Showing posts with label Seni dan budaya. Show all posts
Showing posts with label Seni dan budaya. Show all posts

Sunday, 30 November 2025

Bupati Fahmi Dorong Cartoon Village Direja Jadi Magnet Wisata Baru Purbalingga


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif meresmikan Cartoon Village Direja – The Beauty of Purba yang berlokasi di Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Sabtu, (29/11/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, jajaran Forkompimda, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, kepala OPD, serta Forkompimcam setempat.


Cartoon Village Direja merupakan hasil perjalanan kreatif selama lima tahun yang digagas pasangan suami istri Slamet Santosa dan Gita Yohanna Thomdean, penggerak Kie Art School. Konsep desa seni ini menampilkan rumah-rumah warga yang dihias mural, menjadi medium cerita tentang seni dan tradisi Desa Sidareja.



 Di Cartoon Village Direja terdapat 17 rumah warga yang disulap menjadi galeri seni. Sepanjang jalur sekitar 350 meter, pengunjung dapat menikmati karya-karya lukisan dari berbagai seniman, baik lokal maupun luar Purbalingga, sekaligus menyaksikan pertunjukan seni dan mengikuti aktivitas pembelajaran kebudayaan.


“Galeri ini boleh dibilang sebagai galeri seni terpanjang di Indonesia. Panjangnya mencapai 350 meter. Ini sangat menarik, sangat bagus, dan sangat worth it untuk dikunjungi,” ujar Bupati Fahmi.



Bupati menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi yang dihadirkan Cartoon Village Direja. Ia berharap kehadiran desa seni ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Purbalingga yang memiliki potensi serupa untuk mengembangkan dan melestarikan seni budaya lokal.


“Kami berkomitmen untuk terus mendukung ruang-ruang kreatif seperti ini. Karena seni adalah cara paling indah untuk membangun karakter bangsa, memperkuat ekonomi kreatif, dan mempromosikan daerah kita ke tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.



Bupati Fahmi juga menilai banyak peluang kolaborasi antara Cartoon Village Direja dengan destinasi wisata lain di Purbalingga, seperti Owabong, D’Las, dan Golaga, sehingga dapat dikemas menjadi paket wisata edukatif dan menarik.


“Kita akan dorong dan promosikan kunjungan bagi pelajar, terutama siswa SD hingga SMP, agar mereka bisa belajar mengenai seni dan kebudayaan di sini,” tambahnya.



Salah satu penggagas, Gita Yohanna Thomdean menjelaskan bahwa karya seni yang terpajang akan dirotasi secara berkala untuk memberikan nuansa penyegaran. Selain itu, pihaknya menerapkan sistem bagi hasil dengan pemilik rumah yang dijadikan galeri sebagai bentuk apresiasi karena turut menjaga dan merawat karya seni yang dipamerkan.


“Kami ingin Cartoon Village tidak hanya menjadi ruang ekspresi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga,” pungkasnya.


Sumber: tha/prokompim.

Tuesday, 2 May 2023

Kurikulum Merdeka dan Kebebasan Inovasi dalam Pembelajaran


 Kabar Ngetren/Jakarta –  Transformasi besar terjadi di Indonesia dalam tiga tahun terakhir, terutama di bidang pendidikan. Gerakan Merdeka Belajar, yang terdiri dari 24 episode, telah membawa kita lebih dekat pada cita-cita Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai manusia dan anggota masyarakat. Para guru sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka. Selain itu, pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan pemanfaatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.


Kepala Sekolah dan Kepala Daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikan sekarang dapat menggunakan data asesmen nasional di platform Raport Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas pelayanan pendidikan. Para guru secara berlomba-lomba berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform Merdeka Belajar Mengajar. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi seleksi masuk perguruan tinggi pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.


Dalam hal pendanaan, perluasan program beasiswa memberikan kesempatan lebih banyak untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Ukuran dana untuk mendanai riset telah melahirkan begitu banyak inovasi yang bermula dari kolaborasi. Selain itu, mekanisme dana Indonesia yang fleksibel dapat mewadahi gagasan-gagasan kreatif, para seniman, dan pelaku budaya sehingga mampu menghasilkan karya-karya hebat yang mendukung kemajuan kebudayaan.


Gerakan Merdeka Belajar harus dirayakan dengan penuh syukur dan semangat karena semua hasil kerja keras dan kerja sama kita. Pendidik dan tenaga pendidikan, seniman, dan pelaku budaya, serta para pendidik di seluruh penjuru Nusantara adalah kapten dari kapal besar bernama Indonesia. Perjalanan harus dilanjutkan dan perjuangan harus terus berlanjut agar semua anak bangsa merasakan kemerdekaan yang sebenarnya dalam belajar dan bercita-cita. Mari kita semarakkan semangat untuk meneruskan perwujudan Merdeka Belajar, mendidik generasi pelajar Pancasila yang cerdas, berkarakter, dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan. (eFHa)

Trending