Showing posts with label Honda. Show all posts
Showing posts with label Honda. Show all posts

Tuesday, 16 September 2025

Kisah Soichiro Honda: Anak Pandai Besi yang Jadi Pendiri Honda Motor, Inspirasi Otomotif Dunia

Kisah Soichiro Honda: Anak Pandai Besi yang Jadi Pendiri Honda Motor, Inspirasi Otomotif Dunia

KN Oto - Siapa sih yang nggak kenal merek Honda? Mulai dari motor bebek legendaris sampai mobil sport keren, semua ada. Tapi, nggak banyak yang tahu kalau sang pendiri, Soichiro Honda, dulunya cuma anak kampung biasa yang lahir dari keluarga sederhana. Bahkan pendiri Honda Motor ini hanya lulusan SD, lho! Yuk, kita kupas tuntas kisah inspiratifnya.


Masa Kecil Soichiro Honda


Soichiro Honda lahir pada 17 November 1906 di sebuah desa kecil dekat Gunung Fuji, Jepang. Ayahnya, Gihei Honda, adalah seorang pandai besi sekaligus serba bisa kadang jadi tukang gigi kalau warga butuh. Sementara ibunya, Mika, bekerja sebagai penenun. Kehidupan mereka jauh dari kata mewah, tapi di situlah Soichiro belajar arti kerja keras.


Awal Karier: Dari Asisten Anak Majikan Sampai Mekanik


Di usia 15 tahun, Soichiro Honda nekat ke Tokyo untuk kerja di bengkel mobil bernama Art Shokai. Tapi jangan bayangin dia langsung pegang mesin ya awalnya dia cuma disuruh jagain anak majikan. Enam bulan kemudian barulah dia dipercaya ikut bagian reparasi.


Siangnya sibuk di bengkel, malamnya Soichiro belajar bikin mobil balap. Bosnya, Yuzo Sakakibara, memang hobi racing, jadi Honda sering diajak terlibat. Dari situ lahirlah mobil balap pertama karyanya dengan mesin pesawat Curtis Wright. Mobil itu bahkan juara di banyak perlombaan dan mencatat rekor kecepatannya mencapai 120 km/jam pasca Perang Dunia II.


Dari Tokai Seiki ke Honda Motor


Tahun 1937, Soichiro mendirikan perusahaan Tokai Seiki, yang fokus bikin gelang piston. Sayangnya, perusahaan itu nggak bertahan lama dan akhirnya dijual ke Toyota dengan harga 450 ribu yen.


Tapi bukannya menyerah, Soichiro malah bangkit lagi dengan mendirikan Honda Technical Research Institute tahun 1946. Dua tahun kemudian, perusahaan itu resmi jadi Honda Motor Co., Ltd. bareng partner bisnisnya, Takeo Fujisawa.


Dari sinilah lahir motor legendaris Dream Type D bermesin 98 cc. Soichiro fokus ke desain dan inovasi, sementara Fujisawa jago urus keuangan dan pemasaran. Duet maut ini bikin Honda melesat.


Honda Jadi Raksasa Otomotif Dunia


Mulai dari motor, Honda terus ekspansi ke mobil. Tahun 1962, mereka merilis truk ringan T-360 dan mobil sport S-360. Nama Honda pun makin disegani, bukan cuma di Jepang tapi juga di panggung otomotif dunia.


Meski begitu, menariknya, Soichiro Honda hanya punya 2,5% saham di perusahaan yang namanya sendiri dipakai. Namun jasanya nggak ternilai, karena dari kerja keras dan mimpinya lahir sebuah brand otomotif yang masih eksis hingga hari ini.


Soichiro Honda wafat pada 5 Agustus 1992, tapi warisannya tetap hidup. Dari anak pandai besi sederhana, ia berhasil membuktikan kalau semangat pantang menyerah bisa mengubah hidup. Kisahnya jelas jadi inspirasi bukan cuma buat pecinta otomotif, tapi juga buat siapa aja yang lagi berjuang wujudkan mimpi.

Saturday, 24 June 2023

Ninja Tabrakan Dengan Grand Pengendara Alami Luka Serius

Ninja Tabrakan Dengan Grand

Kabar Ngetren/Purbalingga - Dua pemotor mengalami luka serius setelah terjadi kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor di Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga pada Sabtu (24/6/2023) pagi. 

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.15 WIB antara sepeda motor Kawasaki Ninja dengan nomor polisi R-4075-OP dan Honda Grand R-6434-BAC.

Budi Prasetyo (23), warga Desa Karangnangka, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja, sementara MN (15), warga Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, mengendarai sepeda motor Honda Grand.

Menurut keterangan Kapolsek Bukateja, Iptu Rohmat Setyadi, akibat kecelakaan tersebut, kedua pemotor mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit. 

Budi Prasetyo menderita luka lecet di tangan kanan dan patah jari kaki kanan bagian tengah, sedangkan MN mengalami gegar otak, patah jari telunjuk tangan kanan, dan luka lecet di tumit.

Saksi mata, Sumarti (30), seorang warga Bukateja, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, sepeda motor Ninja melaju dari arah timur (Bukateja) ke barat (Purbalingga) dan menyalip kendaraan di depannya.

Sementara itu, sepeda motor Honda Grand melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah dekat, terjadi tabrakan antara kedua kendaraan tersebut.

Kasus kecelakaan tersebut telah diserahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polres Purbalingga, sementara kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti. (eFHa)


Trending