Showing posts with label Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Show all posts
Showing posts with label Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Show all posts

Tuesday, 23 April 2024

Musrenbang Bali, Dirjen Dukcapil Teguh Dorong Pembangunan Holistik dan Berkelanjutan


Kabar Ngetren/Denpasar
- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Bali Tahun 2025 menjadi panggung penting bagi pemangku kepentingan pembangunan. Dalam acara yang berlangsung di Wisma Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, pemangku kepentingan dari berbagai sektor turut berpartisipasi sesuai dengan UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Denpasar, Bali, Senin, 22/4.

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menyampaikan beberapa poin kunci dalam paparannya. Salah satunya adalah pentingnya pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang menjadi fondasi bagi seluruh pelayanan publik, serta perlunya dukungan anggaran dan sarana prasarana yang memadai.

Tingkat partisipasi dalam perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di Provinsi Bali mencapai 97,6%, namun aktivasi Identitas Kependudukan (IKD) masih berkisar 2,82%, menunjukkan perlunya gerakan aktivasi IKD secara massal di setiap pemerintahan daerah.

Selain itu, Teguh Setyabudi menekankan pentingnya pemedoman terhadap peraturan perundangan yang berlaku, instruksi Mendagri, dan Surat Edaran Bersama terkait penyelarasan perencanaan pusat dan daerah dalam menyusun RPJPD Bali.

Capaian indikator makro Provinsi Bali dalam pembangunan juga menjadi sorotan. Dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga tingkat kemiskinan dan pengangguran, Bali menunjukkan kondisi yang lebih baik dari rata-rata nasional.

Pj. Gubernur Bali S.M Mahendra Jaya menyoroti pentingnya pembangunan sektor non-wisata serta aspek lain seperti penanganan stunting, pengelolaan sampah, dan pengembangan budaya. Ia juga mengapresiasi upaya-upaya dalam pengendalian inflasi daerah dan pengembangan Gerakan Petani Milenial.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintahan, akademisi, swasta, dan masyarakat, menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang holistik dan berkelanjutan di Provinsi Bali.

Penutupan Musrenbang ini memberikan dorongan kuat bagi Pemerintah Provinsi Bali untuk terus memperkuat koordinasi dalam pembangunan, terutama dalam menyelaraskan visi dan rencana antara pusat dan daerah demi kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh. eFHa. 

Thursday, 18 April 2024

BSKDN Kemendagri Dorong Pemprov Maluku Tingkatkan Pembangunan Berbasis Inovasi


Kabar Ngetren/Ambon - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk menggali potensi lokal guna mewujudkan pembangunan berbasis inovasi. Upaya tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap visi misi Indonesia Emas 2045, yang telah menjadi arahan Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan.

Yusharto Huntoyungo, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, menyampaikan pesan tersebut saat memberi sambutan dalam kegiatan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Maluku Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Maluku Tahun 2025. Ballroom Hotel Santika Premiere Ambon pada Rabu, 17/4.


"Pembangunan daerah harus selaras dengan visi pembangunan nasional, dan perencanaan harus didasarkan pada dasar yang kuat," tegas Yusharto.

Selain itu, Yusharto juga mendorong Pemprov Maluku untuk memahami pentingnya musyawarah perencanaan pembangunan sebagai forum untuk menampung aspirasi dan masukan dari berbagai pihak terkait. Hal ini diharapkan dapat memperdalam perumusan kebijakan perencanaan daerah yang solutif terhadap permasalahan pembangunan.

Di sisi lain, optimalisasi pengelolaan potensi lokal juga dianggap krusial dalam memajukan inovasi di daerah. Yusharto mengapresiasi peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID) Provinsi Maluku yang mencapai skor 47,34 pada tahun 2023, menunjukkan tingkat inovasi yang tinggi di daerah tersebut.

"Dengan kerjasama dan musyawarah, kami berharap hasil pengukuran IID tahun 2023 dapat menjadi dasar untuk pengembangan ekosistem inovasi di Provinsi Maluku pada tahun-tahun mendatang," pungkasnya.

Trending