
Kabar Ngetren/Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengingatkan para pecinta sepak bola bahwa pertandingan timnas Indonesia vs Argentina di FIFA Matchday pada Senin, 19 Juni 2023, bukan laga Indonesia melawan Messi All Star.




Kabar Ngetren/Hungaria - Final Liga Europa 2023 antara Sevilla dan AS Roma menjadi sorotan setelah wasit utama, Anthony Taylor, mengalami penyerangan brutal oleh pendukung AS Roma di Bandara Budapest.
Kejadian ini tak hanya menimpa sang wasit, tetapi juga keluarganya yang turut menjadi sasaran perlakuan tak pantas dari fans Roma setelah kekalahan tim kesayangan mereka 4-1.
Tindakan kekerasan yang terjadi di bandara itu melibatkan sejumlah pendukung AS Roma yang tak terima dengan hasil pertandingan dan melampiaskan kekesalan mereka kepada Taylor dan keluarganya.
Dalam insiden yang terjadi, terdengar kata-kata kasar yang ditujukan kepada Taylor, istri, dan putrinya. Bahkan, beberapa orang diduga pendukung Roma nekat melemparkan kursi ke arah keluarga Taylor.
Beruntungnya, sang wasit berhasil diamankan oleh petugas bandara dan selamat dibawa masuk ke ruang tunggu pesawat.
Tak hanya fans AS Roma, pelatih tim tersebut, Jose Mourinho, turut melakukan hal serupa. Dalam sebuah video yang beredar luas, terlihat Mourinho menunggu Taylor di area parkir dan mengeluarkan umpatan serta hinaan terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan final tersebut.
Sebelum kejadian tragis ini, publik di Roma dan Sevilla antusias menyambut pertandingan final yang mempertemukan kedua tim. Pertandingan berlangsung dengan seru dan ketat.
AS Roma berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Paulo Dybala pada menit ke-34, yang tidak mampu dibendung oleh kiper Sevilla, Bono.
Namun, keunggulan AS Roma tidak berlangsung lama. Sevilla mampu menyamakan skor menjadi 1-1, memperpanjang ketegangan hingga babak kedua.
Di babak kedua, staff pelatih AS Roma dan Mourinho mempertanyakan keputusan Taylor yang tidak menggunakan VAR untuk mengecek dugaan handball yang dilakukan pemain Sevilla di kotak penalti. Kritik ini berujung pada kartu kuning bagi staff pelatih AS Roma.
Meskipun hingga akhir babak kedua skor tetap imbang 1-1, pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti. Di babak ini, Roma tampak kehilangan kepercayaan diri dan mentalitas bertanding, sehingga akhirnya takluk 4-1 atas Sevilla.
Hasil ini membuat Sevilla berhasil merebut gelar Liga Europa, menjadikan mereka klub tersukses dalam sejarah kompetisi ini dengan total 7 gelar. Mereka dijuluki sebagai "King UEL" atau raja Liga Europa.
Kontroversi yang melingkupi keputusan wasit ini akan menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari mendatang.
Kepada Taylor dan keluarganya, semoga mereka pulih dari insiden ini dan mendapatkan perlindungan yang tepat. (Maulana Yusuf)
Kabar Ngetren/Manchester - Penyerang Manchester City, Erling Haaland, berhasil meraih dua penghargaan prestisius dalam Liga Inggris musim ini: Pemain Terbaik dan Pemain Muda Terbaik.
Haaland menunjukkan penampilan yang mengesankan dalam debutnya di Premier League 2022/2023. Striker asal Norwegia tersebut telah mencetak 36 gol dalam 35 pertandingan Liga Inggris.
Dengan torehan 36 gol dalam satu musim, Haaland berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Andy Cole dan Alan Shearer, yang mencetak gol sebanyak itu dalam 42 pertandingan.
Prestasi Haaland sejalan dengan keberhasilan Manchester City meraih gelar juara Liga Premier Inggris musim 2022-2023. The Citizens berhasil menggeser posisi Arsenal di puncak klasemen Liga Premier Inggris dengan cara yang cukup dramatis.
Perubahan posisi terlihat pada pekan ke-36 Liga Inggris. Saat itu, Arsenal harus menderita kekalahan 0-3 dari Brighton, sementara Manchester City berhasil mengalahkan Everton 0-3 di kandang mereka.
Hasil dari pekan ke-36 membuat peluang juara bagi Manchester City semakin terbuka lebar dan memaksa Arsenal untuk meraih kemenangan pada pekan ke-37.
Namun, nasib berkata lain. Pada pekan ke-37, Arsenal kembali menelan kekalahan dengan skor 1-0 dari Nottingham Forest, sementara anak-anak asuh Pep Guardiola berhasil mengalahkan Chelsea 1-0 di Etihad Stadium.
Dengan hasil ini, Manchester City keluar sebagai juara Liga Premier Inggris musim 2022-2023.
Meskipun tidak berhasil meraih gelar juara Liga Premier Inggris, penampilan Arsenal musim ini bisa dikatakan fantastis.
Terlebih dengan posisi kedua saat ini, Arsenal dipastikan berhasil kembali ke ajang sepak bola elit Eropa, Liga Champions, setelah musim sebelumnya gagal finis di empat besar dan melupakan mimpi mereka untuk bermain di Liga Champions. (Maulana Yusuf)
Kabar Ngetren/Dortmund - Borussia Dortmund gagal meraih gelar juara Bundesliga musim ini setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Mainz pada pekan terakhir.
Hasil ini membuat Dortmund finis di posisi kedua dengan 71 poin, kalah selisih gol dari Bayern Munich yang berhasil menjadi juara setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Koln.
Pertandingan di kandang sendiri tidak memberikan keuntungan bagi Dortmund, dan hingga peluit akhir ditiup, para pemain tidak mampu meraih hasil maksimal.
Suasana stadion pun berubah, terlihat dari sorotan kamera para penggemar Borussia Dortmund yang hadir di Signal Park Stadium, mereka terdiam dan bahkan ada yang menitikkan air mata.
Para pemain Dortmund, baik yang berada di bangku cadangan maupun yang bermain di lapangan, terlihat lesu dan kecewa. Mereka gagal menghentikan dominasi Bayern Munich, musuh bebuyutan mereka.
Kegagalan Dortmund menjadi hadiah terindah bagi Bayern Munich dan para penggemarnya. Ini adalah gelar juara Bundesliga ke-11 secara beruntun bagi Bayern, yang terus mempertahankan dominasinya di Liga Jerman dengan total 33 gelar yang mereka raih.
Selain menariknya perjalanan Bundesliga tahun ini, yang sampai penentuannya harus menunggu pertandingan terakhir, klasemen Bundesliga juga menjadi sorotan para penggemar sepak bola internasional.
Posisi keempat dihuni oleh klub Union Berlin, dan posisi tersebut membuat Union Berlin berhasil lolos ke Zona Liga Champions musim depan.
Kehadiran mereka dalam kompetisi terbesar di benua biru ini merupakan sejarah pertama bagi klub mereka dalam mencapai zona Liga Champions. (Maulana Yusuf)
Kabar Ngetren - Publik Tanah Air dihebohkan dengan pengumuman jadwal pertandingan FIFA Matchday Timnas Argentina bulan Juni mendatang.
Timnas Argentina, yang baru saja meraih gelar juara Piala Dunia, akan melakoni tur pertandingan melawan Australia dan Indonesia.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) secara resmi mengumumkan jadwal tur Asia mereka melalui media sosial dan laman resmi federasi.
Tim Tango dijadwalkan akan melawan Australia dan timnas Indonesia dalam tur ini.
Pertandingan melawan Australia direncanakan akan berlangsung di Beijing, China, pada tanggal 15 Juni 2023.
Setelah itu, Argentina akan bertanding melawan timnas Indonesia pada tanggal 19 Juni 2023 di Jakarta.
Meskipun isu ini telah berkembang dalam beberapa minggu terakhir, publik masih menunggu konfirmasi resmi dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengenai kebenaran jadwal pertandingan tersebut.
Namun, baru-baru ini PSSI mengumumkan bahwa Timnas Senior Indonesia akan melawan Palestina dalam pertandingan FIFA Matchday.
Duel antara Indonesia dan Palestina akan dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada tanggal 14 Juni 2023.
Jika informasi yang beredar benar dan PSSI mengonfirmasinya, maka pada tanggal 19 Juni 2023, Timnas Indonesia akan berkesempatan menjajal kekuatan Argentina.
Pertandingan ini kemungkinan besar akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Melihat lawan-lawan yang akan dihadapi oleh Timnas Senior Indonesia, dapat dikatakan bahwa mereka akan menghadapi tantangan berat.
Mengingat Palestina dan Argentina memiliki peringkat yang jauh lebih tinggi daripada Indonesia.
Namun, jika Timnas Indonesia mampu meraih hasil seri atau bahkan menang, ini dapat membantu meningkatkan peringkat mereka dalam peringkat FIFA.
Publik sepakbola Tanah Air semakin antusias menyambut pertandingan-pertandingan menarik yang akan datang.
Semoga Timnas Indonesia dapat memberikan penampilan terbaik mereka dan meraih hasil yang membanggakan.
Mari kita dukung Timnas Indonesia dalam menjalani pertandingan yang menantang ini. (Maulana Yusuf)


