Showing posts with label Wabup Sudono. Show all posts
Showing posts with label Wabup Sudono. Show all posts

Wednesday, 3 April 2024

Wabup Sudono Soroti Angka Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Purbalingga


Kabar Ngetren/Purbalingga - Wakil Bupati Purbalingga, Sudono, mengangkat isu angka stunting dan kemiskinan ekstrem yang menghantui Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari. Hal ini diungkapkan dalam rangka Ashar Keliling Ramadan 1445 H di Masjid Al Ghomdi. Rabu, 3/4.

Menurut Wabup Sudono, angka stunting harus menjadi perhatian serius, dengan target penurunan menjadi satu digit pada tahun 2024. Di Bojongsari sendiri, terdapat 17 balita yang tercatat menderita stunting, sementara empat desa lainnya juga mengalami kemiskinan ekstrem, yaitu Desa Bumisari, Pagedangan, Metenggeng, dan Banjaran.


Dalam menanggapi aspirasi warga, Wabup Sudono memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga telah memberikan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk pembangunan kanopi Masjid Al Ghomdi, disertai dengan tambahan bantuan Rp 2 juta dari Forum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Selain bantuan dana tersebut, rombongan tim 2 Ashar Keliling yang dipimpin oleh Wabup Sudono juga memberikan bantuan berupa satu unit genset, satu unit kursi roda, paket sembako, 200 paket beras lele, paket takjil, paket perlengkapan alat sekolah, dan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan balita. eFHa. 

Tuesday, 3 October 2023

Wabup Sudono Tinjau Progres Pembangunan Fisik TA 2023


Kabarngetren/Purbalingga - Wakil Bupati Purbalingga, H. Sudono beserta sejumlah Kepala OPD melakukan Peninjauan Pembangunan Fisik dari Anggaran Tahun 2023. Objek yang dikunjungi diantaranya Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Panti Nugroho, Penyempurnaan Gedung DPRD Baru dan Pembangunan Pasar Badog Tahap II.


"Peninjauan ini guna mengetahui sejauh mana Progres yang dicapai sekaligus memastikan apa yang sedang dikerjakan sudah sesuai dengan Spesifikasi". Ucap Wabup Sudono saat Monitoring Gedung Rawat Inap RSUD Panti Nugroho. Purbalingga. Selasa. 3/10/2023.


Wabup juga berpesan agar setiap Rekanan Pelaksana Konstruksi untuk memperhatikan Jadwal yang sudah dibuat. Hal ini bertujuan agar Pekerjaan dapat Selesai sesuai Waktu yang telah ditentukan.


"Konsultan Pengawas juga jangan menggunakan Kacamata Hitam sehingga bisa teliti dalam Mengawasi". Tambahnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Purbalingga, Nugroho Priyo Pratomo, menegaskan, kepada Rekanan agar Proyek yang ada keterlambatan Progres untuk bisa melakukan Usaha yang lebih untuk percepatan.



"Terlebih Nopember kemungkinan sudah ada Hujan dan bisa menjadi hambatan sehingga bagaimana agar sebelum Hujan ini sudah bisa diselesaikan". Katanya.


Ia juga menyampaikan saran-saran Teknis lainnya agar Bangunan tersebut tidak mudah Rusak. Termasuk dalam menggunakan Material yang dipilih sudah harus menggunakan yang dari Hasil Pengujian bukan tidak sekadar menyesuaikan Indeks.


Untuk diketahui, Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Panti Nugroho dikerjakan oleh CV Indesco Developer dengan Nilai Kontrak Rp 2,14 Milyar. Progres Pembangunan per September 2023 mencapai 30,46 % dengan Deviasi -6,60 %.


Penyempurnaan Gedung DPRD dikerjakan oleh CV Queen dengan Nilai Kontrak Rp 6,62 Milyar. Penyempurnaan meliputi Tata Udara, Panel, Penangkal Petir dan Penyelesaian Gedung. Progres pembangunan sudah mencapai 47,24 % dengan Deviasi 2,08 %.


"Gedung DPRD yang baru ini ditargetkan bisa digunakan saat Anggota DPRD Periode yang baru nanti dilantik, atau sekitar Agustus 2024 mendatang". Tambahnya.


Sedangkan pembangunan Pasar Badog Bancar Tahap II dikerjakan oleh CV Fajar Bintang Abadi dengan Nilai Kontrak Rp 2,14 Milyar. Progres Pembangunan mencapai 80,98 % dengan Deviasi 11,59 %. Tutupnya. red.

Wednesday, 2 August 2023

Wabup Sudono Apresiasi Mahasiswa Unsoed dalam KKN

Wabup Sudono Apresiasi Mahasiswa Unsoed dalam KKN

Kabar Ngetren/Purbalingga - Wakil Bupati Purbalingga, H. Sudono, telah melaksanakan monitoring terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purbalingga. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Sudono memberikan apresiasi terhadap program-program KKN yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa, yang bertujuan untuk mendukung program pemerintah di berbagai sektor.

"Dengan tulus kami mengucapkan terima kasih kepada para peserta KKN yang telah melaksanakan program-program ini, semoga hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat di lokasi KKN," ungkap Wabup Sudono saat melakukan monitoring di Posko KKN Desa Jatisaba, Kecamatan Purbalingga, pada Rabu (2/8/2023).

Beberapa posko KKN Unsoed yang dikunjungi oleh Wabup Sudono termasuk Desa Jatisaba di Kecamatan Purbalingga, Desa Bodaskarangjati di Kecamatan Rembang, serta Desa Pekiringan dan Karangsari di Kecamatan Karangmoncol. Wabup berharap bahwa hasil akhir dari KKN ini akan memberikan dampak positif, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting dan kemiskinan.

"Dalam menilai keberhasilan program ini, kami akan mengukur dan membandingkan jumlah kasus stunting sebelum dan setelah KKN dilaksanakan, begitu pula dengan data terkait kemiskinan," tambahnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, program KKN Unsoed tahun 2023 menawarkan berbagai bidang kerja, termasuk ekonomi, lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan desa. Mahasiswa yang terlibat dalam program KKN telah melaksanakan berbagai kegiatan, seperti membantu dalam pemasaran dan pengemasan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta melakukan sosialisasi tentang pentingnya pengembangan pekarangan dengan menanam tanaman dan mendaur ulang limbah rumah tangga.

Eka Kurniawati, seorang mahasiswa jurusan Ahli Gizi yang terlibat dalam KKN Unsoed di Desa Jatisaba, menjelaskan, "Untuk mengatasi stunting, kami memberikan edukasi kepada para kader kesehatan dan memberikan pelatihan tentang cara membuat susu tinggi protein sendiri, sehingga masyarakat tidak perlu mengandalkan susu formula yang harganya mahal."

Wabup Sudono memberikan apresiasi terhadap inovasi yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN dan pemerintah desa dalam mengatasi masalah stunting. Data menunjukkan bahwa angka stunting di Desa Jatisaba mengalami penurunan dari 27 kasus pada Juni 2023 menjadi 21 kasus. Di Desa Pekiringan, angka stunting juga menurun dari 52 kasus pada tahun 2022 menjadi 26 kasus per Juli 2023.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Purbalingga, Suroto, menjelaskan bahwa program KKN Unsoed berlangsung dari 6 Juni hingga 9 Agustus 2023. Sebelum program ini berakhir, para mahasiswa diminta untuk mempresentasikan pencapaian dan inovasi yang telah mereka lakukan selama KKN kepada Camat.

Suroto mengatakan, "Kami berharap inovasi dan produk-produk terbaik dari program KKN ini dapat diadopsi oleh desa-desa lain. Secara nyata, program KKN ini telah memberikan manfaat yang signifikan dalam mendukung pemerintah dalam mengatasi berbagai keterbatasan."

Dalam konteks ekonomi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Agus Winarno, mengarahkan agar mahasiswa KKN dapat memberikan pendampingan kepada UMKM untuk meningkatkan kualitas bisnis mereka. Hal ini termasuk membantu dalam strategi pemasaran agar produk-produk UMKM dapat dikenal secara online melalui platform e-commerce maupun layanan pesan antar makanan online.

Agus Winarno menambahkan, "Kami berharap setidaknya satu produk UMKM dapat berhasil memasuki pasar online sebagai hasil dari program KKN ini."

Dengan demikian, program KKN Unsoed tahun 2023 di Purbalingga tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi masyarakat setempat, tetapi juga berkontribusi dalam upaya lebih besar untuk mengurangi angka stunting dan kemiskinan, serta meningkatkan sektor UMKM di wilayah tersebut. (red)

Trending