Showing posts with label Sulawesi Barat. Show all posts
Showing posts with label Sulawesi Barat. Show all posts

Thursday, 2 May 2024

Inflasi Sulbar di Bawah 3 Persen: Pencapaian Terbaik di Bulan April 2024


Kabar Ngetren/Mamuju - Inflasi Sulawesi Barat (Sulbar) pada bulan April 2024 mencapai angka 2,02 yoy persen secara tahunan, menandakan tren positif dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 2,76 persen.

Menurut Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, kenaikan inflasi ini terutama disebabkan oleh naiknya harga pada kelompok makanan, minuman, tembakau sebesar 1,45 persen, penyediaan makanan dan restoran sebesar 0,53 persen, peralatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,09 persen, serta transportasi sebesar 0,08 persen.

Tina menambahkan bahwa kelompok pakaian dan alas kaki menjadi faktor dominan yang menekan laju inflasi dengan mengalami deflasi sebesar 2,3 persen.

Dengan posisi inflasi saat ini, Sulbar mencatatkan dirinya sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di bulan April 2024.

Penghargaan terhadap capaian ini disampaikan oleh Pelaksana Jabatan (PJ) Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, yang mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam mengendalikan inflasi di daerah tersebut.

Selama periode terakhir sejak Mei 2023 hingga April 2024, Sulbar berhasil mempertahankan inflasi di bawah 3 persen secara konsisten.

Zudan juga mengingatkan kepada OPD terkait untuk tetap memantau perkembangan harga, terutama harga-harga yang menjadi penyumbang inflasi pada bulan April, seperti cabe, bawang ayam, dan ikan.

Dia berharap pendekatan yang telah berhasil dilakukan selama satu tahun terakhir dalam mengendalikan inflasi di daerah tersebut dapat terus berlanjut dengan baik.

"Sulbar telah membuktikan bahwa pendekatan yang telah diuji coba selama 2023-2024 sangat efektif, termasuk subsidi dan gerakan pasar murah," ungkapnya.

Dengan catatan pencapaian inflasi yang selalu berada di bawah tiga persen sejak Mei 2023 hingga April 2024, harga di Sulbar dinilai jauh lebih baik dibandingkan dengan harga di daerah lain.

Sumber: rls, editor: eFHa. 

Wednesday, 24 April 2024

Presiden Jokowi Tinjau Stabilitas Harga dan Rencana Pembangunan Pasar Baru di Mamasa


Kabar Ngetren Mamasa - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan perdananya ke Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat pada Selasa, 23/4, dengan fokus mengunjungi Pasar Tumpah Mamasa. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengevaluasi kondisi harga-harga bahan pokok di wilayah tersebut serta infrastruktur pasar.

Dalam hasil pantauannya, Presiden Jokowi mengamati bahwa harga komoditas di Pasar Tumpah Mamasa dan di Provinsi Sulawesi Barat secara keseluruhan menunjukkan stabilitas yang baik, bahkan dibandingkan dengan provinsi lain. Beliau juga mengapresiasi kualitas dan harga beras lokal yang dianggapnya layak dijadikan contoh oleh daerah-daerah lain di Indonesia.


Menyikapi kondisi pasar saat ini, Presiden Jokowi menyatakan komitmennya untuk membangun pasar baru sebagai respons terhadap kebutuhan lokal akan fasilitas perdagangan yang lebih baik. Namun, Presiden menegaskan pentingnya lokasi pasar baru yang berdekatan dengan pasar Tumpah Mamasa saat ini, mengingat keberadaan konsumen di sekitar lokasi tersebut.

Pedagang sayur seperti Kristina dan Herwan menyambut baik rencana pembangunan pasar baru tersebut. Mereka menyampaikan harapan mereka atas kehadiran pasar tetap di Mamasa untuk meningkatkan kegiatan perdagangan dan memberikan stabilitas ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat setempat.

Dalam konteks pembangunan infrastruktur yang mendukung ekonomi lokal, Presiden Jokowi menekankan kembali pentingnya hal ini melalui kunjungannya. Dengan rencana pembangunan pasar baru, diharapkan dapat memperkuat struktur perdagangan di Mamasa serta memberikan stabilitas ekonomi yang lebih baik bagi pedagang dan warga setempat.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakhrulloh, dan Pj. Bupati Mamasa Muhammad Zain, yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat infrastruktur ekonomi di Mamasa.

Sumber: Sekretariat Presiden, editor: eFHa. 

Kunker Presiden Jokowi di Sulawesi Barat


Kabar Ngetren/Mamuju - Presiden Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerja hari kedua di Provinsi Sulawesi Barat pada Selasa, 23/4. Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi meninjau Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi pada Januari 2021.

Gempa berkekuatan 6,2 Mw yang melanda pesisir barat Pulau Sulawesi telah menyebabkan kerusakan berat pada berbagai bangunan, termasuk Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Pemerintah segera merespons dengan memulai proses rehabilitasi dan rekonstruksi kantor tersebut pada Agustus 2022 dan berhasil menyelesaikannya pada Desember 2023.


Selanjutnya, Presiden Jokowi juga mengunjungi SMKN 1 Rangas, Kabupaten Mamuju untuk meninjau fasilitas pendidikan. Di samping itu, ia meresmikan sejumlah infrastruktur yang telah direhabilitasi dan direkonstruksi pasca bencana, serta meluncurkan program Inpres Jalan Daerah di Provinsi Sulawesi Barat.

Perjalanan kunjungan Presiden tidak berhenti di situ. Setelahnya, ia bertolak menuju Kabupaten Mamasa menggunakan helikopter Super Puma TNI AU. Di sana, Presiden mengunjungi Pasar Tumpah Mamasa dan meninjau fasilitas serta pelayanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata.

Kunjungan Presiden Jokowi di Sulawesi Barat juga didampingi oleh beberapa menteri, antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Pj. Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakhrulloh.

Setelah menyelesaikan berbagai agenda di Sulawesi Barat, Presiden akan kembali ke Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 setelah mendarat di Bandara Tampa Padang, Kabupaten Mamuju.

Sumber: Sekretariat Presiden, editor: eFHa. 

Presiden Jokowi Resmikan Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Sulawesi Barat Pasca Gempa


Kabar Ngetren/Mamuju - Presiden Joko Widodo telah meresmikan serangkaian proyek rehabilitasi dan rekonstruksi di Provinsi Sulawesi Barat yang terdampak oleh bencana gempa bumi pada tahun 2021. Dalam acara peresmian di SMKN 1 Rangas, Presiden mengumumkan penyelesaian 147 bangunan dan infrastruktur yang telah direhabilitasi. Mamuju, 22/4.

"Alhamdulillah berkat kerja keras kita semua, hari ini akan kita resmikan 147 bangunan yang telah direhabilitasi dan direkonstruksi di Sulawesi Barat pascabencana gempa," ucap Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Proyek ini, dengan total anggaran mencapai Rp1,031 triliun, meliputi rehabilitasi berbagai jenis bangunan dan infrastruktur, termasuk perkantoran, fasilitas kesehatan, pendidikan, gedung peribadatan, fasilitas olahraga, rumah susun, rumah adat, dan prasarana air minum.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meresmikan penyelesaian tiga ruas jalan sepanjang 22,4 km yang dibiayai melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, dengan biaya pembangunan mencapai Rp81,8 miliar.

Proyek rehabilitasi ini tidak hanya bertujuan untuk memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana, tetapi juga memulihkan aspek sosial, ekonomi, dan budaya serta pembangunan kembali sarana sosial masyarakat. Ini menandakan komitmen pemerintah dalam respons cepat dan efektif terhadap bencana serta pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur yang vital bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj. Gubernur Sulawesi Barat Zudan Arif Fakhrulloh, dan Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suradi.

Sumber: Sekretariat Presiden, editor: eFHa. 

Pj Gubernur Zudan: Kunjungan Presiden Jokowi di Sulawesi Barat Berdampak Positif bagi Pembangunan Lokal


Kabar Ngetren/Mamuju - Pj Gubernur Sulawesi Barat, Prof Zudan Arif Fakrulloh, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam mensukseskan kunjungan Presiden RI, Joko Widodo, di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa pada 22-23 April 2024.

Prof Zudan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pimpinan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) TNI dan Polri, serta tokoh masyarakat, pemuda, dan mahasiswa atas kerjasama yang solid dalam menjalankan agenda kunjungan tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Kapolda dan Pangdam atas dukungan pengamanan yang luar biasa, mengingat partisipasi masyarakat yang sangat besar," kata Prof Zudan. Senin, 22/4.


Dalam tanggapannya terhadap kesuksesan kunjungan Presiden, Prof Zudan juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju yang turut hadir di Sulawesi Barat.

Presiden memberikan respons positif terhadap pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, dengan mencatat dukungan yang akan diberikan melalui beberapa kementerian, termasuk Kementerian PUPR, Kesehatan, dan Perhubungan.

"Perbaikan infrastruktur seperti pemasangan lampu di Bandara, perbaikan RSUD di Mamasa, dan pembangunan pasar baru telah menjadi prioritas," tambahnya.

Selain itu, beberapa program lainnya termasuk peningkatan infrastruktur jalan daerah dan penanganan bantuan gempa tahap II untuk Majene dan Mamuju telah dijelaskan kepada Kepala BNPB.

"Langkah-langkah untuk pendidikan seperti pembangunan asrama untuk SMKN 1 Rangas dan pemberian mobil listrik untuk praktek juga akan segera direalisasikan," ungkap Prof Zudan.

Prof Zudan juga menginformasikan bahwa Presiden berencana untuk kembali ke Sulawesi Barat untuk meresmikan Bendungan Budong-Budong dan menyelesaikan proyek Bandara Tampa Padang dengan prioritas penyelesaiannya.

Sementara itu, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, dan Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adang Ginanjar, mengakui bahwa kesuksesan pengamanan kunjungan Presiden merupakan hasil kolaborasi semua pihak, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

"Kerjasama seluruh elemen masyarakat telah menjadikan situasi aman selama kunjungan Presiden," tambah mereka.

Sumber: Rls, editor: eFHa. 

Trending