Showing posts with label Tokoh Masyarakat. Show all posts
Showing posts with label Tokoh Masyarakat. Show all posts

Saturday, 13 September 2025

Bupati Lucky Hakim Lantik H. Suwarto Jadi Ketua Percepatan Pembangunan Indramayu, Siap Majukan Daerah

Bupati Lucky Hakim Lantik H. Suwarto Jadi Ketua Percepatan Pembangunan Indramayu, Siap Majukan Daerah

Indramayu – Bupati Indramayu Lucky Hakim resmi melantik H. Suwarto sebagai Ketua Percepatan Pembangunan Kabupaten Indramayu pada Jumat sore, 12 September 2025. 


Pelantikan ini berlangsung di Pendopo Indramayu bersamaan dengan kegiatan pengangkatan pejabat administrator, pengawas, fungsional, serta pengangkatan CPNS menjadi PNS.


H. Suwarto dikenal sebagai seorang pengusaha sukses di bidang perkapalan yang memiliki banyak karyawan. Selain berkarier di dunia bisnis, dirinya juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Indramayu. 


Tak hanya itu, H. Suwarto juga aktif di bidang pendidikan dan keagamaan melalui Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Griya Amal yang berlokasi di Desa Pabean Udik, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.


Dalam sambutannya setelah dilantik, H. Suwarto menyampaikan rasa syukur dan tekad untuk mengemban amanah baru tersebut dengan penuh tanggung jawab.


“Sore ini, di Pendopo Indramayu, saya resmi dilantik dan menerima amanah langsung dari Bupati Indramayu sebagai Ketua Percepatan Pembangunan Kabupaten Indramayu. Sebuah kepercayaan yang sangat besar dan insyaAllah akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat pengabdian. Bismillah, dengan tekad kuat dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, mari kita wujudkan visi dan misi Indramayu REANG menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ucap H. Suwarto.


Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat struktur pembangunan daerah. 


Dengan pengalaman sebagai pengusaha, mantan anggota dewan, sekaligus tokoh pendidikan, H. Suwarto diharapkan mampu membawa terobosan baru dalam mempercepat pembangunan menuju Indramayu yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (Thoha).

Sunday, 20 July 2025

Tokoh Adat Ike Edwin Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Adat Saibatin dan Pennyimbang Tuha Raja

Tokoh Adat Ike Edwin Pererat Silaturahmi dengan Tokoh Adat Saibatin dan Pennyimbang Tuha Raja

 

Lampung – Tokoh adat dan masyarakat Lampung, Irjen Pol (Purn) Dr. H. Ike Edwin, S.Ik, EH, MH, MM, atau yang akrab disapa Dang Ike, menggelar silaturahmi dengan para Tokoh Adat Saibatin dan Pennyimbang Tuha Raja di Lamban Gedung Kuning (LGK), Minggu (20/7/2025).


Acara ini digelar dalam rangka melestarikan adat budaya Lampung serta memperkuat persatuan antara Suku Adat Saibatin dan Pepadun. Dalam sambutannya, Dang Ike menekankan pentingnya soliditas antar tokoh adat demi menjaga jati diri dan martabat budaya Lampung di tengah tantangan zaman.


"Sudah saatnya tokoh adat Saibatin dan Pepadun bersatu untuk melestarikan adat dan budaya. Jangan sampai kita terpecah belah," tegas Dang Ike.


Ajakan Jaga Warisan Budaya Lampung


Dang Ike mengajak para tokoh adat agar berkontribusi menjaga warisan leluhur dan memperkuat identitas budaya Lampung. Ia mengingatkan bahwa generasi muda perlu dikenalkan kembali pada nilai-nilai luhur seperti Piil Pesenggiri agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang menyimpang.


"Mari kita jaga bumi Lampung dari pengaruh budaya yang tidak sesuai. Jangan sampai anak cucu kita lupa pada adat dan budaya orang tuanya," ujarnya.


Sorotan Terhadap Fenomena LGBT


Dalam kesempatan tersebut, Dang Ike juga menyoroti meningkatnya fenomena LGBT di Provinsi Lampung yang telah mencapai angka 20 ribu kasus dan menjadi sorotan publik.


"Fenomena LGBT ini harus menjadi perhatian kita semua. Para tokoh adat dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.


Dukungan Tokoh Adat dan Legislator


Hal senada disampaikan oleh Mustika Bahrum, Tokoh Adat dari Kabupaten Pesawaran sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa keberadaan LGBT bertentangan dengan nilai-nilai adat, budaya, dan agama.


"Mari kita jaga generasi penerus kita agar tidak terpengaruh oleh pergaulan bebas, termasuk LGBT. Kita harus bersatu menjaga moral dan budaya Lampung," katanya.


Mustika juga mengapresiasi inisiatif Dang Ike dalam mempersatukan dua suku adat besar di Lampung, yakni Saibatin dan Pepadun. Ia mengajak agar Lampung bisa mencontoh Provinsi Bali yang menjadikan budaya sebagai destinasi wisata unggulan.


"Lampung punya kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Ini potensi besar jika dikelola bersama secara positif," pungkasnya.


Kesepakatan Bersama Tokoh Adat


Kegiatan ini dihadiri oleh 37 perwakilan tokoh adat Saibatin dan Pepadun yang sepakat untuk terus menjalin komunikasi, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam menjaga serta mengembangkan budaya Lampung.


Acara ditutup dengan saling tukar tanda pin sebagai simbol persatuan antara tokoh adat Saibatin dan Pepadun. (Tim Media Group DPP PWDPI)



Sunday, 30 April 2023

Nilai-Nilai Kerukunan dan Saling Berbagi dalam Tradisi Lebaran Ketupat di Banyumas



Kabar Ngetren/Banyumas – Warga muslim di Kelurahan Karanglewas Lor, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, merayakan tradisi Lebaran Ketupat satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri. 


Tradisi ini tidak hanya sekadar makan ketupat, tetapi juga sebagai momen untuk mengakui kesalahan dan saling memaafkan kesalahan antar sesama.


Pengurus Mushola Al-Ishlah di kelurahan Karanglewas Lor, Ustadz Asron, menjelaskan bahwa warga dan jamaah mushola menggelar tradisi Lebaran Ketupat dengan membuat ketupat dan lepet bersama-sama yang kemudian dibawa ke mushola. 


Mereka menjalankan puasa Ramadan, kemudian melanjutkan dengan Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah dan berpuasa Syawal selama enam hari bersama anggota keluarga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan mengirim doa kepada para leluhur, serta menjalin silaturahim antar warga dan bermaaf-maafan.


Sebelumnya, Ketua takmir mushola Al-Ishlah, H. Edy Prayitno, mengatakan bahwa tradisi Lebaran Ketupat dimulai dengan sholat subuh berjamaah, dzikir singkat, doa subuh, kultum oleh KH. Tolhah Mansur, doa selesai melaksanakan puasa Syawal, dan dilanjutkan dengan makan ketupat dan lepet bersama-sama di mushola. 


Warga yang hadir dalam acara ini juga menyisihkan 2 buah ketupat dan lepet masing-masing untuk diserahkan kepada Imam mushola dan dibagikan kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan takmir mushola.


Salah satu tokoh, H. Moelyono, menambahkan bahwa tahun ini acara Lebaran Ketupat lebih meriah karena banyak warga yang pulang kampung. 


Tradisi Lebaran Ketupat ini merupakan tradisi turun temurun yang patut dilestarikan karena memiliki nilai-nilai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta, kirim doa untuk para leluhur, nilai kerukunan, serta nilai saling berbagi antar sesama muslim. ((Slh,DJ, eFHa)

Suksesnya Acara Sertijab Ketua RT: Bukan Hanya Ganti Ketua, Tapi Juga Mempererat Persatuan Warga

 


Kabar Ngetren/Banyumas –  Acara serah terima jabatan (sertijab) Ketua RT 003 RW 010 di Perumahan Griya Satria, Kelurahan Bantarsoka, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, digelar pada Sabtu (29/04/2023) malam. Acara ini dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, Dawis, serta seluruh warga RT 003 dan panitia.


Ketua Panitia, H. Sutrisno, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf atas kekurangan panitia selama pelaksanaan sertijab. Ia berharap acara ini tidak mengurangi kekhidmatan silaturahmi antara warga pada perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah.


Ketua RW 010, Sri Winarno, dalam sambutannya, memberikan selamat dan sukses kepada Ketua RT terpilih, Irfing Permana. Ia juga meminta Irfing Permana untuk melanjutkan keaktifan pengurus lama dalam komunikasi dan koordinasi dengan para tokoh, warga, RW, kelurahan, serta mendukung semua program pembangunan di lingkungan RW 010.


Ketua RT terpilih, Irfing Permana, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan memohon bimbingan serta kerjasama dari semua pihak. Ia berencana untuk melakukan safari silaturahmi dengan kesepuhan, tokoh, dan warga untuk memohon masukan, saran, dan ide demi kemajuan wilayah.


Sebelumnya, telah dilakukan penyerahan sejumlah aset RT, berkas kearsipan, dan stempel dari ketua RT sebelumnya kepada RT yang baru. Acara ini ditutup dengan tausiyah oleh Ustadz Amrulloh Sucipto, yang menyampaikan tentang kebaikan orang yang bertaqwa, rajin silaturahmi, memiliki keluarga harmonis, hidup rukun bersama warga, serta doa bersama dan salam-salaman.


Acara sertijab berjalan lancar dan sukses, dan dihadiri oleh seluruh warga RT 003 dan para tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, Dawis, serta panitia. ((Slh,DJ, eFHa)

Saturday, 29 April 2023

Polresta Banyumas dan TNI Polri Solid Salurkan Program Mudik Balik Gratis


Kabar Ngetren/Banyumas – Kapolda Jawa Tengah memimpin keberangkatan 500 peserta mudik balik gratis "Sinergitas TNI-Polri Solid" Polresta Banyumas. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (29/3/24) pukul 09.00 WIB di Gor Satria Purwokerto dan diikuti oleh unsur pimpinan TNI Polri. Rombongan peserta diberangkatkan menggunakan 10 bus dari Banyumas menuju terminal Pulo Gebang Jakarta dengan pengawalan kendaraan Patwal Polresta Banyumas.


Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H, menjelaskan bahwa program mudik balik gratis ini merupakan inisiatif pertama dari TNI Polri solid di Jawa Tengah. Untuk wilayah Jawa Tengah, masing-masing 35 Kapolres dan Dandim telah menyiapkan 15 unit bus angkutan balik mudik gratis, sehingga totalnya ada 540 bus gratis untuk masyarakat Jawa Tengah.


Kapolda Jateng juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati, ketua DPRD, tokoh masyarakat, dan personel TNI Polri yang telah membantu dalam memberikan solusi bagi masyarakat. Program mudik balik gratis ini bertujuan untuk mengurangi trouble spot pada saat mudik serta memfasilitasi masyarakat agar dapat sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman. Sebelumnya, Polresta Banyumas juga sudah mengirimkan 7 bus mudik balik ke Jakarta dalam program serupa. (eFHa)

Tuesday, 18 April 2023

Polres Purbalingga Musnahkan Miras dan Petasan Selama Ramadan


Kabar Ngetren/Purbalingga - Pada Senin (17/4/2023), Polres Purbalingga melaksanakan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) yang merupakan hasil dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selama bulan Ramadan.


Pemusnahan dilakukan setelah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2023 di jalan lingkar Alun-alun Purbalingga.


Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan, mengatakan bahwa pada hari tersebut dilakukan pemusnahan miras pabrikan dan tradisional. Jumlah keseluruhan dari barang bukti tersebut sebanyak 4.610 botol miras berbagai jenis, dan sekitar 573 liter miras tradisional jenis tuak dan ciu yang dimusnahkan.


Selain miras, dalam KRYD Polres Purbalingga juga melakukan penindakan terhadap penjual petasan. Dari hasil penindakan, ditemukan sekitar 18.253 butir petasan serta bahan pembuatnya, seperti bubuk mesiu seberat 7,8 kilogram, arang 12,8 kilogram, potasium 7 kilogram, brown 10,5 kilogram, dan belerang 3,2 kilogram. 


Barang bukti petasan dan bahan pembuatnya kemudian dilakukan pemusnahan oleh Tim Jibom Satbrimob Polda Jateng.



Kapolres menambahkan bahwa sasaran ketiga dari kegiatan tersebut adalah kendaraan dengan knalpot brong. Pada KRYD bulan Ramadan, sebanyak 338 buah knalpot brong ditemukan dan akan dilakukan pemusnahan.


Kegiatan pemusnahan miras dihadiri oleh Forkopimda Purbalingga, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dilakukan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti miras, dan pemusnahan dilakukan dengan menghancurkan menggunakan kendaraan berat. (eFHa)

Thursday, 13 April 2023

Mewujudkan Nuansa Nguri-nguri dalam Kehidupan Beragama: Pembentukan BKM di Kelurahan Mewek


Kabar Ngetren/Purbalingga – Kelurahan Mewek mengadakan rapat untuk membentuk Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) yang melibatkan Pengurus Kelurahan Mewek, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mewek, Takmir Masjid, dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Mewek pada Rabu malam, 12 April 2023. 


Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah tentang pembentukan BKM.


Plt Kelurahan Mewek, Okta Hermawan S, S. STP., menyatakan bahwa pembentukan BKM ini memiliki dampak positif yang besar, terutama dalam memberikan nuansa nguri-nguri dalam kehidupan beragama khususnya di Masjid dan Mushola. 


Beliau berharap dukungan dari seluruh tokoh masyarakat dalam pembentukan kepengurusan BKM ini, sehingga dapat memberikan manfaat yang terbaik bagi masyarakat Kelurahan Mewek.



Ketua PHBI Kelurahan Mewek, H. Karsono, S. Pd. I., menyambut baik pembentukan BKM yang merupakan bagian dari amanah Kementerian Agama melalui KUA setempat, dengan tujuan memakmurkan Masjid dan merupakan suatu yang sangat mulia. 


Beliau berharap pembentukan kepengurusan BKM dapat menjaga persatuan dan ukhuwah sesama umat Islam di Kelurahan Mewek.

Trending