Showing posts with label Swasembada Pangan. Show all posts
Showing posts with label Swasembada Pangan. Show all posts

Friday, 9 January 2026

Mentan Amran Apresiasi Peran Kapolri dan Titiek Soeharto dalam Percepatan Swasembada Pangan


Kabar Ngetren/Bekasi - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. 


Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan khusus atas kontribusi Kapolri Listyo Sigit Prabowo serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.


Apresiasi tersebut disampaikan Amran saat menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar di Bekasi, Jawa Barat, Kamis, (8/1). Menurutnya, capaian swasembada pangan nasional berhasil direalisasikan jauh lebih cepat dibandingkan target awal.


"Ibu Ketua (Komisi IV DPR) yang saya hormati, saya banggakan, beliau men-support penuh sehingga swasembada kita tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya, yaitu hanya satu tahun dari target Bapak Presiden 4 tahun. Ini tidak lepas dari support penuh oleh Ibu Ketua Komisi IV," ujar Amran.


Selain itu, Amran juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas kontribusi besar Polri di sektor pertanian. 


Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan program swasembada pangan nasional.


"Kedua, kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri telah berkontribusi besar sektor pertanian. Kami mewakili petani, mewakili pemerintah, kami mengucapkan terima kasih. Ini adalah kerja keras yang luar biasa dan Bapak Presiden mengapresiasi langsung kepada Ibu Ketua Komisi IV dan Bapak Kapolri," terangnya.


Lebih lanjut, Amran menjelaskan bahwa upaya percepatan swasembada pangan juga memiliki dampak strategis dalam aspek sosial dan keamanan. 


Peningkatan produksi pertanian merupakan langkah preventif yang dinilai mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat serta menekan potensi terjadinya tindak kejahatan.


"Ini langkah yang paling baik untuk preventif, preventif kejahatan, kenapa? Karena dengan meningkatnya produksi. Yang pertama, meningkatkan pendapatan petani, menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan pada gilirannya mencegah kejahatan," jelasnya.


Amran menambahkan, peningkatan kesejahteraan petani menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas sosial dan keamanan di masyarakat. 


Ia pun kembali menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI atas peran aktif yang telah diberikan.


"Karena kalau orang miskin biasanya itu mendekati kekufuran, bahkan kejahatan, biasanya terjadi kejahatan. Ini langkah luar biasa preventif untuk mencegah semua yang saya sampaikan tadi, kejahatan dan kriminalitas di lapangan. Terima kasih Pak Kapolri, atas nama petani seluruh Indonesia ada 160 juta petani Indonesia yang menyampaikan terima kasih, Ibu Ketua, terima kasih," sambung Amran.


Sumber: ***

Thursday, 8 January 2026

Kasad Hadiri Panen Raya di Cilebar Karawang, Presiden RI Umumkan Swasembada Pangan Nasional


Kabar Ngetren/Karawang — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Panen Raya yang dirangkaikan dengan pengumuman capaian swasembada pangan nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu, (7/1).


Panen Raya tersebut menjadi momentum penting yang menegaskan keberhasilan sinergi Kementerian Pertanian dengan berbagai instansi dan lembaga negara, termasuk TNI, pemerintah daerah, serta para petani, dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan nasional.



Dalam sambutannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar strategis ketahanan nasional, khususnya di tengah tantangan perubahan global di bidang pangan. 


Presiden menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan nasional.



Di hadapan para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian Indonesia, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kebersamaan yang telah ditunjukkan selama ini.


“Terima kasih seluruh komunitas pertanian di Indonesia. Saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak. Saudara menghasilkan, saudara berikan kepada bangsa dan negara. Kita sudah swasembada, satu tahun. Kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri, satu tahun. Kita sudah tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” kata Presiden Prabowo.


Panen Raya di Cilebar ditandai dengan pelaksanaan panen padi secara simbolis dan diikuti secara daring oleh kelompok tani dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas meningkatnya produktivitas pertanian nasional sekaligus simbol kebangkitan sektor pangan Indonesia.



Acara tersebut juga dihadiri jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga negara, Jaksa Agung, Kapolri, Wakil Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta jajaran pimpinan BUMN yang terlibat langsung dalam program swasembada pangan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memberikan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI (Dankodiklat TNI) Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika, atas kontribusinya dalam mendukung program strategis nasional swasembada pangan.


Melalui momentum Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan nasional ini, diharapkan semangat bertani dan kolaborasi lintas sektor semakin kokoh dalam menjaga ketahanan pangan nasional demi terwujudnya Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera. 


Sumber: Dispenad.

Wednesday, 31 December 2025

Bupati Fahmi Pimpin Apel Peralihan 149 ASN Penyuluh dan Serahkan 646 Unit Alsintan


Kabar Ngetren/Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga melaksanakan Apel Peralihan Aparatur Sipil Negara (ASN) Penyuluh Pertanian Lapangan ke Kementerian Pertanian RI yang dirangkai dengan penyerahan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Program Upland Tahun 2025, di Halaman UPTD Perbenihan, Rabu, (31/12/2025).


Sebanyak 108 kelompok tani di Kecamatan Rembang, Karangmoncol, Kejobong, dan Pengadegan menerima dukungan alsintan dari Kementerian Pertanian yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif. Bantuan tersebut meliputi 10 unit traktor roda empat, 90 unit traktor roda dua, 58 unit pompa air, dan 488 unit sprayer elektrik.



“Semoga bantuan ini bisa mengoptimalisasi dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian yang ada di dataran tinggi (Rembang, Karangmoncol, Kejobong, dan Pengadegan, red). Sehingga kesejahteraan petani dan masyarakat juga ikut meningkat,” kata bupati.


Bupati Fahmi menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan alsintan pra-panen oleh kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan). 



Ia meminta agar pemanfaatan alsintan memperhatikan tingkat kecukupan berdasarkan luas lahan sawah, ketersediaan alsintan eksisting, serta kinerja alsintan per musim tanam.


“Apabila di wilayah penerima Program Upland alsintan sudah tidak memadai, maka bantuan ini dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh kelompok tani di luar lokasi melalui pola kerja sama operasional atau KSO,” ujar Bupati Fahmi.



Untuk diketahui pada apel peralihan ada sebanyak 149 ASN penyuluh pertanian (91 PNS dan 58 PPPK) yang resmi beralih status ke Kementerian Pertanian RI per 1 Januari 2026, sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025.


Meski telah beralih menjadi ASN Kementerian Pertanian, Bupati memastikan bahwa penugasan para penyuluh tetap berada di wilayah Kabupaten Purbalingga. 



Ia berharap para penyuluh tetap menjaga semangat pengabdian, kedekatan dengan petani, serta menjunjung nilai kerja keras dan kearifan lokal dalam menjalankan tugas.


“Penyuluh pertanian adalah ujung tombak pembangunan pertanian dan penggerak percepatan swasembada pangan. Meski berstatus ASN Kementerian Pertanian, penugasan tetap di wilayah Kabupaten Purbalingga,” tegas Bupati.


Sumber: tha/prokompim.

Friday, 14 November 2025

Dorong Swasembada Pangan Nasional, Kasad Resmikan Pompa Hidram di Banyumas


Kabar Ngetren/Banyumas – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan instalasi pompa hidram di Kecamatan Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, (13/11/2025). Program ini menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketersediaan air pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional.


Peresmian bertema “TNI AD Manunggal Air Pertanian Dalam Rangka Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional” ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasad bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., sebagai simbol dimulainya operasional pompa hidram yang dibangun untuk membantu para petani di wilayah tersebut.



“Sebetulnya peresmian ini merupakan rasa syukur karena program pengairan persawahan di Kecamatan Rawalo ini berjalan dengan baik. Sampai sekarang sudah ada sekitar 1.004 hektare yang bisa diairi, sehingga masyarakat bisa dua kali bahkan tiga kali tanam dalam setahun,” ungkap Kasad di hadapan awak media.


Kasad menambahkan bahwa program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan melalui sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah. Ia menyebut telah berdiskusi dengan Gubernur Jawa Tengah untuk memperluas program serupa di wilayah lain sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan dan program prioritas Presiden.



“Ke depan kami akan terus memberikan dukungan dan memperluas program seperti ini, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan pasokan air bagi pertanian. Ini bagian dari kontribusi nyata TNI AD untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Kasad.


Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasinya atas kontribusi TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mengatasi persoalan kekeringan dan ketersediaan air di sektor pertanian. 



Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran TNI AD, khususnya satuan teritorial, menjadi faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah.


“Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah, kehadiran Kasad dan TNI AD sangat kami butuhkan. Hal ini sudah ditindaklanjuti oleh jajaran teritorial seperti Kodim dan Koramil untuk membantu kegiatan di wilayah-wilayah yang kekurangan air. Momen ini sangat luar biasa bagi kami,” ujar Gubernur Ahmad Luthfi.



Selain meresmikan Pompa Hidram di Rawalo, Kasad juga berdialog langsung dengan para penerima manfaat program Manunggal Air serta menyapa perwakilan dari berbagai daerah melalui video conference. Dalam kesempatan tersebut, Kasad turut menerima penjelasan terkait Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) TNI AD yang berperan dalam mendukung program Makan Bergizi (MBG).


Kegiatan Kasad di Banyumas ini juga menjadi bagian dari rangkaian agendanya untuk memimpin Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat Tahun 2025 di wilayah Kodam IV/Diponegoro. 


Sumber: Dispenad.

Wednesday, 9 July 2025

Babinsa Tawangsari Dampingi Petani Tanam Padi Musim Kedua, Dorong Optimalisasi Lahan Dan Ketersediaan Air


Kabar Ngetren/Blitar - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Kelurahan Tawangsari Koramil 0808/02 Garum Kodim 0808/Blitar Sertu Puji Santoso melaksanakan pendampingan kegiatan tanam padi di lahan milik Hadi Mashud, anggota Kelompok Tani (Poktan) Enggal Jati yang berada di Lingkungan Tawangrejo Kelurahan Tawangsari Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, Senin, (7/7/2025).


Kegiatan tanam ini merupakan musim tanam kedua setelah berakhirnya panen raya pada musim pertama. Dengan semangat gotong royong, Babinsa ikut membantu langsung di sawah serta memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat memanfaatkan musim tanam ini dengan sebaik-baiknya.



"Kami mendorong para petani untuk terus bergerak cepat menanam kembali karena ketersediaan air saat ini masih mencukupi. Harapannya dalam satu tahun bisa tercapai dua kali masa tanam dan panen, sehingga hasil pertanian bisa meningkat," ujar Sertu Puji Santoso.


Sementara itu, pemilik lahan, Hadi Mashud, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi para petani. 


“Alhamdulillah kami merasa terbantu dan lebih semangat karena Babinsa ikut turun ke sawah. Pendampingan seperti ini sangat berarti bagi kami, apalagi di saat kondisi cuaca dan air masih mendukung,” ungkapnya.



Di tempat terpisah Pgs. Danramil 0808/02 Garum Lettu Inf Deny Setyabudi menyatakan bahwa pendampingan Hanpangan oleh Babinsa merupakan wujud nyata sinergitas TNI dengan masyarakat, khususnya petani, dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan.


“Kami selalu tekankan kepada para Babinsa agar hadir di tengah-tengah masyarakat, termasuk dalam urusan pertanian. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional,” tegas Lettu Deny.


Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI AD, khususnya Kodim 0808/Blitar dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui pendampingan langsung dan pemberdayaan petani di wilayah.


Sumber: Pendim 0808/Blitar.

Trending