Showing posts with label Polsek Rembang. Show all posts
Showing posts with label Polsek Rembang. Show all posts

Friday, 12 December 2025

Peduli Tempat Ibadah, Polsek Rembang Beri Bantuan Masjid Al Iman


Kabar Ngetren/Purbalingga – Polsek Rembang menunjukkan kepedulian terhadap fasilitas ibadah dengan memberikan bantuan material untuk perbaikan septictank dan talud pondasi Masjid Al Iman di Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.


Kapolsek Rembang Iptu Warsono mengatakan, bantuan diberikan menyusul kerusakan pada septictank dan pergeseran talud pondasi masjid akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.



“Kami menyerahkan bantuan lima sak semen untuk mendukung pembangunan ulang septictank dan perbaikan talud Masjid Al Iman yang terdampak hujan deras,” ujar Warsono, Jumat, (12/12/2025).


Selain memberikan bantuan material, Polsek Rembang juga menerjunkan sejumlah personel untuk ikut kerja bakti. Kegiatan dilaksanakan bersama dengan warga dan takmir masjid setempat.



“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa polisi hadir dan peduli terhadap kebutuhan warga,” tambahnya.


Takmir Masjid Al Iman, Endra Solikhin, mengapresiasi respon cepat Polsek Rembang memberikan bantuan. 



Ia berharap perbaikan dapat segera rampung agar aktivitas ibadah kembali berjalan lancar.


“Terima kasih atas gerak cepat Polsek Rembang memberikan bantuan. Semoga proses perbaikan bisa segera diselesaikan,” ucap Endra.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Tuesday, 23 May 2023

Keberanian dan Kerjasama Terbayar, Kakek Tasroji Ditemukan dengan Selamat Setelah Pencarian yang Intensif




Kabar Ngetren/Purbalingga - Tasroji Tasrip (80), seorang warga Desa Losari RT 1 RW 2, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, dilaporkan hilang pada Minggu (21/5/2023) malam. 

Kepergiannya dari rumah pada siang hari tidak diikuti dengan kepulangan yang diharapkan, membuat keluarga dan warga khawatir.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Rembang bersama tim SAR, relawan, dan warga setempat segera mengorganisir upaya pencarian. 

Dengan semangat yang tinggi, mereka memulai pencarian sejak malam hari. Namun, meski usaha telah dilakukan hingga dini hari, Tasroji belum juga ditemukan.

"Pencarian dilakukan mulai pukul 20.00 - 02.00 WIB, tetapi sayangnya belum berhasil. Kami memutuskan untuk melanjutkan pencarian pada pagi harinya," ungkap Kapolsek Rembang, Iptu Khaliman, pada Senin (22/5/2023).

Pencarian pada pagi harinya melibatkan lebih banyak personel dan area yang lebih luas. Personel dari Polsek Rembang, SAR Purbalingga, RAPI, Kelompok Sadar Kamtibmas, Ubaloka, relawan kemanusiaan, dan warga Desa Losari bergabung dalam upaya tersebut.

"Personel pencarian dibagi menjadi dua tim dengan rute yang berbeda. Akhirnya, kami berhasil menemukan kakek Tasroji pukul 14.30 WIB," jelas Kapolsek.

Kakek Tasroji ditemukan dalam keadaan bingung dan lemah di kebun yang berjarak 1,5 kilometer dari pemukiman. 

Dia ditemukan berada di bawah pohon bambu di pinggir sungai kecil Blok Suwuk Desa Losari, yang juga merupakan perkebunan Kapulaga dan Kopi.

"Setelah ditemukan, kami langsung membawa beliau pulang dan memberikan makanan serta minuman. Kondisinya perlahan membaik," tambah Kapolsek.

Kepala Dusun 2 Desa Losari, Islahudin (51), mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam proses pencarian warga hilang ini. 

Dengan kerjasama dan bantuan yang diberikan oleh warga, Tasroji berhasil ditemukan dengan selamat.

"Saya, atas nama keluarga, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pencarian. Alhamdulillah, warga kami telah ditemukan," ucapnya dengan rasa syukur.

Kisah pencarian yang berhasil ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Keberanian dan kerjasama antara aparat kepolisian, tim SAR, relawan, dan masyarakat setempat telah membawa hasil yang luar biasa. 

Semangat persatuan dan gotong royong dalam upaya membantu sesama adalah kekuatan yang tak tergantikan. Mari kita terus menjaga semangat positif ini. (eFHa)

Sunday, 21 May 2023

Polsek Rembang Gagalkan Peredaran Minuman Keras: 30 Liter Tuak




Kabar Ngetren/Purbalingga - Polsek Rembang melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk mengatasi peredaran minuman keras (Miras). Pada Sabtu (20/5/2023), puluhan liter tuak ditemukan di salah satu warung di Desa Losari.

Kapolsek Rembang, Iptu Khaliman, menjelaskan bahwa informasi dari masyarakat mengindikasikan bahwa warung tersebut digunakan untuk menjual tuak. Pihak kepolisian segera melakukan pengecekan untuk memverifikasinya.

"Setelah melakukan pengecekan, kami menemukan penjualan tuak di lokasi tersebut," ujarnya.

Warung tersebut ternyata milik RS (38), seorang warga Desa Losari RT 1 RW 3, Kecamatan Rembang. Di lokasi tersebut, ditemukan 1 jerigen berisi 20 liter tuak dan satu ember berisi 10 liter tuak.

"Kami menyita total 30 liter tuak dari warung tersebut. Sedangkan kepada penjualnya, kami memberikan pembinaan," lanjut kapolsek.

Kapolsek menjelaskan bahwa penjual miras diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. 

Selain itu, penjual diminta untuk membuat surat pernyataan yang disaksikan dan diketahui oleh perangkat desa setempat.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak menjual maupun membeli minuman keras. Selain melanggar aturan, konsumsi minuman keras juga berbahaya bagi kesehatan dan dapat memicu terjadinya tindak kejahatan. (eFHa)

Trending