Showing posts with label BSI. Show all posts
Showing posts with label BSI. Show all posts

Wednesday, 24 May 2023

Bank BSI Mengambil Tindakan Tegas Pasca Serangan Ransomware: Pergantian Direktur Dilakukan




Kabar Ngetren/Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Senin, 22 Mei 2023. 

Dalam rapat tersebut, BSI memutuskan untuk mengangkat Saladin D. Effendi sebagai Direktur Teknologi Informasi (TI) baru dan Grandhis Helmi H. sebagai Direktur Manajemen Risiko baru. 

Sebelumnya, posisi Direktur TI dijabat oleh Achmad Syafii dan posisi Direktur Manajemen Risiko dijabat oleh Tiwul Widyastuti.

Achmad Syafii dan Tiwul Widyastuti diberhentikan dengan hormat dalam RUPST tersebut. Kedua direktur tersebut diberhentikan setelah BSI menjadi korban serangan ransomware LockBit pada minggu sebelumnya. 

Kelompok hacker LockBit bahkan meminta tebusan sebesar Rp296 miliar kepada manajemen BSI. 

Serangan ini menyebabkan beberapa nasabah mengeluhkan sistem keamanan salah satu bank besar di Indonesia tersebut.

Masyarakat menganggap Achmad Syafii sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas peretasan yang terjadi, mengingat serangan tersebut terjadi saat dia masih menjabat sebagai Direktur TI. 

Serangan hacker terhadap BSI juga membuat publik khawatir, terutama dengan munculnya berita-berita hoax tentang berkurangnya saldo dalam rekening pribadi yang menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat. 

Terlebih lagi, BSI terpaksa menghentikan operasional layanan selama beberapa hari, dan para karyawan BSI banyak yang meminta maaf atas gangguan yang dialami oleh para nasabah Bank BSI. (Maulana Yusuf)

Thursday, 11 May 2023

Ketika Kepercayaan Nasabah Dalam BSI Diuji oleh Serangan Cyber



Kabar Ngetren -  Beberapa hari belakangan, Bank Syariah Indonesia (BSI) mengalami kendala dalam bertransaksi melalui teller, m-banking, dan ATM. Beberapa nasabah merasa kecewa karena tidak dapat melakukan transaksi. 


Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa BSI dilaporkan mengalami serangan siber, tetapi ia tidak menjelaskan detail mengenai jenis serangan tersebut. 


Erick Thohir meminta Direktur Utama BSI untuk turun langsung memantau perbaikan sistem. Pada Kamis 11 Mei 2023, BSI mengklaim layanan mereka sudah kembali normal.


Meskipun nasabah merasa kecewa, mereka tidak berniat memindahkan tabungan mereka dari BSI. Alasannya adalah karena BSI adalah bank syariah dan mereka ingin menghindari transaksi atau tabungan yang melanggar aturan dalam kitab suci Alquran. Mereka tetap mendukung BSI sebagai bank syariah meskipun masih memiliki kekurangan.


Di sisi lain, Ustadz Hilmi Firdausi pernah berbicara di hadapan direksi BSI. Ia mengatakan bahwa umat Islam memilih bank syariah karena ketundukan pada agama. Oleh karena itu, bank syariah harus berkembang dan bersaing dengan bank konvensional. 


Pelayanan bank syariah harus maksimal agar nasabah memilih bank syariah sebagai solusi dari semua kebutuhan transaksi mereka, bukan karena keterpaksaan. (Aris Mushofa)

Trending