Showing posts with label Operasi SAR. Show all posts
Showing posts with label Operasi SAR. Show all posts

Friday, 12 December 2025

Sosok Polwan Blora yang Ikut Terjun Pasang Jaring di Sungai Lusi, Kuasai Teknik SAR Mumpuni


Kabar Ngetren/Blora - Upaya pencarian tiga remaja yang hilang di Sungai Lusi kembali menampilkan dedikasi penuh para personel di lapangan. Di antara barisan polisi yang terjun langsung ke aliran sungai, satu sosok menarik perhatian: Brigpol Titis Widyaningtyas, Polwan Satlantas Polres Blora yang ikut memasang jaring penyelamat bersama personel pria lainnya.


Aksi itu dilakukannya pada Kamis, (11/12/2025) siang di tengah derasnya aliran Sungai Lusi, tepatnya di Sungai Embung Jetis, Kab. Blora. Di tengah arus yang meningkat, Brigpol Titis tampak bekerja seirama dengan rekan-rekannya. 


Mereka bersama-sama membawa jaring ke posisi yang ditentukan untuk mempersempit ruang hanyutan korban dan memudahkan proses penyisiran. Keberanian, ketenangan, dan keahlian yang ia tunjukkan membantu menjaga ritme kerja tim tetap efektif.



Keputusan Brigpol Titis untuk turun langsung ke tengah arus bukan tindakan spontan. Tinggal di sekitar wilayah tersebut membuatnya memahami karakter Sungai Lusi dengan baik, termasuk titik arus deras dan pola aliran pascahujan. Pengetahuan lokal inilah yang menjadi pertimbangan tim untuk menempatkannya di titik yang dinilai paling krusial.


Selain itu, Brigpol Titis memiliki kemampuan berenang yang baik, pernah mengikuti pelatihan dasar SAR air, bersertifikasi dan menguasai teknik Selam Polri dari Ditpolairud Polda Jateng. Ia juga merupakan salah satu Polwan yang pernah menjadi bagian tim Pengibar Bendera Merah Putih di bawah laut Manado pada HUT RI ke-78 tahun 2023. 


Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengungkap keterlibatan Brigpol Titis sebagai bagian dari Tim Siaga Darurat Bencana Polres Blora telah mempertimbangkan bekal kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya. Dirinya mengapresiasi keberanian Brigpol Titis yang totalitas melaksanakan tugas kemanusiaan meski bukan rutinitasnya sehari-hari.


"Kami bangga melihat semangat kemanusiaan yang ditunjukkan oleh Brigpol Titis dan seluruh tim. Meskipun ini bukan tugas rutinnya di Satlantas, dia menunjukkan totalitas dalam misi penyelamatan nyawa. Dia mengabaikan risiko arus deras demi membantu keluarga korban," tegas AKBP Wawan pada Kamis sore.


Pencarian hingga kini masih difokuskan pada tiga remaja perempuan yang belum ditemukan: C.P.M. (16), A.F. (13), dan S.R. (12). Kehadiran personel lintas satuan, termasuk Polwan yang memiliki kemampuan teknis seperti Brigpol Titis, menunjukkan komitmen Polres Blora untuk menghadirkan upaya maksimal dalam operasi SAR ini.


Sebelumnya diberitakan 8 santriwati tenggelam di Sungai Lusi pada Kamis pagi. Tiga orang berhasil diselamatkan warga setelah tersangkut di pohon bambu, dua lainnya ditemukan meninggal dunia, menyisakan 3 lainnya masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.


Kasi Humas Polres Blora Iptu Midiyono mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke area pencarian dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja. 


"Setiap perkembangan terbaru akan disampaikan melalui kanal resmi," pungkasnya.


Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, turut memberikan apresiasinya atas dedikasi seluruh personel di lapangan. Menurutnya, keterlibatan Polwan yang memiliki kompetensi khusus seperti Brigpol Titis adalah bukti bahwa setiap anggota Polri, tanpa membedakan satuan maupun gender, dapat mengambil peran penting dalam misi kemanusiaan.


"Kami mendukung penuh langkah dan kesiapan seluruh personel, termasuk Polwan yang memiliki kemampuan teknis dalam operasi SAR. Kehadiran Brigpol Titis memperlihatkan bahwa Polwan juga mempunyai kemampuan dan pengalaman yang tidak kalah dari polisi laki-laki. Hal inilah yang membuat dirinya siap memberikan pelayanan terbaik meski dihadapkan dengan situasi genting sekalipun," ujar Kombes Pol Artanto pada Jumat, (12/12/2025) pagi.


Sumber: ***

Saturday, 15 November 2025

Polri Kerahkan 155 Personel, 4 Anjing Pelacak, dan Perkuat Operasi SAR Longsor Cibeunying 21 Warga Tertimbun


Kabar Ngetren/Cilacap — Polri terus memperkuat operasi pencarian dan pertolongan pascalongsor yang melanda Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Longsor yang terjadi pada Kamis, (13/11), sekitar pukul 19.20 WIB itu diawali suara gemuruh dari perbukitan sebelum material tanah dalam volume besar menimbun rumah-rumah warga. 


Berdasarkan pendataan awal, 21 warga diketahui tertimbun pada malam kejadian. Polri bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap segera mendirikan Posko Tanggap Darurat untuk memusatkan koordinasi penanganan bencana, sekaligus memastikan masyarakat mendapat bantuan cepat dan terukur.


Sejak malam kejadian, Polri telah menyiapkan posko tanggap bencana yang dilengkapi rumah sakit darurat, area layanan medis cepat, tenda-tenda pengungsian bagi warga terdampak, serta menurunkan tim trauma healing untuk memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga korban dan warga selamat. 



Fasilitas ini menjadi pusat konsentrasi bantuan dan perlindungan bagi masyarakat, mengingat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan mengalami tekanan emosional akibat bencana.


Kapolresta Cilacap melaporkan bahwa jajaran Polri telah berada di lokasi sejak malam kejadian dan langsung melakukan koordinasi dengan Kalakhar BPBD Provinsi, Kepala BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas, serta perangkat desa. Karena kondisi gelap dan tanah yang tidak stabil, pencarian malam dibatasi dan operasi dilanjutkan kembali pada pukul 07.00 WIB hingga pagi ini. Jum'at, (14/11/2025).


Untuk mempercepat pencarian, Polri mengerahkan 155 personel, terdiri dari 125 personel Polresta Cilacap dan 30 personel Brimob, serta menurunkan 4 anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun. Peralatan manual seperti cangkul dan senso digunakan karena medan sangat berat dan tebalnya timbunan tanah masih menghambat penggunaan alat berat.



Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menegaskan bahwa Polri bekerja all out dalam misi kemanusiaan ini. 


Ia menyampaikan bahwa setiap personel dikerahkan dengan penuh tanggung jawab, menggabungkan pencarian manual, dukungan anjing pelacak, serta layanan trauma healing bagi keluarga korban. Menurutnya, keselamatan warga dan anggota tim pencarian merupakan prioritas utama.


Pada perkembangan terbaru, Kapolresta Cilacap melaporkan bahwa pada pukul 10.45 WIB hari ini ditemukan satu korban atas nama Yuni dari Dusun Tarukahan yang sebelumnya dinyatakan hilang. 



Dengan ditemukannya korban tersebut, jumlah warga yang masih dalam pencarian kini menjadi 20 orang. Sebelumnya, total 21 warga dinyatakan tertimbun pada malam kejadian. 


Sementara itu, pencarian korban lain di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut terus dilakukan dengan kehati-hatian tinggi mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.


Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjauhi area tebing rawan runtuhan, serta mengikuti seluruh instruksi petugas di lapangan. Operasi SAR akan dilanjutkan sepanjang hari dengan kekuatan penuh bekerja sama dengan BPBD, Basarnas, TNI, relawan SAR, dan pemerintah daerah hingga seluruh korban berhasil ditemukan.


Sumber: ***

Trending