Showing posts with label Indonesia Emas 2045. Show all posts
Showing posts with label Indonesia Emas 2045. Show all posts

Tuesday, 13 January 2026

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen


Kabar Ngetren/Bogor — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di Gunung Sindur, Bogor, Senin, (12/1). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan perlengkapan masjid secara simbolis kepada pengelola sekolah.


Dalam doorstop kepada awak media, Wakapolri menyampaikan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya di bidang penguatan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.



“Pada hari ini, alhamdulillah, saya bersama Yayasan Karabangsa, perwakilan filantropi, Polda Jawa Barat, dan Kapolres menyaksikan langsung progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.


Ia menjelaskan, SMA KTB menjadi salah satu sekolah unggulan yang dihadirkan Polri sebagai kontribusi nyata dalam ekosistem pendidikan nasional. Dari sepuluh sekolah unggulan yang menjadi kebijakan pemerintah, Polri turut menghadirkan satu sekolah unggulan berbasis pembinaan karakter, akademik, dan kepemimpinan.



“Bapak Kapolri berkomitmen untuk ikut mempersiapkan generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.


Berdasarkan hasil pemantauan bersama Yayasan Karabangsa dan seluruh tim, progres pembangunan SMA KTB saat ini telah mencapai 43 persen hanya dalam waktu lima setengah bulan. Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 40 persen.



“Artinya, dari target 40 persen, kita telah melampaui sebesar 3 persen. Kita optimistis pada bulan Juli, insyaallah, bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa SMA KTB,” jelas Wakapolri.


SMA KTB Gunung Sindur nantinya akan digunakan oleh siswa angkatan pertama yang saat ini sedang menempuh pendidikan di SMA Global Darussalam Yogyakarta, sekaligus untuk angkatan kedua yang direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur.



Untuk diketahui, angkatan pertama SMA KTB berjumlah 120 siswa, sementara angkatan kedua direncanakan sebanyak 180 siswa. Proses rekrutmen angkatan kedua telah dilaksanakan pada akhir pekan lalu dan diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia.


“Seleksi menggunakan standar tes nasional sekolah unggulan dengan kriteria khusus. Dari lebih dari 14.000 peserta, akan diseleksi menjadi 3.000 peserta di tingkat provinsi, kemudian sekitar 400 peserta di tingkat pusat,” ungkapnya.



Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026, sedangkan seleksi tingkat pusat akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian. Penetapan peserta terpilih direncanakan dilakukan setelah Lebaran.


Wakapolri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan SMA KTB, mulai dari filantropi, kontraktor, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga warga sekitar.


“Seluruh masyarakat sangat mendukung karena sekolah ini mempersiapkan aset-aset bangsa. Tidak ada satu negara pun yang maju tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.



Ia menambahkan, lulusan SMA KTB diproyeksikan dapat melanjutkan pendidikan ke universitas-universitas terbaik di dalam maupun luar negeri, serta ke berbagai akademi terbaik di Indonesia. 


Selain itu, kehadiran SMA KTB juga sejalan dengan dukungan Polri terhadap program sekolah rakyat yang digagas pemerintah.


“Melalui sekolah unggulan ini, kita mempersiapkan kader-kader bangsa,” pungkas Wakapolri.


Sumber: ***

Wednesday, 7 January 2026

Pemkab Terima KKN Unsoed, Fokus Program Berdampak


Kabar Ngetren/Purbalingga –Sebanyak 147 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) resmi diterima Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di desa-desa selama Januari–Februari 2026, dengan fokus pada program berdampak bagi peningkatan kemandirian desa.


Penerimaan mahasiswa KKN dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Purbalingga, Siswanto, bertempat di Operational Room Graha Adiguna, Rabu, (7/1). 



Siswanto berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa sesuai dengan tema KKN Unsoed tahun ini, yaitu “Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak: Penguatan Resiliensi dan Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045.”


“Tema ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam mendorong pembangunan desa yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi,” ujarnya.



Ia berpesan agar mahasiswa KKN dapat selektif memilih satu atau dua program unggulan yang benar-benar dibutuhkan desa, sehingga pelaksanaannya lebih fokus dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


“Setelah KKN selesai, programnya harus tetap berjalan. KKN-nya pulang, tetapi yang ditinggalkan di desa tetap berkelanjutan,” tegasnya.



Siswanto juga menyampaikan sejumlah bidang strategis yang dapat menjadi fokus mahasiswa KKN. Pada bidang pemerintahan desa, mahasiswa diharapkan mampu mendorong digitalisasi pelayanan dan administrasi desa. 


Di sektor UMKM, mahasiswa tidak hanya melakukan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mengaitkannya dengan indikator kemandirian desa melalui penguatan BUMDes. Sementara pada bidang pendidikan, mahasiswa diharapkan dapat mendukung upaya penuntasan anak usia sekolah yang tidak bersekolah.



Sementara itu, Kepala LPPM Unsoed, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU., ASEAN Eng, menjelaskan bahwa penempatan mahasiswa KKN di Kabupaten Purbalingga tersebar di tiga kecamatan.


Sebanyak 126 mahasiswa ditempatkan di 12 desa di Kecamatan Rembang, yakni Desa Wlahar, Bantarbarang, Wanogara Wetan, Wanogara Kulon, Bodaskarangjati, Losari, Karangbawang, Gunungwuled, Sumampir, Tanalum, Makam, dan Panusupan. Selain itu, 11 mahasiswa ditempatkan di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, serta 10 mahasiswa di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu.


“ KKN di Kabupaten Purbalingga merupakan KKN Reguler dengan sejumlah program kerja utama yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa,” jelasnya. 


Sumber: tha/prokompim.

Monday, 22 December 2025

Bupati Fahmi : Perempuan Bukan Sekadar Pendamping, tapi Penggerak Pembangunan


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan bangsa. Penegasan tersebut disampaikan saat membacakan Amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Halaman Pendopo Dipokusumo, Senin, (22/12/2025).


Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa perempuan tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan, tetapi juga motor utama perubahan. 



“Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi motor utama perubahan,” demikian kutipan dalam amanat Menteri PPPA yang dibacakan Bupati Fahmi


Peringatan Hari Ibu setiap 22 Desember disebut sebagai bentuk penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam berbagai peran. 



Amanat tersebut menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremonial dan bukan pula perayaan ‘Mother’s Day’, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam lintasan sejarah bangsa, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan yang terus berjuang meski menghadapi berbagai tantangan. Amanat tersebut menyebutkan, perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan.


"Dari perempuan yang berkarya di daerah pesisir hingga mereka yang bekerja di perkotaan, mulai dari perempuan pelaku UMKM, petani, buruh, tenaga kesehatan, dan pendidik, hingga mereka yang berkarya dalam pemerintahan, politik, olahraga, seni, dan teknologi, seluruhnya memiliki kontribusi nyata bagi bangsa," katanya.



Tema peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yakni “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi pengingat pentingnya peran perempuan dalam seluruh sektor kehidupan. 


Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa perempuan Indonesia hadir sebagai pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator teknologi, pelaku usaha, dan penjaga keberlanjutan kehidupan.


Amanat Menteri PPPA juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan. 



“Kita membutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.


Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Purbalingga berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bersama untuk terus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.


Pada akhir upacara, dilaksanakan penyerahan hadiah dan trofi untuk para juara dari berbagai kompetisi yang telah diselenggarakan antara lain, Fashion Show Purbalingga Berkebaya, lomba vlog, display Pawai Budaya dan juara lomba lainnya yang diselenggarakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW).  


Sumber: Gn/Prokompim.

Polres Kebumen Peringati Hari Ibu ke-97, Tegaskan Peran Polri Lindungi Perempuan


Kabar Ngetren/Kebumen — Polres Kebumen menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di halaman Mapolres Kebumen, Senin, (22/12/2025). Upacara dipimpin Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman yang mewakili Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri.


Pada waktu yang bersamaan, Kapolres Kebumen menghadiri upacara peringatan Hari Ibu tingkat Kabupaten Kebumen bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kebumen. Sementara di Mapolres Kebumen, upacara diikuti pejabat utama, para perwira, anggota Polri, serta aparatur sipil negara.



Dalam amanatnya, Kompol Faris Budiman membacakan pidato Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Amanat tersebut menegaskan bahwa Hari Ibu bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum refleksi atas perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam mewujudkan keadilan, kesetaraan, dan perlindungan hak asasi manusia.


Kompol Faris menyampaikan bahwa nilai-nilai tersebut sejalan dengan tugas pokok kepolisian sebagaimana diamanatkan undang-undang, yakni melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Dalam konteks Hari Ibu, Polri dituntut hadir dalam memberikan rasa aman, khususnya bagi perempuan.



Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun di sisi lain masih menjadi kelompok yang rentan terhadap diskriminasi dan kekerasan. Karena itu, pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender menjadi bagian penting dari tugas kepolisian.


Pemerintah, lanjut Kompol Faris, telah mendorong penguatan sistem perlindungan melalui berbagai kebijakan, seperti Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Implementasi kebijakan tersebut tidak dapat dilepaskan dari peran aparat penegak hukum.



“Upacara ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan empati, keadilan, dan keberpihakan kepada korban, khususnya perempuan dan anak,” kata Kompol Faris.


Tema Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045,” dinilai relevan dengan peran kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan sumber daya manusia. 


Melalui peringatan ini, Polres Kebumen menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan kepolisian yang responsif terhadap isu perempuan dan anak. Kepolisian tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari sistem perlindungan sosial yang menjamin rasa aman dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Upacara Peringatan Hari Ibu, Kapolres Purbalingga Bacakan Amanat Menteri PPPA


Kabar Ngetren/Purbalingga - Polres Purbalingga menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Kegiatan dilaksanakan di halaman Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Purbalingga, Senin, (22/12/2025). 


Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar selaku inspektur upacara membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi. 



Isi amanat diantaranya Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. 


"Peringatan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula perayaan "Mother’s Day" sebagaimana dipahami di beberapa budaya, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara," kata Kapolres membaca amanat. 



Disampaikan bahwa dalam lintasan sejarah bangsa ini, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, dan menguatkan nilai-nilai kemanusiaan. Meski menghadapi berbagai tantangan: beban ganda, stigma, minimnya akses, serta kekerasan berbasis gender, perempuan tidak pernah berhenti berjuang. 


"Dengan ketangguhan, kreativitas, dan daya juang, perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan," ucapnya. 


Lebih lanjut disampaikan Tahun 2025 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengusung tema: “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.”



"Tema ini menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi motor utama perubahan," katanya.


Disampaikan juga penghargaan kepada seluruh perempuan Indonesia. Terima kasih atas kekuatan, daya juang, kasih sayang, kontribusi, dan karya nyata yang selama ini mewarnai perjalanan bangsa.


"Selamat Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025. Mari kita lanjutkan komitmen bersama untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan," kata Kapolres menutup amanat.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Tuesday, 16 December 2025

Wakapolri Dorong Perwira Polri Adaptif dan Responsif terhadap Kebutuhan Masyarakat


Kabar Ngetren/Semarang — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia Polri sejalan dengan arah pembangunan nasional RPJPN 2025–2045 menuju Indonesia Emas 2045, serta selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional. Selasa, (16/12/2025). 


Dalam konteks tersebut, tuntutan masyarakat Indonesia saat ini mengharuskan setiap perwira Polri hadir secara nyata, adaptif, dan responsif dalam menjawab berbagai persoalan di lapangan. 


Penegasan itu disampaikan pada Penutupan Pendidikan dan Pelantikan Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gelombang II T.A. 2025 Batalyon Pratistha Gunawisesa di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.



Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada 99 Perwira Remaja Polri lulusan SIPSS Tahun 2025, yang terdiri dari 73 Polisi Laki-laki (Polki) dan 26 Polisi Wanita (Polwan). Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras, disiplin, serta dedikasi para perwira dalam menjalani proses pendidikan, pelatihan, dan pembinaan.


“Hari ini saudara secara sah menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) dan siap mengemban tugas sebagai anggota Polri. Ini bukan sekadar kelulusan, tetapi awal dari tanggung jawab besar kepada masyarakat,” tegas Wakapolri.


Para perwira lulusan SIPSS selanjutnya akan ditempatkan berdasarkan kompetensi yang dimiliki serta kebutuhan organisasi yang telah dipetakan sejak proses rekrutmen. 



Kebijakan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menempatkan sumber daya manusia secara tepat agar mampu beradaptasi dengan dinamika dan tantangan tugas ke depan.


“Polri membutuhkan perwira yang adaptif, profesional, dan mampu hadir menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan proaktif,” ujarnya.


Penguatan kualitas SDM Polri menjadi kunci dalam menjawab kompleksitas permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap kinerja kepolisian. 



Perwira remaja SIPSS dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam dipandang sebagai modal strategis untuk menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif dan solutif.


Menutup kegiatan tersebut, Wakapolri menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi, menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, terus meningkatkan kompetensi diri, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepolisian.


“Setiap perilaku anggota Polri adalah cerminan institusi dan berdampak langsung pada tingkat kepercayaan publik. Jadilah Bhayangkara sejati yang mengabdi dengan integritas, dedikasi, dan tanggung jawab demi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.


Sumber: ***

Thursday, 11 December 2025

Beri Motivasi Peserta STC 2025, Wabup Dimas Ajak Fokus Kembangkan Keahlian Spesifik Dari Sekarang


Kabar Ngetren/Purbalingga – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menghadiri penutupan Science Training Camp (STC) Tingkat Nasional di Aula SMA Negeri 2 Purbalingga, Rabu, (11/12/2025). Pada kesempatan tersebut, Wabup mengajak para peserta untuk mulai fokus mengembangkan keahlian yang spesifik agar mampu bersaing di masa depan.


“Adek harus fokus keterampilan yang spesifik, yang spesialisasi, jangan jadi lulusan yang sifatnya general atau umum kebanyakan orang miliki,” katanya.



Menurutnya, lulusan tanpa spesialisasi akan kesulitan bersaing karena kemampuan umum banyak dimiliki orang lain. 


Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi, termasuk hadirnya AI dan otomatisasi, dapat menggantikan keterampilan tertentu jika tidak terus ditingkatkan.



“Ini dengan mengikuti training-training seperti ini sudah jadi nilai plus. Dibandingkan siswa siswi yang tidak mengikuti,” ujarnya.


Ia juga mendorong para peserta sebagai generasi penerus bangsa untuk mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan terus belajar dan mengasah keterampilan, baik melalui pendidikan formal maupun secara otodidak. 



Selain itu, Wabup mengimbau para pelajar untuk lebih waspada terhadap konten-konten toxic di media sosial dan bijak memilah informasi yang benar. Terutama konten-konten yang melemahkan motivasi untuk belajar.


Wabup Dimas mengapresiasi penyelenggaraan STC yang telah memasuki tahun kedua. Ia menilai kegiatan ini mampu menambah wawasan, pengetahuan, pola pikir, serta memperluas jaringan pertemanan peserta.


Di akhir acara, Wabup mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan potensi, serta menginspirasi pelajar lainnya agar berani berkompetisi dan meraih capaian lebih tinggi di masa mendatang.



STC Nasional 2025 merupakan ajang kompetisi sains bagi siswa jenjang SMP/MTs sederajat, yang mempertandingkan empat mata pelajaran yakni Matematika, IPA, IPS, dan Riset/Penelitian. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 9–11 Desember 2025, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.


Salah satu peserta, Lisa, siswi SMPN 1 Purbalingga, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, STC memberikan pengalaman yang seru karena bimbingan guru dan kakak tingkat sangat membantu. 


Ia juga mendapatkan ilmu baru, menikmati berbagai permainan, serta memperoleh banyak teman dari sekolah lain.


Sumber: Gn/Prokompim.

Friday, 28 November 2025

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045


Kabar Ngetren/Magelang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat, (28/11/2025).


Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. 

 

"Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. 


Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210  AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.



Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. 


"Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. 


Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.


Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. 



"Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit. 


Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.


Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.


"Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. 


Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 


"Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit.


Sumber: ***

Tuesday, 18 November 2025

Rembug Nasional PTS 2025 Ungkap Arah Baru Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Rembug Nasional PTS 2025 Ungkap Arah Baru Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta – Rembug Nasional APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Pusat Tahun 2025 resmi digelar pada Senin–Selasa (17–18 November 2025) di Krakatau Room, TMII, Jakarta Timur. Dengan mengusung tema “Arah Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah pembangunan pendidikan tinggi nasional.


Acara dibuka dengan berbagai sambutan dan arahan dari tokoh-tokoh penting, yaitu Ketua Umum APTISI Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si, MEI, Gubernur DKI Jakarta Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, MM, Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto, ST, M.Eng, PhD, serta paparan khusus dari Keynote Speaker Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo.


Sebagai sponsor utama, Mataer Digital turut memberikan kontribusi pengetahuan penting terkait digitalisasi manajemen perguruan tinggi.


CEO PT Mataer Digital Nusantara, Dini Falah, MBA, menjelaskan kepada media mengenai peran strategis Mataer Digital dalam transformasi digital kampus.


“Mataer Digital sebagai solusi strategis digitalisasi manajemen Perguruan Tinggi (PT) dengan tujuan untuk memaksimalkan layanan perguruan tinggi sebagai prasyarat peningkatan daya saing layanan digital, baik untuk kebutuhan administrasi maupun operasional tata kelola perguruan tinggi. Kami memiliki Sistem Akademik Terintegrasi.” Jelasnya.


Lebih lanjut ia memaparkan efektivitas sistem yang telah berjalan di berbagai kampus.


“Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan Perguruan Tinggi yang menginginkan layanan pendidikan yang cepat, aman, dan terintegrasi. Alhamdulillah, keberhasilan implementasi SIAKAD ini mencapai 100%, meningkatkan persentase pembayaran tepat waktu, serta memiliki tingkat kepuasan pengguna yang tinggi, baik untuk mahasiswa, dosen, maupun manajemen kampus,” ungkapnya.


Dini Falah juga menjelaskan luasnya penggunaan sistem tersebut.


“Teknologi platform Sistem Informasi Akademik Mataer Digital Siakad 4.0 telah digunakan lebih dari 800 Perguruan Tinggi Nasional di Indonesia. Adapun SIAKAD ini memiliki 4 portal: Portal PMB, Portal Dosen, Portal Mahasiswa, dan Portal Operator. Aktivitas akademik yang dapat dilakukan di sistem ini antara lain KRS, nilai kuliah, aktivitas mahasiswa, aktivitas lulus, presensi, beasiswa, SKPI, jadwal ujian, pembuatan naskah, berita acara perkuliahan, bimbingan PA online, pengajuan cuti, hingga cetak kartu. Sistem ini juga sesuai standarisasi pelaporan PDDIKTI,” jelasnya.


Sementara itu, Ketua Umum APEKTI (Asosiasi Penyedia Teknologi Pendidikan Indonesia), Zaidin A. Zaiti, menekankan pentingnya perguruan tinggi beradaptasi dengan kemajuan digital.


“Perguruan Tinggi akan tertinggal jika tidak mampu menyerap berbagai perkembangan layanan jasa dan teknologi saat ini, baik terkait sistem pembayaran mahasiswa, sistem operasional, serta urusan lainnya dalam tata kelola Perguruan Tinggi. Saat ini semua berbasis digital dalam meningkatkan berbagai layanan. Hal tersebut juga akan terkait dengan urusan akreditasi.” Pungkasnya.


Rembug Nasional PTS 2025 ini menjadi sarana sinergi antara lembaga pendidikan, penyedia teknologi, serta pemerintah dalam memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.



Penulis: Megy

Editor: D-Nss

Friday, 7 November 2025

HAKAN Dorong Revisi UU Kewarganegaraan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

HAKAN Dorong Revisi UU Kewarganegaraan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jakarta – Organisasi Harapan Keluarga Antar Negara (HAKAN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Perubahan Undang-Undang Kewarganegaraan: Mendorong Indonesia Emas 2045”, sebagai langkah konkret untuk mendorong penyempurnaan kebijakan kewarganegaraan nasional agar lebih inklusif dan adaptif terhadap tantangan global.


Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur dari lembaga legislatif, eksekutif, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil. Forum tersebut membahas urgensi perlindungan hukum bagi anak hasil perkawinan campuran dan diaspora Indonesia yang selama ini menghadapi keterbatasan status hukum akibat asas kewarganegaraan tunggal.


Ketua Umum HAKAN, Analia Trisna, menilai bahwa Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan sudah tidak lagi relevan dengan dinamika sosial masyarakat Indonesia modern. 


Banyak anak hasil perkawinan campuran kehilangan status WNI karena batas waktu memilih kewarganegaraan hanya sampai usia 21 tahun, padahal pada usia tersebut sebagian besar masih menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.


“Dalam forum ini, HAKAN mengusulkan agar:

1. Batas usia memilih kewarganegaraan diperpanjang dari 21 menjadi 26 tahun, agar anak hasil perkawinan campuran memiliki waktu yang realistis untuk menentukan identitas kewarganegaraannya.


2. Dibentuk Peraturan Presiden tentang Sistem Fasilitas Diaspora Indonesia (FDI), yang memberi kemudahan bagi keturunan Indonesia di luar negeri untuk tetap bekerja, berinvestasi, dan berkontribusi bagi tanah air tanpa melanggar asas tunggal kewarganegaraan.


3. Diberlakukan keringanan naturalisasi bagi anak hasil perkawinan campuran yang telah kehilangan kewarganegaraan Indonesia, dengan penghapusan syarat masa tinggal minimum dan biaya administrasi yang lebih ringan,” ujar Analia Trisna pada Kamis (06/11/2025) di Aula Club House Bukit Podomoro, Jakarta Timur.


“Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengubah fenomena brain drain menjadi brain gain, sehingga potensi sumber daya manusia keturunan Indonesia di luar negeri dapat kembali berkontribusi untuk pembangunan nasional,” harapnya.


FGD ini menghasilkan rancangan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah dan DPR RI agar revisi UU Kewarganegaraan dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.


“Melalui inisiatif ini, HAKAN berkomitmen mendorong terwujudnya sistem hukum yang tidak hanya melindungi hak kebangsaan, tetapi juga memperkuat peran diaspora Indonesia sebagai mitra strategis menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Analia.


Harapan Keluarga Antar Negara (HAKAN) adalah organisasi yang berfokus pada advokasi hukum, kebijakan publik, dan perlindungan sosial bagi keluarga perkawinan campuran serta diaspora Indonesia, dengan misi memperkuat peran mereka dalam pembangunan nasional.



Editor: D-Nss

Penulis: Megy

Wednesday, 5 November 2025

Makan Siang Menu MBG, Kapolres Kebumen: Murid-Murid SMK TAB Lahap Makannya


Kabar Ngetren/Kebumen — Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri meninjau langsung pelaksanaan program Makanan Bergizi (MBG) Polri di SMK Taruna Abdi Bangsa (TAB) Mirit, Rabu, (5/11/2025). Ia datang bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Kebumen serta Ka SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Kebumen Winong, Itang Manthofani.


Kunjungan ini, kata AKBP Eka Baasith Syamsuri, bertujuan memastikan secara langsung bagaimana para murid menikmati sajian MBG yang disiapkan oleh tim SPPG Polri. 


“Kami ingin memastikan kualitas makanan yang disajikan benar-benar disukai dan dikonsumsi para murid. Alhamdulillah, mereka terlihat senang dan menikmati menu yang disiapkan,” ujar AKBP Eka Baasith di sela kegiatan.



Dalam kesempatan itu, Kapolres bersama Ka SPPG dan Plh Yayasan SMK TAB turut mencicipi hidangan MBG yang sama seperti yang disantap para murid kelas X MPL B. Suasana santai terlihat di ruang kelas. Para murid tampak antusias ketika Kapolres berbaur dan berbincang langsung dengan mereka.


“Alhamdulillah murid-murid banyak yang suka dengan menu yang disajikan oleh SPPG Polres Kebumen di Mirit. Semoga ini bisa membantu pemenuhan gizi para murid yang sedang belajar,” kata AKBP Eka Baasith.


Tak sekadar meninjau, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan siswa. Ia memberikan beberapa pertanyaan ringan, dan bagi yang berhasil menjawab dengan benar mendapat hadiah uang saku. Gelak tawa terdengar di antara para siswa yang tampak akrab dengan Kapolres Kebumen. 



Plh Yayasan SMK TAB, Suparman, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengaku senang sekolahnya mendapat perhatian langsung dari jajaran Polres Kebumen. 


“Kami menyambut positif program MBG ini. Kalau saya amati, anak-anak lahap makannya,” ujarnya.


Menurut Suparman, program MBG yang disajikan Polres Kebumen sangat dinantikan para murid. Para siswa yang sebelumnya kerap melewatkan sarapan kini lebih siap mengikuti pelajaran. 


“Murid-murid jadi lebih konsentrasi dalam belajar karena kebutuhan gizinya terpenuhi,” katanya.


Program MBG Polri sendiri merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini, terutama di kalangan pelajar untuk menuju Indonesia Emas ke depannya. 


Sumber: Humas Polres Kebumen.

Sunday, 2 November 2025

Kapolri Tekankan Jaga Persatuan-Kesatuan saat Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang


Kabar Ngetren/Malang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang Malang, Jawa Timur (Jatim), Kamis, (30/10/2025). Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergisitas antara Umara dan Ulama. 


"Jadi kalau Umara dan Ulama bersama-sama, tentu kita pastikan negara Indonesia ini akan menjadi maju dan sejahtera," kata Sigit mengawali sambutannya. 


Silaturahmi ini sendiri, kata Sigit juga sekaligus dalam rangka momen memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2025, lalu. 


Lebih dalam, Sigit menekankan, dengan semakin menguatnya sinergisitas antara Umara dan Ulama tentunya hal tersebut menjadi kunci untuk menghadapi segala bentuk tantangan zaman yang ada. 



"Bergotong-royong untuk bisa menyelesaikan apa yang menjadi tujuan besar mewujudkan tujuan nasional, mewujudkan Indonesia yang makmur, sejahtera dan mencapai cita-cita bersama menuju Indonesia yang kita harapkan Indonesia Emas 2045," ujar Sigit. 


Sigit menegaskan, modal utama untuk mencapai hal tersebut adalah menjaga dan merawat bingkai nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. 


"Dan kita bersama mungkin ini yang harus selalu kita ingatkan, harus selalu kita jaga bahwa persatuan dan kesatuan tentunya menjadi modal yang penting," ucap Sigit. 


Menurut Sigit, persatuan dan kesatuan adalah kunci untuk menghadapi ancaman yang datang dari dalam maupun luar negeri. 


Di sisi lain, Sigit berharap dengan terjalinnya silaturahmi, para Ulama dan tokoh agama dapat memberikan masukan maupun doa kepada Polri maupun seluruh anggotannya agar dapat dilancarkan dalam melaksanakan tugasnya dimanapun. 


"Tentunya harapan kami dengan silaturahmi-silaturahmi dengan pertemuan-pertemuan yang ada ini tentunya kita bisa saling mengisi. Bisa saling mengingatkan dan kami juga tentunya butuh untuk diberikan masukan, nasihat. Sehingga kami semua jajaran institusi Polri terus bisa melaksanakan tugas pokok kami dengan sebaik-baiknya," tutup Sigit.


Sumber: *

Saturday, 1 November 2025

Tutup Tanwir IMM di Malang, Kapolri Ajak Dukung Program Pemerintah


Kabar Ngetren/Malang - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan sekaligus menutup acara Tanwir ke-XXXIII IMM di UMM Dome, Malang, Jawa Timur (Jatim), Jumat, (31/10/2025). Dalam kesempatan ini, Sigit mengajak seluruh peserta untuk berkontribusi dalam rangka mendukung program Pemerintah Indonesia. 


"Seluruh mahasiswa dan generasi muda bangsa untuk turut berkontribusi dalam mendukung seluruh kebijakan pemerintah," kata Sigit mengawali sambutannya. 


Menurut Sigit, kegiatan ini merupakan bentuk dan wujud nyata dari terciptanya semangat kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, Pemerintah dan seluruh stakeholder. 



"Untuk terus saling mendukung saling bekerjasama, gotong royong untuk mendorong program pembangunan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi wujudkan Indonesia leboh baik dan tentunya dibutuhkan kerja sama seluruh pihak dan elemen bangsa," tutur Sigit. 


Sigit menjelaskan, Polri dan elemen mahasiswa memiliki peran strategis dalam mewujudkan kemandirian bangsa, mewujudkan SDM unggul dan kompetitif serta pemberdayaan sektor UMKM. 


"Mahasiswa harus turut berkontribusi dalam menjaga keamanan dalam menghadapi tantangan bangsa, seperti perkembangan teknologi, maraknya judi daring, dan peredaran narkoba guna mewujudkan stabilitas kamtibmas," ujar Sigit. 


Menurut Sigit, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Karenanya, para mahasiswa harus mempersiapkan diri menjadi sumber daya yang unggul. 


"Teruslah menjadi SDM unggul, SDM yang betul-betul siap menjadi aktor-aktor yang akan menjadi pemain utama di Indonesia Emas 2045," ujar Sigit.


Oleh karena itu, Sigit menyebut, pentingnya sinergisitas antara Polri, mahasiswa dan seluruh elemen bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. 


"Pentingnya sinergisitas antara Polri, mahasiswa dan seluruh elemen bangsa untuk membangun negeri mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," tutup Sigit.


Sumber: *

Wednesday, 10 September 2025

Resmi Dilantik! Wamendagri Bima Ajak Korpri Kemendagri Gaspol Profesionalisme ASN Menuju Indonesia Emas 2045

Resmi Dilantik! Wamendagri Bima Ajak Korpri Kemendagri Gaspol Profesionalisme ASN Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta – Suasana penuh semangat terasa di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Rabu (10/9/2025). Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto hadir langsung untuk mengukuhkan Dewan Pengurus Korpri Kemendagri Masa Bakti 2024–2029.


Dalam momen tersebut, Bima memberikan pesan tegas kepada seluruh jajaran Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkup Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk semakin memperkuat persatuan, profesionalisme, dan kinerja.


3 Nilai Utama Korpri


Bima menegaskan, sejak berdiri 54 tahun lalu, Korpri memiliki tiga nilai utama yang menjadi fondasi organisasi, yakni persatuan, profesionalisme, dan kinerja. Menurutnya, tiga hal ini sangat penting dalam mendukung langkah bangsa menuju Indonesia Emas 2045.


“Sejatinya sejak Korpri ini berdiri 54 tahun yang lalu, ada tiga hal yang menjadi semangat. Pertama adalah persatuan, yang kedua profesionalisme, dan yang ketiga kinerja,” ujar Bima.


Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut bukan hanya jargon, melainkan harus diwujudkan dalam langkah nyata ASN sehari-hari. 


“Program prioritas pemerintah tidak akan tercapai tanpa soliditas internal dan kebersamaan. Begitu juga, kita tidak mungkin mengantarkan Kemendagri sebagai leading sector ASN di Indonesia tanpa peningkatan profesionalisme dan kinerja,” tegasnya.


Apresiasi untuk Kepengurusan Sebelumnya


Bima juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan Korpri sebelumnya di bawah pimpinan Suhajar Diantoro. Menurutnya, berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan kebersamaan sudah berhasil memperkuat fondasi organisasi.


Namun, Bima menekankan pentingnya langkah yang lebih kontekstual, relevan, dan konkret. Ia mencontohkan kegiatan Bestuur Run, sebuah event lari yang sempat menarik perhatian ribuan ASN. Ke depan, acara semacam ini bisa dikembangkan bukan hanya untuk kesehatan dan kekompakan, tetapi juga disinergikan dengan peningkatan kapasitas ASN muda.


Pentingnya Kaderisasi ASN Muda


Isu regenerasi ASN menjadi salah satu fokus Bima. Ia mengingatkan bahwa proporsi ASN muda di Kemendagri kini semakin besar. Oleh karena itu, perlu ada forum-forum pembinaan dengan pendekatan kekeluargaan agar mereka siap melanjutkan tongkat estafet birokrasi.


“ASN-ASN muda yang tangguh, ASN-ASN muda yang mumpuni, mari kita siapkan mereka dengan cara kekeluargaan. Suatu saat mereka akan menggantikan kita untuk membawa birokrasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.


Dukungan untuk Program Prioritas


Di akhir arahannya, Bima mendoakan seluruh jajaran Korpri Kemendagri agar diberi kekuatan dalam mengawal program prioritas pemerintah sekaligus menjalankan visi dan arahan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.


“Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita di tengah situasi yang penuh tantangan, untuk sukseskan program prioritas presiden dan juga mimpi Pak Mendagri,” kata Bima.


Pengukuhan Pengurus Baru Korpri


Acara pengukuhan ini juga menjadi momen penting karena Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri, Safrizal ZA, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Kemendagri. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Bapor Korpri Nasional Asrorun Ni’am Sholeh, disaksikan Wamendagri Bima Arya.


Turut hadir dalam prosesi tersebut Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, pengurus Korpri periode sebelumnya, pengurus baru 2024–2029, serta pejabat terkait lainnya.


Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan Korpri Kemendagri semakin solid, profesional, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.


Editor: Aji Nss 

Sumber: Puspen Kemendagri

Wednesday, 4 June 2025

Dikreg Seskoal Angkatan Ke-63 Luluskan 142 Perwira Siswa, Kasal Pimpin Penutupan Pendidikan


Kabar Ngetren/Jakarta - Sebanyak 142 Perwira Siswa (Pasis) yang telah menempuh Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan Ke-63 melaksanakan Penutupan Dikreg Seskoal Angkatan Ke-63 TA 2025. Acara ini  dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali di Aula Gedung Yos Sudarso, Markas Komando Seskoal, Kebayoran Lama, Cipulir, Jakarta. Selasa, (3/6). 


Dikreg Seskoal merupakan pendidikan jenjang tertinggi di lingkup TNI AL. Para Pasis telah mengikuti pendidikan dalam kurun waktu 4 bulan terhitung dari tanggal 5 Februari 2025. 


Seskoal sebagai Center of Excellence berkomitmen memberikan bekal ilmu pengetahuan, membentuk kepribadian dan karakter sebagai prajurit profesional yang nantinya akan menjadi calon pemimpin TNI AL di masa depan. Seskoal juga meluluskan dan memberikan pembekalan kepada Pasis mancanegara yang turut menempuh pendidikan di Bumi Cipulir ini. 


Tahun ini, Seskoal meluluskan 142 Pasis yang terdiri dari 120 Pasis TNI AL, 4 Pasis TNI AD, 4 Pasis TNI AU, dan 8 Pasis Polri serta 6 Pasis dari mancanegara yang berasal dari Arab Saudi, Australia, India, Jepang, Malaysia dan Singapura. Adapun para peserta yang mengikuti Dikreg Seskoal Ke-63 tahun ini juga terdiri dari berbagai Korps, meliputi 31 Pasis Korps Pelaut, 26 Pasis Korps Teknik, 11 Pasis Korps Elektronika, 17 Pasis Korps Suplai, 18 Pasis Korps Marinir, 7 Pasis Korps Kesehatan, 7 Pasis Korps Khusus, 1 Pasis Korps Pomal, dan 2 Pasis Korps Hukum. 


Sementara itu, Seskoal juga menganugerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik peraih Dharma Wiratama Paripurna yaitu Mayor Laut (P) Deni Purwanto, peraih Dharma Wiratama  Wijayasena yaitu Kompol Bayu Marfiando dan peraih Dharma Wiratama Sumengkar dicapai oleh LCDR Hobing  Zheng dari Royal Singapore Navy.


Di hadapan awak media, Kasal menyebutkan bahwa lama pendidikan yang diemban oleh Pasis Dikreg Seskoal Ke-63 ini membuat sistem pendidikan lebih efisien karena mengakomodasi persiapan uji tesis yang dilaksanakan secara online untuk para Pasis serta uji tesis secara online untuk Pasis mancanegara. 


"Rekrutmen Pasis Dikreg Seskoal akan dilaksanakan dua kali dalam setahun sehingga dapat mencetak lebih banyak generasi calon pemimpin masa depan," pungkas Kasal.


Dalam bidang pendidikan dan kajian akademis kemaritiman, Seskoal terus melaksanakan pengembangan pengetahuan dan pendidikan Perwira Angkatan Laut melalui kajian-kajiannya dalam rangka menyikapi dan mengantisipasi lingkungan strategis yang senantiasa berubah seiring dengan dinamika global sesuai dengan Visi Pembangunan Pemerintah RI yang telah dirumuskan yaitu “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” serta Asta Cita Presiden RI yang keempat yaitu Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia, Sains, Teknologi dan  Pendidikan. 


Dari Visi Pembangunan dan Asta Cita tersebut, kedepannya pola pendidikan yang dikembangkan di Seskoal akan dapat mendukung terwujudnya TNI AL yang handal dan disegani serta berkelas dunia. 


Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Tuesday, 7 May 2024

Penanggulangan Masalah AUSTS dan Stunting Menuju Indonesia Emas 2045


Kabar Ngetren/Purbalingga - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menggarisbawahi urgensi penanggulangan masalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam menyongsong visi Indonesia Emas tahun 2045. Salah satu sorotan utamanya adalah penanganan kasus anak usia sekolah yang putus sekolah dan tingginya angka stunting.

Dalam acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Kantor Kecamatan Pengadegan pada Selasa (7/5), Bupati Tiwi menegaskan bahwa meningkatkan kualitas generasi muda adalah kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara maju. Fokus utamanya adalah mencegah anak-anak putus sekolah dan mengurangi kasus stunting.

Bupati juga mendorong Korwilcam Dindikbud dan kepala sekolah untuk berperan aktif dalam memperhatikan anak-anak putus sekolah di lingkungan sekolah mereka. Pentingnya melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam upaya edukasi juga ditekankan, karena masalah putus sekolah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga faktor lingkungan dan persepsi masyarakat.


Pemerintah setempat telah menyediakan berbagai beasiswa, seperti Beasiswa Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (AUSTS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA), sebagai langkah untuk memastikan anak-anak tetap dapat mengakses pendidikan.

Sementara itu, angka stunting di Purbalingga pada tahun 2023 mencapai 11,78%, dengan Kecamatan Pengadegan mencatat 10,7%. Bupati terus mendorong penurunan angka stunting agar berada di bawah 10%.

Camat Pengadegan, Widodo Panca Nugraha, menyampaikan bahwa pada tahun 2023, telah ada 226 anak usia sekolah yang tidak sekolah yang mendapatkan bantuan beasiswa untuk kembali bersekolah. Dia juga menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka kematian ibu, bayi, dan balita, salah satunya dengan inovasi program Jikaromil yang melibatkan satu kader kesehatan untuk mendampingi dua ibu hamil.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Purbalingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan memiliki SDM yang berkualitas dan bebas dari masalah putus sekolah serta stunting.

Sumber: Gn/Prokompim, editor: eFHa. 

Trending