penanda bahwa semangat pulih terus tumbuh, sedikit demi sedikit, dari tengah masa sulit yang mereka hadapi.



Kabag Psikologi Biro SDM Polda Jateng AKBP Ahli Rumekso selaku Ketua Tim Trauma Healing mengungkapkan bahwa sejak pagi seluruh personel telah menyebar ke sejumlah titik pengungsian di wilayah Pandanarum, Banjarnegara. Mereka melaksanakan observasi, pemetaan perilaku penyintas, sesi berbagi, hingga pendampingan psikologis untuk para pengungsi.


Kegiatan tersebut dilakukan di beberapa tempat, diantara GOR Balai Desa Beji, Gedung PKU Muhammadiyah, dan PLKB Pandanarum. Di lokasi tersebut para petugas terlihat membaur bersama anak-anak. 



Mengawali interaksinya, para petugas mulai menyapa anak-anak, mendengarkan cerita polos mereka, serta mengajak bermain, menggambar, bahkan menirukan gerakan lucu yang membuat anak-anak kembali tersenyum. Beberapa anak yang awalnya tampak murung mulai berani tertawa dan mendekat, seolah menemukan rasa aman dan nyaman yang mengiringi sapaan ramah para petugas.


Di Cilacap, kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah tempat oleh Tim Konselor dari Polresta Cilacap. Di MTs Pesantren Pembangunan Desa Cibeunying hingga RSUD Majenang, para petugas mengajak anak-anak melepas ketegangan lewat permainan kelompok, gerakan motorik sederhana, hingga aktivitas kreatif yang membantu mereka meredakan rasa takut di tengah bencana. 


AKBP Rumekso menegaskan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling rentan dalam situasi bencana, sehingga pemulihan psikologis mereka menjadi prioritas. Interaksi hangat ini juga bertujuan agar para orang tua merasa lebih tenang dengan melihat buah hati mereka yang kembali ceria. 



“Melalui pendekatan bermain dan komunikasi positif, kami berupaya menumbuhkan rasa aman dan memulihkan kembali keceriaan mereka,” ujarnya.


Menanggapi kegiatan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel di lapangan. Upaya yang dilakukan tim trauma healing disebutnya sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga emosional.


“Kami ingin memastikan pemulihan pasca bencana berlangsung seutuhnya. Polri akan terus bersinergi dengan seluruh elemen terkait, memberikan pendampingan, serta menghadirkan pelayanan yang humanis agar masyarakat kembali merasa aman dan percaya diri untuk melanjutkan kehidupan,” tandasnya.


Sumber: Bidhumas Polda Jateng. 

Trending