Showing posts with label Gincu Ayu 2025. Show all posts
Showing posts with label Gincu Ayu 2025. Show all posts

Friday, 21 November 2025

SMPN 1 Balongan Juara 1 GINCU-AYU 2025! Inovasi Teknologi IoT Budi Daya Ikan Gurame Bikin Heboh

SMPN 1 Balongan Juara 1 GINCU-AYU 2025! Inovasi Teknologi IoT Budi Daya Ikan Gurame Bikin Heboh

Indramayu — Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Indramayu. SMPN 1 Balongan resmi meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Inovasi Gelar Cipta Inovasi Unggulan Indramayu (GINCU-AYU) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bappeda-Litbang Indramayu, pada Kamis, 13 November 2025, bertempat di Aula Lantai 2 Bappeda-Litbang, Jalan Letjen S. Parman No.15 Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu.


Capaian gemilang ini berhasil diraih melalui karya inovatif berupa budi daya ikan gurame dalam galon bekas berbasis teknologi IoT (Internet of Things). Inovasi ini tidak hanya memanfaatkan limbah dan sumber daya sederhana, tetapi juga memadukannya dengan teknologi modern, sehingga memberikan solusi edukatif sekaligus ramah lingkungan.


Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik SMPN 1 Balongan mampu menunjukkan pemikiran kritis, inovasi, kemampuan teknologi, serta kepekaan terhadap isu lingkungan. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan para guru, pembina, serta seluruh warga sekolah.


Dalam pernyataannya, Kepala Sekolah SMPN 1 Balongan, Agus Sugianto, S.Pd., M.Si, menyampaikan apresiasi penuh kebanggaan. Beliau mengatakan:


"Selamat kepada para siswa dan pembina yang telah bekerja keras, berkolaborasi, dan berkomitmen dalam menghasilkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan berprestasi."  Kepala Sekolah SMPN 1 Balongan, Agus Sugianto, S.Pd., M.Si,


Selain menjadi capaian berharga, kemenangan ini juga mendorong SMPN 1 Balongan untuk terus meningkatkan pengembangan inovasi berbasis teknologi masa depan. Sekolah berkomitmen mencetak generasi kreatif, cerdas, dan siap menghadapi tantangan era digital.


Sebagai penutup, apresiasi diberikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan prestasi ini. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal untuk inovasi lebih besar, demi kemajuan pendidikan dan daerah Indramayu Reang tercinta.



Penulis: Thoha

Editor: D-Nss

Saturday, 15 November 2025

Mahasiswa ITPB Sabet Juara 2 GINCU-AYU 2025, Gagas Inovasi Briket Biomassa Jempol Ayu

Mahasiswa ITPB Sabet Juara 2 GINCU-AYU 2025, Gagas Inovasi Briket Biomassa Jempol Ayu

Indramayu – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Mahasiswa Institut Teknologi Petroleum Balongan (ITPB). Perwakilan Program Studi D3 Teknik Kimia, Adenta Subianto, sukses meraih Juara 2 pada ajang Gelar Cipta Inovasi Unggulan Indramayu (GINCU-AYU) Tahun 2025. Atas capaian tersebut, Adenta berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah) dalam kompetisi yang berlangsung di Aula Lantai 2 Bappeda-Litbang, Jl. Letjen. S. Parman No. 15, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kamis (13/11/2025).


Acara tahunan yang digelar Bappeda-Litbang Indramayu ini menghadirkan kegiatan awarding dan pameran inovasi, yang ditujukan sebagai bentuk apresiasi kepada para inovator terbaik dari perangkat daerah, UPTD, sekolah, perguruan tinggi, hingga pelaku UMKM di Kabupaten Indramayu. Ajang ini menjadi ruang kompetitif sekaligus sarana publikasi atas karya inovatif dalam mendukung pengembangan daerah.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya:


Bupati Indramayu, Lucky Hakim


Kepala BP2D Jawa Barat, Dr. Ir. H. Mohammad Taufiq Budi Santoso, M.Soc., Sc.


Kepala Bappeda-Litbang Indramayu, Dra. CH. Iin Indrayati, M.Si.


Perwakilan Bappeda-Litbang se-Wilayah 3 Cirebon


GM Pertamina RU VI Balongan


Pimpinan Bank BJB Cabang Indramayu


Direktur PT Polytama Propindo


Seluruh Kepala SKPD, Camat, dan Kepala UPTD Kesehatan se-Kabupaten Indramayu


Perwakilan kepala sekolah dan pimpinan perguruan tinggi se-Indramayu


Para inovator yang mengikuti kompetisi GINCU-AYU 2025


Mahasiswa ITPB sendiri mengikuti dua kategori inovasi perguruan tinggi, yaitu:


1. Inovasi Briket Biomassa Jempolayu (berbahan jerami dan pelok mangga Indramayu)


2. Inovasi Limbah Cangkang Rajungan menjadi Kitosan sebagai Ekstrak Natural Handcream


Pada puncak acara awarding, inovasi yang keluar sebagai pemenang adalah Briket Biomassa Jempol Ayu, hasil gagasan Adenta Subianto bersama rekannya dari Prodi D3 Teknik Kimia.


Dalam wawancaranya bersama awak media, Adenta menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada pihak kampus. Ia menegaskan:


“Alhamdulillah untuk hari ini, saya beserta teman saya mengucapkan terima kasih kepada Rektor ITPB, Ibu Hj. Hanifah Handayani, yang telah membimbing kami, dan kami ucapkan terima kasih juga kepada para dosen Prodi Teknik Kimia atas motivasi dan arahannya sehingga kami bisa meraih juara ke 2 dalam kompetisi GINCU-AYU Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu,” ujarnya.


Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa ITPB lainnya dalam mengembangkan ide-ide inovatif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.



Penulis: Thoha

Editor: D-Nss

Friday, 14 November 2025

Awarding & Pameran Inovasi Gincu Ayu 2025: Gebrakan Besar Bappeda-Litbang Indramayu Hadirkan Inovator Terbaik

Awarding & Pameran Inovasi Gincu Ayu 2025: Gebrakan Besar Bappeda-Litbang Indramayu Hadirkan Inovator Terbaik

Indramayu — Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu kembali menggebrak dengan penyelenggaraan Awarding dan Pameran Inovasi Gincu Ayu (Gelar Cipta Inovasi Unggulan Indramayu) Tahun 2025, sebuah ajang prestisius yang digelar di Aula Lantai 2 (dua) dan halaman kantor Bappeda-Litbang, Jalan Letjen S. Parman No. 15 (lima belas), Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, pada Kamis (13/11/2025 — tiga belas November dua ribu dua puluh lima).


Acara Gincu Ayu 2025 menjadi ruang apresiasi besar bagi para inovator terbaik dari perangkat daerah, UPTD, sekolah, perguruan tinggi hingga pelaku UMKM yang telah menghadirkan gagasan kreatif untuk perkembangan Kabupaten Indramayu.


Dihadiri Tokoh Penting & Lembaga Besar


Kegiatan megah ini turut dihadiri para pejabat dan tokoh strategis, antara lain:


Bupati Indramayu Lucky Hakim


Kepala BP2D Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. H. Mohammad Taufiq Budi Santoso, M.Soc., Sc.


Kepala Bappeda-Litbang Indramayu Dra. CH. Iin Indrayati, M.Si.


Perwakilan Bappeda-Litbang se-Wilayah 3 Cirebon


GM Pertamina RU VI Balongan


Pimpinan Bank BJB Cabang Indramayu


Direktur PT Polytama Propindo


Para Kepala SKPD, Camat, Kepala UPTD Kesehatan, kepala sekolah, pimpinan perguruan tinggi


Serta seluruh inovator peserta Gincu Ayu 2025


Rangkaian Acara Meriah & Penuh Makna


Awarding Gincu Ayu 2025 dibuka dengan penuh khidmat melalui:


Menyanyikan Lagu Indonesia Raya


Pembacaan Doa


Penampilan Tari Serimpi Sanggar Melati Ayu


Sambutan Kepala Bappeda-Litbang Iin Indrayati


Sambutan Kepala BP2D Jawa Barat


Sambutan Bupati Indramayu


Usai rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan tari topeng tumenggung dan ditutup dengan pengumuman serta penyerahan penghargaan bagi para pemenang Inovasi Gincu Ayu Tahun 2025.


Dalam wawancara eksklusif, Kepala Bappeda-Litbang Indramayu Iin Indrayati menyampaikan pesan penting tentang peran inovasi:


"Sekarang ini acara Gincu Ayu (Gelar Inovasi Cipta Unggulan Indramayu) Tahun 2025. Yang bertujuan untuk memotivasi bagi para inovator-inovator yang ada di Indramayu. Kita itu kan kaya dengan potensi alam, Indramayu itu banyak penghasil ikan, pertanian, beras, mangga, kemudian ada migas juga. Tidak akan menjadi apa-apa kalau tidak ada inovasi dari masyarakat Indramayunya. Makanya untuk mengentaskan kemiskinan, untuk mengentaskan stunting, semuanya harus dengan inovasi. Acara ini sebetulnya tujuannya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dan masyarakat juga dengan adanya acara ini bisa meningkatkan pendapatannya. Dan pada akhirnya nanti akan bisa menumbuhkan ekonomi Indramayu lebih maju. Acaranya ini digelar tiap tahun, dari tahun 2022, 2023, 2024, 2025 kita adakan." Kata Iin Indrayati.


Iin juga menambahkan harapan besar untuk masa depan inovasi di Indramayu:


"Harapan kedepannya bisa mengembangkan dan menghasilkan inovator-inovator yang banyak dan berkualitas dari semua segmen masyarakat, dari mulai perangkat daerah, kemudian dari UPTD, dari anak-anak sekolah, perguruan tinggi. Dan misalkan dari masyarakat umum ada inovasi baru dan bisa bermanfaat untuk masyarakat Indramayu bisa langsung dilaporkan kepada kami di kantor Bappeda-Litbang ini." Tambahnya.


Gincu Ayu 2025 bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi motor penggerak tumbuhnya inovasi lokal yang berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi berbagai sektor, Indramayu terus memperkuat posisi sebagai daerah kaya inovasi dan potensi ekonomi masa depan.


Penulis: Thoha 

Editor: D-Nss 

Saturday, 1 November 2025

Bappeda-Litbang Indramayu Gelar Penilaian Final Gincu Ayu 2025, Wadah Inovasi Generasi Muda

Bappeda-Litbang Indramayu Gelar Penilaian Final Gincu Ayu 2025, Wadah Inovasi Generasi Muda

Indramayu – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kabupaten Indramayu sukses menggelar Presentasi Penilaian Final Gincu Ayu (Gelar Cipta Inovasi Unggulan Indramayu) Tahun 2025.


Acara berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 29 dan 30 Oktober 2025, di Aula Lantai 2 Bappeda-Litbang, Jalan Letjen S. Parman No.15, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu.


Gincu Ayu 2025 Dorong Inovasi Sejak Dini


Kegiatan inovatif ini diikuti oleh 6 SMP, 4 SMA, dan 5 perguruan tinggi yang menampilkan berbagai ide dan proyek unggulan hasil karya pelajar Indramayu.


Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari berbagai unsur, antara lain Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPA), Politeknik Indramayu, Universitas Wiralodra, Universitas Darul Ma’arif, serta Perencana Ahli Madya dari Bappeda-Litbang.


Sebagai lembaga pelaksana bidang perencanaan, penelitian, dan pengembangan daerah, Bappeda-Litbang Indramayu memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya inovatif di berbagai sektor, termasuk pendidikan.


Penilaian Akhir Kategori Sekolah


Dalam wawancara dengan media, Kepala Bidang Litbang, Titan Listiani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap akhir dari rangkaian penilaian Gincu Ayu 2025.


“Ini penilaian final Gelar Cipta Inovasi Unggulan Indramayu kategori sekolah, termasuk pilihan dari SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Gincu Ayu ini memiliki beberapa kategori. Kategori perangkat daerah dan UPTD sudah berlangsung dua hingga tiga minggu yang lalu. Dua pekan lalu untuk kategori UMKM, dan pekan ini giliran kategori sekolah. Harapannya nanti pertengahan November, insya Allah akan ada penganugerahan atau awarding Gincu Ayu 2025,” ujar Titan Listiani.


Dorong Generasi Muda yang Kreatif dan Adaptif


Sementara itu, dalam sambutannya, perwakilan Kepala Bappeda-Litbang Mukhayat, S.Stp., M.Si., menekankan pentingnya ajang Gincu Ayu sebagai langkah strategis menumbuhkan kreativitas sejak dini.


“GINCU-AYU menjadi langkah penting untuk menumbuhkan semangat inovasi sejak dini dan melahirkan generasi muda yang kreatif serta adaptif,” ungkap Mukhayat penuh semangat.


Puncak Penghargaan Gincu Ayu 2025


Rangkaian kegiatan Gincu Ayu 2025 akan ditutup dengan malam penganugerahan (awarding) yang dijadwalkan berlangsung pertengahan November 2025.


Acara ini diharapkan menjadi momentum bagi para pelajar dan mahasiswa Indramayu untuk terus menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.



Penulis: Thoha

Editor: D-Nss

Friday, 31 October 2025

Mahasiswa ITPB Teknik Kimia Tampilkan Inovasi Luar Biasa di Ajang Gincu Ayu 2025

Mahasiswa ITPB Teknik Kimia Tampilkan Inovasi Luar Biasa di Ajang Gincu Ayu 2025

Indramayu – Mahasiswa dan mahasiswi Institut Teknologi Petroleum Balongan (ITPB) dari Program Studi D3 Teknik Kimia berhasil mencuri perhatian publik dalam Presentasi Penilaian Final Gelar Cipta Inovasi Unggulan Indramayu (Gincu Ayu) Tahun 2025.


Kegiatan bergengsi ini berlangsung di Aula Lantai 2 Bappeda-Litbang, Jalan Letjen S. Parman No.15, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, pada Kamis, 30 Oktober 2025.


Acara Gincu Ayu 2025 diikuti oleh berbagai perguruan tinggi ternama di Kabupaten Indramayu, seperti Stikes Aksari, Universitas Wiralodra (Unwir), Politeknik Negeri Indramayu (Polindra), serta tuan rumah ITPB sendiri.


Adapun dewan juri berasal dari perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPA), Politeknik Indramayu, Universitas Wiralodra, Universitas Darul Ma’arif, serta Perencana Ahli Madya Bappeda-Litbang.


Inovasi Unggulan Mahasiswa ITPB


Tim mahasiswa ITPB mempersembahkan karya inovatif berjudul “Briket Biomassa Jempol Ayu” yang terbuat dari jerami padi dan pelok mangga Indramayu.

Tim ini diwakili oleh Adenta Subianto asal Cilegon dan Tohari Nur Rahmat asal Cirebon.


Sementara itu, tim mahasiswi ITPB menampilkan inovasi “Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan menjadi Chitin Chitosan sebagai Ekstrak Natural Hand Cream” yang diwakili oleh Arinda Arumdalu dari Surabaya dan Gilang Adi Nugraha dari Indramayu.


Seluruh peserta merupakan mahasiswa Program Studi D3 Teknik Kimia ITPB yang dikenal aktif dalam penelitian dan inovasi lingkungan berkelanjutan.


Dosen ITPB Beri Dukungan Penuh


Kegiatan ini turut didampingi oleh para dosen pembimbing yang memberikan motivasi dan arahan kepada mahasiswa, antara lain:


Dian Farkhatus Solikha, M.Pd – Dosen ITPB


Indah Dhamayanthie, M.T – Kepala Program Studi Teknik Kimia


Puji Astuti Ibrahim, M.Si – Dosen ITPB


Suara Mahasiswa: Harapan untuk Inovasi Daerah


Dalam wawancara eksklusif dengan awak media, Adenta Subianto dan Arinda Arumdalu menyampaikan semangat dan harapan mereka terhadap ajang Gincu Ayu 2025.


“Kegiatan ini merupakan presentasi final Gincu Ayu tahun 2025, saya Adenta Subianto dan rekan saya Arinda Arumdalu mewakili ITPB untuk mempresentasikan hasil penelitian kami. Produk kami berupa briket biomassa Jempol Ayu, sedangkan Arinda mengembangkan hand cream dari ekstrak cangkang rajungan,” ujar Adenta.


“Pesertanya dari berbagai perguruan tinggi seperti Stikes Aksari, Unwir, dan Polindra. Kami berharap inovasi di Indramayu terus berkembang dan mahasiswa yang sudah lulus tetap ikut mengawal ide-ide kreatif agar semakin maju,” tambah Arinda.


Para mahasiswa berharap agar kegiatan seperti Gincu Ayu terus menjadi wadah pengembangan ide dan inovasi mahasiswa daerah. Dengan dukungan kampus dan pemerintah, mereka optimis Indramayu akan menjadi salah satu pusat inovasi teknologi berkelanjutan di masa depan.



Penulis: Thoha

Editor: D-Nss



Trending