Showing posts with label Kemenag Banyumas. Show all posts
Showing posts with label Kemenag Banyumas. Show all posts

Friday, 5 September 2025

IPARI Banyumas Gelar Doa Kebangsaan Lintas Iman, Rawat Harmoni Persatuan Bangsa


Kabar Ngetren/Banyumas - Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banyumas menggelar Doa Kebangsaan Lintas Iman di Kantor Kemenag Banyumas, Kamis, (4/9/2025). 


Acara ini menghadirkan para penyuluh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang bersatu dalam doa untuk keselamatan dan kemajuan sert persatuan bangsa.


Ketua IPARI Banyumas, H. Lubab Habiburrohman, kepada awak media melalui jaringan telpon Jum'at pagi, (5/9/2025), menuturkan kegiatan berlangsung khidmat, dipimpin para penyuluh dengan penuh keikhlasan. 


“Doa lintas iman ini menjadi wujud nyata toleransi dan semangat persatuan dalam keberagaman. Semoga Indonesia senantiasa diberkahi kedamaian, kemakmuran, dan terhindar dari bencana,” ujarnya.


Menurutnya, doa bersama juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarumat beragama serta menguatkan peran penyuluh dalam merawat keharmonisan masyarakat multikultural di Banyumas. 


“Kami berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai ikhtiar menjaga persatuan bangsa di tengah keragaman,” imbuhnya.


Di tempat terpisah, salah satu pemerhati IPARI Banyumas, LD, menekankan pentingnya komitmen memperkuat kapasitas penyuluh agar lebih peka terhadap problem sosial masyarakat. 


“Solidaritas bukan hanya wacana, tetapi harus turun menjadi program konkret yang dirasakan umat,” tandasnya.


Ia menutup dengan harapan. “Penyuluh agama bersama umat pasti mampu menjaga bangsa ini melalui doa, kerja nyata, serta kepedulian sosial kemanusiaan yang berkelanjutan.”


Sumber: Djarmanto – YF2DOI.

Tuesday, 8 July 2025

PAI Banyumas Gelar Rakor, Menyulam Iman Menguatkan Amanah Pendidikan


Kabar Ngetren/Banyumas - Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kankemenag Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) PAI sebagai ikhtiar membenahi arah dan mutu pendidikan Islam. Bertempat di lingkup internal yang penuh semangat, acara ini dipimpin langsung oleh Kasi PAI, H. Naufal Iskandar, SHI, bersama para tokoh dan pegiat GPAI dari berbagai jenjang, yakni Pengawas PAI, Ketua FKG PAI TK, KKG PAI SD, MGMP PAI SMP, SMA dan SMK. Senin, (7/7/2025).


Dengan nada tegas namun teduh, Kasi PAI menyampaikan bahwa per 1 Mei 2025, wajah pendidikan agama membutuhkan banyak pembenahan. Ia menyoroti tantangan GPAI di lapangan, mulai dari pola pembelajaran konvensional yang monoton, minimnya inovasi, hingga tantangan regulasi seperti PPG dan program BTQ yang belum sepenuhnya optimal.


“PAI bukan sekadar transfer ilmu, tapi keteladanan. Bukan hanya nilai, tapi menanamkan iman dan akhlak dalam hati para murid,” tutur salah satu peserta Rakor yang menekankan urgensi pembinaan berjenjang dan terintegrasi, dari TK, SD, SMP hingga SMA dan SMK.



Dari dialog yang mengalir, muncul semangat kolaborasi dan aksi nyata, workshop kreatif dan pembinaan deep learning, penguatan kompetensi guru melalui pendekatan moderat dan variatif, serta habitualisasi ibadah dan akhlakul karimah sebagai napas utama.


“GPAI adalah tonggak, Maka kita harus bangun dan bersatu agar program terhubung dan bermakna,” imbuh narasumber lain.


Demikian yang disampaikan Dudi kepada awak media melalui jaringan telpon Senin sore, (7/7/225).


"Rakor ini bukan sekadar rutinitas administratif, tapi menjadi panggilan ruhani dan intelektual untuk menghidupkan pendidikan Islam yang lebih berkualitas, inovatif, dan bermartabat, dari kita, oleh kita, dan untuk ummat." Pungkas Dudy.


Sumber: Djarmanto - YF2DOI.

Trending