Showing posts with label Bulog. Show all posts
Showing posts with label Bulog. Show all posts

Monday, 27 October 2025

Pemkab Indramayu Bersama Bulog Gelar GPM Terakhir Tahun 2025, Warga Serbu Harga Murah di Waduk Bojongsari

Pemkab Indramayu Bersama Bulog Gelar GPM Terakhir Tahun 2025, Warga Serbu Harga Murah di Waduk Bojongsari

Indramayu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan BUMN Bulog dan Kelurahan Bojongsari sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) terakhir di tahun 2025.


Kegiatan ini berlangsung di Perempatan Waduk Bojongsari, tepatnya di halaman Taman Waduk Bojongsari, pada Jumat (24 Oktober 2025).


Antusiasme Warga Tinggi Sejak Pagi


Dari pantauan di lokasi, sejak pukul 08.00 WIB warga sekitar sudah menyerbu area kegiatan. Masyarakat berbondong-bondong membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, dan sayuran dengan harga jauh lebih murah dibanding harga pasar.


Perwakilan dari DKPP Muhamad Iqbal, perwakilan Bulog, serta Lurah Bojongsari Riska Dwi Febriani, S.STP. turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Sekretaris Lurah Rahman serta sejumlah pelaku UMKM yang ikut meramaikan acara.


Harga Sembako di GPM Indramayu


GPM kali ini menyediakan berbagai komoditas dengan harga terjangkau. Beberapa di antaranya:


Beras SPHP Rp 57.500 per 5 kilogram


Beras medium Rp 50.000 per 5 kilogram


Beras premium Rp 65.000 per 5 kilogram


Beras organik Rp 20.000 per kilogram


Beras sentra ramos Rp 72.500 per 5 kilogram


Gula pasir Rp 16.000 per kilogram


Minyak goreng Rp 16.000 per liter


Daging ayam Rp 35.000 per kilogram


Telur ayam Rp 28.000 per kilogram


Daging sapi Rp 100.000 per kilogram


Aneka cabai dan sayuran mulai Rp 5.000–10.000 per pak


Warga Puas Bisa Belanja Murah


Salah satu warga, Iriani (46), mengaku sangat terbantu dengan kegiatan GPM ini. Ia bahkan sudah dua kali datang ke lokasi di hari yang sama.


“Pagi tadi saya beli tiga kilogram telur ayam, siangnya beli lagi lima karung beras isi lima kilogram buat stok. Soalnya saya jualan nasi kuning, nasi lengko, dan bubur,” ujar Iriani saat ditemui di lokasi.


GPM Penutup Tahun 2025


Lurah Bojongsari Riska Dwi Febriani, S.STP., menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya kegiatan GPM terakhir tahun ini.


“Acara GPM ini merupakan yang terakhir di tahun 2025 dan digelar di Perempatan Waduk Bojongsari. Alhamdulillah, banyak masyarakat yang terbantu dan antusias membeli sembako dengan harga lebih murah dari pasar. Semoga tahun depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Riska kepada awak media.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemkab Indramayu menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan serta membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi di akhir tahun. (Thoha).


Monday, 1 September 2025

Harga Beras Turun! BULOG Salurkan 43 Ribu Ton Lewat Gerakan Pangan Murah 2025

Harga Beras Turun! BULOG Salurkan 43 Ribu Ton Lewat Gerakan Pangan Murah 2025

Jakarta – Harga beras akhirnya mengalami penurunan! Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah bersama Perum BULOG menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak 2025 di 5.709 titik seluruh Indonesia pada Sabtu (30/8/2025).


Program ini melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian BUMN, Badan Pangan Nasional, TNI, Polri, hingga sejumlah BUMN pangan termasuk Pos Indonesia, Pupuk Indonesia, ID Food, dan PT Perkebunan Nusantara.


Sebanyak 43 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan ke masyarakat dengan harga lebih terjangkau. Di Jakarta sendiri, kegiatan dipusatkan di Lapangan Kantor Kementerian Pertanian dan tersebar di 44 titik lainnya. Beras SPHP kemasan 5 kg dijual hanya Rp60.000 per pak, jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Program ini menjadi bagian dari target penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP periode Juli–Desember 2025.


Hadir dalam acara tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta perwakilan TNI, Polri, dan BUMN pangan lainnya.


Menurut Menteri Pertanian, GPM bertujuan menjaga stabilitas harga beras yang sempat bergejolak. “Gerakan pangan murah ini langkah nyata agar masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang wajar,” ujarnya.


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa gerakan ini berhasil menekan jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beras. “Empat minggu lalu tercatat 233 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga, sekarang tinggal 200 daerah. Ini bukti nyata program ini efektif,” tegasnya.


Menteri Perdagangan Budi Santoso menambahkan apresiasinya atas sinergi berbagai pihak. “Semoga ketersediaan dan harga pangan terus terjaga aman,” katanya.


Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “GPM menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam menjaga daya beli rakyat dan memperkuat ketahanan pangan,” jelasnya.


Hingga 30 Agustus 2025, BULOG telah menyalurkan 299,6 ribu ton beras SPHP melalui 30 ribu mitra di seluruh Indonesia dengan distribusi harian rata-rata 6.000 ton. Penyaluran kali ini mencakup 4.320 titik kecamatan di 38 provinsi, termasuk kerja sama distribusi bersama Polri, TNI, BUMN pangan, dan pemerintah daerah.


Sebagai bagian dari pelayanan publik, BULOG juga membuka layanan pengaduan Bella BULOG di 0811 1967 016 agar masyarakat dapat memberikan masukan terkait distribusi beras SPHP.


Dengan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan BUMN, Gerakan Pangan Murah Serentak 2025 diharapkan mampu menjaga keterjangkauan harga beras sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, menjadi bukti nyata pemerintah hadir untuk rakyat di momen perayaan HUT ke-80 RI. (Tim/Red).

Wednesday, 27 August 2025

Bulog dan Koramil 1607/Sliyeg Gelar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Antusias Borong Beras SPHP!

Bulog dan Koramil 1607/Sliyeg Gelar Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Antusias Borong Beras SPHP!

Indramayu – Dalam upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Kodim 0616 melalui Koramil 1607/Sliyeg bekerja sama dengan Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Koramil 1607/Sliyeg, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Selasa (26/08/2025).


Acara ini sukses menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong hadir untuk membeli Beras Premium SPHP dengan harga khusus, yaitu Rp57.500 per 5 kg. 


Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan beras sehari-hari dengan harga yang lebih hemat.


Danramil 1607/Sliyeg, Letda Cke Anton Susilo, S.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di wilayahnya.


"Gerakan Pangan Murah ini diadakan untuk membantu masyarakat agar dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dan kegiatan ini Insya Allah akan rutin dilaksanakan setiap bulan," ujarnya.


Salah satu warga, Idah, mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM ini.


"Selisih harga sekitar Rp2.000–Rp3.000 per 5 kg dibanding harga pasar memang terasa banget bagi kami. Sangat bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga," ungkapnya.


Dengan adanya program seperti ini, diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat serta menjaga kestabilan harga pangan di wilayah Indramayu. (Thoha).

Tuesday, 12 August 2025

Bulog Indramayu Gelar Penyaluran Bapanas di Desa Ujungpendok Jaya

Bulog Indramayu Gelar Penyaluran Bapanas di Desa Ujungpendok Jaya

Indramayu - Perum Bulog Cabang Indramayu menyalurkan Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) sebanyak 3.460 kilogram beras kepada 173 penerima manfaat di Desa Ujungpendok Jaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (11/8/2025). Penyaluran ini menjadi bagian dari program bantuan pangan pemerintah pusat untuk enam bulan ke depan.


Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, mengatakan bantuan kali ini dibagikan untuk kebutuhan dua bulan sekaligus, dengan setiap penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan 20 kilogram.


“Di Desa Ujungpendok Jaya ini ada 173 penerima bantuan pangan. Masing-masing menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan, jadi total keseluruhan beras yang dibagikan di desa ini sebanyak 3.460 kilogram,” ujar Sri Wahyuni. 


Sri menyebut, penyaluran bantuan pangan di Indramayu telah mencakup seluruh 31 kecamatan dengan total 317 titik pembagian, baik di desa maupun kelurahan. Penyaluran di Desa Ujungpendok Jaya menjadi yang terakhir.


“Beras di gudang kami siap didistribusikan. Mekanisme diatur pemerintah pusat. Masyarakat antusias menerima bantuan ini, apalagi pembagian dilakukan sekaligus dua bulan,” jelasnya.


Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, H Rokhmin Dahuri, yang tengah melakukan reses di daerah pemilihannya. Rokhim menyampaikan dukungannya terhadap program bantuan pangan dan berharap penyaluran dilakukan tepat sasaran.


“Bantuan ini sebaiknya hanya untuk warga yang benar-benar membutuhkan, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat kurang mampu. Warga yang mampu jangan ikut menerima,” kata H.Rokhmin Dahuri. 


Rokhmin mengingatkan, bantuan pangan bersifat sementara. Adapun tujuan jangka panjang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto adalah pemberdayaan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan keterampilan (reskilling dan upskilling) bagi warga usia produktif. 


“Kami di DPR bersama Bulog dan pemangku kepentingan akan terus mengawasi agar bantuan tepat sasaran. Data penerima sudah ada, dan kami pastikan tidak ada penyalahgunaan,” tegasnya.


(Thoha)

Wednesday, 6 August 2025

Pinca Bulog Dukung Gerakan Pangan Murah di Desa Brondong Indramayu

Pinca Bulog Dukung Gerakan Pangan Murah di Desa Brondong Indramayu

Indramayu – Bulog Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan. Kali ini, dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Rabu (06/08/2025).


Acara GPM ini merupakan bagian dari strategi nyata pemerintah untuk memastikan masyarakat, khususnya dari kalangan menengah ke bawah, tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah naik turunnya harga pasar.


Kolaborasi Antarinstansi untuk Ketahanan Pangan


Kegiatan GPM di Desa Brondong ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, di antaranya:


Bupati Indramayu Lucky Hakim


Camat Pasekan Dedeh Nurjanah, F., S.IP.


Perwakilan Forkopimcam


Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Indramayu, Heru Purwanto


Kuwu Brondong Sunendi Susanto


Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Indramayu


GPM ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, BULOG, serta Badan Pangan Nasional (Bapanas).


Sembako Harga Miring, Diserbu Warga


Beragam komoditas pangan dijual dengan harga di bawah pasar, seperti:


Beras


Gula pasir


Minyak goreng


Tepung terigu


Telur ayam ras


Bawang merah dan bawang putih


Cabai merah


Aneka sayuran


Daging ayam ras dan daging sapi


Produk-produk yang dijual sebagian besar didominasi oleh stok dari Bulog, terutama beras SPHP yang sangat diminati masyarakat.


Pinca Bulog: Misi Menjangkau Masyarakat


Kepala Bulog Indramayu (Pinca Bulog) Sri Wahyuni menegaskan bahwa tujuan dari GPM adalah agar masyarakat semakin dekat dengan produk-produk pangan yang terjangkau namun tetap berkualitas.


“Bulog menjual beras SPHP seharga Rp12.000/kg, tepung Rp10.500, gula pasir merek Rose Brand Rp16.000, minyak goreng Rp15.500, dan beras premium Rp14.500,” jelas Sri Wahyuni.


Menurutnya, harga-harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini mencapai Rp14.000/kg untuk beras.


Harapan GPM Menyentuh Semua Kecamatan


Sri Wahyuni juga berharap program seperti ini bisa digelar di seluruh kecamatan di Indramayu. Dengan semakin banyak wilayah yang mendapat akses GPM, maka daya beli masyarakat bisa terbantu dan ketahanan pangan bisa tetap terjaga di tengah gejolak harga pasar.


Program seperti GPM ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan lembaga seperti Bulog dapat memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat.


Dengan antusiasme warga Desa Brondong yang sangat tinggi terhadap Gerakan Pangan Murah, diharapkan kegiatan ini menjadi pemantik semangat untuk terus melanjutkan program-program serupa di berbagai wilayah Indramayu lainnya. Bulog, bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu, berkomitmen menjaga ketersediaan pangan dengan harga yang bersahabat. (Thoha).

Thursday, 3 July 2025

Bulog Indramayu Gelar Gathering Bersama Sahabat RPK, Masyarakat Umum Dapat Bergabung


 

Indramayu – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Indramayu menyelenggarakan acara Gathering Sahabat RPK (Rumah Pangan Kita) dengan tema "Memperkuat Sinergi Bulog dan RPK dalam Menstabilkan Harga di Tingkat Masyarakat", bertempat di Cafe Hopespace, Jalan Soekarno Hatta, Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu (2/7/2025).


Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Bulog dan para mitra RPK, sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dan berkelanjutan. Selain menjalin silaturahmi, acara ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kolaborasi dalam upaya menjaga kestabilan harga pangan di masyarakat.


Acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB dan dihadiri oleh sekitar 100 orang, termasuk Pimpinan Cabang Bulog Indramayu Sri Wahyuni, Wakil Pimpinan Cabang Rendy Saktiko, jajaran karyawan Bulog, serta perwakilan keluarga besar RPK dari seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.


Dalam sesi wawancara, Sri Wahyuni menjelaskan bahwa RPK merupakan bentuk kemitraan antara Bulog dan para pedagang toko pengecer, maupun calon mitra yang ingin bergabung.


“Melalui RPK, kami ingin memperkenalkan produk-produk Bulog seperti beras SPHP, beras premium, gula premium, dan tepung premium. Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat Indramayu yang ingin menjadi mitra RPK. Mereka bisa langsung mendaftar ke kantor Bulog,” jelasnya.


Saat ini, terdapat 426 anggota RPK yang terdaftar di Kabupaten Indramayu, meskipun hanya sekitar 100 orang yang hadir dalam kegiatan ini.


Wakil Pimpinan Cabang, Rendy Saktiko, turut menambahkan bahwa kerja sama dengan RPK sangat penting dalam memperkuat distribusi dan menjaga stabilitas harga.


“Kami ingin bersinergi untuk memangkas rantai distribusi dan memastikan produk Bulog lebih mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.


Acara ini juga mendapat dukungan dari Bank BJB (Bank Jabar Banten) dalam hal pendanaan untuk mitra RPK, serta dari Koperasi Bulog "Millenial Tangguh Sejahtera" yang siap mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan Bulog (Thoha)

Trending