Showing posts with label Simulasi Tanggap Darurat. Show all posts
Showing posts with label Simulasi Tanggap Darurat. Show all posts

Sunday, 16 November 2025

Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi di Indramayu: BPBD Gelar Simulasi Tanggap Darurat yang Spektakuler dan Terencana

Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi di Indramayu: BPBD Gelar Simulasi Tanggap Darurat yang Spektakuler dan Terencana

Indramayu — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu melaksanakan Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi sekaligus Gladi Simulasi Tanggap Darurat di halaman kantor BPBD, Jl. Pahlawan No. 62/A, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (12/11/2025).


Kegiatan ini menjadi agenda penting untuk mengantisipasi ancaman banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi pada musim hujan.


Apel dipimpin oleh Asisten Daerah (Asda) II, Drs. Aan Hendrajana, M.M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau memberikan arahan mengenai pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur penanggulangan bencana dalam menghadapi kondisi hidrometeorologi yang dinamis.


Komandan upacara, Kapten Infanteri Dadang Iskandar, memastikan seluruh rangkaian apel berjalan dengan tertib, disiplin, serta sesuai prosedur.


Kegiatan ini turut dipantau secara langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, Teten Ali Mulku, yang memberikan dukungan moral bagi seluruh petugas dan relawan yang terlibat. Apel tersebut melibatkan sinergi lintas instansi, termasuk TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, serta relawan Tagana.


Simulasi Tanggap Darurat: Penguatan Respons Cepat di Lapangan


Usai apel, peserta mengikuti simulasi penanganan bencana banjir dan longsor. Skenario diawali dengan kondisi hujan deras yang menyebabkan sungai meluap dan terjadinya longsor di beberapa titik.


Tim Damkar dan Satpol PP melaksanakan evakuasi menggunakan perahu karet dan perlengkapan penyelamatan.


Relawan Tagana memberikan pertolongan pertama serta mendirikan pos tanggap darurat.


Personel TNI/Polri menjaga keamanan lokasi agar proses evakuasi berlangsung tertib.


BPBD memonitor situasi secara real-time dan mengatur distribusi bantuan logistik.


Dalam arahannya, Drs. Aan Hendrajana kembali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam situasi bencana. Ia mengingatkan bahwa komunikasi yang efektif, kesiapan sumber daya manusia, serta kelengkapan sarana prasarana menjadi kunci keberhasilan penanganan darurat. Ia juga mendorong seluruh pihak untuk terus mengadakan latihan berkala sesuai perkembangan potensi bencana.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan indikator nyata kesiapsiagaan daerah sekaligus sarana memperkuat koordinasi antarinstansi agar respons cepat dapat dilakukan saat bencana terjadi.


"Kegiatan ini tak hanya mendidik petugas dan relawan, tapi juga menjadi ajang pembelajaran bagi masyarakat setempat agar lebih waspada dan memahami prosedur keselamatan saat menghadapi bencana hidrometeorologi," ujarnya.



Penulis: Thoha

Editor: D-Nss

Trending