Showing posts with label Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti. Show all posts
Showing posts with label Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti. Show all posts

Thursday, 2 May 2024

TNI Bantu Renovasi Gereja di Perbatasan RI-Malaysia


Kabar Ngetren/Kapuas Hulu - Prajurit dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Pos Kapar Yonarmed 10/Bradjamusti turut serta dalam proyek renovasi gereja di Dusun Kapar, Kecamatan Badau, di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kamis, (2/5).

Dalam upaya untuk memberikan kontribusi positif sebelum masa penugasan berakhir, para prajurit berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk pembangunan fasilitas umum. Menurut Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti, Letkol Arm Ady Kurniawan, renovasi gereja ini juga merupakan wujud toleransi antarumat beragama di perbatasan.

Proyek renovasi, yang meliputi pemasangan keramik, penggantian atap seng yang rusak, perbaikan plafon, dan pembersihan lingkungan sekitar, bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan umat Kristen dalam melaksanakan ibadah.


Meskipun mendekati akhir penugasan, prajurit Satgas Pamtas tetap berkomitmen untuk membantu masyarakat setempat. Mereka berharap agar kontribusi mereka tetap dirasakan oleh warga perbatasan setelah mereka tidak lagi berada di daerah tersebut.

Danpos Kapar, Sertu Sihombing, menegaskan pentingnya kehadiran TNI di perbatasan, sebagai perpanjangan tangan pemerintah. Dia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, memperkuat iman dan ketaqwaan, serta menanamkan rasa cinta tanah air dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Keberadaan TNI di perbatasan diharapkan tidak hanya sekadar simbolis, tetapi juga dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat setempat, baik dalam aspek keamanan maupun pembangunan. 

Sumber: Pen Yonarmed 10/Bjm, editor: eFHa. 

Saturday, 13 April 2024

Prajurit TNI Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti Bantu Tangani Longsor di Perbatasan Kalimantan Barat


Kabar Ngetren/Kapuas Hulu - Kehadiran Prajurit TNI di wilayah Perbatasan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti bencana alam. Hal ini terbukti dengan cepatnya tanggapan Prajurit TNI dari Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti dalam membantu penanganan tanah longsor di Desa Lanjak, Kecamatan Badau, Kalbar, pada Jumat lalu, 12/4.

Dansatgas Yonarmed 10/Bradjamusti, Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim bantuan personel untuk membantu proses penanganan bencana longsor di Desa Lanjak. Tim terdiri dari 15 personel yang turun langsung ke lokasi bersama warga setempat.


"Kami sudah mengirim tim untuk membantu masyarakat dalam penanganan longsor di jalan sekitar desa Lanjak, yang memutuskan pusat jalan transportasi," ungkap Letkol Arm Ady Kurniawan.

Menurut Letda Arm Charles Christiant Hutapea, penerangan Satgas, terdapat 4 titik longsor yang terjadi dalam jarak sekitar 1 km dari desa Lanjak. Situasi ini mengancam akses transportasi utama masyarakat.

"Kita akan maksimalkan membantu masyarakat, agar masyarakat juga aman dan lancar dalam beraktivitas dan melintas," jelas Letda Arm Charles Christiant Hutapea.

Salah satu warga setempat, Bapak Budi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan tanpa diminta dari TNI dalam membantu penanganan longsor. "Dengan adanya bantuan dari TNI, longsor yang terjadi di 4 titik berhasil dibersihkan. Terima kasih bapak-bapak TNI, Tuhan memberkati," ujar Bapak Budi. Pen Yonarmed 10/Bjm.

Tuesday, 9 April 2024

Layanan Pangkas Rambut Gratis oleh Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti Meriahkan Perbatasan Indonesia


Kabar Ngetren/Sintang - Suasana ceria dan antusiasme warga memenuhi Pos Sei Seria Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti di Desa Sei Seria, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, sejak peluncuran "Bradjamusti Barber Shop". Layanan potong rambut gratis ini semakin menjadi favorit di kalangan masyarakat perbatasan. Selasa, 9/4.

Dalam keterangan resmi dari Penerangan Satgas, Letda Arm Charles Christiant Hutapea menjelaskan bahwa tujuan dari Bradjamusti Barber Shop tidak hanya memberikan layanan cukur gratis, tetapi juga membangun komunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat. Program ini kini berkembang menjadi kursus gratis untuk remaja di perbatasan tentang seni memotong rambut, dengan harapan mereka dapat menggunakan keterampilan ini untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.


"Kami berharap bahwa dengan pengetahuan yang diberikan, generasi muda di perbatasan dapat menjadi penggerak dalam mengembangkan ekonomi lokal," ujar Letda Arm Charles Christiant.

Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti telah menyiapkan peralatan potong rambut dan personel terlatih untuk memberikan layanan yang berkualitas. Selain itu, para peserta kursus juga mendapatkan penjelasan teori dan praktik yang bermanfaat.

Respon positif dari masyarakat tidak terelakkan. Mama Joy, salah satu warga yang anaknya mendapat potongan rambut gratis, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti atas perhatiannya terhadap anaknya.

"Dengan tulus, kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti atas ilmu yang telah diberikan kepada anak saya," ucap Mama Joy dengan penuh rasa syukur.

Dengan adanya inisiatif seperti Bradjamusti Barber Shop, diharapkan dapat terus memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di perbatasan. Pen Yonarmed 10/Bjm.

Monday, 8 April 2024

Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bjm Bantu Tingkatkan Perekonomian dan Gizi dengan Penyuluhan Berternak Ayam di Kalbar


Kabar Ngetren/Kapuas Hulu - Bertempat di Desa Langau, di Kecamatan Puring Kencana, Kalbar, menjadi sorotan karena upaya Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti dalam meningkatkan perekonomian warga sekaligus menjaga pemenuhan kebutuhan gizi. Dalam sebuah penyuluhan, mereka mengajarkan cara berternak ayam kepada masyarakat setempat.

"Penyuluhan ini kami berikan sebagai upaya membantu meningkatkan penghasilan para warga di sini," kata Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., Dansatgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti. Senin, 8/4.


Pos Langau 1 dan 2 menjadi lokasi penyuluhan, di mana personel Satgas berbagi pengalaman berternak ayam dengan materi mulai dari pemilihan bibit unggul hingga teknik pemeliharaan dan penanganan penyakit. Keadaan cuaca ekstrem di daerah Langau menuntut perawatan ekstra untuk menjaga kesehatan ayam.

Salah satu warga, Abdi, sangat antusias mengikuti penyuluhan ini. Baginya, beternak ayam potong adalah cara sederhana dan menguntungkan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari. Semoga dengan pengetahuan baru ini, warga dapat meningkatkan kesejahteraannya. Pen Yonarmed 10/Bjm.

Friday, 5 April 2024

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10/Bjm Gelar Pangkas Rambut Anak-Anak SD di Perbatasan


Kabar Ngetren/Sintang - Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebersihan dan kerapian sejak dini kepada anak-anak perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti Pos Nanga Bayan menggelar kegiatan pangkas rambut anak-anak SD di Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada Jum'at, 5/4.

Dalam keterangan tertulisnya, Danpos Nanga Bayan Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti Lettu Arm Junaidi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat sekaligus memberikan pemahaman kepada anak-anak pelajar tentang pentingnya kerapian dan kebersihan sebagai cerminan disiplin dalam pendidikan.


"Kami sangat mengapresiasi dunia pendidikan dan disiplin sebagai dasarnya. Penampilan rapih adalah salah satu wujud disiplin," ujar Danpos Nanga Bayan.

Dirinya berharap melalui kegiatan tersebut, anak-anak sekolah dapat meningkatkan kesadaran akan kebersihan dan kerapian, terutama dalam hal penampilan rambut. "Kami menyediakan alat pangkas rambut serta personel terlatih untuk melakukan potongan rambut, tidak hanya untuk anak pelajar, tapi juga warga umum," tambahnya.

Sementara itu, Dansatgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti, Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., dalam rilis tertulisnya di Makotis Satgas Pamtas Kecamatan Badau, menyatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan rutinitas di Pos. Selain menjaga perbatasan, mereka juga memperhatikan kerapian, kebersihan, dan kesehatan warga perbatasan, yang salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pangkas rambut anak-anak.

Kepala Sekolah SDN 13, Lata Mageska, S.Pd., juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas kepedulian mereka dalam melaksanakan kegiatan pangkas rambut anak-anak. Dia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya kesehatan dan kerapian. Pen Yonarmed 10/Bjm.

Thursday, 4 April 2024

Satgas Yonarmed 10/Bjm Mengedukasikan Kerajinan Tangan kepada Anak-anak di Perbatasan


Kabar Ngetren/Sintang - Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti Pos Kout telah meluncurkan inisiatif menarik dengan mengajarkan kerajinan tangan kepada anak-anak di SMAN 01 Ketungau Hulu, Desa Senanning. Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kreativitas dan inovasi pada generasi penerus. Pada Kamis, 4/4, anggota Pos Kout menghadirkan sesi pembelajaran yang memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi mereka dalam pembuatan kerajinan tangan.

Dalam sesi ini, anak-anak diajak untuk membuat pola kerajinan sesuai dengan imajinasi mereka. Setelah pola dibuat, mereka kemudian mengaplikasikannya menggunakan bahan-bahan lokal seperti daun pandan, rotan, ranjung, sedotan, dan tali kardus. Pendekatan ini memungkinkan anak-anak untuk mengasah kreativitas mereka sambil menghargai keberadaan dan kegunaan bahan-bahan yang mudah ditemui di sekitar mereka.


Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., selaku Dansatgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti, menyoroti pentingnya pembentukan kreativitas sejak dini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya akan membuat anak-anak menjadi lebih kreatif, tetapi juga akan meningkatkan semangat mereka dalam menimba ilmu.

"Dengan memberikan pembelajaran kerajinan tangan sejak usia dini, kami berharap anak-anak dapat mengembangkan kreativitas mereka, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan," ujar Letkol Ady Kurniawan.

Sementara itu, Serda Ray Pokotte, yang memimpin kegiatan tersebut, melaporkan bahwa anak-anak di SMAN 01 Ketungau Hulu tampak sangat antusias dan senang dalam mengikuti pembelajaran kerajinan tangan. Kepala sekolah SMAN 01 Ketungau Hulu, Dapit S. Pd., menyambut baik inisiatif yang diambil oleh Pos Kout. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas upaya tersebut, yang dianggap dapat memberikan manfaat bagi perkembangan kreativitas dan keterampilan anak-anak di sekolah tersebut.

Dengan melibatkan anak-anak dalam kegiatan semacam ini, diharapkan akan muncul generasi yang lebih kreatif, inovatif, dan siap bersaing dalam era global yang semakin kompleks. Melalui pendekatan yang praktis dan kreatif, Satgas Yonarmed 10/Bradjamusti Pos Kout membuktikan komitmennya untuk mendukung pembangunan masyarakat lokal sambil menumbuhkan potensi anak-anak di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Pen Yonarmed 10/Bjm.

Friday, 29 March 2024

TNI Bantu Warga Bangun Jembatan Baru di Desa Sei Tekam Sanggau


Kabar Ngetren/Sanggau - Satgas Pamtas Yonarmed 10 Kostrad Pos Sei Tekam menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan turut serta membantu membangun kembali jembatan yang sudah rapuh di Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Sanggau, Kalimantan Barat.

Mayor Arm Ady Kurniawan, M.Han, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Kostrad, mengungkapkan harapannya bahwa pembangunan jembatan baru ini akan menghidupkan kembali aktivitas masyarakat dan meningkatkan keselamatan mereka.


Personel Pos Sei Tekam di bawah kepemimpinan Lettu Arm Satrio Anggoro bersama dengan aparat desa dan masyarakat setempat bekerja sama secara swadaya untuk membangun jembatan tersebut. Jembatan tersebut merupakan jalur utama bagi warga Desa Sei Tekam untuk melakukan kegiatan ekonomi, pertanian, dan pendidikan.

Dansatgas juga menyoroti kondisi jembatan yang sudah tua dan rapuh, yang membahayakan keselamatan warga baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan. Proses pembangunan jembatan memakan waktu hampir satu minggu, dengan partisipasi aktif dari personel Pos Sei Tekam dan masyarakat desa.

Kepala Desa Sei Tekam juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, terutama Satgas Pamtas Yonarmed 10 Kostrad, atas bantuan dalam pembangunan jembatan di wilayah mereka. Pen Satgas Pamtas RI-Mly Yonarmed 10/Bradjamusti.

Trending