Showing posts with label Pengamanan Natal dan Tahun Baru. Show all posts
Showing posts with label Pengamanan Natal dan Tahun Baru. Show all posts

Tuesday, 6 January 2026

Operasi Lilin Candi 2025 Sukses Amankan Nataru, Polda Jateng Tuai Apresiasi dari Para Tokoh Agama


Kabar Ngetren/Semarang - Rangkaian kegiatan Operasi Lilin Candi 2025 yang digelar Polda Jawa Tengah dalam rangka pengamanan dan pelayanan masyarakat selama Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendapat apresiasi luas dari berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat. 


Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kesiapsiagaan Polri dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta kelancaran seluruh aktivitas masyarakat, khususnya pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru di wilayah Jawa Tengah.


Salah satunya disampaikan Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Jawa Tengah, Pendeta Yosua Wardaya, dalam sebuah keterangan di Gereja Isa Almasih Jl. Lobak I Kota Semarang pada Senin, (5/1), pagi. 



“Kami selaku Ketua PGI Jawa Tengah mewakili umat Kristiani mengucapkan terima kasih kepada Polda Jawa Tengah yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Pendeta Yosua Wardaya.


Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah Natal hingga kegiatan masyarakat lainnya dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa gangguan berarti. Hal tersebut dinilai sebagai bukti nyata kesiapan serta tanggung jawab Polda Jawa Tengah dalam menjamin kondusifitas kamtibmas.


Ia juga berharap ke depan Polda Jawa Tengah terus melayani dan mengabdi kepada masyarakat dengan kasih, seraya mendoakan agar Polda Jawa Tengah dan seluruh jajaran senantiasa diberkati Tuhan dalam setiap pengabdian.


Apresiasi serupa juga disampaikan Romo FX. Sugiyana, Pr., selaku Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, yang mewakili Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko Pr dan seluruh umat Keuskupan Agung Semarang. Dirinya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh masyarakat serta jajaran kepolisian di Jawa Tengah, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan pelayanan aktif Polri dalam mengamankan kegiatan ibadah di gereja-gereja selama perayaan Natal hingga Tahun Baru.


“Kehadiran Polri di tengah perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman dan tenteram membawa kegembiraan bagi kami semua, karena menghadirkan rasa aman, nyaman, dan damai sehingga umat dapat memaknai peristiwa Natal dengan baik,” tuturnya.


Menanggapi apresiasi dari para tokoh agama tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Menurutnya, keberhasilan Operasi Lilin Candi 2025 merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, baik aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun masyarakat itu sendiri.


“Kami bersyukur Operasi Lilin Candi 2025 dapat berjalan aman dan lancar. Apresiasi dari para tokoh agama menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polri akan terus hadir untuk menjaga keamanan serta merawat kerukunan demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Jawa Tengah,” pungkas Kombes Pol Artanto.


Dengan berakhirnya Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi, melayani, dan melindungi masyarakat sebagai wujud nyata Polri yang presisi dan dipercaya.


Sumber: Bid Humas Polda Jateng. 

Friday, 26 December 2025

Bhayangkari Kebumen Beri Tali Asih Personel Operasi Lilin Candi 2025


Kabar Ngetren/Kebumen — Bhayangkari Cabang Kebumen menggelar kegiatan Bhayangkari Peduli dengan memberikan tali asih kepada personel pengamanan Operasi Lilin Candi 2025 dan Tahun Baru 2026, Rabu, (24/12/2025). 


Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen Ny. Wati Eka Baasith, didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen Ny. Varina Faris Budiman.


Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen Ny. Wati Eka Baasith mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Bhayangkari terhadap personel Polres Kebumen yang menjalankan tugas pengamanan rangkaian Natal dan Tahun Baru (Nataru).



“Kami ingin memberikan dukungan dan semangat kepada para personel yang bertugas, agar tetap semangat dan maksimal dalam melayani masyarakat. Semoga rangkaian Nataru di Kebumen selalu aman dan kondusif,” ujarnya.


Nampak pula pada kegiatan itu para pengurus Cabang Bhayangkari Kebumen serta Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kebumen. 


Rombongan menyambangi sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang menjadi titik fokus pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kebumen.



Pos pertama yang dikunjungi adalah Pos Pengamanan Objek Wisata Menganti di Kecamatan Ayah. Lokasi ini merupakan salah satu tujuan wisata favorit masyarakat selama libur akhir tahun, sehingga membutuhkan pengamanan maksimal untuk keselamatan pengunjung.


Selanjutnya, rombongan Bhayangkari menyambangi Pos Pengamanan Gereja Sananta Sela di Jalan Revolusi, Kecamatan Karanganyar, Kebumen. 


Pos ini menjadi bagian dari pengamanan kegiatan ibadah Natal agar umat dapat beribadah dengan aman dan nyaman.



Kunjungan terakhir dilakukan ke Pos Terpadu di Gereja Katolik St. Maria Vianey, Jalan Sutoyo, Kecamatan Kebumen. Di lokasi ini, Bhayangkari kembali menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada personel yang bertugas.


Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen Ny. Wati Eka Baasith menambahkan, peran personel pengamanan sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama perayaan Natal dan pergantian tahun. 


Dukungan moril diharapkan dapat menambah motivasi personel di lapangan. 


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Pastikan Aman dan Kondusif, Polres Kebumen Gelar Patroli Gabungan Menjelang Natal


Kabar Ngetren/Kebumen - Polres Kebumen menggelar patroli gabungan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025, Selasa malam, (23/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.


Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mengatakan patroli gabungan ini merupakan upaya agar rangkaian kegiatan perayaan Nataru di Kebumen berjalan kondusif. 



“Kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan tertib dan lancar,” ujarnya, Rabu, (24/12/2025).


Patroli gabungan dengan melibatkan personel Polres Kebumen dan Satpol PP tersebut diawali dengan apel persiapan di halaman Mapolres Kebumen sekitar pukul 20.00 WIB. 


Selanjutnya tim patroli bergerak menyusuri sejumlah titik strategis di wilayah Kebumen. Rute patroli meliputi Gedung DPRD Kebumen, Pendopo Kabupaten Kebumen, Gereja Kristen Jawa, serta Gereja Kristen Indonesia. 



Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah objek vital, pos pengamanan, pos terpadu, dan pos pelayanan Operasi Lilin Candi 2025.


Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat. 


Sejumlah titik yang kerap digunakan untuk balap liar juga menjadi sasaran patroli pada kesempatan malam itu.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Thursday, 25 December 2025

Kabid Propam Polda Jateng Tinjau Pos Pelayanan Natal di Purbalingga


Kabar Ngetren/Purbalingga – Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Saiful Anwar, meninjau sejumlah pos pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah hukum Polres Purbalingga, Kamis, (25/12/2025).


Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam tugas memberikan pelayanan selama Nataru. Dua lokasi yang menjadi fokus kunjungan yakni Pos Pelayanan Gereja Katolik Santo Agustinus dan Pos Terpadu Alun-Alun Purbalingga.



Kabid Propam mengecek langsung kesiapan personel serta pelaksanaan pengamanan ibadah Natal di Gereja Santo Agustinus. Ia juga meninjau kesiapan petugas di Pos Terpadu Alun-Alun Purbalingga.


"Hasil pengecekan menunjukkan seluruh personel dalam kondisi lengkap dan tidak ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas," kata Kombes Saiful.



Selain berdialog dengan petugas, Kabid Propam juga menyapa jemaat dan pendeta yang hadir di lokasi. Sejumlah jemaat tampak senang dan ada yang meminta untuk foto bersama. 


Kabid Propam dalam arahan kepada personel pengamanan mengingatkan pentingnya pemahaman karakteristik wilayah. Khususnya oleh setiap kepala pos pengamanan (Kapospam).



"Utamakan pelayanan kepada masyarakat. Bantu jemaat agar bisa beribadah dengan nyaman. Terapkan roh operasi, yaitu hospitality and safety, dengan senyum, sapa, dan salam," ujarnya.


Kabid Propam juga menekankan agar personel menjaga barang inventaris, mengatur waktu istirahat secara bergantian, serta menjaga semangat dan kesehatan selama bertugas. Tak kalah penting, ia mengingatkan agar tidak ada anggota yang melakukan pelanggaran sekecil apa pun.



"Kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Candi 2025, laksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh semangat, jangan sampai ada pelanggaran," tegasnya.


Usai meninjau pos pelayanan Nataru di Purbalingga, rombongan Kabid Propam melanjutkan kunjungan serupa ke wilayah hukum Polres Banjarnegara.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Pastikan Kedisiplinan Personel dalam Operasi Lilin Candi 2025, Bidpropam Polda Jateng Gelar Gaktiblin di Seluruh Wilayah


Kabar Ngetren/Banyumas - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah bersama Tim Divpropam Mabes Polri melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Kedisiplinan (Gaktiblin) terhadap personel Polres jajaran.


Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Candi 2025 berada dalam kondisi siap tugas, berpenampilan rapi, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan yang humanis (Hospitality) dan pengamanan yang profesional (Safety) kepada masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.


Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Jateng Kombes Pol Saiful Anwar, S.Sos., S.I.K., M.H., yang dilaksanakan pada Rabu, (24/12), hingga Kamis, (25/12), dengan menyasar sejumlah Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan Terpadu di wilayah Ekswil Semarang, Kedu, dan Pekalongan. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan di wilayah Ekswil Surakarta dan Banyumas.



Dalam kegiatan Gaktiblin tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sikap tampang personel, kelengkapan administrasi, senjata api dinas, kelengkapan perorangan, serta kesiapan sarana dan prasarana pos pengamanan. 


Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran disiplin sekaligus memastikan standar pelayanan kepolisian berjalan optimal.


Salah satu fokus kegiatan dilaksanakan di wilayah Banyumas, di mana Kabid Propam Polda Jateng meninjau langsung pelaksanaan pengamanan ibadah Natal di sejumlah titik strategis di Purwokerto, Banyumas, Rabu malam, (24/12/2025). Peninjauan dilakukan di Pos Pengamanan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Martadireja, Gereja Katedral Purwokerto, serta Polsek Purwokerto Timur.



Dalam peninjauan tersebut, Kabid Propam didampingi Tim Paminal Polda Jateng dan personel Propam Polresta Banyumas. Pengawasan difokuskan pada kedisiplinan personel, kelengkapan kekuatan pengamanan, serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat.


Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel pengamanan hadir lengkap, siaga di tempat tugas, serta tidak ditemukan pelanggaran selama pelaksanaan pengamanan ibadah Natal. Rangkaian ibadah Natal di GKI Martadireja yang diikuti sekitar 650 jemaat dan di Gereja Katedral Purwokerto yang diikuti sekitar 1.000 jemaat berjalan aman, tertib, dan lancar dengan dukungan sinergi lintas instansi.


Kabid Propam Polda Jateng Kombes Pol Saiful Anwar menegaskan bahwa kegiatan Gaktiblin merupakan bagian dari pengawasan melekat untuk menjaga profesionalisme anggota di lapangan. 



Ia menegaskan kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan agar senantiasa menjaga kedisiplinan, profesionalitas, serta sikap humanis dalam melayani masyarakat selama Operasi Lilin Candi 2025.


“Setiap anggota yang bertugas adalah wajah Polri di tengah masyarakat. Jaga sikap, penampilan, dan laksanakan tugas sesuai SOP dengan penuh tanggung jawab, karena kehadiran kita harus benar-benar dirasakan memberikan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa pengawasan internal yang dilakukan Propam merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kualitas pelayanan selama Operasi Lilin Candi 2025.


“Gaktiblin ini memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis dan profesional, sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru di Jawa Tengah dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kedamaian,” pungkasnya.


Sumber: ***

Libur Nataru, Polres Kebumen Intensifkan Patroli di Gereja, Perbankan, dan Pusat Keramaian


Kabar Ngetren/Kebumen — Memasuki libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berbarengan dengan libur sekolah, Polres Kebumen mengintensifkan patroli keamanan di sejumlah titik strategis. 


Patroli dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.



Patroli dilaksanakan Satuan Samapta Polres Kebumen dengan menyasar berbagai lokasi, mulai dari pusat kuliner, perbankan, tempat ibadah, hingga pos pengamanan Nataru, Selasa, (23/12/2025).


Sejumlah titik patroli tersebut antara lain RM Yunani Sruweng, Pusaka Indah Swalayan Karanganyar, BRI Unit Gombong dan BRI Unit Gombong Timur.



Selain itu, patroli juga difokuskan pada pengamanan kegiatan ibadah dan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru, yakni di Gereja Sananta Sela Karanganyar, Gereja Katolik St. Mikael Gombong, GKI Gombong, serta GKJ Gombong, Kebumen.


Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman mengatakan, intensifikasi patroli dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama momentum libur panjang.


Menurut Kompol Faris, peningkatan patroli ini juga bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan, terutama di lokasi yang ramai dikunjungi warga. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu menekan peluang terjadinya tindak kriminal.



Dalam patroli tersebut, petugas turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada. Warga diminta tidak mengenakan perhiasan mencolok yang berpotensi memancing kejahatan saat bepergian. 


Selain itu, orang tua diingatkan untuk selalu mengawasi anak-anak saat bermain, terutama di ruang publik yang ramai. 


“Keselamatan dan keamanan bersama membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat,” ujar Kompol Faris.


Polres Kebumen memastikan patroli dan pengamanan akan terus dilakukan selama masa libur Nataru, seiring dengan meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di wilayah Kebumen.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Friday, 19 December 2025

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025, Polres Purbalingga Siagakan 380 Personel Amankan Nataru


Kabar Ngetren/Purbalingga – Polres Purbalingga menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 dalam rangka memberikan pelayanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Apel berlangsung di halaman Satpas Polres Purbalingga, Jumat, (19/12/2025), sore.


Apel diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI, Banser, Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG), serta pengelola objek wisata.



Dalam apel dilakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Dilakukan juga pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel. 


Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar memimpin apel sekaligus membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025.


“Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 dapat berjalan optimal,” ujar Kapolres membacakan amanat, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Suroto.



Disampaikan potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama Nataru. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, naik 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Selain itu, kondisi cuaca juga menjadi perhatian. Informasi dari BMKG menyebutkan adanya tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi menimbulkan hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Fenomena ini bertepatan dengan puncak musim hujan yang berlangsung dari November 2025 hingga Februari 2026.


“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, pengamanan Nataru tahun ini harus dilakukan secara ekstra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tegas Kapolres membaca amanat.



Lebih lanjut disampaikan, sebagai bentuk kesiapan, Polri bersama instansi terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2025” yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.


Usai apel, Kapolres menyampaikan bahwa seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Purbalingga siap mendukung pelaksanaan Operasi Lilin 2025 demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama Nataru. 


"Secara keseluruhan dialokasikan 380 personel akan diterjunkan mengikuti dinamika kegiatan di Kabupaten Purbalingga, mulai dari ibadah di 37 gereja, pengamanan objek wisata, hingga perayaan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga,” jelasnya di depan wartawan.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Polres Kebumen Gelar Apel Operasi Lilin Candi 2025, Kerahkan 570 Personel Amankan Nataru


Kabar Ngetren/Kebumen - Polres Kebumen resmi menggelar Operasi Lilin Candi 2025 yang ditandai dengan pemasangan pita tanda operasi, Jum'at, (19/12/2025), sore. Operasi ini merupakan agenda pengamanan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Kebumen.


Apel gelar pasukan berlangsung di halaman Mapolres Kebumen dan dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri. 



Sebanyak 570 personel yang terdiri dari 375 personel Polres Kebumen dan 195 personel dari TNI serta instansi terkait dikerahkan dalam Operasi Lilin Candi 2025 tahun ini. 


Dalam amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang dibacakan pimpinan apel, ditegaskan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 menjadi sarana pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan Natal dan Tahun Baru. Operasi ini disebut sebagai wujud komitmen negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Disebutkan pula, perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional tahunan yang berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, kondisi cuaca ekstrem akibat sistem siklonik dan puncak musim hujan meningkatkan potensi terjadinya bencana alam.



“Situasi tersebut menuntut kesiapsiagaan dan pelayanan ekstra dari seluruh unsur pengamanan. Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Operasi Lilin 2025,” kata AKBP Eka Baasith Syamsuri.


Secara nasional, Operasi Lilin 2025 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan dengan dukungan 2.903 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai objek vital serta lokasi perayaan Natal dan Tahun Baru.


Kapolres Kebumen menambahkan, pada Operasi Lilin tahun ini, jajarannya tidak hanya fokus pada pengamanan ibadah dan arus mobilitas masyarakat, tetapi juga mengantisipasi potensi bencana alam. Hal tersebut seiring masih tingginya intensitas cuaca ekstrem yang diperkirakan berlanjut hingga awal tahun.



“Polres Kebumen telah memetakan potensi gangguan kamtibmas, kamseltibcarlantas, serta kerawanan bencana. Tujuan utama operasi ini adalah memberikan rasa aman, nyaman, dan menjamin kelancaran seluruh aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru,” ujar AKBP Eka Baasith.


Apel gelar pasukan juga dihadiri unsur Forkopimda dan stakeholder lintas sektor. Di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Edi Rianto, Kajari Kebumen Sutikno, perwakilan Kodim 0709/Kebumen, Pengadilan Negeri Kebumen, para pejabat utama Polres Kebumen, kepala OPD Pemkab Kebumen, Kemenag, Dishub, BPBD, Satpol PP, Jasa Raharja, PLN, PMI, hingga organisasi kemasyarakatan dan relawan seperti Senkom, Tagana, Orari, RAPI, dan relawan SAR.


Peserta apel terdiri dari berbagai satuan gabungan, mulai dari pleton TNI Kodim 0709/Kebumen, Satlantas, Sat Samapta, Reskrim, Intelijen, Narkoba, Polwan, hingga unsur Satpol PP, Dishub, BPBD, serta relawan komunikasi dan kebencanaan.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Thursday, 18 December 2025

Jelang Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jateng Kerahkan 27.971 Personel dan Siapkan Pasukan Siaga Bhayangkara


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah menyiapkan 27.971 personil untuk dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 untuk mengamankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi tahun ini menerapkan paradigma baru pengamanan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek lalu lintas, tetapi juga berorientasi pada pelayanan humanis, keselamatan, serta penciptaan suasana damai dalam ibadah dan kenyamanan masyarakat saat berwisata.


Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda saat memberikan paparan dalam kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin Candi 2025 di Mapolda Jateng mengungkapkan bahwa puluhan ribu personel tersebut terdiri dari 22.517 personel Polri, 1.235 personel TNI, serta 4.219 personel dari instansi terkait.



“Puluhan ribu personel ini kami siagakan untuk memastikan pengamanan ibadah Natal, perayaan Tahun Baru, serta kelancaran arus mudik dan balik masyarakat yang melintas di wilayah Jawa Tengah selama masa libur Nataru,” jelasnya pada Rabu, (17/12/2025).


Kekuatan personel tersebut akan disebar di 259 pos pengamanan dan pelayanan, yang terdiri dari 185 Pos Pengamanan, 48 Pos Pelayanan, dan 26 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut didirikan di setiap kabupaten dan kota sebagai pusat pengamanan, pelayanan masyarakat, serta koordinasi lintas instansi selama Operasi Lilin Candi 2025.


Dalam paparannya, Karo Ops juga mengungkap kesiapsiagaan Polda Jateng menghadapi potensi bencana alam dengan membentuk Pasukan Siaga Bhayangkara yang tersebar di 35 Polres jajaran dan 4 satuan kerja Mapolda sebagai pasukan tanggap darurat penanganan bencana. Selain itu Polda Jateng juga membentuk klaster penanganan bencana berdasarkan kerawanan wilayah. 



Adapun lima klaster bencana tersebut meliputi Klaster Gunung Slamet dengan potensi banjir dan tanah longsor, Klaster Gunung Merapi dengan kerawanan vulkanik, Klaster Pegunungan Dieng dengan potensi tanah longsor, Klaster Pantai Selatan dengan potensi gempa megathrust dan angin kencang, serta Klaster Pantai Utara dengan potensi banjir rob.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa paradigma baru pengamanan yang diusung Polda Jateng dalam Operasi Lilin Candi 2025 fokus utama pada pengamanan ibadah Natal di gereja dan pelayanan masyarakat di pusat-pusat wisata, tanpa mengabaikan kelancaran arus lalu lintas.


“Fokus pelayanan kami adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Natal dengan suasana damai dan aman, serta masyarakat yang berwisata dapat menikmati libur Tahun Baru dengan rasa nyaman. Di saat yang sama, kami juga menjaga kelancaran arus mudik dan balik yang melintas di Jawa Tengah,” jelasnya usai mengikuti kegiatan Latpraops di Mapolda Jateng.



Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik, Polda Jateng juga menyiapkan dua jalur komunikasi utama, yakni layanan Call Center 110 dan chatbot WhatsApp kepolisian, guna memudahkan masyarakat menyampaikan laporan, pengaduan, maupun memperoleh informasi kepolisian secara cepat dan responsif selama pelaksanaan Operasi Lilin.


Dengan dukungan kekuatan personel yang besar, kesiapan pos pengamanan dan pelayanan, kemudahan akses layanan publik, serta mitigasi bencana yang terstruktur, diharapkan pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


“Dengan strategi Hospitality dan Safety dalam pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jawa Tengah ingin memastikan propinsi Jawa Tengah menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tandasnya.


Sumber: ***

Wednesday, 17 December 2025

Polda Jateng Gelar Latpraops Lilin Candi 2025, Siap Strategi Hospitality dan Safety Sebagai Paradigma Baru Pola Pengaman Nataru


Kabar Ngetren/Semarang - Polda Jawa Tengah menerapkan paradigma baru dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui Operasi Lilin Candi 2025. Kegiatan operasi tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menciptakan rasa aman, nyaman, damai serta keharmonisan sosial dan spiritual di tengah masyarakat selama pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru.


Hal ini disampaikan Waka Polda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dalam sambutannya saat membuka kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin Candi 2025 di Gedung Borobudur Mapolda Jateng pada Rabu, (17/12/2025), pagi. 


Kegiatan ini diikuti oleh para Kasatgas Operasi, seluruh personil satgas yang terlibat serta dihadiri oleh para Kabag Ops, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasat Intel, Kasi Humas dan Kasi Dokkes dari 35 polres jajaran di Jawa Tengah.


Latihan pra operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel serta menyamakan persepsi cara bertindak di lapangan sesuai dengan potensi ancaman dan tingkat kerawanan yang dihadapi selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025. 



Tema yang diusung dalam Latpraops ini yakni “Melalui Latihan Pra Operasi Kita Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Polri dalam Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 guna Memelihara Keamanan Dalam Negeri.”


Dalam arahannya saat memberikan sambutan, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman menekankan bahwa Operasi Lilin kali ini memiliki perbedaan paradigma dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 


Pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada pemberian pelayanan yang humanis dan penuh keramahan kepada masyarakat.


“Tujuan Operasi Lilin adalah agar pengamanan Nataru mampu memberikan pelayanan terbaik dan rasa nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal, para pemudik, serta wisatawan yang datang ke Jawa Tengah,” tegasnya.



Seluruh personel diminta mengedepankan sikap humanis, ramah, serta memastikan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama dua momentum besar tersebut. Dengan demikian kehadiran personil dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beribadah di gereja maupun yang merayakan Tahun Baru di tempat wisata.


“Kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga, tetapi untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan tentram. Tampilkan wajah humanis Polri dalam setiap interaksi dan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.


Wakapolda juga mengingatkan agar seluruh jajaran mengantisipasi potensi bencana, melakukan mitigasi serta pengamatan situasi di lingkungan sekitar, memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, dan selalu memberikan informasi terkini kepada masyarakat.


Selain itu, ia memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini di wilayah masing-masing dan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, lancar, tanpa gangguan, serta bebas dari aksi intoleransi. 


Upaya preemtif harus dikedepankan demi menjaga kondusivitas situasi kamtibmas selama Nataru, serta mengimbau masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan pergantian tahun.



Sementara itu, Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda menjelaskan bahwa sebagai implementasi paradigma baru selama gelaran Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jateng mengusung strategi hospitality dan safety. 


Operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada lalu lintas, tetapi juga menciptakan kenyamanan sosial dan spiritual selama ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru.


“Tugas kita bukan hanya menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi menjaga kedamaian sosial serta keharmonisan spiritual di tengah masyarakat,” ujarnya.


Dirinya berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti dan menyerap materi yang disampaikan selama pelatihan ini sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personil dalam mengamankan nataru 2025-2026.


“Dengan pemahaman yang sama dan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jawa Tengah dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta mampu mewujudkan keamanan dalam negeri,” pungkasnya.


Sumber: ***

Tuesday, 16 December 2025

Polres Kebumen Cek Kesiapan Sarpras Jelang Operasi Lilin Candi 2025


Kabar Ngetren/Kebumen - Polres Kebumen menggelar pengecekan sarana dan prasarana kesiapsiagaan Operasi Lilin Candi 2025, operasi pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan itu dilakukan saat Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolres Kebumen, Senin, (15/12/2025).


Apel dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri. Sejumlah pejabat utama Polres Kebumen, para Kapolsek jajaran, personel Polres, hingga personel Polsek turut hadir dalam kegiatan tersebut.



Dalam apel itu, Polsek jajaran mengapelkan kendaraan patroli masing-masing. Kapolres bersama pejabat utama kemudian melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi dan kelaikan kendaraan patroli yang akan digunakan selama operasi berlangsung.


AKBP Eka Baasith Syamsuri mengatakan, apel dan pengecekan ini bertujuan memastikan kesiapan sarana dan prasarana Polres Kebumen dalam mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025. Menurutnya, kesiapan peralatan menjadi faktor penting selain kesiapan personel.



“Operasi Lilin Candi 2025 akan dilaksanakan mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 selama 14 hari. Sebelum penggelaran operasi, seluruh sarana dan prasarana harus dipastikan siap dan berfungsi dengan baik,” kata AKBP Eka Baasith.


Ia menegaskan, pengecekan dilakukan agar seluruh perlengkapan yang dimiliki Polres Kebumen dapat digunakan secara optimal dalam mendukung tugas pengamanan Natal dan Tahun Baru. Perawatan rutin, termasuk pembersihan dan pengecekan teknis, menjadi hal wajib.


Kapolres juga meminta jajarannya menjadikan Operasi Lilin Candi sebagai momentum peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pengamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah, mudik, maupun kegiatan wisata.



“Pastikan Polri hadir sebelum, saat, dan sesudah perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujarnya.


Selain kendaraan patroli, Polres Kebumen juga melakukan pengecekan terhadap peralatan SAR. Hal ini dilakukan mengingat wilayah Kebumen masih diguyur hujan lebat dan berpotensi terjadi bencana alam.


Dengan pengecekan tersebut, Polres Kebumen berharap seluruh unsur pendukung operasi berada dalam kondisi siap pakai, sehingga pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 dapat berjalan aman dan lancar.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Trending