Showing posts with label Peringatan Hari Kartini. Show all posts
Showing posts with label Peringatan Hari Kartini. Show all posts

Wednesday, 24 April 2024

Apel Bersama Wanita TNI: Peringatan Hari Kartini dan Semangat Emansipasi Wanita


Kabar Ngetren/Jakarta - Pada Hari Kartini tahun 2024, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Apel Bersama Wanita TNI di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta. Rabu, (24/4). Acara ini, yang juga dihadiri oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto, bertujuan untuk menghormati peran wanita Indonesia dalam pertahanan negara.

Dalam pidatonya, Panglima TNI menekankan pentingnya semangat emansipasi wanita dan peran vital Wanita TNI dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan tema Wanita TNI Yang Prima Siap Mendukung Terwujudnya Pertahanan Yang Tangguh Untuk Indonesia Maju, Panglima TNI menyatakan komitmen Wanita TNI untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.


Panglima TNI juga mengingatkan agar Wanita TNI tidak puas dengan pencapaian saat ini, tetapi terus meningkatkan kualitas diri dan kemampuan. Kehadiran para pimpinan TNI dan Polri serta Pejabat Utama Mabes TNI menunjukkan dukungan penuh terhadap peran Wanita TNI dalam membangun pertahanan negara yang tangguh.

Dengan semangat yang menggebu, Apel Bersama Wanita TNI tahun ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Kartini dan memperkuat peran wanita dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Indonesia. Semoga semangat juang ini terus membara dan mewarnai perjalanan Wanita TNI dalam menyongsong masa depan yang lebih gemilang.

Sumber: Kabid Puspen TNI, editor: eFHa. 

Monday, 22 April 2024

Mengapa Kita Memperingati Hari Kartini


Kabar Ngetren/Bangka Selatan - Setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Hari Kartini menjadi perayaan yang sangat spesial bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi para perempuan di Tanah Air. R.A. Kartini merupakan salah satu pahlawan nasional perempuan yang jasanya terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia sangat diapresiasi.

Tentu setiap orang memiliki pemaknaan yang berbeda terkait sifat yang sesuai dengan sosok Kartini. Memang hal itu tidak dapat diseragamkan karena semua individu berhak memiliki pemahamannya sendiri. Namun, satu hal yang perlu digarisbawahi, perempuan yang memiliki semangat tinggi untuk berkarya dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar dan bangsanya, itulah sosok Kartini sejati.

Ibu Kartini, beliau dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita pribumi kala itu. Beliaulah sosok pelopor persamaan derajat perempuan nusantara yang mendedikasikan intelektualitas, gagasan, dan perjuangannya untuk mendobrak ketidakadilan yang dihadapi. Sebagai pemikir dan penggerak emansipasi perempuan, Kartini menjadi sumber inspirasi perjuangan perempuan yang mengidamkan kebebasan dan persamaan status sosial dengan keberhasilannya menuliskan pemikirannya secara runut dan detail.Oleh karena itu, 21 April yang menjadi tanggal lahirnya diperingati sebagai Hari Kartini.


Lantas, ada yang tahu tidak, nih, mengapa sih, kita memperingati hari Kartini? Yuk, simak penjelasannya di tulisan sederhana aku kali ini, di sini! Selamat membaca, salam Gelis Simba. 

1. Sejarah Peringatan Hari Kartini

Mengutip dari situs Itjen Kemdikbud, R.A. Kartini ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada tanggal 2 Mei 1964. Keputusan ini secara resmi tertuang pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964.

Pada waktu yang bersamaan, Presiden Soekarno juga menetapkan 21 April yang menjadi hari lahir Kartini sebagai peringatan yang spesial. Sejak saat itu, 21 April diperingati sebagai Hari Kartini untuk mengenang perjuangannya.

2. Makna Peringatan Hari Kartini

Bukan hanya sekadar peringatan, Hari Kartini menjadi perayaan yang penuh makna. Pasalnya, Kartini dikenal sebagai sosok pahlawan yang sangat berjasa memperjuangkan emansipasi perempuan di Indonesia.

RA Kartini menjadi perempuan yang pertama kali memprakarsai perkumpulan dan memajukan pendidikan perempuan. Hal ini dilakukannya dengan membuka sebuah sekolah kecil yang mengajarkan baca-tulis, kerajinan tangan, dan memasak.

Oleh karena itu, peringatan 21 April ini dimaknai sebagai hari untuk mengenang jasa R.A. Kartini yang telah berhasil meningkatkan status sosial perempuan saat itu. Hal ini sekaligus menjadi perayaan emansipasi perempuan.

3. Tradisi Saat Peringatan Hari Kartini

Sebagai peringatan yang sangat berarti bagi perempuan di Indonesia, peringatan Hari Kartini juga dirayakan dengan semarak setiap tahunnya. Bahkan, terdapat beberapa tradisi yang sangat identik dengan peringatan Hari Kartini.

Salah satu tradisinya adalah memakai kebaya saat peringatan Hari Kartini. Seperti yang kita ketahui, kebaya merupakan pakaian tradisional yang menonjolkan kesan feminisme bagi perempuan Indonesia.

Mengutip dari situs Universitas Atma Jaya Yogyakarta, perempuan yang memakai kebaya kerap digambarkan sebagai tipikal lemah lembut, sopan, tenang, damai dan penuh kasih. Dalam hal ini, Kartini dinilai mewakili kesempurnaan perempuan pengguna kebaya.

Demikian penjelasan mengenai mengapa kita selama ini setiap tahunnya selalu memperingati Hari Kartini pada tanggal 21 April. Semoga tulisan sederhana aku kali ini bisa bermanfaat, ya, dan selamat Hari Kartini tahun 2024. Semoga kita bisa semakin bijaksana sebagai perempuan, jangan takut bermimpi hanya karena kita perempuan. Kartini mengajarkan kita untuk berani bermimpi dan menggapai langit. Bersama-sama, kita adalah Kartini-kartini masa kini, mari kita terus memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan hak-hak kita dengan semangat Kartini.

Kartini mendobrak tembok buta aksara, kita lanjutkan dengan literasi. Pengetahuan adalah kekuatan, perempuan cerdas, bangsa berdaya!

Kartini memperjuangkan kesetaraan gender. Mari kita jaga dengan aksi. Perempuan dan laki-laki, bahu membahu, Indonesia gemilang. Putri Simba. 

Sunday, 21 April 2024

Kapolda Jateng Tekankan Pentingnya Kehadiran Polisi dengan Empati dalam Safari Kamtibmas


Kabar Ngetren/Brebes - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya kehadiran polisi dengan sikap empati dalam membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Safari Kamtibmas di Hotel Grand Dian, Brebes, pada Minggu, 21/4.

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kapolres dan Kapolsek di bekas Karesidenan Pekalongan atas suksesnya berbagai kegiatan operasi, mulai dari pengamanan pemilu hingga arus mudik dan balik lebaran.


"Rasa aman tidak datang dengan sendirinya, melainkan melalui proses yang dilakukan seluruh anggota di jajaran," ujarnya.

Selama kepemimpinannya selama empat tahun, Kapolda mengapresiasi kinerja jajaran di lapangan, khususnya melalui program polisi hadir yang menunjukkan representasi negara di tengah masyarakat.

Kehadiran Polri dengan empati terhadap permasalahan masyarakat, menurut Kapolda, memunculkan simpati dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut secara alami.


Kapolda juga menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dalam berinteraksi dengan masyarakat, bukan semata-mata untuk mencapai hasil, melainkan untuk membangun rasa aman dan kepercayaan.

Selain itu, dalam peringatan Hari Kartini, Kapolda mengucapkan selamat kepada para Polwan di jajaran Polda Jateng, yang dianggapnya sebagai perwujudan Kartini di lingkungan Bhayangkara Polri.

Polwan Polda Jateng, menurutnya, telah menunjukkan kinerja yang sebanding dengan rekan-rekan polisi laki-laki, dengan sejumlah Polwan menduduki posisi strategis di berbagai tingkatan dalam kepolisian.

Dengan demikian, kehadiran Polri yang empatik dan proaktif diharapkan dapat terus membangun simpati dan dukungan masyarakat serta menjaga harkamtibmas dengan lebih efektif di masa yang akan datang. eFHa. 

Trending