Showing posts with label Ketahanan Pangan. Show all posts
Showing posts with label Ketahanan Pangan. Show all posts

Saturday, 10 January 2026

Panen Raya Nila Bioflok, Wabup Dimas: Potensi Penggerak Ekonomi Desa


Kabar Ngetren/Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengapresiasi keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Banyumili Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, dalam melaksanakan panen raya ikan nila menggunakan sistem bioflok. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani di lokasi budidaya ikan, Kamis, (8/1).


“Kami sangat senang dan mengapresiasi masyarakat Desa Dagan melalui Bumdes Banyumili yang mampu membuktikan bahwa budidaya ikan dengan sistem bioflok ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Wabup Dimas.



Menurutnya, budidaya ikan nila dengan sistem bioflok merupakan inovasi yang sangat relevan untuk mendorong percepatan perputaran ekonomi desa, sekaligus menjadi alternatif penguatan ekonomi masyarakat selain sektor pertanian.


“Kolam biofloknya tertata rapi, bersih, dan kualitasnya sangat mumpuni. Dari sisi peralatan, sanitasi, hingga kelistrikannya sudah sangat baik,” tambahnya.


Wabup Dimas menuturkan bahwa keberhasilan Bumdes Banyumili dalam memanfaatkan potensi desa melalui sektor ketahanan pangan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Bumdes lain di Kabupaten Purbalingga yang memiliki karakteristik dan potensi serupa.



“Keberhasilan Bumdes Banyumili ini diharapkan dapat menginspirasi Bumdes lainnya untuk mengikuti jejak dalam pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok. Dengan demikian, Bumdes di Kabupaten Purbalingga dapat maju bersama dan saling mendukung, yang pada akhirnya turut mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.


Ia juga berharap pengembangan budidaya ikan nila sistem bioflok ini dapat terus berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada panen perdana, namun berlanjut pada panen-panen berikutnya dengan hasil yang semakin meningkat.


“Saya berharap Bumdes Banyumili bisa terus berkembang ke depannya, tidak hanya pada panen kali ini, tetapi juga pada panen-panen selanjutnya,” kata Wabup.



Sementara itu, Direktur Bumdes Banyumili Yuni Prihatno, menjelaskan program budidaya ikan nila sistem bioflok merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang didanai melalui Dana Desa sebesar Rp198 juta. Saat ini, Bumdes Banyumili mengelola sebanyak 12 kolam bioflok.


“Panen ikan dengan sistem bioflok dilakukan setiap tiga bulan sekali, dimulai dari penebaran benih dengan ukuran yang bervariasi hingga masa panen,” jelasnya.



Ia menambahkan, hasil panen dari setiap kolam bervariasi. Pada panen kali ini, satu kolam menghasilkan sekitar 162 kilogram ikan nila yang memberikan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat desa.


Di tempat yang sama, Camat Bobotsari, Aris Mulyanto, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program-program inovasi desa, khususnya dalam pengembangan budidaya perikanan dan penguatan sentra-sentra ekonomi desa.


“Kami siap mendukung program inovasi desa dan membimbing pemerintah desa dalam memotivasi masyarakat, termasuk memaksimalkan APBDes untuk mendorong ekonomi aktif desa, khususnya di bidang ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan,” ungkap Aris.


Sumber: tha/prokompim.

Friday, 9 January 2026

Polres Kebumen Gelar Panen Raya Jagung di Tanggulangin Klirong


Kabar Ngetren/Kebumen - Polres Kebumen menggelar panen raya serentak jagung kuartal IV Tahun 2025 di lahan binaan Polri milik masyarakat di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Kamis, (8/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional Polri di sektor ketahanan pangan.


Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri mengatakan panen jagung di wilayah Klirong merupakan hasil kerja sama Polres Kebumen dengan Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Luhur. Lahan seluas sekitar 700 meter persegi yang ditanami jagung hibrida tersebut telah memasuki masa panen.


“Ini bentuk pendampingan dan kolaborasi Polri dengan masyarakat, khususnya petani, dalam mendukung ketahanan pangan,” kata AKBP Eka Baasith di sela kegiatan.



Panen jagung di Kebumen dilaksanakan serentak dengan panen raya Polri secara nasional yang dipusatkan di Kampung Tembong Gunung, RT 012 RW 004, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Bekasi. 


Di lokasi pusat kegiatan, panen dilakukan di lahan seluas 25 hektare dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian RI, Direktur Utama Perum Bulog RI, pejabat utama Mabes Polri, serta undangan terkait. Jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan tersebut melalui sambungan Zoom Meeting.


Di Kebumen, panen raya dihadiri Kapolres Kebumen beserta pejabat utama Polres Kebumen, unsur Forkopimda Kabupaten Kebumen, Muspika Kecamatan Klirong, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Klirong, perwakilan mahasiswa, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.


AKBP Eka Baasith menjelaskan, program panen jagung ini merupakan bagian dari program Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. 


Melalui penanaman dan panen jagung, Polri berupaya membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketersediaan bahan pangan strategis, serta mendorong kesejahteraan petani.


“Dengan pendampingan sejak masa tanam hingga panen, diharapkan hasil pertanian masyarakat lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.


Kapolres Kebumen menilai keterlibatan Polri dalam program pertanian juga menjadi sarana memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Melalui program tanam dan panen jagung ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga hadir dalam upaya pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di pedesaan.


Sumber: Humas Polres Kebumen. 

Thursday, 8 January 2026

Polres Purbalingga Panen Jagung Serentak Kuartal I di Kutasari


Kabar Ngetren/Purbalingga - Polres Purbalingga bersama stakeholder terkait mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Karangcegak, Kutasari, Purbalingga, Kamis, (8/1). 


Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar bersama stakeholder terkait secara simbolis memanen jagung di lahan seluas dua hektare. 



Lahan tersebut merupakan tanah milik pemerintah desa yang dikelola oleh petani desa setempat. 


Kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI di Bekasi secara live streaming. 



Plt Kasihumas Polres Purbalingga Iptu Dwi Arto mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI. 


"Polres Purbalingga terus berkomitmen untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan swasembada jagung," jelasnya.



Iptu Dwi Arto menambahkan pihak kepolisian akan terus menggandeng dan menggerakkan kelompok tani lokal untuk terus meningkatkan produksi jagung dan mengawasi pendistribusian hasil panen. 


Sumber: Humas Polres Purbalingga. 

Friday, 24 October 2025

Cek Harga Beras di Swalayan dan Pasar, Ini Hasil Pemantauan Polres Kebumen dan Bapanas


Kabar Ngetren/Kebumen – Polres Kebumen bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) secara ketat memantau stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasar tradisional dan pasar modern Kebumen, Kamis, (23/10/2025). 


Pemantauan ini dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia, sekaligus untuk memastikan masyarakat tidak panik dan pedagang mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.


Sejumlah pejabat tinggi turut serta dalam pemantauan ini, di antaranya Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy, Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Sri Nuryanti, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari, Sekretaris Daerah Kebumen Edi Rianto, Kepala Distapang Kebumen Teguh Yuliono, dan Pimpinan Bulog KC Magelang.


Kapolres Kebumen melalui Kasatreskrim AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata menjelaskan bahwa tim gabungan fokus memeriksa sejumlah lokasi, yakni swalayan Jadi Baru dan Pasar Tumenggungan. 



"Kami mendapati harga beras kualitas premium rata-rata sebesar Rp14.600 dan beras medium di harga Rp13.000," jelas AKP Yofi.


Angka tersebut, menurutnya, masih jauh di bawah batas atas yang ditetapkan pemerintah. Sesuai ketentuan, HET maksimal untuk wilayah Kebumen adalah Rp14.900 per kilogram untuk beras premium dan Rp13.500 per kilogram untuk beras medium.


"Dari pengecekan tersebut, dapat kami simpulkan bahwa harga beras di wilayah Kebumen masih stabil dan sesuai dengan ketentuan pemerintah, yaitu di bawah HET," tegas Kasatreskrim.


Selain harga, stok beras juga dipastikan aman. Sebagai contoh, dari dua sampel kios, ditemukan stok beras medium kurang lebih 3 ton dan premium 1,5 ton. Jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk meng-cover kebutuhan masyarakat Kebumen.


AKP Yofi juga mengimbau kepada seluruh pedagang agar tidak ada yang menjual beras di atas HET.


"Kami ingatkan, menjual di atas HET dapat dikenakan sanksi administratif, pencabutan izin usaha, bahkan ketentuan pidana. Pemerintah Kabupaten bersama Polres akan terus menggalakkan operasi pasar untuk memastikan harga dan stok beras tetap terkendali," tutupnya.


Sebelumnya, dalam rangkaian Hari Pangan Sedunia di Kebumen, telah dilaksanakan sejumlah kegiatan, termasuk senam bersama dan edukasi pangan B2SA di Alun-alun Pancasila yang dihadiri Bupati Lilis Nuryani dan Kapolres AKBP Eka Baasith, serta penyaluran bantuan paket sembako dari Bapanas di Pendopo Kabumian.


Sumber: Humas Polres Kebumen.

Monday, 22 September 2025

Pembangunan Jembatan Ciluke Desa Bangodua Lancar, Dukung Program Ketahanan Pangan Petani

Pembangunan Jembatan Ciluke Desa Bangodua Lancar, Dukung Program Ketahanan Pangan Petani

Indramayu – Pembangunan Jembatan Ciluke di Desa Bangodua, Kabupaten Indramayu, berjalan lancar berkat semangat gotong royong masyarakat. Proyek ini menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan desa, karena jembatan tersebut berfungsi untuk melancarkan aliran air ke area persawahan. Dengan begitu, hasil panen para petani diharapkan semakin melimpah, Minggu (21/09/2025).


Mulyani selaku ketua kelompok tani, bersama Bekel Hartono dan Raksa Bumi Bambang Hermawan, menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan sarana jembatan ini. Menurut mereka, keberadaan jembatan Ciluke tidak hanya mempermudah pengairan sawah, tetapi juga membuat kebutuhan air untuk para petani lebih mudah didapatkan.


Kuwu Desa Bangodua, Agus Syafrudin, turut memberikan apresiasi besar terhadap inisiatif warganya. Ia menegaskan, 


“Saya sebagai kepala desa sangat mendukung kesungguhan kelompok tani untuk membangun Jembatan Ciluke, terlebih dengan biaya swadaya dari masyarakat. Alhamdulillah, warga Desa Bangodua sangat kompak dan peduli dengan pembangunan desa.” Tegasnya.


Selain fokus pada pembangunan jembatan, Kuwu Agus Syafrudin juga menggerakkan masyarakat Bangodua untuk gotong royong memperbaiki jalan desa yang mengalami kerusakan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga sekaligus mendukung aktivitas pertanian sehari-hari.


Dengan adanya pembangunan Jembatan Ciluke dan perbaikan jalan desa, masyarakat Bangodua optimis program ketahanan pangan bisa berjalan maksimal. Kekompakan warga dalam bergotong royong membuktikan bahwa pembangunan desa akan lebih cepat tercapai jika semua elemen saling bahu membahu. (Thoha).

Monday, 1 September 2025

Harga Beras Turun! BULOG Salurkan 43 Ribu Ton Lewat Gerakan Pangan Murah 2025

Harga Beras Turun! BULOG Salurkan 43 Ribu Ton Lewat Gerakan Pangan Murah 2025

Jakarta – Harga beras akhirnya mengalami penurunan! Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah bersama Perum BULOG menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak 2025 di 5.709 titik seluruh Indonesia pada Sabtu (30/8/2025).


Program ini melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian BUMN, Badan Pangan Nasional, TNI, Polri, hingga sejumlah BUMN pangan termasuk Pos Indonesia, Pupuk Indonesia, ID Food, dan PT Perkebunan Nusantara.


Sebanyak 43 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan ke masyarakat dengan harga lebih terjangkau. Di Jakarta sendiri, kegiatan dipusatkan di Lapangan Kantor Kementerian Pertanian dan tersebar di 44 titik lainnya. Beras SPHP kemasan 5 kg dijual hanya Rp60.000 per pak, jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Program ini menjadi bagian dari target penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP periode Juli–Desember 2025.


Hadir dalam acara tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Budi Santoso, serta perwakilan TNI, Polri, dan BUMN pangan lainnya.


Menurut Menteri Pertanian, GPM bertujuan menjaga stabilitas harga beras yang sempat bergejolak. “Gerakan pangan murah ini langkah nyata agar masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang wajar,” ujarnya.


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa gerakan ini berhasil menekan jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beras. “Empat minggu lalu tercatat 233 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga, sekarang tinggal 200 daerah. Ini bukti nyata program ini efektif,” tegasnya.


Menteri Perdagangan Budi Santoso menambahkan apresiasinya atas sinergi berbagai pihak. “Semoga ketersediaan dan harga pangan terus terjaga aman,” katanya.


Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. “GPM menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam menjaga daya beli rakyat dan memperkuat ketahanan pangan,” jelasnya.


Hingga 30 Agustus 2025, BULOG telah menyalurkan 299,6 ribu ton beras SPHP melalui 30 ribu mitra di seluruh Indonesia dengan distribusi harian rata-rata 6.000 ton. Penyaluran kali ini mencakup 4.320 titik kecamatan di 38 provinsi, termasuk kerja sama distribusi bersama Polri, TNI, BUMN pangan, dan pemerintah daerah.


Sebagai bagian dari pelayanan publik, BULOG juga membuka layanan pengaduan Bella BULOG di 0811 1967 016 agar masyarakat dapat memberikan masukan terkait distribusi beras SPHP.


Dengan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan BUMN, Gerakan Pangan Murah Serentak 2025 diharapkan mampu menjaga keterjangkauan harga beras sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, menjadi bukti nyata pemerintah hadir untuk rakyat di momen perayaan HUT ke-80 RI. (Tim/Red).

Wednesday, 6 August 2025

Pinca Bulog Dukung Gerakan Pangan Murah di Desa Brondong Indramayu

Pinca Bulog Dukung Gerakan Pangan Murah di Desa Brondong Indramayu

Indramayu – Bulog Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan. Kali ini, dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Halaman Desa Brondong, Kecamatan Pasekan, Rabu (06/08/2025).


Acara GPM ini merupakan bagian dari strategi nyata pemerintah untuk memastikan masyarakat, khususnya dari kalangan menengah ke bawah, tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau di tengah naik turunnya harga pasar.


Kolaborasi Antarinstansi untuk Ketahanan Pangan


Kegiatan GPM di Desa Brondong ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, di antaranya:


Bupati Indramayu Lucky Hakim


Camat Pasekan Dedeh Nurjanah, F., S.IP.


Perwakilan Forkopimcam


Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Indramayu, Heru Purwanto


Kuwu Brondong Sunendi Susanto


Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Indramayu


GPM ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, BULOG, serta Badan Pangan Nasional (Bapanas).


Sembako Harga Miring, Diserbu Warga


Beragam komoditas pangan dijual dengan harga di bawah pasar, seperti:


Beras


Gula pasir


Minyak goreng


Tepung terigu


Telur ayam ras


Bawang merah dan bawang putih


Cabai merah


Aneka sayuran


Daging ayam ras dan daging sapi


Produk-produk yang dijual sebagian besar didominasi oleh stok dari Bulog, terutama beras SPHP yang sangat diminati masyarakat.


Pinca Bulog: Misi Menjangkau Masyarakat


Kepala Bulog Indramayu (Pinca Bulog) Sri Wahyuni menegaskan bahwa tujuan dari GPM adalah agar masyarakat semakin dekat dengan produk-produk pangan yang terjangkau namun tetap berkualitas.


“Bulog menjual beras SPHP seharga Rp12.000/kg, tepung Rp10.500, gula pasir merek Rose Brand Rp16.000, minyak goreng Rp15.500, dan beras premium Rp14.500,” jelas Sri Wahyuni.


Menurutnya, harga-harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini mencapai Rp14.000/kg untuk beras.


Harapan GPM Menyentuh Semua Kecamatan


Sri Wahyuni juga berharap program seperti ini bisa digelar di seluruh kecamatan di Indramayu. Dengan semakin banyak wilayah yang mendapat akses GPM, maka daya beli masyarakat bisa terbantu dan ketahanan pangan bisa tetap terjaga di tengah gejolak harga pasar.


Program seperti GPM ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan lembaga seperti Bulog dapat memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat.


Dengan antusiasme warga Desa Brondong yang sangat tinggi terhadap Gerakan Pangan Murah, diharapkan kegiatan ini menjadi pemantik semangat untuk terus melanjutkan program-program serupa di berbagai wilayah Indramayu lainnya. Bulog, bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu, berkomitmen menjaga ketersediaan pangan dengan harga yang bersahabat. (Thoha).

Tuesday, 5 August 2025

Polres Kebumen Distribusikan 50 Ton Jagung Hasil Panen ke Bulog, Jadi yang Pertama di Kabupaten


Kabar Ngetren/Kebumen – Sebanyak 50 ton jagung hasil panen kelompok tani binaan Polres Kebumen didistribusikan ke Bulog Kebumen, Senin, (5/8). Ini merupakan pengiriman perdana hasil panen jagung dari Polres Kebumen yang diterima oleh Bulog, menandai langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.


Pelepasan pendistribusian dilakukan langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Kebumen di lokasi penyimpanan jagung, sebelum diberangkatkan ke gudang Bulog.


Kapolres menjelaskan, jagung yang dikirim merupakan hasil panen tahap pertama kelompok tani binaan Polres Kebumen yang dikelola oleh Primkopol Polres Kebumen. Distribusi ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dengan petani lokal dalam mendukung ketahanan pangan.



“Jagung yang kami distribusikan hari ini telah sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan pemerintah, baik dari segi kadar air maupun harga pembelian,” jelas Kapolres AKBP Eka Baasith.


Ia menambahkan, jagung dengan kadar air 18–20% dibeli seharga Rp 5.500/kg, sementara jagung dengan kadar air 14% diterima Bulog seharga Rp 6.400/kg. Dengan hadirnya Primkopol sebagai mitra pengelola, proses distribusi berhasil memangkas peran spekulan yang kerap memengaruhi harga di pasaran.


“Semoga ke depan akan ada panen yang lebih baik, karena setelah ini masih banyak kelompok tani binaan Polres Kebumen yang akan memasuki masa panen tahap selanjutnya,” tambahnya.



Sementara itu, Wakil Pemimpin Cabang Bulog Magelang, Miftah Rahmawati, menyambut baik pendistribusian jagung dari Polres Kebumen.


Menurutnya, distribusi ini menjadi titik awal yang positif, terlebih saat ini Bulog belum menerima stok jagung lainnya, karena wilayah Magelang dan sekitarnya baru memasuki musim panen jagung pada September mendatang. 


“Ini adalah awal yang baik. Semoga ke depan akan ada lagi panen jagung yang bisa dikoordinasikan dengan pola yang berkelanjutan, tidak hanya sekali ini saja,” ujar Miftah.


Program ini merupakan bagian dari dukungan Polres Kebumen terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan ketahanan pangan melalui budidaya jagung. 


Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, petani, serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Kebumen.


Sumber: Humas Polres Kebumen.

Saturday, 26 July 2025

Polres Purbalingga Tanam Jagung Tahap Ketiga di Lahan Baku Sawah


Kabar Ngetren/Purbalingga - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan khususnya pada komoditas jagung, Polres Purbalingga melaksanakan penanaman jagung di Lahan Baku Sawah (LBS) wilayah Kelurahan Mewek, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Sabtu, (26/7/2025). 


Secara simbolis penanaman bibit jagung dilakukan oleh Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo bersama pejabat utama polres, Forkopimcam Kalimanah, Pemerintah Kelurahan Mewek, Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani. 



Wakapolres Purbalingga mengatakan pada hari ini kami melaksanakan penanaman jagung tahap ketiga memanfaatkan Lahan Baku Sawah. Lahan ini merupakan lahan yang biasa ditanami padi namun karena faktor cuaca, tidak bisa ditanami padi sehingga dimanfaatkan untuk menanam jagung. 


"Ini merupakan program lanjutan mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan. Khusus untuk Polri diberikan amanah untuk mewujudkan swasembada jagung," ucapnya. 


Disampaikan bahwa penanaman jagung kali ini, dilaksanakan di lahan milik UPTD Pembenihan Kecamatan Kalimanah. Luasnya kurang lebih 3.500 meter persegi. Selain di lokasi ini, dilaksanakan juga di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Purbalingga. 



"Ini merupakan wujud kerja sama pihak kepolisian dengan seluruh stakeholder terkait dalam rangka menambah area tanam jagung di Kabupaten Purbalingga," ucapnya. 


Lebih lanjut disampaikan selain di Lahan Baku Sawah yang dilaksanakan hari ini, sebelumnya telah dilaksanakan juga penanaman jagung memanfaatkan lahan pertanian milik masyarakat dan lahan perhutanan sosial. 


"Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan khususnya pada komoditas jagung," pungkasnya. 


Sumber: Humas Polres Purbalingga.

Saturday, 5 July 2025

Pematangan Lahan Siap, Kodim 0808/Blitar Tanam Bibit Di Lahan Integrated Farming Desa Dandong


Kabar Ngetren/Blitar - Kodim 0808/Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui sistem pertanian terpadu (integrated farming). Bertempat di Lahan Ketahanan Pangan Desa Dandong Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dilaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Ketahanan Pangan, Kamis, (3/7/2025), yang diikuti oleh sekitar 100 orang dari unsur TNI, Polri dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Kodim 0808/Blitar.


Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, Pabung Kodim Mayor Supriyono, Camat Srengat Neny Styohadi, SH.MH, Kanit Intel Polsek Srengat Iptu Happy Sujarwo, Koordinator BPP Srengat Ibu Komsatun, serta para perwira staf dan personel Koramil jajaran wilayah barat Kodim 0808/Blitar. Turut hadir juga Ketua Persit Cabang XXII Kodim 0808/Blitar Ibu Gendis Hendra Sukmana beserta anggota.


Kegiatan dimulai dengan pemberian edukasi teknis kepada para peserta tentang cara penanaman pohon ketahanan pangan yang mencakup pohon pepaya, pohon kelapa dan berbagai jenis tanaman sayuran.



Ditemui disela-sela kegiatan Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, M.Han, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, melainkan bagian dari upaya jangka panjang. 


“Penanaman pohon ini tidak serta merta langsung menghasilkan. Ini proses berkelanjutan yang tidak bisa seperti cerita Bandung Bondowoso, bangun candi dalam semalam. Butuh perawatan, sinergi dan kepedulian semua pihak untuk hasil yang berkelanjutan,” tegasnya.


Lebih lanjut Dandim menjelaskan bahwa sistem integrated farming menjadi pilihan ideal karena mampu menggabungkan unsur pertanian, peternakan dan perikanan dalam satu kesatuan sistem yang saling mendukung. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi sumber daya dan menciptakan siklus pertanian yang ramah lingkungan.



Penanaman pohon ketahanan pangan ini bertujuan untuk Mendukung ketersediaan dan keberlanjutan sumber pangan lokal, seperti buah-buahan, kelapa dan sayuran. Mengurangi ketergantungan pada pasokan luar serta mengurangi risiko krisis pangan dalam situasi darurat. Meningkatkan pemanfaatan lahan secara optimal dengan pendekatan pertanian terpadu.


Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Dandim 0808 diikuti seluruh peserta yang hadir dan dilanjutkan sesi foto bersama sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Blitar.


Dengan adanya program seperti ini diharapkan Kodim 0808/Blitar dapat menjadi contoh nyata dalam membangun ketahanan pangan berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.


Sumber: Pendim 0808/Blitar.

Monday, 30 June 2025

Babinsa Desa Jimbe Dampingi Petani Tanam Padi Musim Kedua Di Kademangan Blitar


Kabar Ngetren/Blitar - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional Babinsa Desa Jimbe Koramil 0808/10 Kademangan Kodim 0808/Blitar Serma Matwira melaksanakan pendampingan penanaman padi jenis Inpari pada musim tanam kedua. Kegiatan ini berlangsung di lahan sawah milik Sujianto (52 tahun) anggota Kelompok Tani Tani Unggul, yang berada di Dusun Jimbe RT. 04 RW. 04 Desa Jimbe Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Senin, (30/6/2025).


Musim tanam kedua ini dilakukan setelah panen padi pertama berhasil dilaksanakan. Diharapkan melalui pendampingan ini para petani dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian dengan melakukan penanaman padi minimal dua kali dalam setahun.



“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap kehadiran TNI dapat memberi semangat dan motivasi kepada para petani untuk tetap produktif dan mandiri,” ujar Serma Matwira di sela-sela kegiatan.


Sujianto pemilik lahan yang juga anggota Poktan Tani Unggul menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan Babinsa. 


“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi petani seperti kami, terutama saat musim tanam kedua seperti sekarang,” ungkapnya.



Sementara itu, Danramil 0808/10 Kademangan Kapten Inf Ismail menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa di lapangan adalah bentuk komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional. 


“Babinsa kami hadir langsung membantu para petani agar hasil pertanian lebih maksimal. Ini adalah bagian dari sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian,” jelas Kapten Ismail.


Melalui kegiatan ini diharapkan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terus terjaga dan berdampak positif terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di wilayah Kademangan dan sekitarnya.


Sumber: Pendim 0808/Blitar.

Wednesday, 4 June 2025

Jarak Tempuh Ponjen - Krangean Hemat 17 Km, Wabup Dimas Apresiasi Pembangunan Jalan Baru Hasil TMMD


Kabar Ngetren/Purbalingga – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Kabupaten Purbalingga resmi dinyatakan selesai pada Rabu, (4/6/2025). Salah satu capaian utamanya adalah terbangunnya jalan baru yang menghubungkan Desa Ponjen di Kecamatan Karanganyar dengan Desa Krangean di Kecamatan Kertanegara.


Jalan yang kini menghubungkan Dusun Kepyar (Ponjen) dan Dusun Batur (Krangean) tersebut sebelumnya hanya dipisahkan oleh lahan pertanian rakyat. Dengan pembangunan jalan rabat beton dan urug sirtu sepanjang 975 meter dan lebar 6 meter, kini dua desa itu dapat diakses lebih mudah oleh kendaraan, mempercepat mobilitas warga, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.


Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Untung Iswahyudi, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini membawa dampak nyata bagi masyarakat. 


“Ada nilai manfaat yang lebih dari pembangunan jalan baru menghubungkan Desa Krangean dengan Ponjen ini, masyarakat bisa hemat jarak tempuh sebanyak 17 kilometer dan hemat waktu tempuh mencapai 30 menit,” ungkapnya usai meninjau hasil TMMD di Desa Ponjen.


Paket pembangunan fisik TMMD ini tidak hanya mencakup rabat beton, tetapi juga pembangunan talud, plat beton, drainase, dan gorong-gorong. Total anggaran proyek mencapai Rp410 juta, bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp250 juta dan APBD Kabupaten Purbalingga sebesar Rp160 juta.


Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, yang hadir dalam peresmian menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan program TMMD ini. 


“Ada 2 RTLH yang dibangun juga dan pembangunan akses jalan yang luar biasa, sangat lebar dan luas. Pastinya sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitaran Ponjen,” ujarnya.


Peresmian jalan ini dilakukan secara simbolis melalui pengguntingan pita oleh Wabup dan Dandim, sekaligus penamaan jalan dengan nama Jalan Sapta Marga. Keduanya juga ikut meletakkan pondasi untuk tiang papan nama jalan tersebut sebagai tanda resmi pembukaan jalur baru.


Kepala Desa Ponjen, Romidi, turut mengungkapkan rasa terima kasih atas program TMMD. Ia menyebut bahwa masyarakat bahkan secara sukarela menghibahkan sebagian lahan mereka demi terlaksananya pembangunan jalan tersebut. 


“Jalan baru ini tentu membantu meningkatkan akses perekonomian kita, khususnya distribusi hasil bumi untuk meningkatkan ketahanan pangan,” katanya.


Dengan terbukanya akses jalan ini, warga dua desa tidak hanya menikmati efisiensi jarak dan waktu, tetapi juga mendapat peluang lebih besar dalam mengembangkan usaha dan mempercepat pergerakan barang, khususnya hasil pertanian. 


Sumber: Gn/Prokompim.

Tuesday, 7 May 2024

Program Upland Pemerintah Dorong Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan di Purbalingga


Kabar Ngetren/Purbalingga - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menegaskan pentingnya optimalisasi Program Upland bagi para petani penerima di daerahnya. Selain memberikan manfaat langsung bagi petani, program ini juga bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan.

Dalam sebuah acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Kantor Kecamatan Kejobong pada Selasa (7/5), Bupati Pratiwi menekankan perlunya pendampingan yang intensif terhadap program Upland dan program ketahanan pangan yang dijalankan oleh desa.

Bupati menjelaskan bahwa tidak semua kabupaten dan kecamatan mendapatkan program ini dari Kementerian Pertanian RI. Di Purbalingga, program tersebut hanya ditujukan untuk kelompok tani di 22 desa Kecamatan Kejobong dan Pengadegan.


Pelaksanaan Program Upland di Purbalingga telah berlangsung sejak tahun 2021 hingga 2024 dengan total anggaran mencapai Rp 23 miliar. Mayoritas anggaran tersebut dialokasikan untuk pengembangan peternakan kambing dan perkebunan lada.

Bupati berharap bahwa program ini akan meningkatkan produktivitas kedua komoditas tersebut. Selain itu, ia juga mengajak desa-desa untuk mengalokasikan 20% Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan dengan efektif.

Agus Slamet, Kepala BPP Kecamatan Kejobong, menyampaikan bahwa kegiatan Upland di wilayahnya secara teratur dimanfaatkan untuk budidaya kambing yang diintegrasikan dengan perkebunan lada. Meskipun tahun 2024 menjadi tahun terakhir alokasi dana dari pusat, mereka berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok tani.

Hal ini dilakukan agar aset yang berasal dari bantuan pemerintah dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan guna meningkatkan daya beli masyarakat secara keseluruhan.

Sumber: Gn/Prokompim, editor: eFHa. 

Friday, 3 May 2024

Babinsa Batuq Koptu Tamsyir: Memperkuat Keterlibatan Aparatur Kewilayahan dalam Ketahanan Pangan


Kabar Ngetren/Kutai Kartanegara - Pada Jum'at, (3/5), Babinsa Batuq Koptu Tamsyir dari Koramil 0906-10/Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, melakukan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dengan warga di salah satu areal pertanian desa Batuq. Komsos ini bertujuan untuk menjalin kedekatan dengan petani lokal guna mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Selain berkomunikasi, Tamsyir juga memberikan motivasi kepada para petani untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memperhatikan praktik pertanian berkelanjutan yang telah diberikan oleh petugas pertanian desa.


"Kegiatan komsos ini bukan hanya sebagai bentuk komunikasi, tetapi juga sebagai dukungan dari TNI kepada petani, yang merupakan garda terdepan dalam ketahanan pangan," ungkap Tamsyir.

Harapannya, dengan meningkatnya hasil pertanian, akan mewujudkan kesejahteraan bagi para petani dan keluarganya.

Sumber: Pendim 0906/Kkr, editor: eFHa. 

Tuesday, 16 April 2024

Pangdam XVIII/Kasuari Resmikan Program Pipanisasi Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan di Papua Barat


Kabar Ngetren/Manokwari - Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., CGCAE., menghadiri acara peresmian program pipanisasi Kodam XVIII/Kasuari di Kampung Desay, SP2, Manokwari, Papua Barat, pada Selasa, 16/4. Dalam sambutannya, beliau menyatakan harapannya bahwa program ini akan membantu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola pertanian dan menciptakan ketahanan pangan di wilayah Papua Barat.

Pangdam juga menekankan pentingnya kerjasama antar kelompok tani dalam mengolah pertanian dengan sistem gotong royong, yang merupakan warisan dari para leluhur. Ia menjelaskan bahwa program pipanisasi ini merupakan hasil kerjasama antara TNI AD dan Kementerian Pertanian, sebagai respons terhadap penurunan kondisi pangan yang memerlukan perhatian serius.


Selain itu, Pangdam juga mengapresiasi kontribusi dari Dandim, Danramil, dan kelompok tani dalam kesuksesan program pipanisasi ini. Ia menegaskan pentingnya menjaga lahan pertanian dan meminta agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi dapat berkembang dengan baik demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Sekda Provinsi Papua Barat menegaskan bahwa Indonesia menghadapi darurat pangan, dan Presiden melalui Menteri Pertanian telah melibatkan TNI-Polri untuk mengoptimalkan lahan pertanian. Program pipanisasi ini merupakan contoh yang dapat diikuti oleh daerah lain di Papua Barat dalam upaya meningkatkan produksi pangan.

Kepala Desa Desay menyampaikan rasa terima kasih atas program ini, dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian warga SP2 dan ketahanan pangan secara keseluruhan. Masyarakat sangat mengapresiasi bantuan dari TNI dan pihak terkait, serta berharap program ini akan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka di masa depan. Pendam XVIII/Ksr.

Saturday, 3 February 2024

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Pos Selopuro Bantu Pemupukan Tanaman Padi Di Sawah Milik Warga Binaannya


Blitar - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya, Babinsa Pos Selopuro Koramil 0808/12 Wlingi Kodim 0808/Blitar Pelda Heni Trianto, melaksanakan kegiatan membantu pemupukan tanaman padi di sawah milik Bapak Supriyono, bertempat di Desa Selopuro Kec. Selopuro Kab. Blitar, Sabtu (3/2/2024).

Dengan turut serta pada kegiatan pemupukan tanaman padi ini, Pelda Heni Trianto memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaannya. 

Langkah ini sejalan dengan upaya untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi masyarakat setempat. 

Danpos Selopuro Koramil 0808/12 Wlingi Peltu Budianto saat ditemui mengungkapkan, dukungan yang dilakukan oleh Babinsa ini, merupakan wujud dari perannya dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat lokal.

Pemupukan tanaman padi memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil panen. Kehadiran dan keterlibatan dalam kegiatan seperti ini, merupakan contoh nyata dari sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. 

Lebih lanjut Peltu Budianto menuturkan, upaya yang dilakukan oleh Babinsa ini, semoga dapat memberikan dampak positif bagi petani setempat dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produksi pertanian.

Keterlibatan Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya, diharapkan juga dapat menginspirasi masyarakat yang lainnya, untuk turut serta aktif mendukung upaya pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional, tegasnya (Dim0808).

Saturday, 27 January 2024

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Panggungrejo Bantu Penyemprotan Tanaman Jagung Milik Warga Binaannya

Blitar - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 0808/18 Panggungrejo Kodim 0808/Blitar Serka Jemingan, melaksanakan kegiatan membantu penyemprotan tanaman jagung di lahan milik Bapak Kateno, bertempat di Dusun Bejirejo RT. 03 RW. 01 Desa Kalitengah Kec. Panggungrejo Kab. Blitar, Sabtu (27/1/2024).

Kegiatan ini, merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan produksi pertanian, serta memastikan ketersediaan pangan di wilayah.

Bati Tuud Koramil 0808/18 Panggungrejo Serma M.Najib saat ditemui di tempat terpisah menyampaikan, dengan turut serta pada kegiatan ini, Babinsa berperan aktif dalam memberikan dukungan dan membantu petani setempat, dalam upaya meningkatkan hasil panen tanaman jagung.

Menyemprot tanaman jagung, merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan tanaman, serta mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini, harapannya dapat memberikan kontribusi positif bagi produktivitas pertanian di wilayah binaannya.

Lebih lanjut Serma M.Najib mengungkapkan, semoga kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara Babinsa dan warga masyarakat, dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan nasional. 

Langkah nyata yang dilakukan oleh Babinsa ini, diharapkan juga dapat menjadi contoh yang menginspirasi bagi warga masyarakat yang lain, dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat lokal, ujarnya (Dim0808).

Thursday, 25 January 2024

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Muara Kaman Kodam VI/Mulawarman Motivasi Para Petani Cabe


Kutai Kartanegara - Dalam upayanya untuk mendorong pertanian lokal dan meningkatkan produksi cabe diwilayah binaan, Babinsa Koramil 08/Muara Kaman Kodim 0906/Kutai Kartanegara (Kkr).

Sertu Muklison melibatkan diri secara aktif dalam memberikan dorongan semangat kepada para petani cabe yang berada di desa Rantau Hempang kecamatan Muara Kaman kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kamis (25/01/2024)

Tidak hanya memberikan bantuan teknis, Sertu Muklison juga memberikan motivasi dan pemahaman tentang pentingnya peran petani dalam mencapai ketahanan pangan. 

“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga keberlanjutan hidup masyarakat”, tuturnya.

Ia juga berharap, kegiatan pendampingan yang dilakukannya dapat memberikan harapan baru serta mendorong minat petani lokal lainnya dalam rangka meningkatkan produktivitas tanaman cabe dan wujudkan kesejahteraan para petani di desa Rantau Hempang.

"Melalui upaya yang kita lakukan bersama diharapkan dapat meningkatkan produksi cabe lokal, memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah, dan pada akhirnya, mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan," ujarnya menambahkan.

Kegiatan pendampingan Babinsa Koramil Muara Kaman, Sertu Muklison merupakan salah satu upaya pembinaan pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional khususnya diwilayah desa Rantau Hempang, Muara Kaman.

 Sumber : Dim 0906/Kkr

Saturday, 13 January 2024

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Gandusari Bantu Penyiapan Lahan Pertanian Di Sawah Warga Binaannya


Blitar - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Kodim 0808/Blitar Koptu Franky Ade Harjono, melaksanakan kegiatan membantu penyiapan lahan pertanian di sawah warga binaannya, untuk menanam padi. 

Kegiatan ini, dilaksanakan dengan penuh semangat, bertempat di Dusun Dermosari Desa Gadungan Kec. Gandusari Kab. Blitar, Sabtu (13/1/2024).

Bati Tuud Koramil 0808/15 Gandusari Pelda Trias Wahyu Prianggono menyampaikan, dalam upaya untuk meningkatkan produksi padi dan mendukung ketahanan pangan di wilayah, Babinsa bersama warga binaannya, bekerja sama dalam membersihkan dan menyiapkan lahan pertanian. 

Melalui kerja sama yang baik antara Babinsa dan warga, diharapkan lahan pertanian tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, dengan harapan kedepan hasil panen menjadi lebih baik.

Lebih lanjut Pelda Trias menuturkan, tindakan nyata ini mencerminkan peran Babinsa dalam memperkuat kemandirian pangan di tingkat masyarakat.

Adanya sinergi antara Babinsa dan masyarakat, juga dapat memberikan dampak positif dalam mencapai kesejahteraan dan ketahanan pangan 
yang lestari.

Kegiatan membantu penyiapan lahan pertanian oleh Babinsa ini, harapannya dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat yang lainnya, untuk turut serta dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan ketahanan pangan di wilayah binaannya.

"Dengan adanya kerjasama yang baik ini, semoga dapat menghasilkan hasil panen yang melimpah, serta dapat mendukung ketahanan pangan, utamanya di Dusun Dermosari Desa Gadungan ini" tegasnya. (Dim0808)

Trending