Showing posts with label DPUPR Indramayu. Show all posts
Showing posts with label DPUPR Indramayu. Show all posts

Sunday, 5 October 2025

DPUPR Indramayu Rekonstruksi Jalan Sekarmulya-Rancamulya, Masyarakatpun Sangat Senang

DPUPR Indramayu Rekonstruksi Jalan Sekarmulya-Rancamulya, Masyarakatpun Sangat Senang

Indramayu - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus berupaya menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur jalan. Kali ini Rekonstruksi jalan sekarmulya-rancamulya, Kecamatan Gabus wetan, Kabupaten Indramayu, disambut baik warga sekitar. Kamis (02/10/2025). 


Rekonstruksi jalan Sekarmulya-rancamulya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah Daerah untuk memperbaiki aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.


Diketahui Proyek Rekonstruksi jalan ini dibiayai sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun 2025 dengan pagu anggaran sebesar Rp.4.638.789.000,- dengan Panjang : 1.400 M, Lebar : 4 M, Tinggi : 20 Cm


Pelaksanaan kegiatan rekonstruksi jalan ini dipercayakan kepada penyedia jasa konstruksi lokal, yaitu CV. VANLY, yang beralamat di Jalan Jendral sudirman no.127/E, Lemah mekar Indramayu.


Disampaikan Kepala Dinas PUPR Indramayu melalui Sekertaris Dinas PUPR Maulana Malik, Pemerintah Daerah terus berupaya memberikan yang terbaik. Dengan menggandeng perusahaan lokal, tidak hanya memastikan kelancaran proyek sesuai spesifikasi teknis yang ditentukan, tetapi juga mendorong pemberdayaan pelaku usaha di daerah sendiri.


"Dinas PUPR Indramayu akan terus membangun dan merehabilitasi jalan kabupaten dan desa secara bertahap,  bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian, dengan fokus pada perbaikan jalan rusak seperti di Sekarmulya-Rancamulya," ucapnya.


Jalan desa ini sebelumnya mengalami kerusakan dan genangan air saat musim hujan. Kondisi tersebut tentu sangat mengganggu aktifitas masyarakat, terutama dalam hal transportasi hasil pertanian dan mobilitas harian warga.


Dikatakan Hendri (36) salah satu warga setempat, pembangunan jalan Sekarmulya-Rancamulya merupakan hal yang dinanti-dinantikan, selain kondisi jalan yang sudah rusak berat, juga menjadi jalur alternatif ekonomi masyarakat sekitar.


‎“Alhamdulillah, akhirnya jalan di wilayah kami ini sudah diperbaiki. Dulu banyak lubang dan sering membuat kendaraan pada rusak. Sekarang jalannya jadi mulus dan lebih aman,” ungkapnya.


Dinas PUPR Indramayu terus berupaya menangani perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan yang menjadi kewenangannya. Seperti halnya Program pembangunan jalan Cor Beton Sekarmulya-Rancamulya ini adalah respons terhadap keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan yang rusak.


(Thoha)

Saturday, 4 October 2025

Audensi LSM Penjara Indonesia dengan DPUPR Indramayu Berjalan Lancar, Bahas Dugaan Penyimpangan Proyek APBD

Audensi LSM Penjara Indonesia dengan DPUPR Indramayu Berjalan Lancar, Bahas Dugaan Penyimpangan Proyek APBD

Indramayu – Audensi antara Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Indonesia dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu berjalan lancar pada Kamis (02/10/2025). Pertemuan yang digelar di ruang pertemuan DPUPR tersebut membahas sinergitas, silaturahmi, hingga laporan dugaan penyimpangan proyek yang menggunakan dana APBD.


Audensi tersebut dihadiri Kepala Bidang Bina Marga DPUPR, Wimbanu Eko Santoso ST, Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Waryono beserta jajaran anggotanya, awak media, serta perwakilan dari intelkam kepolisian yang ikut mengawasi jalannya forum.


Menurut Waryono, tujuan utama audensi adalah untuk menyampaikan hasil temuan lapangan terkait dugaan penyimpangan pada sejumlah proyek rabat beton di Indramayu. Meski kepala dinas definitif maupun Plt belum hadir, pertemuan tetap dilanjutkan dengan Kepala Bidang Bina Marga.


“Walaupun pak kadisnya belum ada, kami tetap menyampaikan temuan-temuan di lapangan terkait rabat beton yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Kami ingin tahu tindak lanjutnya seperti apa,” jelas Waryono.


Dalam kesempatan itu, Ketua LSM Penjara Indonesia juga menyerahkan berkas empat laporan pengaduan (lapdu) kepada pihak DPUPR untuk dipelajari lebih lanjut.


Menanggapi hal tersebut, Kabid Bina Marga DPUPR Indramayu, Wimbanu Eko Santoso, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti laporan dari LSM. “Laporan dari pihak LSM akan saya terima dan saya pelajari dulu. Mengenai hasilnya, nanti akan saya laporkan kembali sesuai mekanisme komunikasi resmi yang ada,” ujarnya.


Dengan adanya forum audensi ini, diharapkan terjadi sinergi positif antara masyarakat, LSM, dan pemerintah daerah, sehingga pengawasan terhadap pembangunan bisa lebih transparan serta akuntabel. (Thoha).

Trending