Showing posts with label Gus Imin. Show all posts
Showing posts with label Gus Imin. Show all posts

Thursday, 25 April 2024

Prabowo Sambangi Gus Imin: Langkah Awal Menuju Kerjasama yang Lebih Produktif


Kabar Ngetren/Jakarta - Setelah resmi ditetapkan sebagai Calon Presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Prabowo Subianto memulai langkah pertamanya dengan menyambangi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, di kantor PKB, Jakarta. Rabu, (24/4).

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi oleh para petinggi Gerindra, termasuk Ketua Harian Sufmi Dasco Ahmad dan Sekjen Ahmad Muzani. Kedatangannya disambut dengan hangat oleh Gus Imin dan jajaran petinggi PKB lainnya.

Gus Imin menyampaikan rasa bangga dan terhormat PKB dapat berdiskusi langsung dengan Prabowo serta memberikan ucapan selamat secara langsung. Dia menekankan bahwa kerja sama antara PKB dan Gerindra telah berjalan baik di masa lalu dan akan terus ditingkatkan ke tingkat yang lebih produktif.

PKB juga menyerahkan delapan agenda perubahan kepada Prabowo, yang diharapkan akan menjadi bagian dari perjuangan pemerintahan Prabowo ke depan. Gus Imin menekankan pentingnya kesuksesan pembangunan bagi seluruh rakyat dan mengajak untuk terus bekerja menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Pertemuan ini menandai langkah awal dalam membangun kerjasama yang kuat antara PKB dan Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, dengan harapan untuk mencapai kemajuan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. eFHa. 

Monday, 8 April 2024

Tutup Kajian Kitab At-Tibyan di DPP PKB, Gus Imin Ingatkan Tetap Jaga Persatuan


Kabar Ngetren/Jakarta - Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) telah mengadakan serangkaian pengajian selama satu bulan penuh Ramadan, fokus pada kitab-kitab karya Hadratuss Syekh KH. Hasyim Asy'ari.

Tahun ini, kitab yang dipilih untuk dikaji adalah "at-Tibyan fi An-Nahyi 'an Muqatha'ati Al-Arham wa Al-Aqarib wa al-Ikhwan," yang diikuti oleh sejumlah Nyai dan Kiai terkemuka seperti Nyai Hindun Annisa, KH. Yusuf Chudlory, Nyai Badriyah Fayumi, Gus Salam Shohib, Gus Ahmad Kafabihi, dan Gus Hayid.

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin, dalam penutupan pengajian kitab At-Tibyan pada Kamis, 4/4, menegaskan bahwa karya-karya Mbah KH. Hasyim Asy`ari tetap relevan dengan situasi dan kondisi saat ini. Gus Imin juga menegaskan tekad PKB untuk terus mempertahankan tradisi mengkaji kitab-kitab karya Mbah Hasyim.

Gus Imin mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada PKB untuk terus memperjuangkan Islam ahlussunah waljamaah. Dia juga menyoroti pentingnya persatuan, yang menurutnya merupakan salah satu berkah dari kajian kitab At-Tibyan tersebut.

Menurut Gus Imin, salah satu hasil positif dari kajian kitab At-Tibyan adalah menjaga persatuan dan menguatkan ukhuwah persatuan dalam masyarakat.

Gus Imin berharap agar PKB dapat terus istiqamah dalam mengawal dan melanjutkan kajian kitab-kitab dari Mbah Hasyim. Dia menutup pernyataannya dengan harapan agar PKB tetap konsisten dalam melanjutkan tradisi pengkajian kitab Mbah Hasyim.

Acara pengajian ini juga dihadiri oleh sejumlah narasumber terkemuka seperti Gus Kautsar, Gus Ahmad Kafabihi, Gus Hayid, Gus Hasyim Anta Maulana (Aan), Gus Fahim, Gus Yusuf, Gus Makki, serta pengurus DPP PKB. eFHa. 

Thursday, 7 March 2024

Cawapres Gus Imin: Ramadan Momentum untuk Pengabdian pada Sesama


Kabar Ngetren/Jakarta - Beberapa hari menjelang, umat Islam di seluruh dunia bersiap untuk memasuki ibadah puasa Ramadan. Bulan suci ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk introspeksi diri guna meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.

Menyambut Ramadan tahun 1445 Hijriah/2024, Calon Wakil Presiden (Cawapres) 01 sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, menyerukan kepada seluruh umat Islam agar benar-benar menjadikan Ramadan sebagai bentuk pengabdian pada sesama manusia.

"Dengan ini saya sampaikan selamat menjalankan ibadah bulan suci Ramadan. Semoga Ramadan 1445 Hijriah ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menjadi manusia yang penuh dengan ketulusan, keikhlasan, dan pengabdian terhadap sesama umat manusia, bangsa, dan negara," ujar Gus Imin, sapaan akrabnya, di Jakarta pada Rabu, 6/3.

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengajak seluruh umat Muslim untuk menghormati bulan Ramadan dan mengisi hari-hari tersebut dengan kesungguhan dalam beribadah dan pengabdian.

"Marilah kita penuhi bulan Ramadan ini dengan ibadah dan pengabdian yang tulus kepada Allah SWT," tandasnya.

Seruan ini menegaskan pentingnya memanfaatkan Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat hubungan dengan sesama manusia dan menguatkan spiritualitas dalam beribadah kepada Tuhan. eFHa. 

Friday, 6 October 2023

Gus Imin Hijaukan Purbalingga

Gus Imin Hijaukan Purbalingga
Gus Imin Hijaukan Purbalingga

Kabarngetren/Purbalingga
- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Purbalingga menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah sekaligus Konsolidasi Untuk Pemenangan Capres-cawapres, Anies-Muhaimin (Amin). Kegiatan acara ini dihadiri Cawapres 2024 Parpol PKB, Dr. (HC) A. Muhaimin Iskandar, Pengurus DPW PKB Jawa Tengah, DPC PKB Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Delegasi Alumni Kabupaten Tegalrejo, Wonosobo, Kiai, Ulama, Tokoh Masyarakat, Garda dan Perempuan Bangsa, serta Ribuan Kader dan Simpatisan. Aula Gedung PM Collaboration. Purbalingga. Kamis Siang. 5/10/2023.


Dalam Konferensi Pers, Gus Imin ya sering disapa, mengungkapkan, Purbalingga, Kebumen, dan Banjarnegara ini mereka nanti sepulang dari sini Langsung bergerak kepada Tokoh-tokoh, Tim dan lainnya. Adapun 3 Tokoh utama yang mereka Kerjakan, yakni, Pertama, Tokoh Pemuda Desa. Kedua, Tokoh Kiai Desa. Dan Ketiga, para Pengusaha Desa.


"Mereka inilah yang akan menjadi Tujuan dalam mensosialisasikan semangat Perubahan, Visi Misi Perubahan Nasib Indonesia yang lebih Baik ini akan mereka sampaikan di masing-masing Desanya, Kecamatannya, dan Kabupatennya secara merata". Ujarnya.


Gus Imin Hijaukan Purbalingga

Lebih lanjut, Gus Imin menegaskan, Dalam Perbedaan Demokrasi, pasti ada yang sama dan tidak sama, akan tetapi yang paling penting dari Pilihan berbeda itu istilah Mayoritas dengan Nama Ijtima. Ijtima inilah yang setiap Pemilu menentukan.


"Kami PKB ini selalu memimpin Ijtima, memimpin Rombongan Besar diantara yang ada, tetapi kita minta semua yang kebetulan berbeda, Jaga Ukhuwah Nadliyah, yaitu, Ukhuwah Kesama Nadhlatul Ulama, tidak saling menafikan, karena Demokrasi memberi Ruang untuk berbeda. Insya Allah, dalam Tahun ini, satu Bulan kedepan Jawa Tengah berubah menjadi Kekuatan Ummah. Pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus Bacaleg DPRD Purbalingga Dapil 1, H. Aman Waliyudin, S. E., M. Si., atas Nama Panitia kami mengucapkan Selamat Datang kepada Ketua Umum PKB sekaligus Cawapres kita di Kabupaten Purbalingga ini. Mudah-mudahan kehadiran beliau menjadi Semangat dan Motivasi kami di Purbalingga.


Acara ini dimulai dengan Pembacaan Maulid Nabi, Ayat Suci Al Qur'an, Lagu Indonesia Raya, Mars PKB, Yalal Wathon, Penyerahan Bibit Sawo, dan Do'a Penutup oleh Kiai Nurcholis Achmadi. red.

Trending