Showing posts with label Kerukunan Umat Beragama. Show all posts
Showing posts with label Kerukunan Umat Beragama. Show all posts

Saturday, 10 January 2026

Melangkah Bersama dalam Damai, Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Warnai HAB Kemenag Ke-80


Kabar Ngetren/Purbalingga – Semangat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Purbalingga kian menguat melalui kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Sabtu, (10/1). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, sekaligus menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-80.


Jalan sehat dimulai dari halaman Kantor Kemenag Purbalingga dan menempuh rute Jalan Pujowiyoto, Jalan Kapten Sarengat, Jalan Letkol Isdiman, Jalan Pierre Tendean, Lingkar Alun-alun, sebelum kembali ke Kantor Kemenag di Jalan DI Panjaitan. 



Kegiatan ini diikuti sekitar delapan ribu peserta yang terdiri dari masyarakat umum, keluarga besar Kemenag, organisasi keagamaan, serta komunitas lintas umat beragama. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, hingga kambing.


Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga, H. Zaid Khasani, menegaskan bahwa jalan sehat ini bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan.


“Jalan sehat ini menjadi komitmen kami Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga untuk mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis,” ujarnya.



Selain itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk sosialisasi program Gerakan Sadar (Gas) Pencatatan Nikah. Melalui program ini, Kemenag mengingatkan pentingnya pernikahan yang sah di tengah tantangan modernitas agar praktik hidup bersama tanpa ikatan pernikahan tidak membudaya di masyarakat.


Kegiatan jalan sehat juga dirangkaikan dengan program Sukses Eko Teologi melalui pembagian 5.000 bibit pohon tahunan kepada peserta. Bibit yang dibagikan antara lain kopi, durian, alpukat, jabon, albasia, dan jenis tanaman lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan HAB Kemenag ke-80 yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Menuju Indonesia Damai dan Maju.”



Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkokoh persaudaraan lintas iman di Purbalingga.


“Mari melalui jalan sehat ini kerukunan antar umat beragama semakin diperkokoh, silaturahmi terus terjalin, dan toleransi semakin kuat demi Purbalingga yang rukun dan sejahtera,” imbuhnya.


Ia juga mengapresiasi pembagian lima ribu bibit pohon untuk konservasi. Wabup mengajak dengan cintai alam maka alam akan mencintai kita. 



"Ini langkah konkret Kemenag agar alam tetap lestari dan udara yang segar menjadi warisan bagi anak cucu kita,” katanya.


Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan Deklarasi Kerukunan Antar Umat Beragama Kabupaten Purbalingga yang dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga, KH Nurcholis Masrur. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh jajaran Forkopimda serta perwakilan berbagai komunitas keagamaan.


Secara ringkas, deklarasi itu memuat empat komitmen utama, yakni memperkuat komitmen kebangsaan dalam merawat kebhinekaan, mengukuhkan gerakan moderasi beragama untuk mewujudkan kehidupan sosial yang rukun dan harmonis, menolak segala bentuk ujaran kebencian, hoaks, dan tindakan pemecah belah, serta berkomitmen menjaga rumah ibadah agar tidak digunakan untuk kepentingan politik praktis.


Sumber: Gn/Prokompim.

Wednesday, 31 December 2025

Tutup Tahun, Polres Purbalingga Gelar Doa Bersama Lintas Agama dan Santunan Anak Yatim


Kabar Ngetren/Purbalingga – Menyambut pergantian tahun 2025, Polres Purbalingga menggelar doa bersama lintas agama yang dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim piatu. Acara berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa, Mapolres Purbalingga, Rabu, (31/12/2025).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pejabat utama Polres Purbalingga,  para kapolsek serta tokoh-tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katolik dan Konghucu yang ada di wilayah Kabupaten Purbalingga.



Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk keprihatinan atas musibah bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.


"Kita berkumpul di sini untuk menggelar doa bersama, memohon keselamatan dan mendoakan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam. Sekaligus mendoakan agar Kabupaten Purbalingga senantiasa aman, tertib, dan nyaman," ujar Kapolres.



Kapolres mengimbau masyarakat untuk menyambut malam pergantian tahun dengan kegiatan yang sederhana dan tidak berlebihan, mengingat suasana duka yang masih menyelimuti sebagian wilayah Indonesia akibat bencana alam.


Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga, KH Nurkholis Masrur, mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Polres Purbalingga tersebut.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Purbalingga atas inisiatifnya menggelar doa bersama dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Semoga kegiatan ini membawa manfaat," tuturnya.


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Thursday, 25 December 2025

Safari Natal 2025, Bupati–Wabup Purbalingga Pastikan 22 Gereja Kondusif


Kabar Ngetren/Purbalingga – Menjelang perayaan Natal 2025, Pemerintah Kabupaten Purbalingga kembali menggelar Safari Natal sebagai wujud perhatian, kepedulian, dan komitmen menjaga kerukunan umat beragama. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengunjungi 22 gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Purbalingga. Rabu, (24/12/2025). 


Safari Natal 2025 dilakukan secara maraton oleh rombongan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga yang terbagi menjadi dua tim, guna memastikan seluruh gereja dapat terjangkau.


Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menjelaskan bahwa Tim I terdiri dari Bupati Fahmi, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Purbalingga, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. 



Tim ini mengunjungi 13 gereja, yakni GKI Purbalingga, Gereja Bethel Indonesia, GKJ Purbalingga, Gereja Santo Agustinus Purbalingga, Gereja Sidang Jemaat Pentakosta di Indonesia “Kristus Tabib”, Gereja Filadelfia, PIBI, Gereja Pantekosta Indonesia, GPdI, GKI Bobotsari, Gereja Sidang Pentakosta di Indonesia Bobotsari, serta GKJ Desa Pengalusan.


“Melalui Safari Natal ini, selain menyapa para jemaat, kehadiran kami juga untuk memastikan kondisi dan seluruh persiapan perayaan Natal berjalan aman dan lancar. Harapannya, Natal 2025 dapat dirayakan dengan penuh damai, aman, dan kondusif,” ujar Bupati Fahmi.


Dalam setiap kunjungan, Bupati Fahmi juga menyampaikan ucapan Selamat Merayakan Natal 2025 serta menitipkan salam kepada seluruh jemaat. 



Ia turut mengapresiasi sinergi dan kolaborasi semua pihak dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan ketenteraman dalam keberagaman. 


Di sejumlah gereja, bupati juga menyempatkan untuk menyerahkan bingkisan kepada petugas keamanan yang bertugas.


Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani memimpin Tim II mengunjungi gereja-gereja lainnya, antara lain GKJ Penaruban, GKPI Masa Depan Cerah, Gereja Pantekosta Indonesia Ebenhaezer Bukateja, Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Yesus Juruselamat Kedunglegok, Gereja Baptis Rahmani, GSJA El Shaddai, GBT Purbalingga, serta GBT Yesus Juruselamat Candinata.



“Kami titip kepada jajaran keamanan, termasuk Pak Kapolsek, agar seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi jemaat,” kata Wabup Dimas.


Pendeta GSJA El Shaddai Purbalingga, Pdt Doni Saputro, menyampaikan bahwa Safari Natal ini menjadi bukti nyata indahnya kerukunan antarumat beragama serta semangat gotong royong yang terus terjaga di Purbalingga.


“Safari Natal menunjukkan perhatian dan kepedulian pemerintah kepada gereja dan umat Kristiani. Kami berkomitmen terus mendukung program pemerintah dalam membangun Purbalingga yang aman, damai, dan maju. Kami percaya doa-doa gereja menjadi bagian dari kekuatan kemajuan daerah,” ujarnya.



Hal senada disampaikan Ketua Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) Purbalingga, Pdt Bagus Imam Cahyono. 


Ia mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda yang telah memberikan semangat dan sukacita Natal bagi jemaat di gereja-gereja Kristen maupun Katolik.


“Semoga damai Natal senantiasa menyertai Purbalingga, Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat kebersamaan umat,” tuturnya.


Sumber: tha/gan/prokompim.

Tuesday, 16 December 2025

Kolaborasi BKSAG–Pemkab, Natal 2025 Purbalingga Dikemas dengan Konsep Orkestra


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menerima audiensi perwakilan Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSAG) Purbalingga di Ruang Kerja Bupati, Senin, (15/12/2025). Audiensi tersebut membahas rencana pelaksanaan Perayaan Natal 2025 yang akan digelar secara bersama-sama di Kabupaten Purbalingga.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan perayaan Natal. 



Ia menekankan bahwa pemkab siap berkolaborasi dengan BKSAG serta seluruh gereja yang ada di Purbalingga.


“Pemerintah Kabupaten Purbalingga siap memberikan dukungan dan berkolaborasi dengan BKSAG serta seluruh gereja di Purbalingga. Sebagai pimpinan daerah, saya memiliki tanggung jawab kepada seluruh masyarakat tanpa melihat suku, ras, agama,” ujar Bupati Fahmi.



Ketua Panitia Natal Bersama BKSAG/TNI/Polri, Sri Kustono menyampaikan Perayaan Natal 2025 direncanakan akan dilaksanakan pada 26 Desember 2025 di Pendapa Dipokusumo. Kegiatan tersebut akan diikuti oleh 28 gereja di Purbalingga dengan estimasi kehadiran sekitar 1.200 jemaat.


“Termasuk anggota TNI/Polri yang belum tergabung di gereja yang ada di Purbalingga,” jelasnya.



Ia menjelaskan, perayaan Natal tahun ini akan dikemas dalam konsep Orkestra Natal, berupa pertunjukan musik yang menggambarkan dinamika kehidupan umat Kristiani di Purbalingga dalam keberagaman.


“Orkestra Natal ini merupakan pertunjukan kolaboratif yang melibatkan beberapa gereja,” pungkasnya.


Sumber: tha/prokompim.

Saturday, 13 December 2025

Seni Budaya Satukan Pemuda Lintas Agama, Bupati Fahmi Kukuhkan Pelita


Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menghadiri pagelaran seni budaya lintas agama yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kabupaten Purbalingga periode 2025–2029, Sabtu, (13/12/2025), di Pendopo Dipokusumo. Pelita yang digawangi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga tersebut secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Purbalingga.


Bupati Fahmi Muhammad Hanif menyambut baik kegiatan ini sebagai tonggak penting dalam upaya memperkokoh harmoni antar umat beragama dan toleransi di Purbalingga. Ia mengucapkan selamat kepada pemuda Pelita yang telah dikukuhkan.



“Semoga Pelita ini menjadi energi dan harapan pada anak-anak muda di Purbalingga yang mampu menjadi jembatan antar umat, perekat sosial dan penggerak kegiatan-kegiatan positif lintas keagamaan,” kata Bupati.


Ia berharap Pelita bukan hanya menjadi wadah, tetapi menjadi gerakan yang membangun komunikasi sehat, kegiatan sosial bersama, dialog lintas iman, serta kreativitas seni budaya yang mencerminkan kedamaian. 



Pemerintah Kabupaten Purbalingga, lanjutnya, berkomitmen berkolaborasi dengan FKUB, organisasi kepemudaan, dan komunitas keagamaan untuk menjaga situasi masyarakat yang kondusif dan harmonis.


“Mendorong peran generasi muda, sebagai pelopor persatuan dan menjaga nilai nilai kebangsaan. Serta menguatkan literasi keberagaman agar masyarakat semakin siap menghadapi tantangan radikalisme, intoleransi dan disinformasi,” imbuhnya.



Pagelaran seni budaya lintas agama yang mengiringi pengukuhan Pelita menampilkan beragam kesenian dari berbagai unsur keagamaan. Penampilan diawali seni musik keroncong oleh perwakilan Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPdI) Filadelphia Kalimanah, dilanjutkan paduan suara kontemplatif dari Gereja Katolik Paroki Santo Agustinus Purbalingga. 


Selanjutnya ditampilkan Tari Saman dari Aceh oleh pelajar SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga, seni pencak silat Persinas Asad dari ormas LDII, dan ditutup dengan Tari Barongsai dari Klenteng Hok Tek Bio.



“Kami harap pagelaran seni budaya lintas agama ini tidak hanya jadi tontonan, tapi tuntunan yang mengingatkan kita bahwa perbedaan anugerah dan toleransi adalah jalan menuju kemajuan,” katanya.


Ketua FKUB Kabupaten Purbalingga, KH Nurcholis Masrur, menyampaikan bahwa Pelita dibentuk untuk meningkatkan kerukunan dan toleransi di Purbalingga melalui hubungan yang saling menghargai dan menghormati agar tidak terjadi konflik yang berkaitan dengan agama.


“Mudah mudahan adek adek yang dikukuhkan langsung oleh Mas Bupati akan bisa bekerja sebaik mungkin untuk menyebarkan virus positif di antara kita jangan sampai saling benci memusuhi,” kata Ketua FKUB KH Nurcholis Masrur.


Sumber: Gn/Prokompim.

Trending