Showing posts with label Pancasila. Show all posts
Showing posts with label Pancasila. Show all posts

Friday, 19 December 2025

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan: Bahar Buasan Ajak Generasi Muda Perkuat Ideologi NKRI

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan: Bahar Buasan Ajak Generasi Muda Perkuat Ideologi NKRI

Pangkalpinang — Sosialisasi dan penguatan ideologi bangsa terus digencarkan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) demi menjaga stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan di daerah pemilihan seluruh anggota, termasuk di Provinsi Bangka Belitung.


Anggota DPD/MPR RI Bangka Belitung, Bahar Buasan, S.T., M.S.M., M.Sc., menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kampus UNABA Pangkalpinang, Senin (15/12/2025). Kehadiran senator sekaligus kandidat doktor STIK POLRI Angkatan ke-7 itu mendapat sambutan antusias dari mahasiswa dan akademisi.


Dalam penyampaiannya, Bahar menegaskan bahwa nilai dasar negara tercakup dalam empat konsensus utama. Ia menekankan, “Nilai-nilai kebangsaan berada dalam empat konsesus dasar bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.”


“Keempat pilar tersebut adalah bagian penting dalam ketatanegaraan Indonesia. Empat hal ini saling terkait dan menguatkan satu sama lain,” ujarnya.


Bahar pun menekankan betapa pentingnya ideologi bangsa harus terus dipahami dan diamalkan oleh masyarakat, terutama generasi muda. 


“Kita perlu untuk terus menanamkan pentingnya nilai-nilai kebangsaan. Ini penting, sebagai benteng untuk menghindari masuknya ideologi lain yang dapat mempengaruhi rasa kebangsaan. Kita harus terus belajar tentang NKRI yang ideologinya adalah empat pilar kebangsaan,” tambah Bahar.


Melalui kegiatan tersebut, senator menyasar generasi Z yang kini berada pada usia remaja hingga dewasa awal, agar memahami dan menerapkan makna dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai identitas nasional.


Tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, Bahar juga menekankan implementasi nilai 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak mahasiswa untuk menjadikan toleransi, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan gotong royong sebagai karakter serta kebiasaan hidup.


Menurutnya, jika hal sederhana ini ditanamkan sejak dini, dampaknya akan besar bagi pembangunan bangsa. 


“Jika hal-hal kecil ini menjadi gaya hidup generasi muda, maka Indonesia mampu menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih percaya diri serta dapat membentuk manusia Indonesia yang unggul, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi sebagai modal utama dalam pembangunan Bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.


Dengan sosialisasi berkelanjutan seperti ini, diharapkan generasi muda tidak hanya paham tetapi juga menerapkan nilai kebangsaan secara nyata. Tujuannya jelas—membentengi diri dari paham negatif sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman.



Penulis: Amsori

Editor: Maz Friend

Wednesday, 17 December 2025

Bahar Buasan Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Pengamalan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari

Bahar Buasan Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Pengamalan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pangkalpinang – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Bahar Buasan, S.T., M.S.M., M.Sc., menyerukan pentingnya peran masyarakat sebagai pelopor dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara nyata. Ajakan ini disampaikan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar untuk memperkuat persatuan serta meningkatkan kesadaran berbangsa di tengah keberagaman Indonesia.


Dalam pemaparannya, Bahar Buasan menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya sebatas dasar negara atau sekadar hafalan normatif. Ia menekankan bahwa nilai Pancasila harus tercermin dalam sikap, perilaku, serta tindakan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks dan memerlukan peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Pengamalan Pancasila harus dimulai dari diri sendiri, dari lingkungan keluarga, hingga ke masyarakat luas. Jika setiap warga menjadi pelopor nilai-nilai Pancasila, maka persatuan dan keharmonisan bangsa akan tetap terjaga,” ujar Bahar Buasan.


Ia menerangkan bahwa Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa keempat pilar tersebut harus dipahami secara menyeluruh agar masyarakat tidak mengalami disorientasi nilai, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.


Bahar Buasan juga menyoroti pentingnya toleransi, gotong royong, serta keadilan sosial sebagai wujud implementasi nyata dari nilai Pancasila. Ia meyakini bahwa kemajemukan masyarakat Indonesia merupakan kekuatan besar jika dikelola dengan bijak dan berlandaskan semangat kebangsaan.


Kegiatan sosialiasi ini berlangsung secara dialogis dan partisipatif. Para peserta diberi kesempatan untuk mengemukakan pandangan, berbagi pengalaman, serta menyampaikan harapan dalam upaya menguatkan nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pemahaman Empat Pilar Kebangsaan masih relevan dan sangat dibutuhkan.


Di akhir kegiatan, Bahar Buasan berharap pelaksanaan sosialisasi ini tidak hanya berhenti pada tataran teori. Ia menekankan perlunya aksi nyata agar nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dalam masyarakat.


“Mari kita jaga Indonesia dengan cara sederhana namun bermakna, yakni mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dari situlah persatuan bangsa akan terus tumbuh dan kokoh,” pungkasnya.



Penulis: Amsori

Editor: Maz Friend

Tuesday, 2 May 2023

Wakapolres Purbalingga Menyoroti Pentingnya Pendidikan Berkarakter


Kabar Ngetren/Purbalingga – Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Kabupaten Purbalingga hadiri Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023. Acara ini diselenggarakan di Alun-alun Purbalingga dan dihadiri oleh Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), Sekretaris Daerah (Sekda), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindisbud), Pimpinan Perguruan Tinggi, Seluruh Kepala Sekolah Jenjang Pendidikan, Pengawas dan Pendidik, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Pertama (SMP), K3 Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Sekolah Dasar (SD), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Siswa-siswi se-Kabupaten Purbalingga. Selasa Pagi. Purbalingga. 2/5/2023.


Saat ditemui di lapangan, Wakapolres Purbalingga Kompol Pujiono mengatakan menuturkan pada hardiknas ini betul-betul semangat dalam menuntut ilmu dalam rangka membangun negeri yang adil, makmur, dan sejahtera harus memulai tertata betul.


"Saat ini ada kurikulum merdeka belajar, dimana guru bisa melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan daripada siswa potensi siswa ini diharapkan betul-betul siswa yang kedepan siswa yang Pancasilais, siswa yang berakhlakul karimah, siswa yang bisa menjaga kerukunan dalam keberagaman di Indonesia". Imbuhnya.


Saya kira jika itu ada, maka tujuan puncak idaman di Indonesia Emas 2045 tercapai. tentunya dengan pelajar yang berakhlakul karimah, maka Kamtibmas akan kondusif dan mendukung terwujudnya keamanan. Tambahnya.


Harapan kami tentunya sinergi antara seluruh pemandu masyarakat, orang tua, wali murid, guru, segenap orang harus mulai peduli pendidikan, karena pendidikan adalah salah satu indikator menuju Indonesia yang lebih baik. Tutupnya. (eFHa)

Trending