Showing posts with label PWDPI Lampung. Show all posts
Showing posts with label PWDPI Lampung. Show all posts

Thursday, 1 January 2026

Irjen Pol (Purn) Ike Edwin Meriahkan Pergantian Tahun 2026 Bersama PWDPI dan Tokoh Masyarakat di LGK

Irjen Pol (Purn) Ike Edwin Meriahkan Pergantian Tahun 2026 Bersama PWDPI dan Tokoh Masyarakat di LGK

Bandar Lampung – Ketua Dewan Pembina DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, SH, MH, menghadiri sekaligus memeriahkan acara pergantian tahun 2025–2026 yang digelar di Lamban Gedung Kuning (LGK), Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi lintas organisasi, tokoh adat, dan masyarakat Lampung.


Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah RS, Ketua Umum DPP KAIM H. Nuryadin, SH, Bendahara Umum DPP PWDPI Rosita Ghosi, Ketua Laskar Lampung, serta sejumlah tokoh adat dan tokoh agama dari berbagai daerah di Lampung. Puluhan tamu undangan tampak hadir, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kekeluargaan.


Rangkaian acara diisi dengan refleksi perjalanan tahun sebelumnya dan diskusi mengenai harapan serta rencana strategis di tahun 2026, khususnya terkait peran organisasi kemasyarakatan dan pers dalam mendorong pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.


Dalam sambutannya, Irjen Pol (Purn) Ike Edwin menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara PWDPI dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung perkembangan dunia pers sekaligus kemajuan sosial.


Dang Ike Edwin, sapaan akrabnya, juga menegaskan bahwa perayaan pergantian tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan sarana memperkuat persatuan.


"Kita harus menjaga keutuhan budaya kita sebagai identitas bangsa, sekaligus menjadikan tahun baru 2026 sebagai momentum untuk bekerja sama guna membangun daerah yang lebih sejahtera dan harmonis," ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah RS menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan daerah serta meningkatkan peran tokoh adat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Lampung.


"Kita berharap tahun baru 2026 membawa berkah, kesehatan, dan keberhasilan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Lampung. Mari kita jadikan setiap langkah kita untuk kemajuan bersama," tegas Nurullah.


Pergantian tahun 2026 di LGK ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara organisasi pers, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan Lampung yang aman, berbudaya, dan sejahtera.


Editor: D-Nss

Penulis: Tim Media Group PWDPI

Wednesday, 1 May 2024

Aksi Solidaritas Putra Ketum PWDPI Lampung dalam Peringati May Day 2024


Kabar Ngetren/Lampung - Ratusan orang berkumpul di Tugu Adipura dan depan DPRD Provinsi Lampung pada Rabu (1/5) untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day dengan aksi unjuk rasa. 

Para demonstran menuntut pencabutan UU Cipta Kerja dan PP turunannya serta menolak politik upah murah, sambil mendesak perlindungan yang adil bagi buruh migran.

Di antara peserta aksi, hadir Putra Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah Roni Salim, dan Ahmad Fauzun Arrasyid, mahasiswa Fakultas Hukum Pidana di Perguruan Tinggi Malahayati Lampung.


Fauzan, sapaan akrab Ahmad Fauzun Arrasyid Nurwansyah, menyatakan bahwa kehadiran mereka adalah bagian dari partisipasi untuk mendukung buruh.

"Kami di sini bersama mahasiswa lainnya untuk turut serta dalam aksi damai memperjuangkan nasib para buruh," ujar Fauzan.

Tuntutan para demonstran meliputi berbagai hal, termasuk ratifikasi konvensi ILO 190, penghentian union busting, pengesahan RUU PRT, pencabutan UU KUHP no 1 tahun 2023, pencabutan UU ASN, pendidikan gratis, reforma agraria, hingga penyelesaian pelanggaran HAM.

Fauzan menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk menyuarakan aspirasi, tetapi juga untuk melakukan bakti sosial seperti konsultasi hukum dan kesehatan gratis, serta pembagian baju layak pakai kepada yang membutuhkan.

"Kami mulai beralih ke kegiatan yang bermanfaat, seperti konsultasi hukum gratis, konsultasi kesehatan gratis, dan pembagian pakaian layak pakai kepada yang membutuhkan," tambahnya.

Aksi ini menunjukkan semangat solidaritas antara mahasiswa dan buruh dalam memperjuangkan hak-hak yang adil.

Sumber: Tim/*, editor: eFHa. 

Trending