Showing posts with label Forkompinda. Show all posts
Showing posts with label Forkompinda. Show all posts

Sunday, 14 May 2023

Perumda Owabong Gelar Jalan Sehat dan Bagi Hadiah di Hari Buruh Internasional

Perumda Owabong Gelar Jalan Sehat dan Bagi Hadiah di Hari Buruh Internasional

Kabar Ngetren/Purbalingga -
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong) di Purbalingga telah menggelar acara jalan sehat untuk para buruh. 

Acara ini diikuti oleh lebih dari 8000 peserta buruh dan keluarga di seluruh Purbalingga, dengan hadiah sebanyak 500 buah peralatan rumah tangga dan doorprize berupa 2 unit sepeda motor. Acara tersebut berlangsung pada hari Minggu pagi, tanggal 14 Mei 2023.

Saat ditemui oleh wartawan, Plt Perumda Owabong, Drs. Eko Susilo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diadakan dalam rangka Hari Buruh Internasional yang seharusnya dirayakan pada tanggal 1 Mei. 

Namun, karena beberapa alasan, kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 14 Mei dengan berbagai macam kegiatan seperti senam sehat, jalan sehat, panggung hiburan, dan pemberian hadiah.

"Kegiatan ini sudah menjadi tradisi baik di Purbalingga, oleh karena itu, pada Hari Buruh kami mengadakan acara yang positif bagi pekerja, pengusaha, dan Pemerintah Daerah," ujarnya.

Menurutnya, para pekerja adalah pejuang ekonomi di Purbalingga. Pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Purbalingga hanya mencapai 3,9%, namun pada tahun 2022, angka tersebut meningkat drastis menjadi 5,41%. 

Bahkan pertumbuhan ekonomi Purbalingga lebih tinggi dari rata-rata nasional dan provinsi Jawa Tengah.

Beliau berharap hubungan antara ketenagakerjaan, hubungan kerja, pengusaha, dan pekerja terus terjalin dengan baik, harmonis, dan sinergis. 

Hal ini sesuai dengan tema "merajut kebersamaan antara pekerja dan pengusaha" sehingga iklim investasi dan usaha di Purbalingga dapat kondusif dan perekonomian semakin meningkat.

Acara ini dihadiri oleh beberapa pejabat, seperti Bupati, Sekda, Forkompinda, Ketua DPRD, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Kepala Disnaker, dan Ketua SPSI Purbalingga. (eFHa)

Monday, 27 March 2023

Kapolda Jawa Tengah Koordinasi dengan Forkompinda Perbaiki Rumah Warga Terdampak Ledakan Mercon

 


Kabar Ngetren/Magelang -  Pada Senin (27/3/2023), Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi meninjau langsung TKP ledakan mercon yang menewaskan satu orang dan merusak 11 rumah warga di Desa Griwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Kapolda hadir bersama pejabat utama Polda Jateng untuk mengecek kerusakan pada rumah-rumah warga yang terdampak ledakan.


Terjadi 5 rumah warga yang mengalami kerusakan berat dan 6 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Kapolda menegaskan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Polres, Kodim, dan Pemda Kabupaten Magelang. Forkompinda sepakat untuk bekerja sama dalam memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak.



"Kami akan melakukan kerja bakti untuk memperbaiki rumah warga. Kemarin tim Inafis, Gegana, dan Labfor telah melakukan olah TKP. Kami akan memastikan tidak ada bahan berbahaya yang tersisa. Hari ini, TKP sudah dibuka," ujar Kapolda.


Kapolda menyatakan bahwa dari hasil olah TKP, jenis ledakan yang terjadi adalah low explosive. Polisi menemukan kantong plastik beserta sejumlah bahan pembuat mercon di sumber ledakan.


Lebih lanjut, Kapolda mengatakan bahwa polisi telah melakukan investigasi terkait kejadian ledakan yang terjadi pada saat warga sedang melaksanakan ibadah tarawih pada pukul 20.05 WIB. Hasil pemeriksaan DVI menyatakan bahwa korban meninggal, Mufid, merupakan impact dari ledakan tersebut. Selain korban meninggal, satu orang mengalami luka ringan dan dua orang mengalami sesak nafas, tetapi semuanya sudah pulih.


Kapolda menjelaskan bahwa pihak kepolisian tidak memberikan celah pada penyalahgunaan dan peredaran bahan peledak berbahaya seperti mercon. Jajaran Ditreskrimum dan seluruh polres sudah melakukan berbagai upaya, termasuk penindakan.


Kapolda juga memberikan contoh penindakan yang telah dilakukan oleh beberapa polres, seperti Polres Banyumas yang mengamankan satu truk box berisi 7.000 petasan, Polres Klaten yang mengamankan 25.500 petasan cabe dan menetapkan satu tersangka, Polres Batang yang berhasil mengamankan 2.800 petasan, Polres Demak yang mengamankan 45 kg bahan petasan, Polres Kudus yang mengamankan 15 kg bahan petasan, dan Polres Brebes.



Karena itu, Kapolda menghimbau masyarakat untuk menjaga kekhusyukan bulan Ramadhan dan tidak bermain-main dengan petasan. Masyarakat yang melanggar dapat dikenakan sanksi berdasarkan UU Darurat Tahun 1951, yang sanksinya sangat berat. (eFHa)

Trending