Showing posts with label penderes nira. Show all posts
Showing posts with label penderes nira. Show all posts

Friday, 19 April 2024

Penderes Nira Tewas Usai Jatuh dari Pohon Kelapa di Purbalingga


Kabar Ngetren/Purbalingga - Seorang penderes nira bernama Yusro mengalami kecelakaan tragis setelah jatuh dari pohon kelapa di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, pada hari Kamis siang, 18/4. Meskipun segera dilarikan ke rumah sakit, Yusro dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Kapolsek Kutasari, Iptu Heru Riyanto, Yusro, seorang warga Desa Karangcegak, kehilangan nyawanya setelah jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter saat sedang menderes nira.


"Korban meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa setinggi kurang lebih 15 meter saat menderes nira," ucap Kapolsek.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Minarto, seorang warga desa setempat, yang mendengar suara benda jatuh saat sedang mencari rumput di kebun. Saat Minarto mengecek, dia menemukan Yusro tergeletak tak sadarkan diri di bawah pohon kelapa.

Yusro kemudian dibawa ke rumah sakit, namun sayangnya nyawanya tidak dapat diselamatkan. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa korban mengalami cedera serius pada leher, patah tulang dada sebelah kanan, dan perdarahan hidung. Tidak ada tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.

Kapolsek menegaskan bahwa kematian Yusro disebabkan oleh luka yang dideritanya akibat jatuh dari pohon kelapa. "Korban meninggal dunia akibat luka yang diderita, murni karena jatuh dari pohon kelapa," tegas Kapolsek.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat, terutama para penderes, untuk selalu berhati-hati saat melakukan pekerjaan mereka. Penggunaan peralatan keselamatan sangat penting untuk menghindari kecelakaan fatal seperti yang menimpa Yusro. eFHa. 

Friday, 26 May 2023

Tragedi di Bukateja: Penderes Nira Meninggal Setelah Jatuh dari Pohon Kelapa




Kabar Ngetren/Purbalingga - Sebuah peristiwa tragis terjadi ketika seorang pria penderes nira jatuh dari pohon kelapa di Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga pada Jumat (26/5/2023) pagi. 

Korban, yang tidak dapat diselamatkan, meninggal dunia di tempat kejadian.

Kapolsek Bukateja, Iptu Rohmat Setyadi, menjelaskan bahwa korban yang jatuh dari pohon kelapa bernama Sanar Amad Sarifudin (46), seorang warga Desa Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

"Korban terjatuh dan meninggal dunia saat sedang memanjat pohon kelapa setinggi 6 meter di kebun kelapa Desa Kutawis, Kecamatan Bukateja," jelasnya.

Menurut kesaksian seorang warga bernama Amin Nurokhman (52) yang tinggal di Desa Kutawis, saat dia berada di dalam rumahnya, dia mendengar suara sesuatu jatuh di belakang rumahnya. 

Setelah memeriksa sumber suara tersebut, dia menemukan korban tergeletak tak sadarkan diri.

"Saksi bersama warga lain berusaha menolong dan mengevakuasi korban ke depan rumah warga. Namun saat dilakukan pengecekan, korban telah meninggal dunia," ungkapnya.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi. Petugas dari Polsek Bukateja dan Inafis Polres Purbalingga tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. 

Dokter dari Puskesmas Kutawis juga hadir untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

"Hasil pemeriksaan dokter tidak menunjukkan tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia akibat benturan pada kepala saat jatuh dari pohon kelapa. Korban mengalami perdarahan pada mulut dan hidung," katanya.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, korban yang merupakan seorang penderes nira sebelumnya telah mengalami jatuh dari pohon kelapa sebanyak lima kali. 

Meskipun baru pulih dua bulan yang lalu dan mulai kembali bekerja sebagai penderes, nasib tragis menimpanya.

Kapolsek mengimbau kepada para penderes nira untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas. 

Disarankan untuk menggunakan alat pengaman guna mencegah kejadian serupa terulang di masa yang akan datang. (eFHa)

Trending