Showing posts with label JPZISNU Beres. Show all posts
Showing posts with label JPZISNU Beres. Show all posts

Friday, 5 May 2023

Silaturrahmi Lebaran dan Tasyakuran Menjelang Ijab Qobul Pernikahan Putri KH. M. Ma'mun Al Kahfi


Kabar Ngetren/Banyumas –  Pada Kamis (04/05/2023), Pengurus Harian (PH) dan Petugas Lapangan (PL) dari Jaringan Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama Berkah Remen Silaturrahmi (JPZIS NU Care-LAZISNU) Beres Purwokerto Barat, beserta muzakki, munfiq, donatur, dan simpatisan, hadir dalam sebuah acara silaturrahmi lebaran dan tasyakuran menjelang ijab qobul pernikahan salah satu putri dari KH. M. Ma'mun Al Kahfi dan Nyai Siti Markhamah, yang juga merupakan ketua PAC Muslimat Kecamatan Purwokerto Barat.


Ustadz Daryanto, Ketua JPZISNU Beres, menyampaikan bahwa kehadiran mereka dalam acara tersebut merupakan sebuah kewajiban dan mahabbah (cinta kasih) seorang murid/santri kepada gurunya, yaitu guru mengaji Al-Qur'an. KH. M. Ma'mun Al Kahfi, yang sedang berbahagia menjelang pernikahan putrinya, akan melangsungkan akad nikah pada Jumat (05/05/2023) pukul 09:00 WIB di Masjid Baitul Muttaqin Komplek PTIQ Al Husaini Purwokerto Barat.


Ustadz Daryanto juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan memohon maaf lahir dan batin serta mendoakan agar doa-doa di bulan suci Ramadan diterima oleh Allah SWT. Selain itu, dalam acara tersebut, PH dan PL JPZISNU Beres Purwokerto beserta tim, turut mengayubagikan kebahagiaan kepada ulama-ulama yang mengantarkan putrinya ke gerbang pernikahan, Farah Farhana putri kedua KH. M. Ma'mun Al Kahfi dan Nyai Siti Markhamah, yang akan menikah dengan Lukman Khakim putra kedua Abdul Kodir Zaelani dan Tuti Maryati dari Dusun Legok Kecitran Purworejo Kelampok Banjarnegara.


Ustadz Daryanto juga berdoa semoga Allah SWT memberkahi pernikahan Farah Farhana dan Lukman Khakim, serta selalu mengumpulkan kedua mempelai dalam kebaikan, kebahagiaan, dan keselamatan dunia akhirat. Selain keluarga besar JPZISNU Beres Purwokerto Barat, beberapa tokoh NU, tokoh masyarakat, kayim Rejasari, Muslimat, Fatayat NU, Banser Purwokerto Barat, puluhan alumni PTIQ Al Husaini Purwokerto, dan para pengasuh pondok pesantren, turut hadir dalam acara tersebut.


Kehadiran para tamu terlihat sangat akrab dengan sohibul hajat, yaitu KH. M. Ma'mun Al Kahfi, yang sangat murah senyum dan ramah. Semua tamu yang hadir menikmati hidangan yang disajikan dan mengabadikan momen bersama sohibul hajat. (eFHa)

Thursday, 4 May 2023

JPZISNU Beres dan PRNU Rejasari Komitmen Jalankan 4 Pilar Program LAZISNU


 Kabar Ngetren/Banyumas – JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Purwokerto Barat Banyumas Jawa Tengah memberikan bantuan uang tunai sebesar 1,5 juta rupiah kepada Madrasah Diniyah dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Al Huda. Bantuan ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 2 Mei, sebagai penghormatan kepada Ki Hajar Dewantara yang berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa lalu yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.


Kepala Madrasah, Ustadz Muarifin, menerima bantuan tersebut dari Ketua Pengurus Harian (PH) dan Petugas Lapangan (PL) JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Purwokerto Barat Banyumas, Ustadz Daryanto. Penerimaan bantuan tersebut didampingi oleh Ketua RW setempat, Didi, serta tokoh masyarakat dan agama, Kyai Carwan.


Bantuan uang tunai tersebut akan digunakan untuk percepatan pengecatan dinding, kusen, daun pintu, dan jendela madrasah dan PAUD. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara JPZIS NU Care-LAZISNU Beres dan Pengurus Ranting NU Rejasari.


Rois Mustholih, Penanggungjawab Program, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan tersebut juga sebagai bagian dari rangkaian silaturrahmi menjelang Lebaran Idul Fitri 1.444 Hijriah. Menurutnya, JPZIS NU Care-LAZISNU Beres mendapatkan rekomendasi dari Ketua Pengurus Ranting NU Rejasari untuk memberikan bantuan pembelian material cat guna mempercepat renovasi madrasah dan TPQ di Seminggkir. Hal ini bertujuan agar para santri dapat lebih nyaman dalam belajar dan mengaji.


JPZISNU Beres dan PRNU Rejasari menyalurkan bantuan berupa pengecatan untuk Madrasah dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di wilayah Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat. Bantuan tersebut diterima dengan rasa syukur oleh Kepala Madrasah Ustadz Muarifin yang menyebutkan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat, terutama karena dalam beberapa hari kedepan akan ada acara imtihan tahun 2023.


Asma Asiyah, petugas lapangan wilayah Rejasari, menyampaikan bahwa kerja sama antara JPZIS NU Care-LAZISNU Beres dan PRNU Rejasari telah berjalan selama 4-5 tahun, dengan 4 pilar program LAZISNU, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pengembangan Ekonomi, dan Kebencanaan/Kemanusiaan. Selama bulan Ramadhan 1.444 Hijriah, JPZISNU Beres bersama PRNU Kelurahan Rejasari dan beberapa simpatisan di wilayah Bantarsoka, Kober, dan Pasirmuncang telah menyalurkan bantuan berupa bingkisan Ramadhan kepada anak yatim/piatu, dhuafa, dan para relawan pengatur lalu lintas di pertigaan dan perempatan jalan di wilayah Kecamatan Purwokerto Barat.


Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan kebutuhan selama bulan Ramadhan dan memberikan kebahagiaan kepada penerima manfaat dalam menjalankan ibadah puasa. Hal ini juga sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat dan publik, sehingga terus dilakukan percepatan penyaluran pentasarufan dana zakat infaq dan sedekah para munfiq yang diamanahkan kepada JPZIS NU Beres.


Bendahara JPZIS NU Beres, Sri Wakhyuni, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pengecatan untuk madrasah dan TPQ merupakan implementasi program penguatan lembaga dan peduli tempat pendidikan, yang bersumber dari infaq dan sedekah koin subuh dari warga masyarakat yang dikelola oleh JPZISNU Beres selama ini.


Sri Wakhyuni berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk madrasah dan TPQ, khususnya dalam rangka peringatan Hardiknas, silaturrahmi lebaran, dan percepatan pentasarufan ZIS. Hal ini menunjukkan bahwa hasil kerja rutin, semangat, cerdas, dan kerjasama antara Pengurus Harian, petugas lapangan, munfiq, dan masyarakat Rejasari dalam program gerakan Koin NU terus berkembang dan meningkat. Keterbukaan dan kecepatan proses penyaluran bantuan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku melalui JPZISNU Beres. (eFHa)

Monday, 1 May 2023

JPZISNU Beres Memperkuat Tali Silaturahmi Dengan Ulama Saat Idul Fitri


Kabar Ngetren/Banyumas –  JPZIS NU Care-LAZISNU, sebuah organisasi kemanusiaan yang berbasis di Banyumas, Jawa Tengah, menjaga dan melestarikan tradisi sowan saat Hari Raya Idul Fitri.


Tradisi ini melibatkan kunjungan ke rumah orang yang dianggap lebih tua dan ulama untuk mempererat tali silaturahmi serta meminta nasehat dan doa.


Ketua JPZISNU Beres, Ustadz Daryanto, dan beberapa anggota pengurus harian dan petugas lapangan melakukan kunjungan ke beberapa ulama di Purwokerto Utara, Banyumas pada hari Ahad/Minggu (30/04/2023). 


Mereka menjaga tali silaturahmi dengan Prof. DR. KH. Ridwan, M.Ag, seorang ulama di Purwosari, dan memohon doa agar organisasi mereka dapat lancar, amanah, dan istiqamah dalam pengelolaan pengumpulan zakat, infaq, dan shadaqah.


JPZISNU Beres berharap dapat mendapatkan barokah dari ulama tersebut dan memohon maaf atas kesalahan yang telah dilakukan selama ini. 


Selain itu, rombongan JPZISNU Beres juga melakukan kunjungan ke rumah H. Darso, seorang sesepuh banser tahun 90-an, dan H. Roni, seorang pengusaha muda NU Rejasari yang sukses.


Ustadz Daryanto menekankan pentingnya cinta dan penghormatan kepada para ulama dan kiai, karena hal ini akan membawa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri dan memohon maaf kepada semua orang yang mereka temui dalam kunjungan ini.


Ketua JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Ustadz Daryanto didampingi oleh Penasehat KH Achmadi, Petugas Lapangan wilayah kelurahan Rejasari, Rois Mustholih, Asma, PL Pekuncen Kiai Mustholih, dan Nyai Ngatmi. Mereka semua berpartisipasi dalam menjaga tali silaturahmi dan meminta doa dari para ulama. (eFHa)

Friday, 28 April 2023

Merawat Tradisi dan Hubungan Emosional dengan Ulama Sepuh Melalui Silaturahim JPZISNU Beres



Kabar Ngetren/Banyumas -  Banyak agenda penting dilakukan Pengurus Harian (PH) dan Petugas Lapangan (PL) Jaring Pengelola Zakat, Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (JPZIS) NU Care-LAZISNU Berkah Remen Silaturrahmi (BERES) Purwokerto Barat, Banyumas, Jawa Tengah pada momen Idul Fitri, tradisi berkunjung, sowan silaturrahmi halal bihalal sungkeman mulai berkunjung ke sanak family sampai sowan ke para kiai dan ulama alim, yang ada di wilayah Purwokerto Barat khususnya dan wilayah Kabupaten Banyumas pada umumnya


Hal itu diwujudkan, dalam akhir minggu pertama syawal, PH PL JPZISNU Beres halalbihalal ke sejumlah kiai, ulama alim dan sepuh di Purwokerto Barat seperti, KH Zainurrokhman Rohily RH Al Hafidz yang usianya kini 85 tahun lebih, Drs. KH. Mughni Labib, M.SI., KH. M. Ali Sodikin, Kiai Ahmad Mustofa, Selain itu, rombongan juga berkunjung sejumlah pengusaha muda, para aktivis seni budaya dan media serta tokoh penting lainnya yang dimulai dari tanggal 6 Syawal 1.444 Hijriah, (27/04/2023).


Ketua JPZISNU Beres, Ustadz Daryanto menyampaikan silaturahim dilakukan sebagai upaya merawat tradisi dan menjaga hubungan emosional struktural dan kultural dengan para ulama sepuh tersebut. Para ulama sepuh telah banyak berjasa besar bagi bangsa Indonesia umumnya dan perjalanan JPZISNU Beres dalam berhikmad kepada NU, katanya.


Selamat Hari Raya Idul Fitri “Minal Aidin Wal Faidzin mohon maaf lahir dan bathin teriring doa Taqobballahuminna wa minkum, taqobbal ya Kariim”. kata doa pembuka Ustadz Daryanto., disetiap silaturrahmi hari ini.


“Silaturahmi seperti ini patut dilestarikan dan harus dijaga oleh semua elemen masyarakat. Ini salah satu bentuk tawaduk kami serta menjadi budaya positif untuk menghargai jasa para kiai," tutur Ustadz Daryanto saat berkunjung di kediaman Si Mbah KH Zainurrokhman Rohily RH Al Hafidz, Drs. KH. Mughni Labib, M.SI., dan kediaman Si Mbah KH. M. Ali Sodikin.


Menurut Drs. KH. Mughni Labib, M.SI., juga kesepuhan pemerhati JPZISNU Beres, banyak hal positif yang didapat dari silaturahmi seperti, keteladan dan nasihat didapatkan juga jadi amaliah ibadah bersama, katanya


"Saya doakan semoga semua aktifitas JPZISNU Beres senantiasa mendapatkan ridlo Allah SWT, dan menjadi jihadnya panjenengan semua dengan pahala yang melebihi paha soleh dan solehah, bahagia selamat dunia akhirat, aamiin", doanya Drs. KH. Mughni Labib, M.SI.,


Dikesempatan itu Menurut Si Mbah KH. M. Ali Sodikin, menambahkan, generasi sekarang sudah sepatutnya menghormati dan menghargai jasa ulama alim. Mereka merupakan orang tua sekaligus guru. Menurutnya, orang besar adalah orang yang menghargai jasa para kiai dan jasa para ulama alim.


"Ini tradisi bagus yang harus dikembangkan serta dijaga oleh generasi muda, jadilah pemaaf dan anjurkanlah sesama untuk terus berbuat baik, bekerjasama, tolong menolong dalam kebaikan, saling bersilaturrahmi dan mendo'akan, saling menyemangati untuk terus berhikmad kepada NU walau melalui aktifitas JPZISNU Beres," ungkap Si Mbah KH. M. Ali Sodikin


Sebelumnya Si Mbah KH Zainurrokhman Rohily RH Al Hafidz, menegaskan silaturahim ke Kiai, ke ulama alim, bentuk sikap tawaduk kepada ulama. Kegiatan bagus, kegiatan mulia dan kegiatan positif seperti ini harus dijunjung tinggi, harus dijaga dan dirawat, jangan pernah bosan apalagi berhenti bersilaturrahmi, katanya


"Mengingkari proses seperti ini, mengakibatkan berkurangnya sikap tawaduk kepada ulama, dan bisa hilangannya jejak sejarah. Padahal sikap tawaduk kepada ulama dan jejak sejarah memiliki nilai penting yang harus dilestarikan, tradisi sowan silaturahmi halal bi halal sungkeman juga merupakan budaya asli Indonesia tak hanya sekadar silaturahim dan saling memaafkan." pungkas Si Mbah KH Zainurrokhman Rohily RH Al Hafidz. (Slh,Dj, eFHa)

Trending