Showing posts with label keselamatan. Show all posts
Showing posts with label keselamatan. Show all posts

Tuesday, 25 April 2023

Muhammadiyah mengalami perlakuan negatif dari orang yang mungkin berilmu



Kabar Ngetren - Warga Muhammadiyah diminta untuk tidak terpancing dan tetap hati-hati terkait viralnya pernyataan yang mengancam keselamatan mereka. Hal ini terkait dengan komentar yang disampaikan oleh Andi Pangerang Hasanuddin, seorang tokoh peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang memposting kolom komentar salah satu Professor mantan Ketua BRIN Thomas Djamaluddin.


Andi Pangerang Hasanuddin menyampaikan bahwa warga Muhammadiyah, meskipun masih dianggap sebagai saudara seiman dan rekan diskusi lintas keilmuan, telah dianggap sebagai musuh bersama dalam hal anti-TBC (takhayul, bidah, churofat) dan keilmuan progresif yang masih egosektoral. Dia juga mengatakan bahwa meskipun warga Muhammadiyah memiliki banyak masjid, panti, sekolah, dan rumah sakit, hal tersebut tidak memiliki arti jika hanya berdasarkan egosentris dan egosektoral saja.


Andi Pangerang Hasanuddin juga melanjutkan statusnya yang mengancam setelah berdebat dengan warganet lain. Dia mengancam akan menghalalkan darah semua warga Muhammadiyah, terutama mereka yang disusupi oleh Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan. Dia bahkan menyatakan kesiapannya untuk dipenjara, jika ada yang melaporkan komentar yang mengancam tersebut.


Oleh karena itu, warga Muhammadiyah diimbau untuk tidak terpancing oleh pernyataan tersebut dan tetap waspada terhadap ancaman yang mungkin terjadi. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain serta untuk memastikan bahwa keamanan dan kedamaian tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat.


Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, mengimbau warga Muhammadiyah untuk tetap bijak dan dewasa merespons ancaman dari peneliti BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin atau AP Hasanuddin, di media sosial. "Kami mengimbau agar warga tidak terpancing dengan berbagai cemoohan, sinisme, tudingan, hujatan, kritik yang menyerang, hingga ada oknum yang mengancam secara fisik terkait perbedaan pelaksanaan Idulfitri 1444 Hijriah," ujar Dadang Kahmad kepada wartawan pada Senin (24/4/2024).


Menurut Dadang, Muhammadiyah sudah pernah mengalami perlakuan negatif dan buruk seperti itu. Dahulu, ketika Kiai Ahmad Dahlan memelopori arah kiblat yang benar secara syariat dan ilmu, hal tersebut disikapi dengan serupa. Ahmad Dahlan dituduh kafir dan masjid yang dibangunnya di Kauman dirusak.


"Kini, perangai serupa tertuju ke Muhammadiyah oleh orang-orang yang mungkin berilmu, mungkin karena merasa benar sendiri atau memang bersikap kerdil yang tentu tak sejalan dengan khazanah dunia ilmu dan akhlak Islam," tegas Dadang.


Hingga berita ini diturunkan, AP Hasanuddin telah meminta maaf kepada warga Muhammadiyah atas komentarnya di media sosial. AP mengaku bahwa saat itu ia sedang marah dan gusar. (Maulana Yusuf)

Monday, 24 April 2023

Personel Polisi Siaga di Kawasan Wisata Jawa Tengah saat Operasi Ketupat Candi 2023

 


Kabar Ngetren/SEMARANG - Pada H+2 Idul Fitri, banyak wisatawan yang mengunjungi obyek wisata di Provinsi Jawa Tengah. Tak hanya wisatawan lokal, namun juga wisatawan mancanegara yang memadati obyek wisata seperti Pulau Karimun Jawa, Kawasan Dieng Wonosobo, serta beberapa pemandian dan candi di Klaten.


Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, menjelaskan bahwa pihaknya telah memprediksi dan menyiagakan personel pengamanan terkait dengan membludaknya wisatawan ini.


"Dari 21 ribu personel yang disiagakan pada Operasi Ketupat Candi 2023, sebagian diantaranya dipindahkan untuk mengamankan obyek wisata. Semua obyek wisata dijaga, namun ada beberapa titik yang menjadi prioritas seperti kawasan Dieng, pantai Kartini dan pulau Karimun di Jepara, kawasan wisata candi di Klaten dan Magelang," ungkap Kabidhumas pada Senin (24/4/2023).


Adapun sasaran pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian, Kabidhumas menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya mengamankan kawasan wisata dari tindak kriminalitas.


"Personel juga ditugaskan mengamankan jalur ke arah obyek wisata termasuk membuat rekayasa lantas bila dibutuhkan. Selain itu, faktor keselamatan pengunjung juga kita prioritaskan. Untuk ini sudah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait termasuk pengelola obyek wisata," ungkapnya


Terkait pengamanan pengunjung di Karimun Jawa, Kabidhumas menandaskan sejumlah personel dan kapal Ditpolairud Polda Jateng sudah melakukan back up pengamanan.


"Adapun personel dari Polres Jepara yang terlibat operasi ada 264 orang. Sebagian sudah diperingatkan standby di pantai Kartini dan Karimunjawa," ungkapnya.  Sedangkan terkait keramaian di wilayah Klaten, dirinya menyebut ada 9 kawasan wisata prioritas dan dijaga oleh 103 personel.



"Pada intinya semua personel sudah tergelar di seluruh kawasan wisata Jawa Tengah. Namun demikian kami meminta kerjasama para wisatawan untuk memprioritaskan keselamatan diri saat berwisata serta mematuhi arahan petugas di lapangan," tutupnya. (efHA)

Trending