Showing posts with label Polres Mandailing Natal. Show all posts
Showing posts with label Polres Mandailing Natal. Show all posts

Monday, 29 April 2024

Minta Dinikahi, Kapolres Madina Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan


Kabar Ngetren/Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sofandi Paloh, mengungkapkan motif dan kronologi peristiwa pembunuhan perempuan bernama EIS, Warga Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal.

Pelaku pembunuhan, SB, berhasil diamankan pada pukul 06.00 WIB di kebun karet warga Desa Huta Bangun, Kecamatan Panyabungan Timur, dengan bantuan Personel Gabungan dari Unit Reskrim, Satresnarkoba Polres Madina, dan Personil Polsek Panyabungan.

Motif pembunuhan tersebut berdasarkan pengakuan pelaku, karena korban meminta tanggung jawab pelaku untuk dinikahi. Meskipun pelaku sudah menikah, hubungan asmara mereka telah berlangsung kurang lebih satu tahun.


"Pelaku membawa korban ke sungai setelah terjadi perang mulut, dan akhirnya menyayat leher korban untuk memastikan kematiannya," ungkap Kapolres. Senin, (29/4).

Kapolres menyatakan bahwa tidak ada keterlibatan pihak lain dalam kasus ini, dan pelaku melakukannya sendirian.

Selain itu, pelaku membawa senjata tajam saat bertemu dengan korban pada malam kejadian, meskipun tujuan membawa senjata tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Pasal yang diterapkan dalam kasus pembunuhan ini adalah Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Proses medis untuk memastikan kematian korban akan ditentukan setelah hasil autopsi dari RS Bhayangkara Medan.

Sumber: Humas Polres Mandailing Natal, editor: Magrifatulloh. 

Saturday, 30 March 2024

Razia Tambang Menuai Kekhawatiran: Masyarakat Kota Nopan Minta Solusi dari Pemerintah


Kabar Ngetren/Mandailing Natal - Kecamatan Kota Nopan dihebohkan dengan isu rencana razia yang akan dilakukan oleh Polres Madina terhadap pertambangan yang beroperasi di wilayah tersebut. Sabtu, 30/3, menjadi momen penting ketika Sutan Parlaungan Lubis, seorang warga setempat, mengungkapkan keprihatinannya dan meminta bantuan kepada pemerintah daerah.

Sutan Parlaungan Lubis dengan tegas menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, untuk tidak menutup tambang rakyat yang menjadi penopang ekonomi masyarakat di Kecamatan Kota Nopan.


"Dengan ancaman penutupan tambang ini, kami tidak akan memiliki sumber penghidupan. Bagaimana kami bisa bertahan jika mata pencaharian kami diambil" ungkap Sutan dengan nada yang penuh kekhawatiran.

Dia menegaskan bahwa penutupan tambang akan memberikan dampak yang serius terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Nopan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit, khususnya selama bulan puasa.

"Dalam situasi ekonomi yang sedang sulit seperti sekarang ini, bahkan untuk membeli takjil atau beras saja menjadi sulit bagi kami. Kami memohon kepada pemerintah daerah untuk tidak menutup tambang ini. Berikanlah solusi yang adil kepada kami," tambah Sutan.

Sutan menandaskan, kebutuhan mendesak dari masyarakat setempat untuk mendapatkan solusi yang memadai dari pemerintah daerah sekaligus berharap agar dialog antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemilik tambang segera terbuka untuk mencari jalan keluar yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat. Magrifatulloh. 

Trending