Showing posts with label Dimas Prasetyahani. Show all posts
Showing posts with label Dimas Prasetyahani. Show all posts

Monday, 3 November 2025

Wabup Dimas: POM AU Harus Jadi Benteng Moral dan Teladan Integritas Prajurit TNI AU


Kabar Ngetren/Purbalingga – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani menghadiri Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU) ke-79 yang digelar di Pangkalan Udara TNI AU Jenderal Besar Soedirman (Lanud JB Soedirman), Wirasaba, Bukateja, Senin, (3/11/2025).


Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau) Lanud JB Soedirman. 



“Semoga di usia yang semakin matang ini, POM AU semakin profesional, tangguh, dan humanis dalam menjalankan tugas-tugas pengamanan, penegakan disiplin, serta penegakan hukum di lingkungan TNI Angkatan Udara,” katanya.


Wabup menilai, selama dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Purbalingga, tidak pernah terdengar isu atau sentimen negatif terhadap satuan POM AU Lanud JB Soedirman. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap satuan ini sangat baik. 



“Semoga ini bisa terus ditingkatkan dan dijaga dengan baik,” imbuhnya.


Ia menambahkan, momentum doa dan syukuran HUT POM AU ke-79 menjadi waktu yang tepat untuk merenungkan kembali semangat pengabdian, mempererat silaturahmi, serta memperteguh komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. 



“Semoga seluruh jajaran POM AU senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan keselamatan dalam melaksanakan tugas, serta terus menjadi teladan disiplin dan tanggung jawab bagi seluruh prajurit TNI AU,” tuturnya.


Tahun ini, HUT POM AU ke-79 mengusung tema “Dengan Dilandasi Semangat Wira Waskita, Pomau Siap Berbakti dalam Keadilan, Mengabdi dengan Kehormatan, Menjaga TNI AU yang AMPUH untuk Indonesia Emas.” Tema tersebut menggambarkan semangat kesatria yang tanggap, terampil, dan waspada sebagai benteng moral, hukum, dan disiplin bagi TNI AU.



Komandan Satpomau Lanud JB Soedirman, Kapten Pom Dhito Rahutomo, menjelaskan bahwa berbakti dalam keadilan merupakan tugas suci POM AU sebagai penegak hukum dan tata tertib di lingkungan TNI AU. 


“Kita hadir di garis depan untuk memastikan supremasi hukum dan integritas di lingkungan TNI AU,” katanya.



Ia menambahkan, menjaga TNI AU yang AMPUH, yakni adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis adalah pondasi kuat untuk mewujudkan TNI AU yang siap mengawal Indonesia menuju masa keemasan.


Sementara itu, Komandan Lanud JB Soedirman, Letkol Pnb Tatag Onne Setiawan, menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh prajurit POM AU. Ia menyebut, peringatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi diri sekaligus memperkuat semangat pengabdian di masa mendatang. 


“Harapan kami mewakili seluruh personel Lanud JB Soedirman, mudah-mudahan POM AU ke depan semakin profesional, semakin AMPUH melaksanakan tugas yang diberikan,” ujarnya.


Sumber: Gn/Prokompim.

Saturday, 1 November 2025

14 Brand Otomotif Ramaikan Purbalingga GAS 2025, Wabup Dimas Optimistis Dongkrak PAD


Kabar Ngetren/Purbalingga – Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani secara resmi membuka ajang Purbalingga Government Auto Show (GAS) 2025 dan UMKM Expo di Halaman Parkir GOR Goentoer Darjono, Sabtu, (1/11/2025). Kegiatan yang digelar selama dua hari hingga Minggu, (2/11/2025), ini diikuti oleh 14 brand otomotif ternama, sejumlah perusahaan pembiayaan, serta 30 pelaku UMKM lokal.


Dalam sambutannya, Wabup Dimas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor otomotif dan usaha mikro kecil menengah.



“Purbalingga GAS 2025 terbuka untuk umum dan tanpa biaya masuk. Masyarakat dapat menikmati pameran otomotif, hiburan musik, layanan publik, hingga berburu promo menarik dan potongan harga dari berbagai vendor otomotif,” ujar Wabup.


Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi industri otomotif, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).



“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memacu penjualan kendaraan bermotor dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Ke depan, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM, khususnya industri kecil menengah yang berkaitan dengan otomotif,” ungkapnya.


Wabup juga menambahkan bahwa Kabupaten Purbalingga memiliki potensi besar di sektor otomotif, terutama industri knalpot yang telah menjadi unggulan daerah, serta peluang pengembangan kendaraan listrik yang semakin terbuka.



Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Purbalingga, Sriyono, menjelaskan bahwa kegiatan Government Auto Show (GAS) 2025 merupakan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda). Program ini bertujuan untuk menggerakkan perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.


“Pelaksanaan GAS 2025 digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Di Purbalingga, kami bersyukur kegiatan ini dapat dikolaborasikan dengan UMKM Expo sehingga semakin semarak dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tuturnya.


Sumber: tha/prokompim.

Thursday, 30 October 2025

Seminar Inklusi Keuangan Bersama BI, Wabup Tekankan Edukasi Finansial untuk Pelajar


Kabar Ngetren/Purbalinggga – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, membuka secara resmi Seminar Inklusi Keuangan dalam rangka Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia bersama Bank Indonesia (BI), Kamis, (30/10/2025), di Pendopo Cahyana Rumah Jabatan Wakil Bupati Purbalingga.


Dalam kesempatan tersebut, Wabup menekankan pentingnya edukasi finansial sejak dini, terutama bagi pelajar dan generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik tentang uang dan pengelolaannya. 


“Dengan dilaksanakan seminar inklusi keuangan ini diharapkan benar-benar mengedukasi semua orang terutama anak muda atau pelajar untuk lebih memahami tentang uang, termasuk berbagai hal tentang keuangan,” ujarnya.



Menurut Wabup, seminar ini menjadi sarana pembelajaran agar generasi muda memiliki literasi finansial yang kuat. 


“Jadi singkatnya juga di seminar ini nanti sekaligus memberikan edukasi tentang finansial agar generasi kita melek finansial sejak dini. Misalnya terkait akses layanan keuangan atau perbankan yang aman, konsep menabung, bahkan hingga level investasi dan berwirausaha,” kata Wabup.


Ia menambahkan, pemahaman tentang keuangan menjadi bagian penting dalam mencegah generasi muda terjerumus dalam penipuan atau praktik keuangan ilegal. 



“Program ini akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan sebagai upaya pencegahan agar para remaja kita tidak terpedaya dari berbagai tawaran dan bujuk rayu dari lembaga keuangan ilegal, seperti investasi bodong atau scam,” jelasnya.


Wabup juga mengingatkan agar masyarakat memiliki sikap kritis terhadap setiap tawaran investasi. 


“Kita harus waspada dan punya critical thinking bahwa itu harus dikaji lebih mendalam. Apakah itu sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai kita terjebak dalam investasi bodong, ilegal semacam itu,” tegasnya.



Ia mencontohkan, banyak modus investasi ilegal yang menyasar anak muda, baik melalui multilevel marketing maupun crypto currency. Wabup berpesan agar masyarakat tidak menjadikan investasi sebagai penghasilan tetap, melainkan hanya sebagai penghasilan tambahan dari penghasilan pokok.


Selain itu, Wabup juga menyoroti maraknya judi online (judol) yang kini banyak menjebak anak muda. Ia menyadarkan tidak ada yang kaya karena judol yang ada hanya dikelabui oleh para bandar dan akan membuat kecanduan. Ia juga mengingatkan agar tidak terjebak dalam pinjaman online (pinjol) hanya karena ingin menuruti gaya hidup.


Seminar inklusi keuangan tersebut diikuti oleh ratusan pelajar SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga dari jurusan Perbankan serta Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto.


Kepala SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, Nur Fitri Widiyanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali para siswa agar semakin kompeten dalam bidang keuangan sesuai dengan jurusan yang mereka tekuni. 


“Nantinya kalian bisa mendapatkan bekal ke depan setelah lulus dan bisa diterima di dunia kerja atau industri sesuai harapan masing-masing dan sekolah,” ujarnya.


Sumber: Gn/Prokompim.

Empat Dapur MBG Baru Diresmikan, Wabup Tekankan Untuk Pertahankan Purbalingga Bebas Insiden


Kabar Ngetren/Purbalinggga – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani meresmikan empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang dikenal dengan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis, (30/10/2025). Acara peresmian dipusatkan di SPPG Desa Pakuncen, Kecamatan Bobotsari.


Empat SPPG tersebut merupakan milik Yayasan Duta Jateng Peduli, yang tersebar di empat lokasi, yaitu Desa Pekuncen Kecamatan Bobotsari, Desa Senon Kecamatan Kemangkon, Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang, dan Desa Kembangan Kecamatan Bukateja.



Wabup Dimas mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan ikut serta mengawal program MBG yang merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan kontrol dalam pelaksanaan program agar berjalan sesuai tujuan.


“Diawasi betul sebaik mungkin. Jangan sampai kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan terjadi di Purbalingga. Kita berharap pertahankan Purbalingga dengan MBG-nya ini selalu zero accident (bebas insiden),” kata Wabup.


Wabup juga menekankan agar seluruh pengelola SPPG memenuhi standar operasional dan sertifikasi wajib, di antaranya Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS), Sertifikat Halal, Sertifikasi Chef, serta sertifikat pendukung lainnya. Ia meminta yang belum melengkapi agar segera ditindaklanjuti.



Selain itu, Wabup berpesan agar pengelola SPPG dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran yang telah disediakan pemerintah pusat secara tepat sasaran dan akuntabel.


“Jangan sampai ada aduan dari penerima manfaat atau pengawas. Besar harapannya, Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama pemangku wilayah dapat turut mengawal pelaksanaannya,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya langkah mitigasi sejak dini untuk mencegah potensi pelanggaran atau temuan yang bisa berdampak pada keberlanjutan program.



“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi jangan menjadi maklum, itu harus dimitigasi betul. Karena bilamana ini jadi temuan nanti yang kita khawatirkan adalah penutupan sementara karena ini akan berdampak pada pekerja,” tegasnya.


Sementara itu, Ketua Yayasan Duta Jateng Peduli, Sugeng, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini telah memiliki lima SPPG. Satu di antaranya telah beroperasi di Desa Sokanegara Kecamatan Kejobong, sedangkan empat lainnya baru diluncurkan hari ini.


“Rencana empat SPPG ini akan mulai beroperasi tanggal 4 November 2025,” imbuhnya.


Ia juga menegaskan komitmen yayasan untuk terus meningkatkan profesionalitas dan kualitas pelayanan seiring bertambahnya pengalaman dan waktu.


Sumber: Gn/Prokompim.

Wednesday, 22 October 2025

Wabup Dimas: Dunia Digital, Medan Dakwah Baru bagi Santri


Kabar Ngetren/Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di halaman Pendopo Dipokusumo, Rabu, (22/10/2025). Apel tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani dan dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, perwakilan Kantor Kementerian Agama, serta organisasi keagamaan dan pondok pesantren se-Kabupaten Purbalingga.


Dalam sambutannya, Wabup Dimas membacakan amanat Menteri Agama RI yang menekankan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia di era modern.


“Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” ujar Dimas.



Ia menambahkan, santri masa kini dituntut untuk berilmu, berakhlak, dan berdaya, serta mampu membawa semangat pesantren ke ruang publik dan dunia kerja.


“Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” tegasnya.


Tahun ini, Hari Santri 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Menurut Wabup Dimas, tema tersebut mencerminkan tekad santri untuk menjadi penjaga kemerdekaan sekaligus penggerak kemajuan bangsa.



“Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, pembawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” imbuhnya.


Lebih lanjut, Wabup Dimas menyampaikan perhatian besar pemerintah terhadap pesantren dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. 


Menurutnya, ini kian menegaskan pengakuan negara terhadap peran pesantren sebagai lembaga pendidikan khas Indonesia.



Pada kesempatan yang sama, Wabup Dimas juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah yang menimpa Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.


“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan iman,” ucapnya penuh haru.


Apel Hari Santri Nasional 2025 di Purbalingga berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, para santri, dan kemajuan pesantren di Indonesia.


Sumber: tha/prokompim.

Wednesday, 23 July 2025

Plt Bupati Dimas Tantang Mahasiswa: Jadilah Pemantik Perubahan di Desa


Kabar Ngetren/Purbalingga – Sebanyak 70 mahasiswa Universitas Perwira Purbalingga (Unperba) resmi dilepas oleh Plt Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Karangmoncol dan Karanganyar. Prosesi penerimaan dilakukan di Gedung OR Graha Adiguna, Kompleks Pendapa Dipokusumo, Senin, (21/7/2025). Program ini akan berlangsung selama 35 hari, mulai 21 Juli 2025 hingga 24 Agustus 2025.


Dalam sambutannya, Plt Bupati Dimas menekankan bahwa KKN bukan sekadar kontribusi materi, tetapi menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan dalam konteks nyata di tengah masyarakat.



“Setiap jamnya adik-adik mahasiswa bisa memberikan dharma bakti terbaiknya. Se-sesimpel berkumpul dengan warga. Atau se-simple mengajari anak SD bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Itu juga sudah suatu pengabdian. Justru kontribusi terbaik mahasiswa adalah melalui pelatihan, edukasi, dan solusi praktis bagi masyarakat,” ujar Dimas.


Ia mendorong mahasiswa dari bidang teknik, seperti teknik mesin dan informatika, agar dapat memberikan pelatihan yang relevan. Misalnya, mahasiswa teknik bisa mengajarkan cara memperbaiki peralatan pertanian dengan biaya terjangkau, sementara mahasiswa informatika dapat menciptakan konten promosi untuk destinasi wisata lokal seperti Siregol Superland. 



Sementara itu, Rektor Universitas Perwira Purbalingga, Dr. Eming Sudiana, M.Si., menyampaikan bahwa KKN adalah kegiatan wajib sesuai UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Ke-70 mahasiswa KKN akan ditugaskan melakukan pengabdian masyarakat di sembilan desa dengan bimbingan dari sembilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).


“Tujuan utama KKN adalah membekali mahasiswa dengan pengalaman memberdayakan masyarakat secara langsung. Kami harap dukungan dari pemerintah daerah terus mengalir agar program ini berjalan optimal,” ujar Eming.


Penempatan KKN tahun ini diharapkan bisa menjadi katalisator bagi pembangunan desa, promosi potensi lokal, dan penguatan hubungan kampus dengan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis kolaborasi dan inovasi, para mahasiswa ditantang untuk membuat dampak nyata selama 35 hari masa pengabdian mereka.


Sumber: tha/prokompim.

Trending