Showing posts with label Pj Gubernur. Show all posts
Showing posts with label Pj Gubernur. Show all posts

Tuesday, 30 January 2024

Pj Gubernur Agus Fatoni Ajak Masyarakat Membangun Sumsel dengan Menabung di Bank Sumsel Babel


Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengajak masyarakat bersama-sama membangun Provinsi Sumatera Selatan. 

Salah satunya dengan membudayakan gemar menabung di bank milik darah, yakni daerah Bank Sumsel Babel (BSB).

"Kalau banyak menabung di BSB, uangnya nanti kembali ke kita semua untuk membangun, memperbaiki infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lainnya dan semua itu kembali ke masyarakat Sumsel," ucap Fatoni memberikan sambutan pada kegiatan Undian Super Grand Prize Tabungan Pesirah BSB di Palembang Indah Mall (PIM), Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (28/1/2024).

Fatoni juga mengapresiasi BSB yang tak hentinya memanjakan nasabah dengan menyiapkan sejumlah hadiah bervariasi.

"Kami memberikan apresiasi kepada BSB sudah membagikan dan memanjakan untuk seluruh nasabahnya ada hadiah uang tunai Rp 550 juta. Selain itu grand prize juga cukup banyak ada 25 mobil, 108 motor, 54 TV, 54 laptop dan 54 kulkas," ujar Fatoni.

Menurutnya, hadiah-hadiah yang diberikan BSB hepada nasabahnya luar biasa. Bagi masyarakat Sumsel yang ingin  mendapatkan hadiah syaratnya hanyalah harus menjadi nasabah BSB.

"Mudah-mudahan BSB maju terus, makin banyak penabungnya, makin banyak nasabahnya dan semakin untung, semoga Sumsel semakin maju dan jaya, dan masyarakatnya semakin sejahtera," tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin mengatakan untuk hadiah Grand Prize pada undikan kali ini BSB menyiapkan hadiah uang tunai sejumlah Rp 550 juta.

"Kenapa tahun ini kita bentuk uang agar bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Kita juga punya grand prize di setiap cabang berupa mobil, motor, tv, kulkas dan lainnya," katanya.

Achmad mengatakan BSB akan terus melakukan inovasi dan berusaha untuk lebih sempurna melayani para nasabah. Dalam kesempatan ini juga, program Tabungan Pesirah Raden melengkapi tabungan pesirah sebelumnya juga dilaunching.

"BSB saat ini kita coba tumbuh berkembang bersama, sama mitra-mitranya. Nah inilah yang kita lakukan dalam bentuk ekosistem keuangan yang akan kita launching juga di tahun ini," ungkapnya.

 "Kalau tabungan pesirah bisa kita ambil setiap saat, kalau raden ini untuk masa depan," lanjutnya.

Pada kesempatan ini Pj Gubernur Agus Fatoni mengundi langsung hadiah Super Grand Prize senilai Rp 550 juta. 

Pada Undian Super Grand Prize Tabungan Pesirah kali ini  dimeriahkan dengan penampilan artis penyanyi Mahalini yang dirangkaikan dengan launching Tabungan Pesirah Raden oleh Pj Gubernur Agus Fatoni. 

Kegiatan ini turut dihadiri Pj Ketua TP PKK Sumsel Tyas Fatoni, Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati, Komisaris Utama BSB Edi Junaidi, para Direksi BSB dan para Kepala OPD Sumsel.

Saturday, 27 January 2024

Lantik Empat Pejabat Eselon II, Pj Gubernur Agus Fatoni: Lakukan Inovasi dan Terobosan Baru, Jangan Bekerja Biasa-Biasa Saja


Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni melantik empat orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. 

Pelantikan ini dilakukan di Auditorium Bina Praja Setda Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (26/1/2024). 

Keempat eselon II tersebut adalah Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel  Fitriana dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumsel Teddy Meilwansyah dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Kepala Biro Organisasi Setda Sumsel M Zaki Aslam dilantik menjadi Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Sumsel H. Nelson Firdaus dilantik menjadi Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sumsel.

Fatoni berharap kepada pejabat yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, kecepatan yang tinggi namun juga harus memperhatikan Peraturan Perundang-Undangan. 

“Kami ucapkan selamat untuk pejabat yang baru saja dilantik, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.  Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama di posisi masing-masing atas dedikasinya, atas kontribusinya saat menduduki posisi masing-masing,” kata Fatoni. 

Fatoni juga menghimbau agar pejabat dapat bekerja dengan maksimal, bekerja keras dengan melakukan sejumlah inovasi dan terobosan baru.

“Jadi jangan bekerja biasa-biasa saja karena seluruh pekerjaan kita itu akan kita pertanggungjawabkan kepada masyarakat, kepada bangsa, dan negara serta kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Fatoni.

Menurutnya, ada tiga poin penting yang harus ditanamkan dalam diri antara lain kompetensi, komitmen dan kekompakan. 

Kompetensi ini tidak pernah berhenti, tidak ada kompetensi yang sudah mentok dan tidak ada kompetensi yang mencapai sempurna sehingga masih dibutuhkan upaya terus-menerus untuk meningkatkan kompetensi.

“Selalu ada yang belum kita kuasai, selalu ada yang belum kita mengerti dan belum kita pahami, maka kita terus-menerus harus belajar, kedua juga yang penting adalah komitmen, rasa tanggung jawab, rasa memiliki dan rasa ingin bekerja dengan sebaik-baiknya itu juga akan mudah kalau untuk bapak ibu punya komitmen, kalau tidak punya komitmen tidak akan berkontribusi untuk organisasi,” tegasnya.

Ditemui awak media usai melakukan pelantikan pejabat eselon II tersebut, Fatoni mengatakan pergeseran ataupun mutasi dimaksudkan untuk melakukan penyegaran, agar organisasi lebih dinamis dan maksimal sehingga kinerjanya bisa lebih baik lagi.

“Lebih dinamis lebih maksimal lagi dan kinerjanya bisa lebih baik lagi. Jadi mutasi ini akan sering dilakukan dalam rangka untuk bisa memastikan bahwa organisasi bisa lebih efektif dan dinamis. Kadangkala orang itu bagus tapi tidak tepat di satu jabatan, maka perlu dipikirkan jabatan yang lebih tepat lainnya,” ucap Fatoni.

Friday, 26 January 2024

Pj Gubernur Agus Fatoni bersama Pj Walikota Palembang Kompak Bagikan Bansos untuk Anak Stunting


Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni bersama Pj Walikota (Walkot) Palembang Ratu Dewa membagikan bantuan sosial (bansos) yang diperuntukkan bagi anak stunting se-Kota Palembang. 

Penyerahan bansos dilakukan di halaman Rumah Dinas Walikota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (26/1/2024).

Selain itu, Fatoni juga secara simbolis memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi masyarakat penerima manfaat. 

Fatoni mengatakan permasalahan stunting merupakan masalah bersama yang perlu diatasi bersama dikarenakan menyangkut masa depan bangsa Indonesia.

“Balita ini akan menjadi generasi penerus pada masanya. Kita akan digantikan dengan anak-anak kita pada waktunya nanti. Oleh karena itu kita harus pastikan bahwa anak-anak kita, anak-anak Indonesia itu memiliki gizi yang cukup dengan pertumbuhan yang baik, baik pertumbuhan fisik maupun otak,” ucap Fatoni. 

Pemberian bantuan makanan tambahan bagi balita stunting di Kota Palembang merupakan bagian dari tanggungjawab bersama bukan hanya kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Melainkan tanggungjawab BUMD/BUMN dan masyarakat yang peduli dengan lingkungannya.

“Pemberian gizi kepada balita, diharapkan agar pertumbuhannya bisa sempurna, bisa normal. Selain memberikan asupan gizi yang baik, juga perlu membiasakan untuk membudayakan hidup sehat dan hidup bersih,” kata Fatoni.

Kemudian, Fatoni juga mengingatkan para orang tua balita penerima bantuan. Diharapkan bantuan yang diterima ini betul-betul dikonsumsi oleh buah hati bukan orang tua.

“Pemberian bantuan sembako, bantuan sosial hari ini juga perlu terus kita lakukan, pemberian makanan tambahan juga perlu kita lakukan dan kita pastikan bahwa makanan itu dimakan oleh bayinya bukan ibunya ataupun ayahnya,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan pemberian bansos bagi anak stunting sejak lama dilakukan sesuai dengan instruksi Pj Gubernur Agus Fatoni. 

Secara khusus, dia juga mengapresiasi kepada para kepala OPD segera memberikan bantuan sembako di 18 Kecamatan se-Palembang.

“Hari ini merupakan hari terakhir penyerahan bantuan sembako ke 18 Kecamatan  di Kota Palembang. Penyerahan bantuan ini pula merupakan bantuan murni dari masing-masing kepala OPD untuk pengentasan stunting di Kota Palembang,” ucap Ratu Dewa. 

“Ada 12.812 keluarga penerima manfaat yang  menerima bantuan, yang tertinggi ada tiga Kecamatan pak gubernur pertama Kecamatan Gandus, lalu Kecamatan Seberang Ulu II, dan Kecamatan Ilir Timur II,” sambungnya.

Adapun total bantuan yang sudah tersalurkan mencapai 18.000 lebih paket makanan. Di antaranya berupa beras provit, telur, kacang hijau, susu SGM untuk anak 1 tahun ke atas 1 kotak (400 gram) dan biskuit 1 bungkus (120 gram).

Pj Gubernur Minta Layanan Rumah sakit Dimaksimalkan RSUD Pastikan Peserta BPJS Terlayani Sesuai Kelas


MAMUJU - Peningkatan Pelayanan kepada masyarakat terus dimaksimalkan Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulbar olehnya itu Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh meminta kepada pihak Rumah Sakit untuk agar memperhatikan betul pelayanan di rumah sakit. 

Penjabat Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh meminta RSUD Sulbar menelusuri dan mengklarifikasi terkait ketidaksesuaian pelayanan fasilitas BPJS kelas satu. Selain itu 

Pj Gubernur juga mengingatkan RSUD Sulbar untuk memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. 

"Saya ingin mengingatkan kepada RSUD agar pelayanan kepada masyarakat diperhatikan betul, terutama bagi peserta BPJS," kata Prof Zudan. 

Menanggapi permintaan Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh. Direktur RSUD Sulbar, dr. Marintani Erna Dochri mengatakan pihaknya telah bertemu dengan massa aksi Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Cabang Mamuju yang difasilitasi oleh DPRD Provinsi Sulbar bersama BPJS. 

dr. Erna mengatakan, pertemuan tersebut membahas terkait adanya aduan masyarakat yang mendapatkan layanan tidak sesuai dengan kelas yang seharusnya. 

Ia menjelaskan, sesuai aturan rumah sakit telah memberikan layanan sesuai apa yang diatur dalam Permenkes terutama bagi peserta BPJS. 

"Semua pasien yang masuk terdaftar diaplikasi yang tetkoneksi di BPJS," kata Erna. 

Ia mengatakan, terkait pasien yang datang di RS awalnya masuk IGD rawat nginap, haknya berada di kelas satu setelah dikonfirmasi ternyata penuh kamar kelas satu kemudian disampaikan kepada pasien bahwa kamar yang kosong hanya kelas 3 dan VIP untuk waktu tiga hari dititip Namun jika selama tiga hari hak 

kelas satu juga penuh harus diwajibkan untuk dirujuk setara dengan tipe kelas RSUD jika pasien tidak mau dirujuk maka tetap dirawat di tempat semula ataukah jika haknya sdh ada yg kossong maka pasien bisa dipndahkan jika pasien tetap menempati VIP pasien wajib bayar selisih kamar sesuai haknya dr Erna menjelaskan, bahwa upaya yang dilakukan pihak RS telah sesuai aturan yang ada di Permenkes. 

Hal itu dilakukan berdasarkan, regulasi dan sesuai dengan Permenkes. RSUD menampik bahwa dalam memberikan layanan tidak ada manipulasi, semua pasien diberikan sesuai haknya masing-masing. jika kamar yg sesuai haknya tersedia 

Menurutnya, Pasien BPJS yang dirawat tetap berdasarkan kelasnya masing-masing namun jika kamar yang sesuai kelas seluruhnya penuh maka akan di tempatkan satu tingkat diatas atau dibawahnya sesuai dengan ruangan yang ada. 

Pihaknya juga memastikan setiap layanan di rumah sakit terus diupayakan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Pj Gubernur Agus Fatoni Segera Launching Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Se- Sumsel

Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Agus Fatoni akan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) secara serentak di 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel melalui Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Sumatera Selatan (GPISS). Nantinya GPISS akan dilaunching pada tanggal 29 Januari 2024 mendatang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD dan perbankan yang dikoordinir oleh Bank Indonesia dalam merealisasikan GPISS. 

Nantinya, melalui Operasi Pasar Murah akan dijual berbagai bahan pangan dan pokok dengan harga jauh lebih murah dari pasaran mulai dari Rp 3 ribu hingga Rp 10 ribu/kg.

Sejumlah bahan pokok yang dijual dengan harga subsidi, di antaranya cabai merah dijual dengan harga Rp 24 ribu/kg, bawang merah Rp 10 ribu/kg, bawang putih Rp 20 ribu/kg, gula pasir Rp 13 ribu/kg, beras Rp 10 ribu/kg dan telur Rp 24 ribu/kg.

GPISS merupakan langkah konkret dari Pemprov Sumsel yang diinisiasi langsung oleh Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni guna menekan laju inflasi, terutama di Kabupaten Muara Enim, Kota Palembang, Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). 

Diharapkan agar Kabupaten dan Kota diharapkannya segera berkolaborasi dengan BUMN dan BUMD yang ada di daerah masing-masing.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel Basyaruddin Akhmad saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Launching GPISS di ruang Rapat Bina Praja Kantor Gubernur, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (25/1/2024).

“Untuk PT Bukit Asam itu bisa membantu Tanjung Enim dan Muara Enim kemarin sudah kita sampaikan. Semen Baturaja itu bisa membantu OKU, kemudian yang paling banyak di Kota Palembang ada Pusri ada Pertamina dan lain sebagainya dan kemarin kita sudah sampaikan juga Bank Sumsel Babel yang memiliki cabang di 17 kabupaten/ kota juga akan menggelar pasar murah,” ucap Basyaruddin.

Sebagai informasi, Operasi Pasar Murah (OPM) akan digelar secara serentak di Sumsel setiap hari Senin, Selasa, Kamis dalam setiap pekannya mulai dari jam 08.00 WIB sampai selesai. 

Nantinya, di Kota Palembang terdapat dua lokasi yang berbeda, yaitu di Kantor Camat Ilir Timur II dan Samping Kantor Korem 044 Gapo KM 5 Palembang.

Friday, 19 January 2024

Pj Gubernur Agus Fatoni Beri Motivasi Pemilih Pemula untuk Gunakan Hak Suara pada Pilpres, Pileg dan Pilkada 2024


Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengingatkan seluruh pemilih pemula, khususnya siswa-siswi kelas XII SLTA se-Sumsel untuk menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024. 

Hal ini diungkapkan dalam kegiatan ‘Pendidikan Politik Pemilih Pemula bagi Pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Se-Sumsel di Gedung Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (18/1/2024).

"Pesan saya gunakan hak pilih sebaik-baiknya karena kesan pertama kita memilih itulah yang tidak akan kita lupakan. Oleh karena itu, gunakan kesempatan pertama ini dengan sebaik-baiknya," kata Fatoni.

Fatoni menegaskan, peran generasi muda sangat penting dalam memilih pemimpin untuk masa depan  bangsa, negara dan daerah. Mengingat siswa-siswi kelas XII di Sumsel memiliki jumlah yang cukup besar yaitu 18,84% dari total pemilih di Sumsel.

"Pemilih di Sumsel ini 18,84 persen atau sebanyak 1.192.024 merupakan generasi Z atau pemilih pemula. Oleh karena itu adik-adik kalian sangat berperan dalam menentukan keberlangsungan bangsa kita satu suara dari kalian sangat berarti," ujarnya.

Fatoni juga mengingatkan para pemilih agar tidak golput dan terprovokasi terhadap berita bohong (hoax) yang akan menimbulkan konflik di masyarakat.

"Pada pemilihan pertama ini nanti kalian akan memilih Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan di akhir tahun nanti ada pemilihan kepala daerah yakni Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Walikota. 

Untuk itu saya berharap adik-adik sekalian tidak memilih golput, hindari politik uang, jangan terpengaruh pada berita hoax dan ikut menyebarkannya," jelas Fatoni.

Kemudian, Fatoni menegaskan untuk menjaga kondusifitas daerah selama tahun politik berlangsung. Dia juga berharap agar siswa-siswa SLTA dapat menjaga status zero konflik di Sumsel.

"Kita harus bisa menjadi contoh daerah yang menyukseskan Pemilu, Pilkada dengan damai dan sukses komitmen ini kita harus jaga bersama jaga kondusifitas di Sumsel ini kita pertahankan zero konflik," ucap Fatoni.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel H Alfajri Zabidi menyebut kegiatan ini menjadi salah satu upaya menyukseskan Pemilu dan Pilkada di Sumsel.

"Kegiatan kita hari ini kita laksanakan dengan menindaklanjuti program prioritas Penjabat Gubernur Sumsel yang ingin pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 di Sumsel berlangsung sukses dan damai," kata Alfajri.

Turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan, Plt. Sekretaris KPU Sumsel Eko Iswantoro, mewakili Kapolda Sumsel Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Iskandar F Sutisna, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel H Syafitri Irwan, Ketua Majelis Ulama Indonesia Sumsel Prof Aflatun Muchtar dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sumsel Mal'an Abdullah.

Tuesday, 16 January 2024

Pj Gubernur Agus Fatoni Lantik Ir. Asmar Wijaya sebagai Penjabat Bupati OKI


Palembang - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni secara resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Ir. Asmar Wijaya sebagai Pj Bupati OKI pasca habisnya masa jabatan Dja’far Shodiq sisa masa jabatan tahun 2019-2024 per 15 Januari 2024. Pelantikan ini dilakukan di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/1/2024).

Pelantikan Asmar Wijaya sebagai Pj Bupati OKI tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) Nomor: 100.2.1.3-70 Tahun 2024 tanggal 7 Januari tahun 2024 tentang pengangkatan penjabat Bupati Kabupaten OKI. 

Usai pelantikan Pj Bupati OKI,  dirangkaikan dengan Pelantikan Pj Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten OKI Sukmawati Asmar Wijaya oleh Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Tyas Agus Fatoni, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Pj Ketua TP  PKK Provinsi Sumsel Nomor : 02/Kep/PKK Prov/I/2024 tanggal 12 Januari tahun 2024. 

Fatoni menyampaikan ucapkan selamat kepada Pj Bupati dan Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI yang baru saja dilantik, dia berharap Asmar Wijaya mampu menjalankan amanah jabatan tersebut dengan penuh dedikasi.

“Saya mengucapkan selamat atas nama masyarakat dan seluruh pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kami mendoakan agar Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI diberikan kelancaran, kekuatan, kesuksesan serta diberikan petunjuk, bimbingan dan lindungan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam mengemban tugas,” ucap Fatoni.

Fatoni mengatakan Kabupaten OKI merupakan Kabupaten yang strategis di Provinsi Sumsel, selain wilayahnya luas, Kabupaten OKI juga memiliki potensi sangat besar. 

Oleh karena itu, dia berharap Pj Bupati yang baru dilantik dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya dan mengoptimalkan potensi strategis kekayaan yang ada di Kabupaten OKI. 

“Pejabat Bupati diangkat untuk maksimal satu tahun, tetapi bisa diberhentikan kapan saja, pejabat Bupati dievaluasi setiap tiga bulan, tetapi kapan saja juga bisa diberhentikan, oleh karena itu saya berharap Bupati harus bisa memastikan bahwa pemerintahan bisa berjalan sebagaimana mestinya. tugas-tugas yang dijalankan oleh penjabat kepala daerah sama dengan tugas yang menjadi tanggung jawabnya kepala daerah,” kata Fatoni. 

“Tugas penjabat kepala daerah adalah melanjutkan pemerintahan dan juga harus bisa memastikan bahwa pemerintahan bisa berjalan sebagaimana mestinya,” sambungnya.

Menurut Fatoni, luasnya wilayah Kabupaten OKI juga terdapat potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terlebih lahan gambut yang ada di wilayah ini rawan kebakaran. Bahkan, akhir tahun 2023 lalu di Kabupaten OKI terdapat titik api terbanyak di di Provinsi Sumsel. 

“Oleh karena itu, saya mengajak Bapak Bupati beserta seluruh jajaran pemerintah daerah dan juga Forkopimdanya serta masyarakat bisa mengantisipasi kebakaran hutan ini sejak sekarang, bukan hanya pada saat terjadi kebakaran tetapi perlu diantisipasi dan dipersiapkan,” tegasnya. 

Fatoni mengakui keberhasilan penanganan kebakaran hutan dan lahan ditandai dengan dua hal, yakni yang pertama titik apinya berkurang dari tahun-tahun sebelumnya, hal ini menjadi bukti Pemprov, Pemkab, Forkopimda semua serta masyarakat berhasil melakukan pencegahan. 

Kemudian yang kedua, pemadaman api yang sudah terjadi dilakukan secara cepat dan bersama-sama, penyiapan sarana dan prasarana, memberikan bantuan sosial dan juga upaya-upaya lain strategis yang bisa dilakukan.

“Alhamdulillah kita berhasil menangani dengan baik dan kita mendapatkan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan diberikan kesempatan pada waktu yang lalu untuk menyampaikan keberhasilan penanganan karhutla di Sumsel di Dubai ini perlu kita pertahankan dan kita optimalkan kembali,” jelas Fatoni.

“Kita bersyukur di provinsi Sumsel kebakaran hutan dan lahan bisa ditangani dengan sebaik-baiknya. kita berhasil menangani karhutlah bersama dengan Forkopimda provinsi dan kabupaten kota,” sambungnya. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pj Ketua TP PKK Sumsel Tyas Fatoni, Ketua DPRD Sumsel Hj. R.A. Anita Noeringhati, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel Yulianto, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Sumsel Zulkarnain, Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan, Bupati OKI Periode 2014-2024 Iskandar dan Bupati OKI aisa Periode 2019-2024 Djafar Shidiq, Forkopimda OKI dan Kepala OPD lainnya.

Trending